Minggu, 09 Februari 2020

“ Ajarkan Siswa Usaha Ikhlas Dan Kerja Keras Mencapai Sukses “


















“ Ajarkan Siswa Usaha Ikhlas Dan Kerja Keras Mencapai Sukses “
Hari Ke - 26
Nasihat orangtua atau tradisi dalam keluarga bisa membentuk pribadi kita saat ini. Perubahan besar dalam hidup bisa sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai dan budaya yang ada di dalam keluarga. Kesuksesan yang diraih saat ini pun bisa terwujud karena pelajaran penting yang ditanamkan sejak keciKerja cerdas atau kerja keras? Mana yang seharusnya dipilih? Apakah keduanya memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing? Tentu, iya. Sering sekali kita mendengar kata-kata tersebut namun kebanyakan dari kita belum mengetahui apa itu kerja cerdas dan kerja keras, topik pembahasan kali ini sangat menarik karena seiring perkembangan zaman tentu kedua hal ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih. Sering sekali orang tua kita mengatakan, jika kamu ingin sukses kamu harus kerja keras, tetapi banyak pula orang sukses yang mengatakan kita harus kerja cerdas, apa yang menjadi perbedaan kalimat tersebut dan mana yang paling benar? Apakah benar yang dikatakan orangtua kita atau benar yang dikatakan orang yang sukses tersebut.Apa yang dikatakan oleh orang tua kita belum tentu salah, begitu juga kita jangan menolak konsep baru, karena teknologi dan informasi yang semakin maju, kita harus sebisa mungkin mengimbangi perkembangan zaman ini, apa yang dikatakan oleh orang tua kita tentang kerja keras itu ada lah benar, jika kamu mau sukses memang harus bekerja dengan keras. Banyak sekali orang-orang yang sukses dalam bisnisnya, mereka mengorbankan waktu, keluarga dan pikiran mereka untuk bekerja keras demi keberhasilan bisnisnya, orang-orang yang sukses dalam berkarir yang mereka tekuni, mereka juga bekerja keras dalam menggapai karir global, jika ada orang yang mengatakan kita hanya perlu bekerja cerdas, tanpa harus bekerja kerasKerja cerdas adalah bagaimana kita bisa bekerja sebaik mungkin dengan hasil yang lebih besar untuk usaha yang sama, ataukah hasil yang sama dengan usaha yang sedikit. Kuncinya adalah dengan menggunakan apa yang dimaksud dengan daya ungkit, pengungkit merupakan alat yang memungkinkan kita bisa menghasilkan kerja dengan usaha yang sekecil mungkin, Contoh sederhananya adalah dongkrak mobil, kita tidak akan kuat untuk mengangkat dan menahan mobil dengan tenaga kita, tetapi dengan bantuan dongkrak kita bisa mengangkat mobil kita tanpa energi yang lebih besar. Lalu dongkrak apa yang bisa digunakan untuk bisnis atau karir kita? Kita harus bisa menemukan daya ungkit dalam bisnis dan karir, berikut merupakan usaha yang bisa dilakukan. 1 ) Belajar dan terus belajar, belajar kepada orang lain yang sudah terbukti berhasil yang pernah dilakukan orang lain, 2 ) Carilah ide kreatif untuk meningkatkan kinerja atau hasil dari apa yang kita bisa atau yang sudah pernah dilakukan. Tidak ada pelaku kerja cerdas yang sukses tanpa melalui kerja keras.
SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya adalah Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9  Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Senin 10/2/2020  seperti biasa mengadakan kegiatan pembiasaan Pengembangan Pendidikan Karakter ( Upacara Bendera ) Yang rutin di laksanakan setiap hari senin , Dalam kesempatan tersebut yang bertindak menjadi Pembina Upacara adalah Ibu YUNI ISMARYATI , S.Pd selaku Guru BK Di SMP PGRI 6 Surabaya  , Dalam amanat nya Ibu YUNI ISMARYATI , S.Pd mengajak seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya   Khususnya Kelas 9 Dan Kelas 6 Mengingat Mulai Hari Senin 10/2/2020 Sampai Sabtu 15/2/2020 Pelaksanaan Ujian Praktek , maka selurih siswa / siswa  untuk Doa Dengan Ikhlas , Usaha Keras Yaitu Melalui Belajar , Try Out – Try Out/ Latihan soal – soal , Dengan Itu semua Maka Usaha Kalian Untuk Pelaksanaan UNBK Dan  Ujian Sekolah Lancar tanpa hambatan , Serta Harapan Untuk Masuk Sekolah Negeri dapat terwujud , tapi jika kalian tidak seris , maka Allah tidak akan memberikan hasil yang   baik

# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Sabtu, 08 Februari 2020

“ Ajak Kepala Sekolah Buat Kuis Untuk Mengurangi Kertas Kuis Melui Goegle Forn Kuis “































“ Ajak Kepala Sekolah Buat Kuis Untuk Mengurangi Kertas Kuis Melui Goegle Forn Kuis “
Hari Ke - 25
Pada jaman seperti ini memang dibutuhkan fasilitas – fasilitas modern untuk memudahkan akses informasi. Untuk itu google membuat inovasi baru di era modern ini dalam rangka memudahkan akses data elektronik. Salah satunya yaitu google Form. Google Form atau yang disebut google formulir adalah alat yang berguna untuk membantu anda merencanakan acara, mengirim survei, memberikan siswa atau orang lain kuis, atau mengumpulkan informasi yang mudah dengan cara yang efisin. Form juga dapat dihubungkan ke spreadsheet. Jika spreadsheet terkait dengan bentuk, tanggaanpan otomatis akan dikirimkan ke spreadsheet. Jika tidak, pengguna dapat melihat mereka di “Ringkasan Tanggapan” halaman dapat diakses dari menu Tanggapan. Salah satu alasan dari banyak pengguna yng mungkin tidak menyadari Google Form adalah bahwa mereka ditemukan bukan sebagai aplikasi terpisah, melainkan sebagai bagian dari Google Drive. Dengan demikian, untuk membuat formulir baru, anda harus terlebih dahulu login ke gmail atau Google Apps. Dengan Spreadsheets memungkinkan untuk menunjukan bagaimana anda dapat menggunakan software ini untuk mengajukan berbagai pertanyaan, termasuk dimana pengguna anda merespon dengan jawaban teks sederhana atau respon teks lebih lanjut. Anda dapat meminta pertanyaan pilihan ganda, daftar pertanyaan, pertanyaan skala, dan masih banyak lagi. Ketika berbagi formulir anda dengan orang lain, anda dapat mengatur mereka untuk tampil dengan tema yang mengesankan dengan akses yang mudah.
Pendidikan di Kota Surabaya adalah Barometer Nasional , Dimana  Kuliatas Pendidikan Mulai dari Guru , Siswa selalu mendapatkan perhatian yang serius dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya Seperti yang dilakukan oleh Guru – Guru baik SMP Negeri Maupun SMP SMP Swasta Serta  SD Baik SD Negeri maupun SD Swasta di Kota Surabaya Pada hari Sabtu 8/2/2020  Mengikuti Diklat Pengimbasan TIK  Yang sudah berjalan 2 Kali pertemuan setiap hari sabtu  yang di adakan di 5 Titik Wilayah Yaitu Surabaya Utara di SMP Negeri 5 Surabaya , Wilayah Selatan di SMP Negeri 13 Surabaya , Wilayah Timur SMP Anak Panah , Wilayah Pusat Di SMP Negeri 3 Surabaya , Wilayah Barat Di SMP Negeri 26 Surabaya . Dalam kesempatan ini materi yang di sampaikan adalah Goegle Forms. Di SMP Negeri 5 Surabaya di Kelas C  yang menjadi FASILITATOR Adalah Bapak BANU ATMOKO , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya  dan Ibu ISMI ABIDAH , S.E Dari Kepala SMP PGRI 8 Surabaya, Mereka berdua mengajarkan materi tentang FORM Data dan Form Quis. Alhamdulilah 2 Fasilitator tersebut di bantu oleh Bapak Bambang S.Pd , M.MPd Kepala SD Negeri Wonokusumo VII/46 Surabaya dan di bantu oleh  Bapak Muhammad Amin , S.Pd . I  Kepala SDS BAHRAEISY , Mereka berdua mengajari teman teman mereka yang kesulitan , Dalam kesempatan yang sama Ibu SUWARTI , S.Pd Kepala SDN SIDOTOPO I  Surabaya , Beliau sangat senang dengan materi yang di sampaikan oleh Penulis dan Ibu ISMI ABIDAH , S.E karena tidak terasa waktu yang ada sangat cepat serasa masih kurang , di sela- sela acara Materi Ibu ISMI Abidah Memberikan ICE Breaking agar  Kepala Sekolah yang ada Di Kelas C tidak tegang dalam mengikuti materi DIKLAT TIK Tersebut. Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Surabaya Kelahiran APRIL 1984 Tersebut berharap agar Sekolah – sekolah Sekolah di Kota Surabaya , Khususnya di Wilayah Kecamatan Semampir Bisa Buat Soal – Soal baik Untuk PTS , PAS Maupun PAT Secara On Line Melalui Goegle Form , Sehingga Bisa Menghemat Kertas Dan Anggaran  Sekolah , Tidak hanya Data Kuis Saja , Tetapi juga data Guru di Sekolah masing – masing , dengan Tersebut Guru – Guru Baik SD , SMP  Negeri Swasta Kota Surabaya MELEK IT , Sehingga data – data Sekolah Bisa tersimpan rapi melalui MICROSOFT 365 Tersebut . Kata BANU ATMOKO , S.Pd
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat
           

Jumat, 07 Februari 2020

“ JADILAH GENERASI MUDA BAHAGIA , TANGGUH DAN SEHAT JIWA”



“ JADILAH GENERASI MUDA BAHAGIA , TANGGUH DAN SEHAT JIWA
Hari Ke- 24
Masa remaja dan dewasa muda merupakan masa dalam rentang kehidupan yang dipenuhi berbagai perubahan dan dinamika. Mulai dari perubahan secara natural hingga perbuahan gejolak secara psikologis. Perubahan bentuk tubuh dan hormonal dapat mempengaruhi munculnya dinamika suasana hati, dan perilaku. Tidak hanya itu, perubahan-perubahan sosial seperti model interaksi, tanggung jawab, dan tuntutan sosial yang berbeda dengan ketika masa kanak-kanak. Mereka adalah juga generasi yang sebentar lagi akan menerima tongkat estafet kehidupan dari generasi sebelumnya untuk meneruskan perjalanan sebuah bangsa. Kesehatan jiwa generasi muda akan mencerminkan kesehatan dan masa depan sebuah bangsa. Bicara kesehatan jiwa, perubahan-perubahan yang dialami oleh pada pemuda ini secara natural sudah membawa dinamika gejolak, dampaknya bertambah pada era ini. WHO menyatakan bahwa separuh dari gangguan kejiwaan dimulai dari usia muda sekitar 14 tahun yang apabila tidak tertangani dapat mengarah pada terjadinya bunuh diri. Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang, perilaku seks dan perilaku beresiko (misalnya dalam mengendarai kendaraan). Kemajuan teknologi tanpa disadari merupakan penghambat pada perkembangan sosial seseorang. Akses ke dunia maya yang berlebihan akan menyita waktu yang sebenarnya masih dibutuhkan orang-orang muda untuk terus beraktivitas. Pada saat ini para ahli semakin menyadari kebijakan dan pengaturan dalam penggunaan teknologi. Perlu ada upaya lebih untuk memberikan peningkatan pemahaman kepada generasi muda seperti memberikan kegiatan-kegiatan positif yang mengandung unsur aktivitas fisik. Hal ini tentunya perlu pengarahan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang kompeten dalam pendampingan pada remaja dan orang muda. Keluarga yang harmonis dan orang tua yang penuh perhatian merupakan kondisi ideal untuk tumbuh kembangnya seorang anak menjadi pemuda yang bahagia, karena masih cukup banyak remaja yang kurang beruntung. Kesenjangan tingkat sosial yang terjadi di masyarakat adalah sesuatu yang perlu diperhatikan, perlu ada program-program terobosan untuk para pemuda. Salah satu tugas pemerintah dan pemangku kepentingan yaitu mendorong tercapainya keluarga-keluarga sejahtera dan bahagia di masyarakat. Perlu dipikirkan program penanganan seperti rumah-rumah ramah remaja, rumah singgah dengan SDM yang memadai untuk melakukan pendampingan dan pengarahan pada para muda. Demikian pula program-program konseling sebaya perlu lebih digalakkan
Dalam mewujudkan Generasi Muda Yang Tangguh  dan Sehat Jiwa nya SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Yang Terletak di Jalan bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada  Hari  JUM’AT 7/2/2020  Mulai Pukul 14.00 Dan Berakhir Pukul 17.00  mengadakan kegiatan  Latihan Ketangkasan , Dimana  Pukul 14.00 Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak  Membagi Siswa dan Siswi Baik SMP PGRI 6 Surabaya Maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Ada yang membuat PIONERING 7 Tongkat Untuk Siswa SD , Membuat PIONERING Merak Dengan 50 Tongkat ,  , Ada Yang masuk Kelas  Untuk Menerima MATERI Dari KAK SYAHRUL Pelatih  PRAMUKA ALUMNI Jurusan MATEMATIKA  UNIPA  Berupa SANDI Kotak , dimana Seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sangat semangat mengikuti materi tersebut , Selesai materi Tersebut Seluruh Siswa / Siswi di ajak Kak SYAHRUL Pelatih Pramuka   Bermain masuk ke dalam sarang laba – laba , Dalam Kesempatan tersebut Bapak Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut memberikan Trik dalam Melakukan Kegiatan Laba laba tersebut , Alhamdulilah mereka mampu menjalankan dan berhasil , Selesai  Bermain laba – laba seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya di ajak untuk bermain Merayap di bawah Tongkat , mereka harus melewati tongkat tongkat dengan merayap baik siswa Putra maupun siswa  Putri.  Menurut NUR HALIZA Siswa Kelas 8  Dan Moch. SUIB Siswa Kelas 8 Yang Juga Pimpinan Regu sangat Senang dengan Permainan  Ketangkasan ini , di tempat terpisah Bapak Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Surabaya ALUMNI Jurusan PLS UNESA  Bapak BANU ATMOKO , S.Pd “ Mengatakan Bahwa  Beliau berharap Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Menjadi GENERASI  Muda Bahagia ,   Tangguh Dan Sehat Jiwa “
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Kamis, 06 Februari 2020

“ MATEMATIKA BUKAN MOMOK TAPI MENYENANGKAN “






    “ MATEMATIKA BUKAN MOMOK TAPI MENYENANGKAN “   
                                                                                                    Hari Ke - 23

Selama ini matematikamerupakan mata pelajaran yang sangat menakutkan bagi kebanyakan orang, mengapademikian?. Hampir kebanyakan orang tersugesti matematika itu rumit, bikinpusing, kebanyakan rumus, dan sebagainya. Ada faktor yang mempengaruhi haltersebut, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal yangmerupakan alasan dalam diri orang itu sendiri, yaitu seperti malas belajar, tersugestinyadiri bahwa matematika itu sulit, pemahaman yang salah tentang matematika, cepatmenyerah. Faktor eksternal yaitu guru matematika yang identik dengan killer, rumusmatematika yang banyak. Sebagai guru, kita harustahu gaya belajar siswa. Beberapa macam gaya belajar siswa diantaranya yaitugaya belajar kinestetik, visual, dan audio. Gaya belajar kinestetik biasanya melibatkangerak tubuh. Siswa akan lebih mengeksplor tenaga fisiknya. Gaya belajar visual biasanyaidentik dengan melihat. Gaya belajar audio identik dengan mendengar. Biasanyaorang-orang audio hanya dengan mendengarkan guru sudah dapat menangkappelajaran yang diberikan guru.
Guru juga harus dapat menyampaikan materi matematika dengan media yang menarik dan metode yang menyenangkan. Jika media yang digunakan menarik, siswa akan tertarik dengan pembelajaran. Metode pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa juga akan memudahkan siswa menyerap materi yang diberikan guru.  Metode hitung cepat jugaakan memudahkan siswa dalam penyelesaian soal matematika. Jika  siswa mahir dalam metode hitung cepat, itumerupakan modal utama siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Metode hitungcepat meliputi hitung cepat penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.Sudah banyak metode hitung cepat yang dapat dikuasai oleh siswa, sepertisempoa, jarimatika. Guru harus dapat menghilangkan image bahwa guru matematika itu killer, galak. Cap guru killer, galak sudah seharusnya dihilangkan pada saat ini. Yakinkan siswa jika belajar matematika itu mudah dan menyenangkan dengan pesona Anda sebagai guru lemah lembut, guru yang paham dengan gaya belajar anak, dan guru yang menyenangkan dengan metode pembelajaran yang tepat sesuai gaya belajar siswa.
Dalam rangka mempersiapkan  Peserta Didik Kelas 9 UNBK Tahun 2020 , Sebanyak 16 Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di  Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada hari Kamis 6/2/2020  Mengikuti Rumah Matematika yang di adakan di Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  JL. Bulak Sari V No. 14 Surabaya  , Dalam kesempatan tersebut  Yang menjadi Tentor adalah Bapak SUHANDONO B.A Guru SMP Kemala BHAYANGKARI 8 Surabaya , Bapak Suhandono Tersebut membahas Soal – Soal Paket 1 Yang Soal tersebut di berikan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Pada Pembelajaran Matematika tersebut Bapak SUHANDONO Memberikan Trik Untuk mengerjakan dengan cepat dan Tepat  dan menyenangkan . Menurut Annisa Dwi Ainun Yasin , Sangat senang dengan Kegiatan Rumah matematika  ini , karena Lokasi nya sangat dekat dengan Rumah beliau sehingga tidak perlu mengeluarkan Ongkos biaya , Di samping itu Tentor yang ngajar beliau sangat bagus sehingga anak anak tidak di buat tegang Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Yang Juga ALUMNI Jurusan PLS Bapak BANU ATMOKO , S.Pd , Beliau berharap dengan di pindah nya Lokasi Rumah matematika tersebut Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dalam UNBK Nanti nilai matematika bisa bagus   dan Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut berharap agar Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya tidak takut dan tidak anggap momok matematika

# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat