Kamis, 06 Agustus 2026

Inovasi Pembelajaran Informatika Kelas 7: Belajar Perangkat Keras Komputer Secara Interaktif, Aman, dan Nyaman Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya















 

Inovasi Pembelajaran Informatika Kelas 7: Belajar Perangkat Keras Komputer Secara Interaktif, Aman, dan Nyaman Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya

 

Memasuki era digital, pemahaman mengenai perangkat keras komputer (hardware) menjadi fondasi penting bagi siswa jenjang SMP. Pada mata pelajaran Informatika / TIK Kelas 7, pengenalan komponen fisik seperti CPU, RAM, Harddisk, hingga perangkat input-output (seperti keyboard, mouse, dan monitor) sering kali disajikan sebatas gambar statis di buku teks.

Sebagai Sekolah Inspirasi, SMP PGRI 6 Surabaya terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga aman, nyaman, dan menyenangkan. Salah satu langkah konkritnya adalah memadukan materi perangkat keras komputer dengan permainan edukatif "Tebak Perangkat Keras Komputer" menggunakan media modern Papan IFP (Interactive Flat Panel)

Pentingnya Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman

Pembelajaran berbasis teknologi yang aman dan nyaman di SMP PGRI 6 Surabaya dibangun atas dua fondasi utama:

1) Aman secara Fisik & Psikologis: Lingkungan kelas digital terbebas dari debu kapur atau spidol kimia, serta didukung perangkat layar sentuh yang aman digunakan. Siswa juga diajak bermain dalam iklim kelas yang inklusif, di mana tidak ada rasa takut dinilai salah ketika mencoba menjawab tantangan.

2) Nyaman secara Metodologis: Penyampaian materi dikemas melalui pendekatan visual yang cerah, audio jernih, dan interaksi langsung, sehingga membuat siswa Kelas 7 lebih cepat beradaptasi dengan materi Informatika tanpa merasa jenuh atau tertekan.

 

Aktivitas Interaktif "Tebak Perangkat Keras Komputer" di Papan IFP

Pemanfaatan papan pintar IFP mengubah kelas TIK menjadi wahana permainan edukatif yang penuh antusiasme melalui beberapa bentuk aktivitas:

1. Permainan Gunting-Tempel Digital (Drag and Drop)

Guru menampilkan berbagai ikon dan foto perangkat keras komputer (Hardware) secara acak di layar IFP. Siswa maju bergiliran untuk memindahkan gambar perangkat tersebut ke dalam kategori yang tepat: Input Device, Output Device, Processing Device, atau Storage Device hanya dengan sentuhan jari (multitouch).

2. Kuis Tebak Gambar & Fungsi (Digital Mystery Box)

Melalui fitur interaktif di papan IFP, bagian dari gambar perangkat keras ditutup oleh kotak virtual. Siswa diajak menebak nama perangkat berdasarkan petunjuk fungsi yang muncul di layar (misalnya: "Aku berfungsi untuk menyimpan data secara permanen, siapakah aku?"). Siswa kemudian mengusap layar untuk membuka gambar dan mengonfirmasi jawabannya.

3. Evaluasi Kolaboratif dengan Fitur Annotation

Setelah permainan tebak-tebakan selesai, siswa secara berkelompok dapat menandai (highlight) dan memberikan catatan langsung (annotation) pada layar IFP mengenai fungsi masing-masing komponen. Diskusi berjalan secara interaktif karena seluruh kelas dapat melihat hasil kerja kelompok secara real-time di layar yang besar dan jelas

Manfaat Bagi Siswa Kelas 7 SMP PGRI 6 Surabaya

Penerapan metode pembelajaran ini membawa berbagai dampak positif bagi dinamika belajar siswa:

1. Meningkatkan Keaktifan dan Percaya Diri: Sifat papan IFP yang responsif dan ramah pengguna (user-friendly) mendorong siswa untuk lebih berani maju ke depan kelas dan berpartisipasi aktif.

2. Mempermudah Pemahaman Visual: Gambaran komponen komputer yang besar, jelas, dan berwarna membantu siswa Kelas 7 membedakan fungsi antar-perangkat keras dengan lebih cepat dibanding sekadar membaca teks.

3. Melatih Kerja Sama Tim: Aktivitas kuis tebak-tebakan kelompok membangun suasana kekeluargaan, saling menghargai, dan gotong royong antar sesama siswa.

Memasuki era digital, pemahaman mengenai perangkat keras komputer (hardware) menjadi fondasi penting bagi siswa jenjang SMP. Pada mata pelajaran Informatika / TIK Kelas 7, pengenalan komponen fisik seperti CPU, RAM, Harddisk, hingga perangkat input-output (seperti keyboard, mouse, dan monitor) sering kali disajikan sebatas gambar statis di buku teks , Tidak berlaku di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Kamis 6/8/2026 Ibu ROHMATIA NADILA ,S.Pd Selaku Guru Pelajaran TIK

Menurut Penulis  yang juga Kepala Sekolah Insprasi  Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Menyampaikan bahwa Di SMP PGRI 6 Surabaya, belajar TIK/Informatika bukan lagi tentang teori yang kaku dan membosankan. Melalui gim interaktif "Tebak Perangkat Keras Komputer" berbantuan Papan IFP, suasana pembelajaran berlangsung secara aman, nyaman, dan kaya akan kreativitas. Komitmen ini membuktikan bahwa SMP PGRI 6 Surabaya siap melahirkan generasi muda yang cerdas digital, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis

 

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

   Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                      

 

      NO HP 083857963098

 

 

Selasa, 04 Agustus 2026

Menciptakan Pembelajaran Unggah-Ungguh Basa Jawa yang Aman, Nyaman, dan Interaktif Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya








 


Menciptakan Pembelajaran Unggah-Ungguh Basa Jawa yang Aman, Nyaman, dan Interaktif Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya

 

Bahasa daerah, khususnya Bahasa Jawa, bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga wadah penanaman nilai etika, kesantunan, dan karakter (nguri-uri kabudayan). Pada jenjang Kelas 7 SMP, salah satu materi krusial dalam mata pelajaran Bahasa Jawa adalah Unggah-Ungguh Basa Jawa (penggunaan Basa Ngoko dan Basa Krama sesuai konteks lawan tutur).

Bagi sebagian siswa generasi z dan alpha, mempelajari unggah-ungguh basa sering kali dirasa rumit atau memunculkan rasa takut salah. Menjawab tantangan tersebut, SMP PGRI 6 Surabaya sebagai Sekolah Inspirasi menghadirkan terobosan pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan melalui integrasi teknologi digital berupa Papan IFP (Interactive Flat Panel).

 

Konsep Pembelajaran Aman dan Nyaman dalam Pelajaran Bahasa Jawa Iklim belajar yang aman dan nyaman di dalam kelas mencakup dua aspek penting:

1) Aman secara Psikologis dan Fisik: Siswa tidak merasa canggung atau takut dihakimi ketika mencoba berkomunikasi dalam Basa Krama. Lingkungan kelas juga dirancang bersih, modern, dan bebas debu media konvensional.

2) Nyaman secara Metodologis: Penyampaian materi dikemas secara visual, kontekstual, serta berbasis media interaktif sehingga siswa dapat mengeksplorasi tata bahasa Jawa tanpa rasa tertekan.

Penerapan Papan IFP dalam Materi Unggah-Ungguh Basa Jawa

Penggunaan papan IFP mengubah pembelajaran unggah-ungguh basa yang tadinya monoton menjadi lebih hidup dan kolaboratif melalui berbagai aktivitas interaktif:

1. Visualisasi Konteks Tutur (Aksentuasi Visual)

Guru memanfaatkan layar besar IFP beresolusi tinggi untuk menampilkan ilustrasi situasi sosial (seperti percakapan antara siswa dengan guru, anak dengan orang tua, atau antarteman sebaya). Fitur ini membantu siswa memahami kapan harus menggunakan Ngoko Lugu, Ngoko Alus, Krama Lugu, hingga Krama Inggil.

2. Simulasi Pasang-Maching Word (Drag and Drop)

Melalui fitur multitouch pada papan IFP, siswa maju ke depan kelas untuk memindahkan kata (vocabulary builder) dari Basa Ngoko ke padanan Basa Krama yang tepat. Aktivitas ini dikemas layaknya permainan (game-based learning) yang membuat proses menghafal kosakata Jawa terasa seru dan tidak menegangkan.

3. Analisis Dialog dan Bermain Peran Digital

Siswa dapat membaca dan menyimak teks drama pendek berbahasa Jawa yang ditampilkan di IFP. Dengan fitur annotation (menulis/menandai langsung di layar), siswa dapat menandai kalimat yang kurang tepat secara unggah-ungguh dan memperbaikinya secara bersama-sama dalam diskusi kelompok.

Bahasa daerah, khususnya Bahasa Jawa, bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga wadah penanaman nilai etika, kesantunan, dan karakter (nguri-uri kabudayan) Pada jenjang Kelas 7 SMP, salah satu materi krusial dalam mata pelajaran Bahasa Jawa adalah Unggah-Ungguh Basa Jawa (penggunaan Basa Ngoko dan Basa Krama sesuai konteks lawan tutur) Pada Hari Selasa 4/8/2026 Siswa / Siswi Kelas 7 Masuk Ke dalam Ruang UKS Untuk Menerima Materi BAHASA JAWA Tentang UNGGAH UNGGUH BASA JAWA DENGAN MENGGUNAKAN PAPAN IFP

Dalam kesempatan ini Guru Bahasa Jawa Ibu NIDYA VERAWATI ,S.Sos Manfaat Bagi Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Integrasi papan IFP pada mata pelajaran Bahasa Jawa memberikan dampak positif yang signifikan:

1. Menghilangkan Rasa Takut Salah: Media interaktif menciptakan suasana belajar yang ramah (user-friendly), sehingga siswa lebih percaya diri saat melatih lisan maupun tulisan Basa Krama.

2. Meningkatkan Antusiasme Belajar: Perpaduan elemen audio-visual dan interaktivitas layar sentuh menjaga perhatian siswa tetap fokus sepanjang jam pelajaran.

3. Mempererat Kolaborasi antar Siswa: Kegiatan kelompok di depan papan pintar melatih kerja sama, sikap saling menghargai, dan penerapan nilai santun sesuai filosofi Jawa itu sendiri.

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak Di Jalan Bulak Rukem III No 7 - 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN Pendidikan UNESA Bahwa Di SMP PGRI 6 Surabaya, melestarikan bahasa daerah tidak lagi dilakukan dengan cara-cara kaku. Pemanfaatan Papan IFP membukti bahwa Bahasa Jawa dapat diajarkan secara modern, relevan, serta dalam suasana yang aman dan nyaman. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen SMP PGRI 6 Surabaya sebagai Sekolah Inspirasi yang terus berinovasi dalam memadukan kearifan lokal dengan kemajuan teknologi masa kini.

 Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                     

      NO HP 083857963098

 

Senin, 03 Agustus 2026

Mewujudkan Pembelajaran Pancasila yang Aman, Nyaman, dan Interaktif Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya



 







Mewujudkan Pembelajaran Pancasila yang Aman, Nyaman, dan Interaktif Melalui Papan IFP di SMP PGRI 6 Surabaya

 

Pendidikan karakter dan pemahaman kebangsaan merupakan fondasi utama bagi generasi muda Indonesia. Di jenjang SMP, khususnya Kelas 8, mata pelajaran Pancasila memegang peranan strategis dalam memantapkan pemahaman siswa mengenai konsep-konsep dasar bernegara. Materi mengenai Kedudukan dan Fungsi Pancasila—baik sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, maupun sumber dari segala sumber hukum—sering kali dianggap teoretis jika disampaikan menggunakan metode ceramah konvensional.

Sebagai Sekolah Inspirasi, SMP PGRI 6 Surabaya berkomitmen menciptakan iklim belajar yang tidak hanya edukatif, tetapi juga aman, nyaman, dan menyenangkan. Salah satu langkah nyata dalam mewujudkannya adalah melalui pemanfaatan teknologi modern berupa Papan Digital IFP (Interactive Flat Panel) dalam proses pembelajaran di kelas.

Mengapa Pembelajaran Aman dan Nyaman Itu Penting?

Pola belajar yang aman dan nyaman mencakup dua dimensi utama:

1) Aman secara Psikologis & Fisik: Siswa bebas dari rasa takut salah, terhindar dari perundungan (bullying), serta beraktivitas di ruang kelas yang tertata ergonomis dan didukung teknologi higienis tanpa debu kapur.

2) Nyaman secara Metodologis: Materi pembelajaran dikemas secara visual, interaktif, dan mudah dicerna, sehingga siswa terdorong untuk berpartisipasi aktif tanpa merasa tertekan

Pemanfaatan Papan IFP dalam Materi Pancasila Kelas 8

Dalam pembahasan materi Kedudukan dan Fungsi Pancasila, pemanfaatan papan IFP mengubah suasana kelas menjadi lebih dinamis melalui beberapa tahapan aktivitas:

1. Visualisasi Mendasar: Pancasila sebagai Dasar Negara

Dengan layar sentuh beresolusi tinggi, guru dapat menampilkan peta konsep interaktif dan video pendek tentang sejarah perumusan Pancasila. Siswa dapat melihat secara langsung bagaimana nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

2. Eksplorasi Interaktif: Pancasila sebagai Pandangan Hidup

Papan IFP memungkinkan simulasi studi kasus. Guru menyajikan skenario kehidupan sehari-hari (misalnya: sikap toleransi, gotong royong, atau musyawarah). Siswa secara bergiliran dapat maju ke depan kelas untuk memindahkan (drag and drop), mengelompokkan, atau menandai tindakan yang mencerminkan fungsi Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa.

3. Diskusi Digital: Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum

Untuk memahami tata urutan perundang-undangan dan bagaimana Pancasila menjiwai seluruh hukum di Indonesia, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil. Masing-masing kelompok memanfaatkan fitur annotation (menulis dan menggambar langsung di layar IFP) untuk menyusun hirarki hukum atau menyelesaikan kuis interaktif berbasis gim (game-based learning).

Dampak Positif terhadap Suasana Belajar di SMP PGRI 6 Surabaya

Integrasi papan IFP dalam materi Pancasila Kelas 8 memberikan perubahan nyata pada dinamika kelas:

a) Meningkatkan Partisipasi Aktif: Fitur multitouch dan media interaktif pada IFP membuat siswa lebih berani maju ke depan kelas tanpa canggung.

b) Mengurangi Kejenuhan: Perpaduan audio, visual, dan elemen permainan interaktif menjaga fokus dan antusiasme siswa sepanjang jam pelajaran.

c) Membangun Kolaborasi yang Harmonis: Kerja kelompok di depan papan pintar melatih siswa untuk saling menghargai pendapat, bergotong royong, dan berkomunikasi dengan baik—yang secara langsung mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri

Pendidikan karakter dan pemahaman kebangsaan merupakan fondasi utama bagi generasi muda Indonesia. Di jenjang SMP, khususnya Kelas 8, mata pelajaran Pancasila memegang peranan strategis dalam memantapkan pemahaman siswa mengenai konsep-konsep dasar bernegara. Materi mengenai Kedudukan dan Fungsi Pancasila—baik sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, maupun sumber dari segala sumber hukum—sering kali dianggap teoretis jika disampaikan menggunakan metode ceramah konvensional Pada hari Senin 3/8/2026 Selepas Upacara Bendera Siswa Kelas 8 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir masuk ke dalam Ruang UKS Untuk mengikuti Pembelajaran Pancasila dengan Menggunakan Papan INTERAKTIF DIGITAL ( IFP ) yang dimbing oleh Ibu VIVI AFIA ,S.Sos Selaku Guru Pancasila

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Bahwa Dampak Positif terhadap Suasana Belajar di SMP PGRI 6 Surabaya

Integrasi papan IFP dalam materi Pancasila Kelas 8 memberikan perubahan nyata pada dinamika kelas:

 

Meningkatkan Partisipasi Aktif: Fitur multitouch dan media interaktif pada IFP membuat siswa lebih berani maju ke depan kelas tanpa canggung.

Mengurangi Kejenuhan: Perpaduan audio, visual, dan elemen permainan interaktif menjaga fokus dan antusiasme siswa sepanjang jam pelajaran.

Membangun Kolaborasi yang Harmonis: Kerja kelompok di depan papan pintar melatih siswa untuk saling menghargai pendapat, bergotong royong, dan berkomunikasi dengan baik—yang secara langsung mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri

Di SMP PGRI 6 Surabaya, pembelajaran Pancasila tidak lagi sekadar menghafal teks dan definisi. Melalui sentuhan teknologi Papan IFP yang dikombinasikan dengan pendekatan ramah anak, konsep penting seperti kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan sumber hukum dapat dipahami secara mendalam, menyenangkan, serta relevan dengan kehidupan siswa.

 

Langkah ini menegaskan komitmen SMP PGRI 6 Surabaya sebagai sekolah yang terus berinovasi untuk menyajikan pendidikan berkualitas, humanis, dan berwawasan masa depan.

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                    

      NO HP 083857963098