Jumat, 14 November 2025

MAHASISWA S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN RPL UNESA AJAK JANGAN LUPAKAN PERSAHABATAN, SAAT SUSAH DATANGI DIA

 MAHASISWA S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN RPL UNESA AJAK JANGAN LUPAKAN PERSAHABATAN, SAAT SUSAH DATANGI DIA

 

 

Dalam hiruk pikuk kehidupan yang dinamis, kita sering kali disibukkan oleh ambisi, karir, dan urusan pribadi. Sayangnya, tak jarang di tengah kesibukan itu, kita secara tidak sengaja mengabaikan salah satu pilar terpenting dalam hidup: persahabatan sejati.Kita mungkin punya banyak kenalan, rekan kerja, atau pengikut di media sosial, namun persahabatan sejati adalah tentang kualitas, bukan kuantitas. Persahabatan adalah tali yang terjalin erat, dibentuk oleh pengalaman, tawa, dan air mata yang telah dilewati bersama.Persahabatan sejati bukanlah ikatan transaksional. Sahabat adalah orang yang menerima Anda apa adanya, tanpa syarat, dan mampu melihat kebaikan Anda bahkan di saat Anda sendiri meragukan diri Anda. Mereka adalah cermin yang jujur, sekaligus jangkar di tengah badai.membagi kebahagiaan dengan sahabat melipatgandakan sukacita Anda? Begitu pula sebaliknya, membagi kesedihan dengan mereka tidak lantas menghilangkan masalah, tetapi setidaknya mengurangi beban di pundak Anda. Inilah esensi dari persahabatan: kehadiran yang memberi kekuatan.

Siklus hidup adalah roda yang berputar. Ada saatnya kita berada di puncak kejayaan, namun pasti ada masanya kita terperosok ke dalam kesulitan—entah itu kegagalan finansial, patah hati, krisis identitas, atau masalah kesehatan. Ironisnya, saat kita sedang dalam kesulitan, naluri pertama kita sering kali adalah menjauh dan menutup diri. Kita merasa malu atau tidak ingin membebani orang lain. Namun, inilah saat di mana Anda paling membutuhkan kehadiran seorang sahabat:

1) Pendengar Terbaik: Sahabat sejati akan mendengarkan tanpa menghakimi. Mereka tidak akan buru-buru memberi solusi, tetapi menawarkan ruang aman bagi Anda untuk meluapkan emosi.

2) Sudut Pandang Baru: Terkadang, saat terpuruk, pandangan kita menjadi gelap. Sahabat dapat memberikan perspektif yang jernih, membantu Anda melihat jalan keluar yang mungkin terlewatkan.

3) Dukungan Emosional Tak Tergantikan: Sebuah pelukan, secangkir kopi, atau bahkan sekadar duduk diam bersama mereka dapat memberikan energi pemulihan yang jauh lebih efektif daripada terapi apa pun.

Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan WONOKUSUMO Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEMEN PENDIDIKAN UNESA Kelas E Pada Hari Kamis 13/11/2025 Pukul 17.00 Penulis mendatangi Lapak SAHABAT Penulis yang dulu sama sama berjuang di dunia Pendidikan , Kini Beralih Jual Es JERUK Di POJOKAN Bulak BANTENG CEMPAKA Yaitu Bapak AZIS PANIGORO ,S.PSi Alumni Kepala SMP GATRA

Dulu semasa  menjadi Kepala Sekolah Di SMP Swasta Surabaya Utara Selalu Aktif dengan kegiatan Di SMP Swasta Surabaya Utara . Tapi karena kebijakan Sekolah beliau SMP GATRA  Tutup  dan kini Jual ES JERUK , Dimana Penulis menyempatkan membeli 2 BUAH ES Jeruk tersebut

Ketika badai kesulitan datang menghampiri Anda, ingatlah wajah-wajah yang pernah membuat Anda tertawa hingga perut sakit. Jangan ragu, datangi dia. Karena persahabatan yang kuat adalah bukti bahwa Anda tidak pernah berjalan sendirian di dunia ini. Ia adalah anugerah terbesar yang menjaga jiwa tetap utuh. Kata Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan WONOKUSUMO Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEMEN PENDIDIKAN UNESA Kelas E

Dalam kesempatan ini Penulis mengajak seluruh Kepala SMP Swasta Surabaya Utara

 "Jangan pernah melupakan orang yang telah berdiri di sampingmu saat seluruh dunia meninggalkanmu."

 

Penulis

BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA  Kelas E

 

 

 

 






Rabu, 12 November 2025

Sinergi Manajerial Kepala SMP Swasta Surabaya Utara: Arsitek Sekolah Unggul Pencetak Generasi Emas Berkarakter

 Sinergi Manajerial Kepala SMP Swasta Surabaya Utara: Arsitek Sekolah Unggul Pencetak Generasi Emas Berkarakter

 

Di tengah lanskap persaingan pendidikan yang semakin ketat, terutama di kota metropolis seperti Surabaya, eksistensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta dituntut lebih dari sekadar menjalankan kurikulum. Kawasan Surabaya Utara, dengan karakteristik demografis dan sosial-ekonominya yang unik, menghadirkan tantangan sekaligus peluang tersendiri. Untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi "sekolah unggul," peran seorang kepala sekolah menjadi sentral. Namun, kepemimpinan konvensional tidak lagi cukup. Diperlukan sebuah koordinasi manajerial yang strategis dan komprehensif.Kepala sekolah bukan lagi sekadar administrator yang menjalankan tugas harian. Ia adalah seorang CEO (Chief Executive Officer) sekaligus Chief Education Officer di sekolahnya. Koordinasi manajerial adalah kemampuannya dalam merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, dan mengawasi (POAC) seluruh sumber daya sekolah secara terpadu dan harmonis.

Dalam konteks SMP Swasta Surabaya Utara, koordinasi ini terbagi menjadi dua pilar utama:

1) Pilar Internal: Mengokohkan Visi dari Dalam

Sebelum berbicara tentang keunggulan, kepala sekolah harus memastikan "mesin" di dalam sekolah berjalan mulus.

a) Koordinasi Visi dan Misi: Masalah klasik di banyak organisasi adalah visi yang hanya terpajang di dinding. Kepala sekolah harus mengoordinasikan agar visi "sekolah unggul berkarakter" ini dipahami, dimiliki, dan dijalankan oleh setiap guru, staf, hingga petugas keamanan. Visi ini harus menjadi napas dalam setiap rapat, pelatihan, dan proses belajar mengajar.

b) Koordinasi Sumber Daya Manusia (Guru): Guru adalah ujung tombak. Kepala sekolah harus memetakan kompetensi guru dan mengoordinasikan program Continuous Professional Development (CPD) yang relevan. Ini bukan hanya pelatihan teknis mengajar, tetapi juga pelatihan tentang student wellbeing, pedagogi digital, dan metode penanaman karakter (misalnya, integrasi Profil Pelajar Pancasila).

c) Koordinasi Kurikulum: Sekolah swasta memiliki fleksibilitas. Kepala sekolah harus memimpin koordinasi untuk menciptakan kurikulum yang "plus". Artinya, selain kurikulum nasional, harus ada program unggulan yang khas (misalnya, coding, public speaking, kewirausahaan) dan program penguatan karakter yang sistematis, bukan sekadar tempelan.

d) Koordinasi Kesiswaan dan Orang Tua: Mencetak karakter tidak bisa sendiri. Kepala sekolah harus membangun sistem koordinasi yang solid dengan orang tua melalui komite sekolah atau paguyuban. Harus ada kesamaan pandang antara sekolah dan rumah dalam mendisiplinkan dan memotivasi siswa.

2) Pilar Eksternal: Bersinergi Membangun Ekosistem

Inilah yang sering terlewat. Konteks "Surabaya Utara" menunjukkan sebuah kawasan. Alih-alih melihat sekolah swasta lain sebagai pesaing murni, kepala sekolah visioner akan melihat mereka sebagai mitra strategis.

a. Koordinasi Antar-Sekolah (MKKS Swasta): Kepala sekolah di Surabaya Utara dapat menginisiasi atau memperkuat forum (seperti MKKS Swasta) sebagai wadah koordinasi. Apa tujuannya?

b. Benchmarking: Saling belajar praktik terbaik (best practices) tanpa harus "malu".

c. Resource Sharing: Mengadakan pelatihan guru atau seminar orang tua bersama untuk menekan biaya dan memperluas dampak.

d. Event Kolaboratif: Menciptakan ajang prestasi (olimpiade, festival seni, atau kompetisi olahraga) khusus SMP Swasta Surabaya Utara untuk mengangkat citra kawasan.

e. Koordinasi dengan Yayasan: Sebagai manajer, kepala sekolah harus mampu "menjual" program unggulan kepada yayasan. Ia harus menyajikan data dan rencana strategis yang meyakinkan agar yayasan mau dan mampu berinvestasi pada peningkatan fasilitas dan kesejahteraan guru.

f. Koordinasi dengan Industri/Dunia Usaha: Surabaya Utara adalah kawasan yang dinamis. Kepala sekolah dapat menjalin koordinasi dengan perusahaan atau praktisi lokal untuk program guest teacher atau mentorship, memberikan wawasan dunia nyata yang relevan bagi siswa.Jika koordinasi manajerial ini berjalan efektif, hasilnya akan terlihat pada lulusan:

1. Unggul (Kompetensi): Lahir dari koordinasi kurikulum yang relevan dan SDM guru yang berkualitas. Siswa tidak hanya jago di atas kertas (nilai akademik), tetapi juga memiliki keterampilan abad 21 (berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif).

2. Berkarakter (Integritas): Lahir dari koordinasi visi dan budaya sekolah yang kuat. Siswa tumbuh menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, tangguh (tidak mudah menyerah), religius, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi

 

Dalam menjadikan Kepala Sekolah sebagai Arsitek Perubahan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  ) Pada hari Rabu 12/11/2025 Pukul 08.00 Mengadapat Rapat Kordinasi Melalui Link : https://meet.google.com/bcm-gkvz-pfv  Yang di pimpin Oleh Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi yang Terletak Di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang juga Mahasiswa S2 RPL Prodi Manajemen Pendidikan UNESA Kelas E. Dalam kesempatan tersebut Penulis materi Rapat MKKS SMP Swasta Surabaya  Utara Sebagai Berikut :

1) PENGISIAN TP DI RAPOT

2) DATA SISWA SEGERA DI CEK BAIK PROFIL MAUPUN DAPODIK SUDAH JANGKEP BELUM

3) DATA SUDAH VERIVIKASI NIK BELUM Baik Siswa Atau Guru

4) FOTO  Siswa Baik Kelas 7 Atau Siswa Mutasi  Untuk RAPOT  Melalui PROFIL

5) PERSIAPAN UNTUK TKA KELAS 9 ( CEK KOMPUTER / LAPTOP JARINGAN  DAN SIAPKAN MENTAL ANAK ) SERTA YANG TERPENTING SAMPAIKAN SOSIALISASI KEBIJAKAN TERSEBUT KE ORANG TUA  DI LENGKAPI DAFTAR HADIR DAN BERITA ACARA

6) PENILAIAN KINERJA BAIK GURU NYA ATAU KS NYA  DESEMBER PENETAPAN PREDIKAT

7) DOKUMEN KURIKULUM SEGERA DI JILID DI KERJAKAN UNTUK SYARAT NOMINASI KELAS 9

8) MUSIM PENGHUJAN TOLONG SETIAP PULANG SEKOLAH YANG TIDAK ADA CS NYA  UNTUK AJAK PEDULI LINGKUNGAN NYAPU DAN 3 R CEK SAMPAH SAMPAH DI KELAS DAN KAMAR MANDI JENTIK JENTIK ( DB MENINGKAT ) RUMAH SAKIT SUDAH PENUH

9) MUSIM PENGHUJAN CEK ALIRAN LISTRIK KABEL KABEL ADA YANG KLUPAS GAK JIKA ADA YANG Melupas  DI PERBAIKI SEGERA Demi Ke nyamanan Anak Didik Kita

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga MAHASISWA S2 RPL UNESA Kelas E  Menyampaikan Mengubah SMP Swasta di Surabaya Utara menjadi sekolah unggul berkualitas bukanlah pekerjaan satu malam. Ini adalah maraton yang membutuhkan nakhoda andal.

Kepala sekolah tidak bisa lagi menjadi supervisor yang hanya duduk di meja dan menunggu laporan. Ia harus menjadi arsitek perubahan sekaligus koordinator manajerial yang proaktif. Ia harus turun, menyentuh, menggerakkan, dan menyinergikan setiap elemen. Dengan koordinasi manajerial yang solid, visi mencetak generasi emas unggul berkarakter dari Surabaya Utara bukanlah impian, melainkan sebuah keniscayaan yang sedang dibangun. Kata Penulis

Di AKHIR Acara Penulis Mengajak Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Untuk BERSINERGI MAJU BERSAMA Mencetak GENERASI EMAS UNGGUL BERKARAKTER

 

Penulis

BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA  Kelas E

 

 













Selasa, 11 November 2025

Ngaji Morning: Membentuk Generasi Berkarakter Di SMP PGRI 6 Surabaya

 Ngaji Morning: Membentuk Generasi Berkarakter

Di SMP PGRI 6 Surabaya

 

 

Ngaji Morning  adalah program kegiatan keagamaan rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan mental dan religi siswa melalui pembacaan dan pemahaman Al-Qur'an serta penanaman nilai-nilai Islam Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi pendidikan karakter dan pengembangan aspek spiritual siswa di lingkungan sekolah.

Program "Ngaji Morning" (Membaca dan Mengkaji Al-Qur'an di Pagi Hari) memiliki beberapa tujuan spesifik yang berkontribusi pada peningkatan kedisiplinan siswa:

1. Peningkatan Kedisiplinan Religi (Spiritual Discipline)

a) Pembiasaan Ibadah: Kegiatan ini membiasakan siswa untuk memulai hari dengan ibadah dan hal positif, menanamkan kesadaran pentingnya menjalankan ajaran agama.

b) Literasi Al-Qur'an: Meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar (tahsin), serta memahami maknanya.

c) Penguatan Iman dan Takwa: Melalui penyampaian pesan-pesan agama (tausiah singkat) setelah membaca Al-Qur'an, program ini memperkuat fondasi iman dan takwa siswa.

 

2. Peningkatan Kedisiplinan Mental (Mental Discipline)

a. Fokus dan Konsentrasi: Membaca dan menyimak Al-Qur'an memerlukan fokus dan konsentrasi yang tinggi, yang secara tidak langsung melatih kedisiplinan mental siswa dalam mengendalikan pikiran dan memusatkannya pada tugas (membaca atau menyimak).

b. Disiplin Waktu dan Rutinitas: Melaksanakan kegiatan ini secara rutin di pagi hari sebelum pelajaran dimulai melatih siswa untuk disiplin terhadap waktu, datang tepat waktu, dan siap untuk memulai aktivitas belajar.

c. Pengendalian Diri: Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an mengajarkan tentang kejujuran, tanggung jawab, dan pengendalian diri, yang merupakan aspek penting dari kedisiplinan mental.

3.  Dampak Karakter dan Sosial

a) Penciptaan Lingkungan Religius: Kegiatan ini menciptakan suasana sekolah yang religius dan kondusif, yang dapat menenangkan batin siswa sebelum menghadapi pelajaran akademik.

b) Tanggung Jawab Kolektif: Ketika dilakukan secara bersama-sama (Ngaji Bareng), kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjalankan perintah agama.

Dalam rangka Disiplin Waktu dan Rutinitas dan Pengendalian Diri sebelum kegiatan belajar mengajar di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir setiap pagi Pukul 06.30  Masuk ke dalam ruangan Musholah dengan Membawa AL Qur’an yang sudah ada di dalam Musholah Masing - masing pemberian dari Donatur. Adapum NGAJI MORNING Ini di laksanakan selama 30 Menit , dimana setiap NGAJI MORNING Di SMP PGRI 6 Surabaya selalu di dampingi guru yang setiap pagi Piket sambut Siswa Dan jaga NGAJI MORNING Seperti Hari Selasa 11/11/2025

Dalam kesempatan ini menurut Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Mahasiswa S2 RPL Manajemen UNESA Kelas E Menyampaikan bahwa Secara keseluruhan, program Ngaji Morning berfungsi sebagai pondasi spiritual yang kuat bagi siswa SMP PGRI 6 Surabaya untuk menghadapi tantangan belajar dan kehidupan sehari-hari dengan mental yang lebih tertata dan didasari nilai-nilai agama , Serta "Ngaji Morning" di SMP PGRI 6 Surabaya adalah bukti bahwa integrasi pendidikan spiritual dan akademik dapat berjalan harmonis. Program ini sukses menempatkan disiplin, baik mental maupun religi, sebagai fondasi utama pendidikan karakter. Dengan landasan spiritual yang kuat dan mental yang terorganisir, siswa SMP PGRI 6 Surabaya diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan global.

Penulis

BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA  Kelas E







 

Senin, 10 November 2025

Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan Semangat Hari Pahlawan di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan Semangat Hari Pahlawan di  Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Setiap tanggal 10 November, kota kita, Surabaya, selalu menjadi pusat ingatan nasional. Mengapa? Karena di sinilah terjadi pertempuran heroik pada tahun 1945—sebuah bukti nyata dari keberanian, persatuan, dan semangat rela berkorban para pahlawan kita. Mereka telah menuntaskan tugas besar: merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Namun, perjuangan itu belum benar-benar berakhir.  Tanggal 10 November selalu menjadi momen yang sangat istimewa, terutama bagi warga Kota Surabaya. Sebagai Kota Pahlawan, kita memiliki tanggung jawab moral untuk merayakan dan mengenang kembali jasa-jasa para pejuang yang telah merebut kemerdekaan dengan tetesan darah dan pengorbanan jiwa.

Pahlawan bukanlah sekadar nama di buku sejarah atau patung di perempatan jalan. Mereka adalah sumber keteladanan yang abadi. Mari kita lihat beberapa nilai utama yang wajib kalian serap dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari , Dimana Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Senin 10/11/2025 Lapangan SMP PGRI 6 Surabaya sejak Pukul 06.00 Sudah di penuhi siswa/ siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dalam Rangka Memperingati HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2025

Dalam  kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus MAHASISWA S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA RPL Kelas  E. Mengajak  Siswa SMP PGRI 6 Melanjutkan Perjuangan Dengan Cara

1) Disiplin sebagai Bentuk Tanggung Jawab: Mengaplikasikan kedisiplinan (datang tepat waktu, mengerjakan tugas) adalah wujud tanggung jawab terhadap kesempatan belajar yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pendidikan.

2) Melawan Hoax dengan Kecerdasan: Di era informasi, siswa diajarkan untuk menjadi pahlawan yang cerdas, yaitu dengan berpikir kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa.

3) Persatuan dan Gotong Royong: Menjaga kerukunan antar teman, menghargai perbedaan, dan aktif dalam kegiatan sosial adalah implementasi nyata dari semangat persatuan yang dicontohkan oleh para pejuang 10 November di Surabaya.

Adapun Agenda Peringatan HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2025 Di SMP PGRI 6 Surabaya Adalah sebagai berikut :

1. UPACARA BENDERA  Dan Pembacaan Pesan-Pesan Pahlawan: Salah satu inti upacara adalah pembacaan pesan-pesan moral dan wasiat dari para pahlawan nasional. Hal ini bertujuan agar siswa dapat memahami secara langsung nilai-nilai luhur yang diperjuangkan. Dimana Dalam kesempatan ini  yang Menjadi Pembina Upacara Adalah Ibu VIVI AFIA ,S.Sos

2. Pembacaan YASIN ,ISTIGHOSAH Dan HADAD Yang Di pimpin Oleh Bapak USTAD MUFID ,S.Pd . I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti

3. Pelaksanaan KIRAB DRUMBAND DAN Pembagian NASI BUNGKUS  Yang di bagikan Kepada Masyarakat Yang Tidak Mampu Di Sekitar Sekolah SAMBIL KIRAB Di Berikan Kepada PENJUAL , TUKANG BECAK Dan LAIN Lain Untuk Mendapatkan Keberkahan

4. LOMBA Kostum Terunik  Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya , Dimana Ibu FENTY AYU RESMANAWATI ,S.Pd  memberikan Hadiah kepada para Juara

Peringatan Hari Pahlawan di SMP PGRI 6 Surabaya bukan sekadar perayaan masa lalu, tetapi merupakan momentum penempaan diri untuk masa depan.

Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Dan Mahasiswa S2 MANAJEMEN UNESA RPL Mengajak Siswa Dan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Dengan semangat yang menyala-nyala, diharapkan seluruh siswa dapat meneladani keberanian, integritas, dan semangat rela berkorban. Kalianlah yang akan menjadi 'Pahlawan' bagi Indonesia Emas 2045.

Di Akhir Penutup Ibu FENTY AYU RESMANAWATI ,S.Pd  Bersama Bapak / Ibu Dewan Guru Dan Seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Mengucapkan  Selamat Hari Pahlawan! Mari Terus Bergerak, Berjuang, dan Berkarya!

Penulis

BANU ATMOKO

Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Kelas E