Kamis, 03 September 2026

Membangun Peradaban dengan Ilmu dan Adab: Menginspirasi Jiwa Pembelajar Berdasarkan Suri Teladan Rasulullah SAW di SMP PGRI 6 Surabaya & SDS Al-Ikhlas Surabaya












 




























Membangun Peradaban dengan Ilmu dan Adab: Menginspirasi Jiwa Pembelajar Berdasarkan Suri Teladan Rasulullah SAW di SMP PGRI 6 Surabaya &

SDS Al-Ikhlas Surabaya

 

Peradaban yang besar tidak sekadar dibangun di atas fondasi megahnya infrastruktur atau tingginya penguasaan teknologi. Sejarah telah membuktikan bahwa peradaban yang kokoh dan bermartabat bersumber dari manusianya—mereka yang menyeimbangkan antara keluasan ilmu pengetahuan dan ketinggian adab. Dalam Islam, Rasulullah SAW diutus bukan hanya untuk menyebarkan syariat, melainkan juga untuk menyempurnakan akhlak mulia (li utammima makarimal akhlaq). Nilai inilah yang menjadi landasan utama dalam menginspirasi jiwa pembelajar di lingkungan SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS Al-Ikhlas Surabaya.

 

Meneladani Rasulullah SAW: Mengintegrasikan Ilmu dan Adab

Rasulullah SAW adalah pendidik sejati yang mencontohkan bahwa ilmu tanpa adab adalah potensi bahaya, sedangkan adab tanpa ilmu adalah kelumpuhan. Beliau mengajarkan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban sejak buaian hingga akhir hayat, namun pelaksanaannya harus dilandasi rasa hormat, kerendahan hati (tawadhu'), dan empati.

Proses pembentukan jiwa pembelajar yang beradab ini diterapkan secara berkesinambungan sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah:

  • Pendidikan Dasar di SDS Al-Ikhlas Surabaya:

Pada usia dasar, penanaman adab menjadi fondasi utama. Murid-murid dibiasakan meneladani pembiasaan harian Rasulullah SAW—seperti budaya senyum, sapa, salam, berdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati guru, serta menyayangi sesama teman. Pembiasaan kecil ini membentuk karakter religius dan disiplin yang melandasi rasa ingin tahu mereka terhadap ilmu pengetahuan.

  • Penguatan Karakter di SMP PGRI 6 Surabaya:

Memasuki jenjang menengah, tantangan remaja berhadapan dengan pesatnya arus digital. SMP PGRI 6 Surabaya memadukan pengembangan akademik dengan penguatan nilai etika. Siswa didorong untuk kritis, kreatif, dan menguasai literasi teknologi, namun tetap berpegang teguh pada adab berkomunikasi, kejujuran akademik, dan kepedulian sosial.

 

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusmo Kecamatan Semampir Pada Hari KAMIS 3/9/2026 Pukul 07.40 Bertempat Di Ruangan Kelas 7 Dan Kelas 9  Mengadakan Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W

  Menurut Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Kolaborasi nilai antara SDS Al-Ikhlas Surabaya dan SMP PGRI 6 Surabaya menunjukkan pentingnya kesinambungan dalam dunia pendidikan. Ketika nilai-nilai keislaman dan suri teladan Nabi dijadikan roh pembelajaran, sekolah bukan sekadar tempat mengejar angka atau nilai ujian, melainkan wadah penyemaian akhlak dan kemanusiaan.Menginspirasi jiwa pembelajar berlandaskan teladan Rasulullah SAW berarti melahirkan generasi yang:

1)        Cinta Ilmu: Selalu haus akan pengetahuan baru dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

2)        Santun Beradab: Memiliki kepekaan moral, menghormati sesama, dan menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat.

3)        Bermanfaat Bagi Sekitar: Mampu memanfaatkan ilmunya untuk kebaikan lingkungan dan kemajuan peradaban.

 Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasiu SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan Guru SMP PGRI Surabaya Dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai role model utama, SMP PGRI 6 Surabaya bersama SDS Al-Ikhlas Surabaya terus berkomitmen mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keagungan akhlak demi mewujudkan peradaban masa depan yang melimpah berkah.

Dalam kesempatan tersebut Penulis memberikan Hadiah Untuk yang bisa Menjawab Pertanyaan Dari Penulis yaitu Berupa UANG Sebesar Rp10.000  Dan 50.000 Sebanyak 2 Kali Yang bisa Menjawab Pertanyaan Penulis

Selesai Acara Semua Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Kumpul Di RUANG UKS Untuk  POTONG Tumpeng Yang Di masakan Oleh WAROENG MAK – NYAK Surabaya

Sebelum Tumpeng Di POTONG Ustad H. ALAIKAR ROCHIM ,S.Ag Mempin Doa Semoga Guru Guru SMP PGRI 6 Surabaya Dan Keluarga Di berikan Kesehatan Lancar Rezekinya  Serta Semoga SPMB 2027-2028 SMP PGRI 6 Surabaya Mendapatkan Siswa / Siswi Yang banyak Berkah Barokah Selama Nya

 

 


Kamis, 27 Agustus 2026

Ngaji Morning: Membuka Pintu Rezeki dan Melapangkan Jalan Ilmu di SMP PGRI 6 Surabaya









 


Ngaji Morning: Membuka Pintu Rezeki dan Melapangkan Jalan Ilmu di

SMP PGRI 6 Surabaya

 

Pagi hari adalah waktu yang krusial untuk menentukan energi dan keberkahan sepanjang hari. Menyadari pentingnya hal ini, SMP PGRI 6 Surabaya—sekolah yang dikenal sebagai Sekolah Inspirasi—menghadirkan tradisi pembiasaan positif melalui kegiatan Ngaji Morning. Rutinitas spiritual yang dilaksanakan setiap pagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kunci pembuka pintu rezeki serta kelancaran dalam menuntut ilmu bagi para siswa.

1. Mengetuk Pintu Rezeki Sejak Dini

Rezeki tidak hanya berbentuk materi atau uang. Kesehatan, kedamaian hati, teman yang baik, hingga kemudahan dalam belajar adalah bentuk rezeki yang sangat berharga. Melalui kegiatan Ngaji Morning, para siswa diajak untuk memulai aktivitas dengan mengingat Allah SWT.

Ketika pagi hari diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama, suasana hati menjadi lebih tenang dan positif. Ketenangan jiwa inilah yang menjadi magnet rezeki, membawakan keberkahan hidup baik bagi siswa, guru, maupun lingkungan sekolah secara keseluruhan.

2. Melapangkan Jalan Memahami Ilmu

Ilmu adalah cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke dalam hati yang gelap atau terburu-buru. Dalam proses menuntut ilmu, kesiapan mental dan ketenangan pikiran sangat diperlukan agar materi pelajaran dapat diserap dengan maksimal.

Melalui tradisi Ngaji Morning:

1) Pikiran Menjadi Lebih Fokus: Lantunan Al-Qur'an terbukti secara ilmiah mampu meredakan stres dan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi.

2) Hati Menjadi Lebih Lembut: Siswa menjadi lebih mudah menerima nasihat guru dan bimbingan ilmu pengetahuan.

3) Mendapatkan Keberkahan Ilmu: Ilmu yang didapatkan dengan niat ibadah dan diawali doa akan menjadi ilmu yang bermanfaat serta barokah untuk masa depan

· 

Pagi hari adalah waktu yang krusial untuk menentukan energi dan keberkahan sepanjang hari. Menyadari pentingnya hal ini, SMP PGRI 6 Surabaya—sekolah yang dikenal sebagai Sekolah Inspirasi—menghadirkan tradisi pembiasaan positif melalui kegiatan Ngaji Morning.Pada hari kamis 27/8/2026 Sebelum kegiatan belajar mengajar  Seluruh siswa / siswi Dan Guru Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir   mengikuti kegiatan NGAJI MORNING

Sebagai Sekolah Inspirasi, SMP PGRI 6 Surabaya tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas generasi muda. Program Ngaji Morning merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di samping keunggulan intelektualnya.

 

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Kegiatan NGAJI MORNING Dengan membiasakan anak-anak mendekatkan diri kepada Sang Pencipta setiap pagi, SMP PGRI 6 Surabaya optimis dapat mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Semoga semangat Ngaji Morning ini terus membawa keberkahan, membukakan pintu-pintu rezeki, dan memudahkan seluruh siswa dalam meraih cita-cita mereka.

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                               

      NO HP 083857963098

 

Rabu, 26 Agustus 2026

Upaya Pencegahan Perundungan: Penelitian Mahasiswa PPDS Ilmu Kesehatan Anak di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya























 


Upaya Pencegahan Perundungan: Penelitian Mahasiswa PPDS Ilmu Kesehatan Anak di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Kasus perundungan (bullying) pada usia remaja masih menjadi isu mendesak yang memerlukan perhatian lintas sektor, terutama dari kalangan medis dan pendidikan. Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kesehatan jiwa serta tumbuh kembang remaja, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Anak (IKA) menyelenggarakan penelitian kesehatan masyarakat yang berfokus di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya. Penelitian ini mengangkat topik "Deteksi Dini, Karakteristik, dan Faktor Risiko Bullying pada Remaja di Kota Surabaya" guna memetakan dinamika psikososial siswa sekaligus merumuskan strategi pencegahan yang tepat di lingkungan sekolah.

Pada Hari Rabu 26/8/2026 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pukul 09.00 Kedatangan Tamu  Yaitu ASHFAHANI IMANADHIA, dr   Mahasiswa  Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga  Program Studi   Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak  Dalam kesempatan ini  ASHFAHANI IMANADHIA, dr  Melakukan Penelitian Tentang  Deteksi Dini , Karakteristik Dan Faktor Resiko Bullying Pada Remaja Di Kota Surabaya.

Penelitian yang melibatkan peserta didik SMP PGRI 6 Surabaya ini berfokus pada tiga pilar utama:

1) Deteksi Dini Perundungan: Menggunakan instrumen skrining kesehatan mental dan perilaku untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal remaja yang berisiko menjadi korban maupun pelaku bullying, baik secara fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying.

2) Karakteristik Remaja dan Bentuk Bullying: Mengidentifikasi pola perundungan yang paling sering terjadi di lingkungan sekolah urban Surabaya serta melihat kaitannya dengan profil demografi siswa (seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat kelas).

 

3) Pemetaan Faktor Risiko: Menganalisis faktor-faktor pemicu bullying yang berasal dari lingkungan keluarga, dinamika kelompok teman sebaya, kondisi psikologis individu, hingga atmosfer budaya di sekolah.

Kehadiran mahasiswa PPDS Ilmu Kesehatan Anak di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia medis dan institusi sekolah. Dokter spesialis anak tidak hanya berperan dalam penanganan penyakit fisik, tetapi juga memegang peran kunci dalam memantau tumbuh kembang dan kesehatan mental remaja.

Menurut Ibu ANIS LAILY  MUFIDAH ,S.Pd  Selaku Guru Pendamping Dari  ASHFAHANI IMANADHIA, dr  menyampaikan Melalui kegiatan ini, pihak sekolah memperoleh pemahaman berbasis data (evidence-based) mengenai kondisi kesehatan mental para siswanya, sementara tim medis mendapatkan gambaran lapangan yang komprehensif mengenai tantangan remaja di Surabaya.

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi berbagai pihak:

a) Intervensi Dini Sekolah: Sekolah dapat merancang program anti-bullying yang lebih terarah, seperti pembentukan konselor sebaya (peer counselor) dan penguatan sistem pelaporan yang aman bagi siswa.

b) Edukasi Orang Tua: Memberikan masukan bagi orang tua mengenai tanda-tanda perubahan perilaku anak yang mengalami atau melakukan perundungan saat di rumah.

c) Rekomendasi Kebijakan Kesehatan Remaja: Menjadi rujukan data bagi Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam merumuskan kebijakan perlindungan anak dan program sekolah sehat mental secara berkelanjutan.

Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Dengan adanya skrining dan pemetaan risiko sejak dini, diharapkan Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya bersama para calon dokter spesialis anak dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang optimal remaja di Kota Surabaya

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                              

      NO HP 083857963098