Rabu, 13 Mei 2026

Mengubah Ruang Kelas Menjadi Petualangan Digital: Belajar Seru dan Aman dengan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya























 

Mengubah Ruang Kelas Menjadi Petualangan Digital: Belajar Seru dan Aman dengan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya

 

 

Di era digital yang berkembang pesat, SMP PGRI 6 Surabaya terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi para siswanya. Salah satu langkah revolusioner yang diambil adalah pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan digital interaktif di dalam kelas.Bukan sekadar mengganti papan tulis kapur atau spidol, penggunaan IFP di "Sekolah Inspirasi" ini bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan tetap aman bagi siswa.

 

1. Visualisasi yang Menghidupkan Materi

Pernahkah kalian merasa bosan melihat gambar statis di buku paket? Dengan IFP, materi pelajaran menjadi lebih hidup.

a) Eksplorasi 3D: Dalam pelajaran IPA, siswa tidak lagi hanya membayangkan struktur sel, tapi bisa memutar dan memperbesar model sel 3D langsung di layar.

b) Video Pembelajaran Interaktif: Guru dapat memutar video dan langsung memberikan anotasi (catatan) di atas video yang sedang berjalan untuk menekankan poin penting.

2. Belajar Sambil Bermain (Gamifikasi)

Belajar tidak harus selalu kaku. IFP memungkinkan integrasi berbagai platform edukasi berbasis permainan seperti Quizizz atau Kahoot.

a. Kompetisi Sehat: Siswa dapat maju ke depan untuk menjawab tantangan secara langsung pada layar sentuh yang responsif.

b. Kolaborasi Tim: Fitur multi-touch pada IFP memungkinkan beberapa siswa bekerja bersama di papan digital secara bersamaan, melatih kerja sama tim dalam memecahkan masalah.

· 

3. Keamanan Digital dan Kenyamanan Mata

Aspek keamanan adalah prioritas utama di SMP PGRI 6 Surabaya. Penggunaan IFP dirancang agar tetap ramah bagi kesehatan dan mental siswa:

a) Teknologi Anti-Glare & Blue Light Filter: Layar IFP modern sudah dilengkapi pelindung mata, sehingga siswa tidak cepat lelah meskipun memperhatikan layar dalam waktu lama.

b) Internet Terfilter: Akses internet pada papan digital dikelola secara ketat oleh sekolah, memastikan hanya konten edukatif yang dapat diakses oleh siswa.

c) Lingkungan Tanpa Debu: Berbeda dengan papan tulis kapur, IFP menjaga kebersihan udara kelas, sangat aman bagi siswa yang memiliki alergi atau asma.

vvTips Belajar Menyenangkan dengan IFP untuk Siswa:

1) Jangan Ragu Mencoba: IFP didesain untuk disentuh. Jadilah proaktif saat guru meminta bantuan untuk mengoperasikan simulasi di depan kelas.

2) Manfaatkan Fitur Save & Share: Hasil coretan dan diskusi di papan digital bisa disimpan dalam bentuk PDF atau gambar, jadi kalian tidak perlu terburu-buru menyalin dan bisa lebih fokus mendengarkan penjelasan.

3) Kreativitas Tanpa Batas: Gunakan berbagai warna dan bentuk yang tersedia di aplikasi papan digital untuk membuat peta konsep (mind mapping) yang estetik dan mudah diingat.

 

Memasuki Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir dalam menciptakan Pembelajaran yang Aman dan Nyaman Bagi Peserta Didik Di SMP PGRI 6 Surabaya Mulai 27  APRIL 2026- 30 APRIL 2026 Mengadakan Pembelajaran   yang aman dan Nyaman Menggunakan Papan DIGITAL Di RUANG UKS  SMP PGRI 6 Surabaya.

Dalam kesempatan Ini Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Sekaligus ALUMNI S2 Jurusan MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya "Teknologi hanyalah alat. Namun, di tangan guru yang tepat dan dengan semangat siswa yang tinggi, IFP di SMP PGRI 6 Surabaya adalah jendela menuju masa depan yang lebih cerah."

Di Akhir Penulis mengajak siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dengan perpaduan teknologi canggih dan bimbingan guru yang inspiratif, SMP PGRI 6 Surabaya membuktikan bahwa sekolah bisa menjadi tempat yang sangat seru untuk mengeksplorasi dunia digital secara bijak

 

Yuk, semangat belajar di Sekolah Inspirasi  SMP PGRI 6 Surabaya!

Penulis

    H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

   Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id   

    NO HP 083857963


Sabtu, 09 Mei 2026

Mengetuk Pintu Langit: Ikhtiar Spiritual dan Silaturahmi Demi Kelancaran SPMB 2026/2027 Di SMP PGRI 6










 


Mengetuk Pintu Langit: Ikhtiar Spiritual dan Silaturahmi Demi Kelancaran SPMB 2026/2027 

 Di SMP PGRI 6

 

Menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tahun akademik 2026/2027 bukan sekadar pertarungan intelektual di atas kertas ujian. Di balik persiapan belajar yang intensif dan try-out yang melelahkan, ada kekuatan doa dan restu yang menjadi penentu utama. Memahami hal ini, keluarga besar [Nama Sekolah] menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Sambang dan Ziarah: Harmoni Ikhtiar untuk Masa Depan".Kegiatan dimulai dengan agenda Sambang, yaitu mengunjungi kediaman para guru purnabakti dan sesepuh sekolah, serta mengundang perwakilan orang tua murid. Guru adalah orang tua kedua, dan restu mereka adalah "pelicin" bagi jalannya ilmu yang telah diberikan.

 

Dalam suasana yang hangat, para siswa dan jajaran sekolah memohon doa restu agar angkatan 2026/2027 diberikan ketenangan, kejernihan pikiran, dan hasil terbaik dalam menembus perguruan tinggi impian. Silaturahmi ini menegaskan bahwa keberhasilan siswa adalah keberhasilan kolektif yang melibatkan kasih sayang guru dan ketulusan doa orang tua.Setelah memperkuat hubungan antarmanusia (Hablum Minannas), kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh pendidik dan leluhur. Ziarah ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen refleksi bagi para siswa.

 

Di sela-sela pembacaan tahlil dan doa bersama, para siswa diingatkan bahwa perjuangan menuntut ilmu adalah bagian dari ibadah. Ziarah memberikan ketenangan batin, mengurangi kecemasan berlebih (anxiety) menghadapi ujian, dan menumbuhkan sikap tawakal—berserah diri setelah berusaha maksimal.

Tujuan utama dari rangkaian kegiatan ini adalah menyatukan visi antara sekolah, orang tua, dan siswa. Dengan batin yang tenang dan dukungan moral yang kuat, diharapkan:

 

a) Mental Siswa Lebih Tangguh: Tidak mudah goyah oleh tekanan kompetisi.

 

b) Fokus yang Tajam: Siswa dapat belajar dengan lebih bermakna karena merasa didukung penuh.

 

c) Keberkahan Ilmu: Apa yang dipelajari selama di sekolah menjadi manfaat dan membuka pintu kemudahan menuju kampus tujuan.

 

 Guru Guru Sekolah Inspirasi SMP PGRU 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada Hari Jum’at 8/5/2026 Pukul 10.00 sebanyak 10 Guru Sekolah  Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya berangkat menuju kediaman Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd Untuk Jenguk Ayah Beliau yang baru Keluar dari Rumah Sakit Di BANGIL dengan mengendari HIECE DPRD Kota Surabaya yang di kemudikan Mas PUJI . Di Kediaman Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd bapak / Ibu Guru SMP PGRI 6 Surabaya Ngobrol   banyak  dan ditutup dengan Doa Untuk Kesehatan Kesembuhan Bapak Nya DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd

Sepulang dari Kediaman Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd , Bapak/ Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya mampir ke  Makam SYARIFAH KHODIJAH  MBAH RATU AYU , Di sana Guru Guru SMP PGRI 6 Surabaya di pimpin Ibu ANIS LAILY MUFIDAH ,S.Pd  membaca YASIN , TAHLIL  Dan ISTIGHOSAH Untuk Kelancaran SPMB 2026 Di SMP PGRI 6 Surabaya mendapatkan Siswa / Siswi Yang banyak Berkah Barokah Selama Nya, Selesai Dari  ZIARAH Tersebut Bapak / Ibu Guru SMP PGRI 6 Surabaya mampir ke tempat oleh Oleh Klepon Wahyu Di Gempol , Selesai dari Klepon Bapak / Ibu Guru SMP PGRI 6 Surabaya mampir Bakso SOLO Di Depan KANTOR POS Sidoarjo

Dalam Kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Alumni S2 MANAJEMEN Pendidikan UNESA Menyampaikan SPMB 2026/2027 memang sebuah tantangan besar, namun dengan perpaduan antara Kerja Keras (Ikhtiar) dan Ketukan Pintu Langit (Doa & Ziarah), tidak ada gerbang yang mustahil untuk dibuka. Semoga seluruh siswa angkatan ini diberikan kelancaran dan lulus di program studi yang mereka cita-citakan.

Mari kita iringi langkah putra-putri kita dengan doa terbaik di setiap sujud kita.

Penulis

    H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

   Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id  

    NO HP 083857963

 



































Jumat, 08 Mei 2026

Tak Ada Kata Lelah: Semangat Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Membumikan Selawat di Jumat Berkah












Tak Ada Kata Lelah: Semangat Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Membumikan Selawat di Jumat Berkah

 

Pagi yang tenang di kawasan Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Surabaya, mendadak syahdu. Suara lantunan ayat-ayat suci berkumandang dengan kompak, memecah keheningan pagi. Di dalam aula SMP PGRI 6 Surabaya (Sekolah Inspirasi), terlihat ratusan siswa duduk bersila dengan rapi. Tidak ada gurauan, tidak ada wajah mengantuk yang tampak; yang ada hanyalah gema doa yang tulus. Bagi siswa-siswi SMP PGRI 6 Surabaya, hari Jumat bukan sekadar akhir pekan sekolah. Ini adalah momen Jumat Berkah, di mana "tak ada kata lelah" untuk mengejar rida Ilahi melalui pembacaan Yasin, Tahlil, dan Ratibul Haddad.

Kegiatan rutin ini telah menjadi napas bagi Sekolah Inspirasi. Sejak bel pagi berbunyi, para siswa sudah bersiap dengan kitab kecil di tangan mereka. Pembacaan Yasin dan Tahlil ditujukan untuk mendoakan para leluhur, keluarga besar sekolah, serta bangsa Indonesia. Namun, yang membuat suasana semakin khidmat adalah pembacaan Ratibul Haddad. Dzikir yang berisi kumpulan doa dan selawat ini dipercaya menjadi benteng diri bagi para remaja agar tetap berada di jalur yang positif di tengah gempuran arus modernisasi.

Mungkin bagi sebagian remaja, duduk diam selama satu jam untuk berdzikir terasa berat. Namun, siswa SMP PGRI 6 Surabaya membuktikan hal berbeda. Ada beberapa alasan mengapa semangat mereka tak pernah luntur:

a) Pembangunan Karakter: Sekolah menekankan bahwa kecerdasan otak (IQ) harus seimbang dengan kecerdasan spiritual (SQ).

b) Kedisiplinan Diri: Bangun lebih pagi dan fokus dalam kekhusyukan adalah latihan disiplin yang nyata.

c) Rasa Kekeluargaan: Saat melantunkan doa bersama, sekat antar kelas hilang. Mereka adalah satu keluarga besar yang saling mendoakan.

 

 

Salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa dampak signifikan terhadap perilaku siswa di kelas.

"Anak-anak menjadi lebih tenang, sopan kepada guru, dan memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama. Energi positif dari dzikir pagi terbawa hingga jam pelajaran usai."

Melalui pembacaan Yasin, Tahlil, dan Haddad, SMP PGRI 6 Surabaya berhasil membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mengejar nilai di atas kertas, tetapi juga tempat untuk menanamkan benih iman yang kokoh.

Di balik label "Sekolah Inspirasi", terselip harapan besar agar para lulusannya nanti tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang religius. Bagi mereka, lelah itu wajar sebagai manusia, namun menyerah pada rasa lelah dalam beribadah bukanlah pilihan. Semangat Jumat Berkah ini akan terus bergulir, menjadi bukti nyata bahwa di sudut kota Surabaya, ada generasi muda yang tetap menjaga tradisi langit tetap membumi.

SMP PGRI 6 Surabaya: Tiada Hari Tanpa Prestasi, Tiada Jumat Tanpa Doa.

Penulis

    H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

   Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id  

    NO HP 083857963