Kamis, 10 September 2026

Sehat Bugar dengan Bekam: Mengenal Terapi Tradisional kaya Manfaat






 


Sehat Bugar dengan Bekam: Mengenal Terapi Tradisional kaya Manfaat

 

Bekam (cupping therapy) merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang kian populer di masyarakat modern. Praktik yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan Timur Tengah dan Tiongkok ini memanfaatkan cangkir khusus untuk menciptakan tekanan vakum pada kulit. Tekanan tersebut menarik kulit dan otot ke atas guna merangsang aliran darah serta membantu proses penyembuhan alami tubuh.

 

Manfaat Utama Bekam untuk Tubuh

·         Melancarkan Sirkulasi Darah: Tekanan vakum melebarkan pembuluh darah, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh meningkat secara signifikan.

·         Meredakan Nyeri dan Ketegangan Otot: Bekam sangat efektif mengurangi nyeri punggung, leher kaku, hingga pegal Linu akibat kelelahan bekerja atau olahraga berlebih.

·         Mendukung Proses Detoksifikasi: Terapi ini dipercaya membantu mengeluarkan sisa metabolisme dan toksin yang terperangkap dalam jaringan otot.

·         Mengurangi Stres dan Efek Relaksasi: Sensasi pemicuan aliran darah dan pelepasan endorfin membantu menenangkan sistem saraf, membuat pikiran terasa lebih rileks.

·         Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Stimulasi lokal pada kulit memicu respon imun alami tubuh untuk mempercepat pemulihan sel-sel yang rusak.

 

Jenis-Jenis Metode Bekam

·         Bekam Kering (Dry Cupping): Metode ini hanya mengandalkan hisapan vakum pada kulit tanpa melukai atau mengeluarkan darah. Cocok untuk merelaksasi otot yang kaku.

·         Bekam Basah (Wet Cupping): Setelah penarikan vakum awal, permukaan kulit dilukai secara halus (menggunakan jarum steril) lalu disedot kembali untuk mengeluarkan sedikit darah kotor atau cairan interstitial.

 

Tips dan Panduan Keamanan Saat Berbekam

1.     Pilih Terapis Bersertifikat: Pastikan terapi dilakukan oleh praktisi yang memiliki keahlian dan pemahaman anatomi tubuh yang baik.

2.     Pastikan Sterilitas Alat: Jarum dan cangkir harus terjamin kebersihannya untuk mencegah risiko infeksi kulit atau penularan penyakit.

3.     Perhatikan Kondisi Kesehatan: Bekam tidak direkomendasikan bagi wanita hamil, penderita gangguan pembekuan darah (seperti hemofilia), pengguna obat pengencer darah, atau orang dengan kelainan kulit serius.

4.     Hidrasi yang Cukup: Minumlah air putih yang cukup sebelum dan sesudah terapi untuk membantu proses pemulihan serta pengeluaran sisa metabolisme

 

Penulis yang juga Kepala Sekolah Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Pada Hari Kamis 10/9/2026  Pukul 15.00  Kedatangan Terapis Untuk  Melakukan BEKAM  , Mengingat  Beberapa Hari Ini Badan Penulis Merasa Kecapekan  , Makanya Sore Ini Penulis  Melakukan Kesehatan Bekam.

Mengombinasikan terapi bekam dengan pola makan seimbang dan olahraga teratur dapat menjadi langkah efektif untuk menjaga tubuh tetap sehat, bugar, dan berenergi sepanjang hari.

 


Sabtu, 05 September 2026

Jangan Takut Harta Habis Karena Sedekah di Hari Jumat Berkah


















 


Jangan Takut Harta Habis Karena Sedekah di Hari Jumat Berkah

 

Sebagian orang sering kali merasa ragu saat hendak melepaskan sebagian hartanya untuk bersedekah. Ada rasa khawatir bahwa uang di tabungan akan berkurang, atau kebutuhan pribadi kelak tidak tercukupi. Padahal, jika kita memahami hakikat sedekah—khususnya yang ditunaikan pada hari Jumat yang penuh keberkahan—ketakutan tersebut justru tidak beralasan sama sekali.

Sedekah Tidak Mengurangi Harta, Melainkan Melipatgandakannya

Secara matematis, memberi memang mengurangi jumlah angka di rekening atau dompet. Namun, dalam janji Allah SWT, hukum spiritual sedekah bekerja secara sebaliknya. Rasulullah SAW secara tegas bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah." (HR. Muslim)

Janji ini adalah kepastian. Ketika seseorang mengeluarkan harta di jalan Allah, keberkahan akan masuk ke dalam sisa harta yang dimilikinya. Keberkahan tersebut bisa hadir dalam berbagai bentuk yang kerap tidak disadari:

  • Perlindungan dari Musibah: Terhindar dari pengeluaran tak terduga, seperti sakit berat atau kecelakaan.
  • Ketenangan Jiwa: Hati menjadi lapang, jauh dari sifat rakus, dan senantiasa merasa cukup (qana'ah).
  • Pintu Rezeki Baru: Pembuka jalan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo  Kecamatan Semampir  Setiap hari Jum’at Selalu mengajak dan mengajarkan Untuk selalu berbagi bersedekah kepada sesame seperti Hari Jum’at 4/9/2026 Seluruh siswa / siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya melakukan kegiatan berbagi Ada yang membawa Nasi , Ada Yang membawa Kue  Untuk di bagikan Ke TUKANG Becak , Masyarakat Yang Lewat Sekitar Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya   Menurut Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN Pendidikan UNESA Bahwa Hari Jumat adalah Sayyidul Ayyam atau pemimpin dari seluruh hari. Beramal saleh di hari ini memiliki keutamaan dan ganjaran pahala yang jauh lebih besar dibandingkan hari-hari lainnya.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah pernah menyampaikan bahwa bersedekah di hari Jumat dibanding hari lainnya seperti perbandingan bersedekah di bulan Ramadan dibanding bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu, gerakan "Jumat Berkah"—seperti membagikan makanan, santunan anak yatim, atau membantu tetangga yang membutuhkan—menjadi momentum terbaik untuk melipatgandakan pahala.

  Penulis Yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga ALUMNI S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Selalu mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Untuk Jadikan hari Jumat ini sebagai langkah awal untuk mengikis keraguan. Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi, cukup mulai dari apa yang dimiliki dengan niat yang ikhlas. Percayalah, tidak ada sejarahnya orang jatuh miskin karena rajin bersedekah di hari Jumat.

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                                

      NO HP 083857963098


Kamis, 03 September 2026

Membangun Peradaban dengan Ilmu dan Adab: Menginspirasi Jiwa Pembelajar Berdasarkan Suri Teladan Rasulullah SAW di SMP PGRI 6 Surabaya & SDS Al-Ikhlas Surabaya












 




























Membangun Peradaban dengan Ilmu dan Adab: Menginspirasi Jiwa Pembelajar Berdasarkan Suri Teladan Rasulullah SAW di SMP PGRI 6 Surabaya &

SDS Al-Ikhlas Surabaya

 

Peradaban yang besar tidak sekadar dibangun di atas fondasi megahnya infrastruktur atau tingginya penguasaan teknologi. Sejarah telah membuktikan bahwa peradaban yang kokoh dan bermartabat bersumber dari manusianya—mereka yang menyeimbangkan antara keluasan ilmu pengetahuan dan ketinggian adab. Dalam Islam, Rasulullah SAW diutus bukan hanya untuk menyebarkan syariat, melainkan juga untuk menyempurnakan akhlak mulia (li utammima makarimal akhlaq). Nilai inilah yang menjadi landasan utama dalam menginspirasi jiwa pembelajar di lingkungan SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS Al-Ikhlas Surabaya.

 

Meneladani Rasulullah SAW: Mengintegrasikan Ilmu dan Adab

Rasulullah SAW adalah pendidik sejati yang mencontohkan bahwa ilmu tanpa adab adalah potensi bahaya, sedangkan adab tanpa ilmu adalah kelumpuhan. Beliau mengajarkan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban sejak buaian hingga akhir hayat, namun pelaksanaannya harus dilandasi rasa hormat, kerendahan hati (tawadhu'), dan empati.

Proses pembentukan jiwa pembelajar yang beradab ini diterapkan secara berkesinambungan sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah:

  • Pendidikan Dasar di SDS Al-Ikhlas Surabaya:

Pada usia dasar, penanaman adab menjadi fondasi utama. Murid-murid dibiasakan meneladani pembiasaan harian Rasulullah SAW—seperti budaya senyum, sapa, salam, berdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati guru, serta menyayangi sesama teman. Pembiasaan kecil ini membentuk karakter religius dan disiplin yang melandasi rasa ingin tahu mereka terhadap ilmu pengetahuan.

  • Penguatan Karakter di SMP PGRI 6 Surabaya:

Memasuki jenjang menengah, tantangan remaja berhadapan dengan pesatnya arus digital. SMP PGRI 6 Surabaya memadukan pengembangan akademik dengan penguatan nilai etika. Siswa didorong untuk kritis, kreatif, dan menguasai literasi teknologi, namun tetap berpegang teguh pada adab berkomunikasi, kejujuran akademik, dan kepedulian sosial.

 

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusmo Kecamatan Semampir Pada Hari KAMIS 3/9/2026 Pukul 07.40 Bertempat Di Ruangan Kelas 7 Dan Kelas 9  Mengadakan Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W

  Menurut Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Kolaborasi nilai antara SDS Al-Ikhlas Surabaya dan SMP PGRI 6 Surabaya menunjukkan pentingnya kesinambungan dalam dunia pendidikan. Ketika nilai-nilai keislaman dan suri teladan Nabi dijadikan roh pembelajaran, sekolah bukan sekadar tempat mengejar angka atau nilai ujian, melainkan wadah penyemaian akhlak dan kemanusiaan.Menginspirasi jiwa pembelajar berlandaskan teladan Rasulullah SAW berarti melahirkan generasi yang:

1)        Cinta Ilmu: Selalu haus akan pengetahuan baru dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

2)        Santun Beradab: Memiliki kepekaan moral, menghormati sesama, dan menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat.

3)        Bermanfaat Bagi Sekitar: Mampu memanfaatkan ilmunya untuk kebaikan lingkungan dan kemajuan peradaban.

 Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasiu SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan Guru SMP PGRI Surabaya Dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai role model utama, SMP PGRI 6 Surabaya bersama SDS Al-Ikhlas Surabaya terus berkomitmen mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keagungan akhlak demi mewujudkan peradaban masa depan yang melimpah berkah.

Dalam kesempatan tersebut Penulis memberikan Hadiah Untuk yang bisa Menjawab Pertanyaan Dari Penulis yaitu Berupa UANG Sebesar Rp10.000  Dan 50.000 Sebanyak 2 Kali Yang bisa Menjawab Pertanyaan Penulis

Selesai Acara Semua Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Kumpul Di RUANG UKS Untuk  POTONG Tumpeng Yang Di masakan Oleh WAROENG MAK – NYAK Surabaya

Sebelum Tumpeng Di POTONG Ustad H. ALAIKAR ROCHIM ,S.Ag Mempin Doa Semoga Guru Guru SMP PGRI 6 Surabaya Dan Keluarga Di berikan Kesehatan Lancar Rezekinya  Serta Semoga SPMB 2027-2028 SMP PGRI 6 Surabaya Mendapatkan Siswa / Siswi Yang banyak Berkah Barokah Selama Nya

 

 


Kamis, 27 Agustus 2026

Ngaji Morning: Membuka Pintu Rezeki dan Melapangkan Jalan Ilmu di SMP PGRI 6 Surabaya









 


Ngaji Morning: Membuka Pintu Rezeki dan Melapangkan Jalan Ilmu di

SMP PGRI 6 Surabaya

 

Pagi hari adalah waktu yang krusial untuk menentukan energi dan keberkahan sepanjang hari. Menyadari pentingnya hal ini, SMP PGRI 6 Surabaya—sekolah yang dikenal sebagai Sekolah Inspirasi—menghadirkan tradisi pembiasaan positif melalui kegiatan Ngaji Morning. Rutinitas spiritual yang dilaksanakan setiap pagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kunci pembuka pintu rezeki serta kelancaran dalam menuntut ilmu bagi para siswa.

1. Mengetuk Pintu Rezeki Sejak Dini

Rezeki tidak hanya berbentuk materi atau uang. Kesehatan, kedamaian hati, teman yang baik, hingga kemudahan dalam belajar adalah bentuk rezeki yang sangat berharga. Melalui kegiatan Ngaji Morning, para siswa diajak untuk memulai aktivitas dengan mengingat Allah SWT.

Ketika pagi hari diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama, suasana hati menjadi lebih tenang dan positif. Ketenangan jiwa inilah yang menjadi magnet rezeki, membawakan keberkahan hidup baik bagi siswa, guru, maupun lingkungan sekolah secara keseluruhan.

2. Melapangkan Jalan Memahami Ilmu

Ilmu adalah cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke dalam hati yang gelap atau terburu-buru. Dalam proses menuntut ilmu, kesiapan mental dan ketenangan pikiran sangat diperlukan agar materi pelajaran dapat diserap dengan maksimal.

Melalui tradisi Ngaji Morning:

1) Pikiran Menjadi Lebih Fokus: Lantunan Al-Qur'an terbukti secara ilmiah mampu meredakan stres dan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi.

2) Hati Menjadi Lebih Lembut: Siswa menjadi lebih mudah menerima nasihat guru dan bimbingan ilmu pengetahuan.

3) Mendapatkan Keberkahan Ilmu: Ilmu yang didapatkan dengan niat ibadah dan diawali doa akan menjadi ilmu yang bermanfaat serta barokah untuk masa depan

· 

Pagi hari adalah waktu yang krusial untuk menentukan energi dan keberkahan sepanjang hari. Menyadari pentingnya hal ini, SMP PGRI 6 Surabaya—sekolah yang dikenal sebagai Sekolah Inspirasi—menghadirkan tradisi pembiasaan positif melalui kegiatan Ngaji Morning.Pada hari kamis 27/8/2026 Sebelum kegiatan belajar mengajar  Seluruh siswa / siswi Dan Guru Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir   mengikuti kegiatan NGAJI MORNING

Sebagai Sekolah Inspirasi, SMP PGRI 6 Surabaya tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas generasi muda. Program Ngaji Morning merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di samping keunggulan intelektualnya.

 

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Kegiatan NGAJI MORNING Dengan membiasakan anak-anak mendekatkan diri kepada Sang Pencipta setiap pagi, SMP PGRI 6 Surabaya optimis dapat mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Semoga semangat Ngaji Morning ini terus membawa keberkahan, membukakan pintu-pintu rezeki, dan memudahkan seluruh siswa dalam meraih cita-cita mereka.

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                               

      NO HP 083857963098