Upacara Senin Terakhir Sebelum Ramadhan: Momentum Penguatan Karakter dan Penyucian Hati
Rutinitas upacara bendera hari Senin di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir kali ini terasa berbeda dari biasanya. Selain menjadi sarana rutin dalam menumbuhkan kedisiplinan dan jiwa nasionalisme, upacara yang digelar pada Senin (9/2/2026) ini menjadi momen emosional karena merupakan upacara terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.
Menumbuhkan Karakter Melalui Kedisiplinan
Upacara bendera bukan sekadar seremoni berdiri di lapangan. Di balik barisan yang rapi, terkandung nilai-nilai karakter yang kuat:
1) Kedisiplinan: Melatih siswa untuk hadir tepat waktu dan mengikuti tata tertib.
2) Cinta Tanah Air: Menghormati lambang negara dan mengenang jasa pahlawan.
3) Kepemimpinan: Memberi ruang bagi petugas upacara untuk belajar memimpin dan bertanggung jawab.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara, EVIATIN ,S.Pd Selaku Guru Matematika , menekankan bahwa karakter yang terbentuk di lapangan upacara harus dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menjalankan ibadah puasa nanti.
Bekal Karakter Menyambut Ramadhan
Mengingat ini adalah upacara terakhir sebelum libur awal puasa atau penyesuaian kegiatan Ramadhan, suasana khidmat menyelimuti lapangan. Pembina Upacara menyampaikan pesan khusus mengenai persiapan mental dan spiritual.
"Jika hari ini kita belajar disiplin menahan diri untuk tetap tegak di barisan, maka di bulan Ramadhan nanti kita akan belajar disiplin menahan hawa nafsu. Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih jujur, sabar, dan peduli terhadap sesama," ujar beliau.
Saling Memaafkan di Akhir Barisan
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, setelah doa bersama, seluruh siswa, guru, dan staf sekolah melakukan tradisi saling berjabat tangan (mushafahah). Hal ini dilakukan untuk menyucikan hati, saling memaafkan kesalahan, dan mempererat tali silaturahmi sebelum memasuki bulan penuh berkah.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kesan mendalam bagi para siswa, bahwa pendidikan karakter tidak hanya soal aturan, tetapi juga soal bagaimana kita mempersiapkan diri menjadi manusia yang lebih baik di mata Tuhan dan sesama.
Penulis
H.BANU ATMOKO
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id
NO HP 083857963098

.jpeg)



.jpeg)



.jpeg)






.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)







.jpeg)





.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)















