Menatap Indonesia Emas 2045: Peran Tunas Muda Pramuka SMP PGRI 6 Surabaya dalam Kemandirian
Dan Karakter Bangsa
Visi besar Indonesia Emas 2045 menuntut kesiapan dari seluruh elemen bangsa, tak terkecuali sektor pendidikan. Salah satu pilar utama untuk mewujudkan peradaban yang unggul, berdaya saing, dan mandiri adalah ketercapaian swasembada pangan. Namun, ketahanan pangan tidak hanya dibentuk di lahan pertanian yang luas, melainkan harus ditanamkan sejak dini melalui edukasi, pembiasaan, serta gerak organisasi sekolah yang solid.
Sebagai wadah pencetak generasi penerus, SMP PGRI 6 Surabaya yang akrab disapa Bumi Sekolah Inspirasi mengambil peran strategis untuk menjawab tantangan tersebut melalui penguatan peran organisasi internal sekolah.
1) Menjadikan Sekolah Tempat Persemaian Generasi Peduli Pangan
Untuk mendukung cita-cita swasembada pangan nasional, perubahan pola pikir (mindset) harus dimulai dari lingkungan sekolah. Organisasi di SMP PGRI 6 Surabaya—seperti OSIS, Pramuka, hingga unit kegiatan ekstrakurikuler—menjadi garda terdepan dalam merancang program-program yang menumbuhkan kecintaan siswa terhadap lingkungan dan kedaulatan pangan.
Langkah-langkah strategis yang dapat dioptimalkan organisasi sekolah meliputi:
a) Edukasi Pangan Lokal: Mengenalkan pentingnya keanekaragaman pangan lokal dan meminimalisasi ketergantungan pada produk impor.
b) Kampanye Zero Food Waste: Mengajak seluruh warga sekolah untuk menghargai makanan dan mengurangi sampah organik dari sisa makanan.
2) Inovasi "Green School" dan Pertanian Perkotaan (Urban Farming)
Berada di kawasan perkotaan Surabaya tidak menjadi penghalang bagi SMP PGRI 6 untuk berkontribusi nyata. Melalui sinergi antarorganisasi sekolah, Bumi Sekolah Inspirasi dapat menggalakkan program Urban Farming berbasis lahan sempit atau hidroponik.
Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung proses:
a. Menanam dan Merawat: Memanfaatkan area sekolah untuk budidaya sayuran hijau, tanaman obat keluarga (TOGA), atau buah-buahan cepat panen.
b. Pemanfaatan Teknologi Sederhana: Mengenalkan inovasi pertanian modern skala sekolah yang ramah lingkungan.
c. Pengolahan Hasil Panen: Melatih jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) siswa melalui pengolahan hasil panen sekolah menjadi produk pangan sehat.
3) Penguatan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Berkelanjutan
Gerakan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sosok pimpinan masa depan yang memiliki kesadaran ekologis dan kepedulian sosial. Organisasi di Bumi Sekolah Inspirasi berperan membentuk karakter tersebut melalui:
a) Gotong Royong dan Kerja Sama: Kegiatan kolaboratif dalam mengelola taman atau kebun sekolah melatih kepemimpinan dan rasa tanggung jawab bersama.
b) Kemandirian dan Kedisiplinan: Merawat tanaman membutuhkan ketelatenan dan kedisiplinan tinggi, kualitas karakter yang sangat dibutuhkan bagi calon pimpinan bangsa.
4) Synergy & Kolaborasi: Menghubungkan Sekolah dengan Masyarakat
Organisasi sekolah tidak berjalan sendiri. Untuk memantapkan langkah, SMP PGRI 6 Surabaya dapat menjalin kolaborasi dengan pelbagai pihak, seperti dinas pertanian/ketahanan pangan lokal, komunitas lingkungan, serta peran aktif orang tua siswa.
Sinergi ini memastikan bahwa edukasi pangan yang didapat di sekolah tidak berhenti di dalam kelas, melainkan membawa dampak positif hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat sekitar.
Pada tahun 2026, Gerakan Pramuka genap berusia 65 tahun sejak pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961. Lebih dari sekadar perayaan rutin tahunan, momen Hari Pramuka 2026 menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk merefleksikan kembali peran strategis kepramukaan dalam menjawab tantangan zaman , Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Jum’at 14/8/2026 Memperingati HARI Jadi PRAMUKA Yang Ke 65. Adapun Kegiatan Peringatan HARI Jadi Pramuka Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Di antara Nya Adalah Jam 07.00 Seluruh siswa Dan Guru berkumpul di lapangan Untuk Mengikuti Upacara Bendera Yang bertindak Menjadi Pembina Upacara Adalah Ibu ANIS LAILY MUFIDAH ,S.Pd Selaku Kepala SDS AL -IKHLAS Surabaya Dilanjutkan dengan Pembagian Nasi Bungkus Kepada Warga Sekitar Sekolah Serta Guru Guru Makan Sarapan Bersama
Dalam kesempatan Ini Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengucapkan : Selamat Hari Pramuka 2026! Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memantapkan langkah, dan menyalakan kembali semangat Dasadarma dalam setiap hembusan napas.
Tunas kelapa yang menjadi lambang Pramuka melambangkan sosok yang berguna di mana pun ia berada, mampu tumbuh di mana saja, dan mampu menopang masa depan bangsa. Satu Pramuka untuk Satu Indonesia—Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan!
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id
NO HP 083857963098












.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)




.jpeg)




.jpeg)

.jpeg)





.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)






.jpeg)




.jpeg)

.jpeg)




.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)




.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

