Rabu, 28 Oktober 2026

Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya





































 

Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Sejarah bangsa Indonesia selalu mencatat bahwa setiap titik balik besar—mulai dari Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, hingga era reformasi—selalu digerakkan oleh energi, idealisme, dan keberanian para pemuda. Di pundak generasi mudalah estafet kepemimpinan dan masa depan bangsa ini diletakkan.

Namun, tantangan zaman terus bergeser. Jika dahulu pemuda berjuang mengangkat senjata melawan penjajah, hari ini medan pertempuran telah berubah menjadi kompetisi global, disrupsi teknologi, krisis iklim, serta kompleksitas sosial-ekonomi. Untuk menjawab tantangan zaman modern ini, pemuda Indonesia membutuhkan tiga pilar karakter utama: Patriotik, Gigih, dan Berempati.

1. Patriotik: Cinta Tanah Air dalam Konteks Kekinian

Patriotisme hari ini bukan lagi sekadar retorika atau simbol-simbol seremonial belaka. Jiwa patriotik bagi pemuda masa kini diwujudkan melalui:

·         Kontribusi Nyata: Menciptakan inovasi, memajukan pendidikan di daerah tertinggal, atau melestarikan kekayaan budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman.

·         Integritas dan Nasionalisme Digital: Menjaga persatuan bangsa di ruang digital, menyaring informasi agar terhindar dari disinformasi, serta menolak hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

·         Bangga Buatan Indonesia: Mendukung karya lokal, produk UMKM, dan karya anak bangsa sebagai bentuk nyata penghargaan terhadap kemandirian negeri.

2. Gigih: Ketahanan Mental Menghadapi Ketidakpastian

Dunia bergerak dengan sangat cepat, penuh dengan ketidakpastian (VUCA: Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Di sinilah pentingnya mentalitas yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

  • Semangat Belajar Seumur Hidup (Lifelong Learning): Pemuda yang gigih menyadari bahwa ijazah formal saja tidak cukup. Mereka terus mengasah keterampilan baru, baik dalam bidang teknologi, sains, maupun literasi finansial.
  • Bangkit dari Kegagalan: Kegagalan bukanlah akhir, melainkan batu loncatan. Ketekunan dalam merintis usaha, riset, atau karier akan membentuk mental pemuda yang tahan banting ketika menghadapi hambatan ekonomi maupun sosial.

3. Berempati: Kepedulian Sosial sebagai Landasan Kolaborasi

Kecerdasan intelektual dan keterampilan teknis tidak akan bermakna tanpa diiringi oleh kepekaan sosial. Empati adalah jembatan yang menghubungkan individu dengan realitas masyarakat di sekitarnya.

·         Inklusivitas: Pemuda yang berempati peduli terhadap kelompok rentan, kesenjangan sosial, dan isu-isu kemanusiaan. Mereka hadir bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memberi solusi.

·         Kolaborasi di Atas Kompetisi: Menyadari bahwa masalah besar bangsa—seperti pengentasan kemiskinan dan pelestarian lingkungan—tidak bisa diselesaikan sendirian. Gotong royong berbasis empati adalah kunci untuk membangun gerakan kolektif yang kuat.

SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Inspirasi yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Rabu 28/10/2026 Pukul 07.00 Seluruh siswa / siswi kumpul dilapangan Untuk Memperingati HARI SUMPAH PEMUDA Yang Ke-98 Tahun 2026.

1)     Hari ini, di tahun 2026, tugas kita bukanlah lagi mengangkat senjata, melainkan melanjutkan estafet perjuangan tersebut melalui ruang-ruang kelas, lapangan prestasi, dan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah tercinta kita ini. Sesuai dengan semangat zaman, pemuda Indonesia harus memiliki karakter utama:  Patriotik, Gigih, dan Berempati.

1)Patriotik: Tunjukkan cinta tanah air melalui tindakan nyata. Menjaga nama baik almamater SMP PGRI 6 Surabaya, disiplin dalam belajar, bangga menggunakan produk lokal, dan bijak menggunakan media sosial demi persatuan bangsa.

2) Gigih: Dunia bergerak sangat cepat dan penuh tantangan. Jangan mudah menyerah saat menghadapi soal-soal sulit, tugas yang menantang, atau hambatan dalam meraih cita-cita. Jadilah pribadi tangguh yang terus belajar (lifelong learner).

3) Berempati: Pintar secara akademik saja tidak cukup. Tumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama teman, hargai perbedaan, jauhi perundungan (bullying), dan biasakan diri untuk saling membantu dalam kebaikan.Ingatlah selalu semboyan kita: "SMP PGRI 6 Surabaya: Sekolah Berprestasi, Karakter Teruji!"   Mari jadikan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sebagai pelejit semangat kita untuk terus berkarya, menjaga kedisiplinan, dan membanggakan orang tua serta guru. Di tangan kalianlah masa depan Kota Surabaya dan Indonesia Emas dipertaruhkan.

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan WAKIL Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Indonesia tengah menyongsong visi besar menuju Indonesia Emas. Bonus demografi yang sedang kita alami saat ini adalah pisau bermata dua: ia bisa menjadi berkah besar yang membawa lompatan kemajuan, atau justru menjadi beban jika generasi mudanya kehilangan arah.

 

Oleh karena itu, memupuk jiwa patriotik agar tetap setia pada merah putih, menjaga kegigihan di tengah terpaan krisis, serta merawat empati untuk merangkul sesama adalah harga mati. Pemuda bukan lagi sekadar agen perubahan di masa depan, melainkan eksekutor utama di masa kini.

 

Sudah saatnya pemuda Indonesia melangkah dengan visi yang tajam, hati yang peduli, dan tangan yang siap bekerja untuk Indonesia yang lebih adil, maju, dan bermartabat.

Penulis

   H. BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id        

    NO HP 083857963098


Sabtu, 24 Oktober 2026

Gema Shalawat dan Aksi Sosial: Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya











 










































Gema Shalawat dan Aksi Sosial: Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Sekolah Inspirasi

SMP PGRI 6 Surabaya

 

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya diperingati dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Mengusung semangat santri yang religius dan peduli terhadap sesama, rangkaian acara tahun ini diisi dengan kegiatan keagamaan yang mendalam serta aksi nyata berbagi kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan doa bersama yang dipusatkan di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, hingga para siswa, tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara spiritual yang sarat akan nilai-nilai keislaman.

Ikhtiar Batin Melalui Pembacaan Yasin, Istighosah, dan Sholawat Nabi

Rangkaian acara pagi itu dibuka dengan pembacaan Surat Yasin dan lantunan istighosah secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta menanamkan ketakwaan kepada Allah SWT bagi seluruh civitas akademika Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya.

Suasana semakin syahdu tatkala kumandang Sholawat Nabi dilantunkan bersama-sama. Melalui lantunan sholawat ini, para siswa diajak untuk menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Wujud Kepedulian Sosial: Berbagi Nasi Bungkus untuk Warga Sekitar

Tidak berhenti pada kegiatan ibadah ritual saja, semangat Hari Santri Nasional 2026 di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya juga diwujudkan melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Pihak sekolah bersama para siswa mengadakan kegiatan berbagi nasi bungkus untuk warga yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Aksi nyata ini menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan empati sosial, kepedulian terhadap sesama, serta mengamalkan ajaran Islam yang dermawan dan suka menolong.

Pada hari Kamis 22/10/2026 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Mengadakan  Peringatan HARI SANTRI NASIONAL 2026 Walaupun Sebagai Sekolah Nasionalis Tetapi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Tetap ikut merayakan HARI SANTRI NASIONAL 2026.

Adapun rangkaian Peringatan HARI SANTRI NASIONAL 2026 Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Adalah Pembacaan YASIN ISTIGHOSAH  SHOLAWAT Serta Pembagian NASI BUNGKUS Ke WARGA

Menurut Penulis Yang Juga Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Surabaya Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Wakil Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Yang Juga Alumni S2 MANJEMEN PENDIDIDIKAN UNESA  beserta jajaran guru SMP PGRI 6 Surabaya menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk meneladani semangat perjuangan para santri pendahulu yang senantiasa mencintai tanah air.

Melalui kombinasi kegiatan spiritual dan sosial ini, Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat, berakhlak mulia, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.

 

Penulis

 

 

 H. BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id         

     NO HP 083857963098