Selasa, 14 Juli 2026

Mengukir Senyum dan Harapan di Hari Kedua MPLS Ramah Anak 2026: Dari Jiwa yang Sehat hingga Karakter Hebat Di SMP PGRI 6 Surabaya



























Mengukir Senyum dan Harapan di Hari Kedua MPLS Ramah Anak 2026: Dari Jiwa yang Sehat hingga Karakter Hebat  Di SMP PGRI 6 Surabaya

 

Mentari pagi baru saja beranjak dari ufuk timur ketika jarum jam menunjukkan pukul 06.30 WIB. Namun, halaman sekolah sudah dipenuhi riuh tawa dan semangat membara dari para siswa baru. Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak 2026, atmosfer kehangatan dan kekeluargaan semakin terasa kental.

Hari ini bukan tentang tekanan, melainkan tentang membangun fondasi fisik yang sehat, spiritual yang kuat, serta karakter digital dan sosial yang cerdas. Berikut adalah catatan keseruan dan esensi bermakna dari rangkaian kegiatan hari kedua MPLS kita!

1. Membuka Hari dengan Keberkahan: Ngaji Morning

Sebelum melangkah ke aktivitas fisik, ketenangan jiwa menjadi prioritas utama. Tepat pukul 06.30 WIB, seluruh siswa berkumpul dengan khidmat untuk melaksanakan Ngaji Morning.

Lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama tidak hanya menyejukkan suasana pagi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di sekolah ramah anak ini, kecerdasan intelektual harus berjalan selaras dengan kecerdasan spiritual.

2. Kebugaran dan Kebersamaan: Senam Anak Indonesia Hebat & Sarapan Bersama

Usai menenangkan pikiran, saatnya membakar energi positif! Musik ceria mengalun memandu gerakan Senam Anak Indonesia Hebat. Gelak tawa pecah saat para siswa, guru, dan mentor bergerak bersama, melepas sisa-sisa rasa canggung yang masih ada.

Setelah peluh menetes ramah, kegiatan dilanjutkan dengan Sarapan Bersama.

Momen Kehangatan: Di sini, para siswa saling berbagi cerita dan bekal sehat yang mereka bawa dari rumah. Momen ini mengajarkan indahnya kesederhanaan, rasa syukur, serta pentingnya menjaga asupan nutrisi untuk mendukung konsentrasi belajar.

 

3. Menavigasi Dunia Digital & Menanam Asa bersama Ibu Rohmatia Nadila, S.Pd

Memasuki sesi materi kelas, suasana dikemas interaktif dan menyenangkan bersama Ibu Rohmatia Nadila, S.Pd. Beliau membawakan dua topik penting sekaligus:

A. Sopan Santun Bermedia Sosial

Di era digital ini, anak-anak adalah digital natives. Ibu Rohmatia mengingatkan bahwa jempol kita adalah cerminan karakter kita. Beliau membagikan tips praktis berinternet sehat:

·         Saring Sebelum Sharing: Tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.

·         Stop Cyberbullying: Menghindari kata-kata kasar, ejekan, atau komentar negatif di media sosial.

·         Gunakan Bahasa yang Santun: Menghormati guru, teman, dan orang lain saat berkomunikasi lewat ruang digital (grup WhatsApp, media sosial, dll).

B. Pohon Harapan

Sebagai penutup sesinya, Ibu Rohmatia mengajak seluruh siswa menuliskan cita-cita, mimpi, dan target mereka selama bersekolah di lembar kertas warna-warni yang kemudian ditempelkan pada Pohon Harapan. Pohon ini kini berdiri tegak di sudut sekolah, rimbun oleh mimpi-mimpi indah generasi masa depan yang siap dipupuk dengan bimbingan penuh kasih sayang dari para guru.

 

4. Menempa Karakter melalui Gerakan 7 Anak Indonesia Hebat bersama Ibu Eviatin, S.Pd

Sesi siang ditutup dengan penuh semangat oleh pemateri luar biasa lainnya, Ibu Eviatin, S.Pd, yang mengupas tuntas materi Gerakan 7 Anak Indonesia Hebat.

Ibu Eviatin dengan gaya komunikatifnya yang khas mengajak seluruh siswa baru untuk berkomitmen menghidupkan 7 pilar karakter utama anak hebat:

1.  Beriman dan Bertakwa: Selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah.

2.  Berbakti kepada Orang Tua dan Guru: Menghormati mereka yang membimbing jalan kita.

3.  Jujur dan Disiplin: Menjadikan integritas sebagai identitas diri.

4.  Saling Menyayangi (Anti-Bullying): Menolak segala bentuk kekerasan dan merangkul perbedaan.

5.  Gemar Membaca dan Belajar: Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan.

6.  Peduli Lingkungan: Menjaga kebersihan kelas dan kelestarian sekolah.

7.  Optimis dan Pantang Menyerah: Menghadapi setiap tantangan dengan senyuman dan kerja keras.

Dalam menciptakan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) Ramah 2026 Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada  Hari Selasa 14/7/2026 Dimana Kegiatan MPLS Di SMP PGRI 6 Surabaya Di Mulai Pukul 06.30 Dimana Seluruh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kumpul Di MUSHOLAH Untuk NGAJI MORNING , Selesai NGAJI MORNING Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kumpul Di LAPANGAN Untuk Melaksanakan Kegiatan SENAM ANAK INDONESIA Hebat Yang Di Pandu Oleh SITI NUR AMELIA , PUTRI DAN AULIA NOVITA SANI Siswi  Kelas 9, Selepas SENAM Bersama Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Melakukan Kegiatan SARAPAN Bersama  Yang Bekal Di bawak Oleh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dari Rumah nya.

Selesai Sarapan Bersama Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Mendapatkan Materi  Tentang Sopan Santun Bermedia Sosial Dan POHON Harapan Yang di sampaikan Oleh Ibu ROHMATIA NADILA,S.Pd ,  Pada saat Jam Istirahat Bapak / Ibu Dewan Guru Menikmati sarapan Pagi NASI RAWON Dan KRUPUK, Selepas Sarapan Ibu EVIATIN,S.Pd memberikan Materi Tentang  7 Kebiasan Anak Indonesia Hebat Dan Di Lanjutkan SHALAT DHUHUR Yang Di Pimpin Ustad MUFID ,S.Pd . I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti

 Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Menyampaikan Bahwa Hari Selasa ini ditutup dengan sorak-sorai bahagia dan jabat tangan persahabatan. Melalui perpaduan aktivitas fisik, asupan gizi, literasi digital, hingga penempaan karakter spiritual dan sosial, MPLS Ramah Anak 2026 hari kedua telah sukses membuktikan bahwa belajar di sekolah baru bisa menjadi petualangan yang sangat dirindukan setiap harinya.

  Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Mari kita jaga api semangat ini untuk hari-hari MPLS berikutnya!

Aku Anak Indonesia Hebat, Aku Siap Belajar dengan Gembira!

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

 Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                   

     NO HP 083857963098






















 

Senin, 13 Juli 2026

Semangat Hari Pertama MPLS Ramah Anak 2026: Menjadikan Sekolah Rumah Kedua yang Aman Dan Menyenangkan Di SMP PGRI 6 Surabaya























































Semangat Hari Pertama MPLS Ramah Anak 2026: Menjadikan Sekolah Rumah Kedua yang Aman

Dan Menyenangkan  Di SMP PGRI 6 Surabaya

 

Hari pertama sekolah selalu menyisakan cerita tersendiri. Ada debar penuh antusiasme, namun tidak jarang terselip rasa cemas di hati para siswa baru. Namun, suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026 ini membawa angin segar yang menenteramkan. Tidak ada lagi ruang untuk rasa takut, senioritas, atau perpeloncoan. MPLS 2026 resmi mengusung konsep MPLS Ramah Anak—sebuah gerakan nyata untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Perjalanan baru ini diawali dengan tiga pilar penting di hari pertama: Upacara Pembukaan yang hangat, penanaman Wawasan Wiyata Mandala, dan deklarasi Sekolah Ramah Anak.

1. Upacara Pembukaan: Sambutan Hangat, Bukan Tekanan

Hari pertama dibuka dengan Upacara Bendera yang khidmat namun dipenuhi atmosfer kekeluargaan. Guru-guru menyambut siswa baru dengan senyuman dan sapaan ramah.

Dalam amanat upacara, ditekankan bahwa setiap anak yang melangkah masuk ke gerbang sekolah memiliki hak yang sama untuk merasa aman, dihargai, dan diterima. Upacara pembukaan ini menjadi simbolisasi komitmen bersama bahwa sekolah siap mendampingi tumbuh kembang karakter siswa dengan kasih sayang, bukan kekerasan.

2. Wawasan Wiyata Mandala: Mengenal Rumah Belajar Kita

Setelah upacara, siswa baru diajak memahami Wawasan Wiyata Mandala. Secara sederhana, materi ini mengajak siswa untuk memandang dan memperlakukan sekolah bukan sekadar gedung tempat belajar, melainkan sebagai lingkungan pendidikan yang wajib dijaga bersama.

Esensi utama Wawasan Wiyata Mandala dalam MPLS Ramah Anak meliputi:

·         Sekolah sebagai Masyarakat Belajar: Tempat terjadinya interaksi positif antara guru yang membimbing dan siswa yang belajar secara tertib dan harmonis.

·         Peran Guru sebagai Orang Tua Kedua: Guru di sekolah tidak hanya mengajar ilmu (kognitif), tetapi memberikan bimbingan emosional layaknya orang tua dan sahabat.

·         Kolaborasi Semua Pihak: Sekolah bertumpu pada kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar untuk menciptakan keamanan lingkungan.

Prinsip Utama: Ketika siswa mengenal dan mencintai sekolahnya, mereka akan dengan sukarela menjaga ketertiban, menghargai fasilitas, dan menghormati seluruh warga sekolah.

3. Sekolah Ramah Anak (SRA): "Aku Aman, Aku Nyaman, Aku Berprestasi"

Materi pamungkas di hari pertama adalah pengenalan program Sekolah Ramah Anak (SRA) 2026. Melalui materi ini, sekolah dengan tegas mendeklarasikan diri sebagai kawasan bebas perundungan, bebas kekerasan fisik maupun verbal, serta inklusif bagi semua kondisi siswa.

Dalam konsep SRA, sekolah bertugas memfasilitasi bakat dan minat anak tanpa membeda-bedakan kemampuan akademis semata. Di sini, kecerdasan sosial, emosional, seni, dan olahraga diapresiasi setara. Karakter siswa diperkuat melalui gerakan saling rukun dengan teman, empati, dan pembiasaan budaya positif.

Dalam  rangka mewujudkan lingkungan belajar yang humanis, inklusif, dan menggembirakan bagi murid baru di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah  Yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Senin 13/7/2026   Mengadakan kegiatan Masa Pengenalan LINGKUNGAN Sekolah ( MPLS ) Ramah 2026. Dimana  MPLS Di SMP PGRI 6 Surabaya di mulai Pukul 06.30 Dengan Upacara Pembukaan yang menjadi Pembina Upacara Adalah  Penulis yang Juga Kepala Sekolah inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Hari pertama MPLS Ramah Anak 2026 telah meletakkan fondasi yang kokoh. Sekolah telah membuktikan diri siap menjadi tempat tinggal kedua yang memberikan rasa aman dan kenyamanan optimal.

Untuk seluruh siswa baru, selamat datang di rumah belajarmu yang baru! Gantungkan citamu setinggi langit, rangkul teman-teman barumu dengan kasih sayang, dan mulailah petualangan belajarmu dengan senyuman yang merekah. Sekolah ini adalah tempatmu tumbuh menjadi anak Indonesia yang hebat dan berkarakter kuat!

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

 Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                  

     NO HP 083857963098