Sabtu, 07 Februari 2026

Membumikan Al-Qur'an: Wakaf 30 Mushaf untuk Sambut Ramadan 1447 H Di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 Membumikan Al-Qur'an: Wakaf 30 Mushaf untuk Sambut Ramadan 1447 H

Di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M, semangat berbagi dan mempersiapkan diri menjadi prioritas utama umat Muslim. Salah satu wujud nyata persiapan tersebut adalah melalui aksi sosial Sumbangan 30 Mushaf Al-Qur'an yang ditujukan untuk menunjang pembelajaran agama bagi generasi muda dan jamaah.

Program ini bukan sekadar pemberian fisik buku, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cinta Al-Qur'an. Berikut adalah poin utama di balik gerakan mulia ini:

1. Menunjang Pembelajaran Agama yang Berkualitas

Banyak santri dan pelajar di pelosok daerah atau TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) yang masih menggunakan mushaf lama dengan kondisi yang sudah mulai rusak. Dengan adanya 30 Al-Qur'an baru ini, proses belajar mengajar diharapkan menjadi lebih nyaman dan efektif.

2. Semangat Menjemput Keberkahan Ramadan 1447 H

Ramadan adalah Syahrul Qur'an (Bulan Al-Qur'an). Memberikan sarana untuk membaca kitab suci tepat sebelum memasuki bulan Maret 2026—saat Ramadan tiba—adalah langkah strategis untuk memanen pahala jariyah yang berlipat ganda.

3. Menggerakkan Budaya Wakaf

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik (trigger) bagi donatur lain. Meski terlihat sederhana, 30 mushaf yang dibaca setiap hari oleh para pencari ilmu akan mengalirkan pahala yang tidak terputus bagi mereka yang menyumbangkannya.

Dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/ 2026 M Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Jum’at 6/2/2026  Pukul 08.30  Kedatangan  2 Orang  Tamu  , Dimana Tujuan Tamu tersebut datang Ke SMP PGRI 6 Surabaya Yaitu memberikan Sumbangan 30 AL QUR’AN Untuk Menunjang Pembelajaran Agama Khususnya  yang sebentar lagi memasuki bulan Suci Ramadhan bisa di Pakai Untuk NGAJI SISWA / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya tersebut

Menurut Penulis  Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang lagi Menempuh Pendidikan S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Menyampaikan Saat kita memasuki tahun 2026, tantangan digital semakin besar. Menghadirkan kembali mushaf fisik di tangan anak-anak adalah cara terbaik untuk menjaga koneksi mereka dengan nilai-nilai spiritual di tengah arus teknologi. Mari kita jadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum untuk lebih dekat dengan kalam Allah. Semoga 30 Al-Qur'an ini menjadi saksi kebaikan kita di akhirat kelak.

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

Penulis

 

H.BANU ATMOKO

 

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id      

NO HP 083857963098

















Senin, 02 Februari 2026

Menghadirkan Ruang Kelas Masa Depan: Belajar Aman dan Nyaman dengan Papan Interaktif Digital

 Menghadirkan Ruang Kelas Masa Depan: Belajar Aman dan Nyaman dengan Papan Interaktif Digital

 

Di era transformasi digital, wajah ruang kelas telah berubah drastis. Salah satu inovasi yang menjadi primadona adalah Papan Interaktif Digital (Interactive Whiteboard). Lebih dari sekadar pengganti papan tulis kapur atau spidol, teknologi ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya canggih, tetapi juga membuat siswa merasa aman dan nyaman.

Mengapa Papan Interaktif Meningkatkan Kenyamanan Siswa?

Kenyamanan dalam belajar bukan hanya soal kursi yang empuk, melainkan bagaimana materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Papan interaktif menawarkan:

1) Visual yang Memikat: Siswa tidak lagi dipaksa membayangkan teori yang abstrak. Dengan gambar dan video berkualitas tinggi, materi pelajaran menjadi lebih "hidup" dan mudah dicerna.

2) Pembelajaran Kinestetik: Siswa dapat berinteraksi langsung dengan menyentuh, menggeser, dan menulis di papan. Ini mengurangi kebosanan dan membuat mereka terlibat aktif secara fisik.

3) Aksesibilitas Informasi: Catatan di papan dapat langsung disimpan dan dibagikan secara digital. Siswa tidak perlu terburu-buru menyalin, sehingga mereka bisa lebih fokus mendengarkan penjelasan guru.

 

Keamanan: Prioritas Utama di Ruang Digital

Keamanan dalam penggunaan papan interaktif mencakup dua hal: keamanan fisik dan keamanan konten.

1. Lingkungan yang Lebih Sehat: Berbeda dengan papan tulis konvensional, papan digital bebas dari debu kapur yang dapat mengganggu pernapasan atau bau menyengat dari spidol permanen. Hal ini menciptakan kualitas udara kelas yang lebih baik.

2. Filter Konten yang Terkendali: Guru memiliki kendali penuh atas apa yang ditampilkan. Dengan integrasi perangkat lunak pendidikan, akses ke situs berbahaya dapat diblokir, memastikan siswa hanya terpapar informasi yang edukatif dan sesuai umur.

3. Membangun Kepercayaan Diri: Bagi siswa yang pemalu, fitur interaktif seperti kuis digital atau permainan edukatif seringkali terasa kurang mengintimidasi dibandingkan harus menjawab secara lisan di depan kelas. Ini menciptakan "ruang aman" secara psikologis untuk bereksperimen dan melakukan kesalahan tanpa rasa malu.

Dalam menciptakan pembelajaran yang aman dan nyaman di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak Di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada hari Senin 26/1/2026 Sampai Kamis 29/1/2026 Melaksanakan kegiatan Pembelajaran Yang aman Nyaman Bagi Siswa dengan Menggunakan PAPAN DIGITAL INTERAKTIF Baik siswa Kelas 7-9

Menurut Penulis yang juga kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Menyampaikan Bahwa Papan interaktif digital mendorong kerja sama tim. Siswa dapat mengerjakan proyek bersama di layar yang sama, berbagi ide secara langsung, dan melihat hasil kerja mereka dihargai secara visual. Kolaborasi ini memupuk rasa kepemilikan dan komunitas di dalam kelas, yang merupakan pondasi utama kenyamanan emosional siswa.

Implementasi papan interaktif digital bukan sekadar gaya hidup, melainkan investasi untuk kesejahteraan siswa. Ketika teknologi mampu memadukan aspek visual, interaksi fisik, dan keamanan konten, maka sekolah telah berhasil menciptakan taman belajar yang ideal bagi generasi Z dan Alpha.

Penulis

H.BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id     

NO HP 083857963098