Sabtu, 21 Maret 2026







 


Membasuh Luka, Menjemput Rida: Sungkeman di Hari Nan Fitri

 

Idulfitri bukan sekadar tentang baju baru atau hidangan mewah di atas meja. Lebih dari itu, Lebaran adalah tentang kepulangan. Bukan hanya pulang secara fisik ke kampung halaman, melainkan pulangnya hati ke pelukan orang-orang tersayang. Puncak dari kepulangan ini tercermin dalam satu tradisi yang begitu syahdu: Sungkeman. Momen sungkeman seringkali menjadi saat yang paling hening di tengah keriuhan keluarga besar. Ketika lutut bersimpuh di hadapan orang tua, dan tangan mereka yang mulai keriput merengkuh kepala kita, tiba-tiba tenggorokan terasa tercekat.

Segala ego, kesuksesan di perantauan, hingga gelar yang kita sandang seolah luruh seketika. Di depan ayah dan ibu, kita kembali menjadi anak kecil yang penuh salah dan rindu.

"Sungkeman bukan sekadar tradisi formalitas, melainkan momen di mana kejujuran hati berbicara melampaui kata-kata."

Ada beberapa alasan mengapa momen ini selalu berhasil membuat mata sembap:

Penyadaran Diri: Kita diingatkan bahwa waktu terus berjalan. Melihat rambut orang tua yang kian memutih saat kita menunduk adalah pengingat bahwa kesempatan untuk berbakti tidaklah abadi.

Ruang Maaf yang Luas: Seringkali, ada ganjalan di hati yang sulit diungkapkan di hari biasa. Sungkeman menjadi "pintu darurat" untuk melepaskan segala rasa bersalah atas kata-kata yang tajam atau sikap yang kurang berkenan.

Doa yang Menembus Langit: Saat orang tua membisikkan doa di telinga kita sembari memegang bahu kita, itulah kekuatan terbesar bagi seorang anak untuk menghadapi dunia di sisa tahun mendatang.

 

Pada hari sabtu 21/3/2026 bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H / 2026 M Seperti biasa Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Selepas Sholat Idul Fitri Berkumpul bersama Kakak  Dan Ponakan Tercinta Merayakan Hari Raya Idul Fitri , Sebelum Kedatangan Tamu - Tamu  baik tetangga ataupun Guru Guru Penulis menyempatkan Melakukan SUNGKEMAN Kepada Ayah Penulis ,  Kakak Kepada Ayah Penulis sekaligus Kakek  Dan Penulis , Dimana Kegiatan SUNGKEMAN Ini Adalah Kegiatan Yang Selalu Ada di Keluarga Penulis

Menurut Penulis  Bagi keluarga besar, sungkeman adalah lem yang merekatkan kembali keretakan. Di antara saudara sepupu, paman, dan bibi, momen saling bersalaman ini menghapus rasa iri, dengki, atau perselisihan masa lalu. Kita diingatkan bahwa kita berasal dari akar yang sama.

Di hari yang fitri ini, biarlah air mata yang jatuh saat sungkeman menjadi pembasuh noda di hati. Biarlah pelukan hangat itu menjadi penawar lelah atas segala perjuangan hidup.

Selamat Idulfitri. Mari bersimpuh, memohon ampun, dan kembali memulai segalanya dengan hati yang putih bersih

Penulis

   H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

 Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                    

  NO HP 083857963

Selasa, 17 Maret 2026













 


Menjalin Harmoni dalam Hangatnya Buka Puasa Bersama Malam Ke 23 Ramadhan 1447 H

di SMP PGRI 6 Surabaya

Ramadhan selalu punya cara tersendiri untuk menyatukan hati. Pada hari ke-23 di bulan suci ini, suasana di SMP PGRI 6 Surabaya tampak berbeda dari biasanya. Keceriaan pecah saat seluruh siswa dan guru berkumpul dalam acara Buka Puasa Bersama, sebuah tradisi tahunan yang penuh makna dan keberkahan. Bagi keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya, momen ini bukan hanya soal membatalkan puasa. Ini adalah tentang mempererat tali silaturahmi dan meruntuhkan sekat antara guru dan murid. Di sini, semua duduk sama rendah, berbagi cerita, dan menunggu azan Maghrib dengan penuh khidmat.

Momen-Momen Berkesan

Ada beberapa hal yang membuat buka puasa kali ini terasa begitu nikmat:

a) Tausiyah Singkat: Menjelang berbuka, acara diisi dengan siraman rohani yang mengingatkan para siswa tentang pentingnya kesabaran dan berbagi di sepuluh malam terakhir Ramadhan.

b) Keseruan Takjil: Wajah-wajah antusias terlihat saat hidangan takjil mulai dibagikan. Kesederhanaan menu justru menambah kenikmatan saat disantap bersama-sama.

c) Salat Maghrib Berjamaah: Setelah membatalkan puasa, seluruh siswa dan guru melaksanakan salat berjamaah, menciptakan suasana religius yang sangat kental di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah dan para guru berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa, seperti rasa syukur, kebersamaan, dan kedisiplinan. Di SMP PGRI 6 Surabaya, pendidikan bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi juga soal pembentukan akhlak melalui kebersamaan nyata.Di hari terakhir Ramadhan 1447 H/ 2026 M Pada hari Kamis 12/3/2026 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Inspirasi Mengadakan Buka Puasa Bersama  Dimana Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya membawa bekal dari rumah masing masing , Sedangkan Bapak / Ibu Guru SMP PGRI 6 Surabaya Ada Menu NASI GORENG CAP JAY FUYUNG HAY KOLOKE BUAH   Dan Menu TAKJIL. Sebelum berbuka seluruh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan Bapak / Ibu Guru  Melaksanakan SHALAT MAGHRIB Berjamaah

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengajak siswa / Siswi dan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Dengan terlaksananya kegiatan ini di Ramadhan hari ke-23, diharapkan semangat kebersamaan ini terus terbawa hingga hari kemenangan tiba dan seterusnya dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

"Kenikmatan berbuka bukan pada mewahnya makanan, melainkan pada siapa kita berbagi meja dan doa."

Dengan terlaksananya kegiatan ini di Ramadhan hari ke-23, diharapkan semangat kebersamaan ini terus terbawa hingga hari kemenangan tiba dan seterusnya dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

 

Selamat menjalankan sisa ibadah puasa, keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya!

 Penulis

 

  H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                  

 NO HP 083857963

Senin, 16 Maret 2026

Indahnya Kebersamaan: Mengukir Senyum Melalui Berbagi Takjil di SMP PGRI 6 Surabaya















 Indahnya Kebersamaan: Mengukir Senyum Melalui Berbagi Takjil

di SMP PGRI 6 Surabaya

Bulan Ramadhan 1447 H kali ini terasa begitu istimewa di lingkungan SMP PGRI 6 Surabaya. Di balik hiruk-pikuk Kota Pahlawan yang tak pernah tidur, ada sebuah momen teduh yang tercipta di depan gerbang sekolah. Bukan sekadar rutinitas tahunan, kegiatan berbagi takjil tahun ini menjadi sebuah perjalanan spiritual yang menyentuh hati bagi seluruh warga sekolah.

Sore itu, langit Surabaya mulai meredup dengan semburat jingga. Para siswa, guru, dan staf berkumpul dengan semangat yang meluap. Di tangan mereka, terpegang paket-paket sederhana berisi cinta: kurma yang manis, minuman segar, dan kudapan ringan. Namun, yang membuat suasana begitu mengharukan bukanlah apa yang ada di dalam bungkusan tersebut, melainkan ketulusan di balik setiap pemberiannya.

a) Pelajaran Empati Nyata: Siswa belajar bahwa di balik rasa lapar yang mereka tahan seharian, ada orang lain yang mungkin bingung harus berbuka dengan apa.

b) Kehangatan dalam Keberagaman: Senyum para pengendara ojek online, petugas kebersihan jalan, hingga warga sekitar yang melintas menjadi pemandangan yang menyejukkan jiwa.

c) Kekompakan Keluarga Besar: Guru dan murid bahu-membahu tanpa sekat, membuktikan bahwa pendidikan karakter terbaik adalah melalui keteladanan.

Di SMP PGRI 6 Surabaya, Ramadhan 2026 ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ini adalah tentang mengetuk pintu langit melalui tangan-tangan kecil yang belajar peduli. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Ramadhan akan berlalu, namun jejak kebaikan yang tertinggal di depan gerbang SMP PGRI 6 Surabaya sore itu akan terus membekas di hati setiap orang yang terlibat. Karena sejatinya, harta kita yang paling nyata adalah apa yang kita berikan kepada orang lain.

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surbaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan  Semampir menutup kegiatan Pondok Ramadhan 1447 H/ 2026 M   Pada hari Kamis 12/3/2026 Bertepatan dengan Malam Ke 23 Ramadhan   Pukul 15.00 Seluruh siswa / Siswi Berkumpul ada yang membawa Nasi , Kue Dan lain sebagai nya Tujuan Dari ini semua adalah Untuk berbagi  Takjil  untuk masyarakat di depan gang Sekolah,  Dalam suasana Mendung Pukul 16.30  TAJIL Dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah SMP PGRI 6 Surabaya , Dengan semangat dan antusias seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan bapak / Ibu dewan Guru membagikan  Kepada Masyarakat , masyarakat sangat antusias menerima pembagian TAJIL Dari SMP PGRI 6 Surabaya  tersebut sampai memacetkan Jalan Raya Bulak Rukem

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Menyampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Wali Murid SMP PGRI 6 Surabaya yang sudah  berbagi untuk kegiatan berbagi Tajil di samping itu penulis juga menyampaikan dan mengajak Ramadhan akan berlalu, namun jejak kebaikan yang tertinggal di depan gerbang SMP PGRI 6 Surabaya sore itu akan terus membekas di hati setiap orang yang terlibat. Karena sejatinya, harta kita yang paling nyata adalah apa yang kita berikan kepada orang lain.

 

Selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H. Semoga setiap butir kurma yang kita bagi menjadi saksi kebaikan di hari akhir kelak.

Penulis

 

  H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 

 Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                  

 NO HP 083857963

 

Minggu, 15 Maret 2026

Ramadhan 1447 H: Saatnya "Level Up" Pahala di Dunia Digital! 🌙













Ramadhan 1447 H: Saatnya "Level Up" Pahala di Dunia Digital! ��

 

Ramadhan tahun ini bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga, tapi juga soal bagaimana kita mengelola jempol! Di tahun 1447 H ini, komunitas kita akan mengadakan serangkaian kegiatan super seru bertajuk "Ramadhan Digital Vibes: Menjadi Kreator Kebaikan di Era 5.0". Kenapa harus ikut? Karena di zaman sekarang, dakwah nggak cuma di atas mimbar, tapi juga bisa lewat FYP TikTok atau Reels Instagram kamu!

 

1. Talkshow Spesial: "Adab Before Content" ��

Pernah nggak sih kita terjebak scrolling sampai lupa waktu shalat, atau nggak sengaja ikut debat panas di kolom komentar? Di sesi ini, kita bakal kupas tuntas cara menjaga Adab Bermedsos ala Rasulullah SAW namun tetap relevan dengan algoritma masa kini.

a) Filter Hati Sebelum Filter Foto: Cara menjaga niat agar tidak terjebak riya.

b) Tabayyun di Era Hoaks: Menjadi muslim yang cerdas memilah informasi.

c) No Ghibah, No Toxic: Mengubah circle medsos jadi taman surga virtual.

· 

2. Workshop: "Dakwah Kreatif: Dari Story Menjadi Pahala Jariyah" ��

Kita nggak cuma belajar teori, tapi langsung praktik! Kamu bakal diajarkan cara bikin konten dakwah yang estetik, singkat, dan berpotensi viral tanpa harus terlihat kaku. Materi Pelatihan:

a. Hook & Storytelling: Cara bikin 3 detik pertama videomu nggak di-skip orang.

b. Visual Aesthetics: Tips editing simpel pakai CapCut/Canva biar konten dakwahmu sekelas influencer ternama.

c. Audio Magic: Memilih backsound yang pas dan halal untuk membangun suasana.

d. Strategi Algoritma: Kapan waktu posting terbaik di bulan Ramadhan agar jangkauan dakwahmu makin luas.

· 

Dunia digital adalah ladang dakwah yang luasnya luar biasa. Satu video pendek yang kamu buat tentang indahnya berbagi di bulan Ramadhan bisa ditonton ribuan orang dan menginspirasi mereka untuk berbuat baik. Itulah Pahala Jariyah Digital.

Dalam rangka "Menjemput Berkah, Membentuk Karakter Qur'ani di Era Digital"   Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Mulai Hari Selasa 10- 12 Maret 2026 Mengadakan Kegiatan Pondok Ramadhan 1447 H/ 2026 M Dalam kesempatan ini  Tema Pondok Ramadhan yang di usung di SMP PGRI 6 Surabaya adalah "Menjemput Berkah, Membentuk Karakter Qur'ani di Era Digital"  Dalam kesempatan ini Siswa / Siswi SMP PGRI 6  Materi yang di sampaikan Hari Rabu 11/3/2026  Adalah "Islam & Digital Era" (Adab Bermedsos) yang di sampaikan  Oleh Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd Selaku Guru , Sebelum materi  dari Ibu Dina AYU SEPTYARINI ,S.Pd  Seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya yaitu Sholat Dhuha Dan Pembacaan Yasin Istigosah yang di pimpin Ustad MUFID ,S.Pd . I Selaku Guru Agama

Selesai Materi Dari Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd  siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mendapatkan materi Pelatihan membuat konten dakwah kreatif di TikTok/Instagram yang di sampaikan oleh Ibu CITRA PUSPITASARI ,S.Pd Selaku Guru Bahasa Indonesia  Selesai Materi Dari Ibu CITRA Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya melakukan TADARUS Dan SHALAT DHUHUR Berjamaah yang di pimpin oleh Bapak MUFID ,S.Pd. I

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Jangan biarkan Ramadhanmu habis hanya untuk scrolling tanpa makna. Mari kita ubah gadget kita menjadi saksi kebaikan di akhirat nanti!

Di Akhir Penutup Penulis mengajak "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat." (HR. Bukhari)

Di tahun 2026 ini, "satu ayat" itu bisa berupa satu postingan kreatif yang menyelamatkan hati seseorang.

Penulis

 

  H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 

 Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                  

 NO HP 083857963

 

Jumat, 13 Maret 2026

Ramadhan 1447 H: Menjadi Versi Terbaik Diri di SMP PGRI 6 Surabaya




















 

Ramadhan 1447 H: Menjadi Versi Terbaik Diri di SMP PGRI 6

Surabaya

 

Bulan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Bagi keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya, Ramadhan tahun 1447 H ini menjadi momentum spesial untuk menempa diri. Melalui kegiatan Pondok Ramadhan, kita diajak untuk menilik kembali sejarah hebat para Sahabat Nabi dan menghubungkannya dengan realita kehidupan remaja masa kini.

1. Membangun Mental Juara: Belajar dari Para Ksatria Langit

Mengapa kita mengangkat kisah Sahabat Nabi? Karena mereka adalah potret nyata "Mental Juara". Juara bukan hanya soal piala, tapi soal ketangguhan hati.

a) Keberanian Mush’ab bin Umair: Mengajarkan kita bahwa menjadi muda berarti berani mengambil prinsip, meski harus meninggalkan zona nyaman.

b) Keteguhan Bilal bin Rabah: Mengajarkan bahwa harga diri dan iman tidak bisa dibeli oleh tekanan teman sebaya (peer pressure).

c) Kecerdasan Ali bin Abi Thalib: Membuktikan bahwa pemuda harus melek literasi dan haus akan ilmu pengetahuan.

Dengan meneladani mereka, siswa SMP PGRI 6 Surabaya diharapkan tidak mudah menyerah pada keadaan, disiplin dalam ibadah, dan memiliki determinasi tinggi dalam meraih cita-cita.

 

2. Pergaulan Sehat: Pilih "Circle" yang Membawamu ke Surga

Masa SMP adalah masa di mana teman adalah segalanya. Namun, Islam mengingatkan kita bahwa "Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya."

Pergaulan sehat dalam Islam bukan berarti menutup diri, melainkan selektif dalam frekuensi. Kita diajak untuk:

a. Saling Mengingatkan (Tawashau bil Haqq): Teman yang baik adalah yang berani menegur saat kita salah, bukan yang mendukung saat kita melanggar aturan.

b. Menghindari Toxic Relationship: Jika pertemanan membuatmu merasa rendah diri atau jauh dari Allah, itulah saatnya mengevaluasi kembali lingkaran pergaulanmu.

 

3. Self-Love dalam Islam: Mencintai Diri karena Allah

Banyak remaja terjebak dalam rasa tidak percaya diri (insecure). Padahal, Islam telah mengajarkan konsep Self-Love yang sangat indah jauh sebelum istilah ini viral. Dalam Islam, mencintai diri sendiri adalah bentuk syukur. Kita adalah ciptaan Allah yang paling sempurna (Ahsanu Taqwim).

a) Menjaga Tubuh: Makan makanan halal dan olahraga adalah bentuk self-love karena tubuh adalah amanah.

b) Menjaga Mental: Menjauhkan hati dari penyakit iri dan dengki adalah cara kita menyayangi jiwa kita sendiri.

c) Penerimaan Diri: Allah tidak melihat rupa atau hartamu, tapi melihat hati dan amalmu. Jadi, berhentilah membandingkan "behind the scenes" hidupmu dengan "highlight" media sosial orang lain.

 Dalam rangka "Menjemput Berkah, Membentuk Karakter Qur'ani di Era Digital"   Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Mulai Hari Selasa 10- 12 Maret 2026 Mengadakan Kegiatan Pondok Ramadhan 1447 H/ 2026 M Dalam kesempatan ini  Tema Pondok Ramadhan yang di usung di SMP PGRI 6 Surabaya adalah "Menjemput Berkah, Membentuk Karakter Qur'ani di Era Digital"  Dalam kesempatan ini Siswa / Siswi SMP PGRI 6  Materi yang di sampaikan Hari Selasa 10/3/2026  Kegiatan Ini Di Buka Oleh Ibu ANIS LAILY MUFIDAH ,S.Pd Selaku Kepala SDS AL IKHLAS Surabaya , Dilanjutkan Materi SHALAT DHUHA Yang Di sampaikan oleh Ustad MUFID ,S.Pd. I Selaku Guru Agama , Dilanjutkan dengan Materi "Membangun Mental Juara (Kisah Sahabat Nabi)"   Yang di sampaikan Oleh VIVI AFIA ,S.Sos  Selaku Guru PANCASILA Dan IPS  tentang pergaulan sehat & self-love dalam Islam. Yang di sampaikan EVIATIN ,S.Pd Setelah Itu TADARUS Dan SHALAT DHUHUR Yang di pimpin Oleh Bapak MUFID S.Pd . I

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Bahwa Pondok Ramadhan 1447 H di SMP PGRI 6 Surabaya adalah sekolah karakter. Mari kita manfaatkan waktu singkat ini untuk bertransformasi. Jadilah pribadi yang memiliki Mental Juara seperti Sahabat Nabi, memiliki Pergaulan yang Berkah, dan selalu mempraktikkan Self-Love sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta.

Selamat menunaikan ibadah puasa, Sobat SPEGRINAM ! Mari kita buat Ramadhan tahun ini lebih bermakna.

Penulis

   H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 

 Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                 

 NO HP 083857963