Jumat, 02 Oktober 2026

Mewujudkan Generasi Emas: SMP PGRI 6 Surabaya Gandeng BNN Kota Surabaya Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba












 


Mewujudkan Generasi Emas: SMP PGRI 6 Surabaya Gandeng BNN Kota Surabaya Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

 

Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika, SMP PGRI 6 Surabaya menggelar kegiatan Sosialisasi & Edukasi Bahaya Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya pada Kamis (1/10). Acara yang berlangsung khidmat di Aula BUMI Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi yang tampak antusias menyimak setiap materi.

Mengusung tema "Menjadikan Generasi Muda Keren, Cerdas, dan Berprestasi Tanpa Narkoba", kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruknya bagi kesehatan fisik dan mental, hingga konsekuensi hukum bagi para penyalahguna.

Perwakilan BNN Kota Surabaya menekankan bahwa usia remaja merupakan fase rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, edukasi sejak dini di lingkungan sekolah sangat krusial agar para siswa memiliki filter pertahanan diri yang kuat.

"Anak muda yang keren itu bukan mereka yang ikut-ikutan tren berbahaya, melainkan mereka yang berani menolak narkoba, fokus mengejar mimpi, serta mampu mengukir prestasi," tegas pemateri dari BNN Kota Surabaya di hadapan para siswa.

Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika,   Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Kamis 1/10/2026 Selepas Upacara Hari Kebangkitan Nasional  Pukul 09.00 Kedatangan  4 Orang dari BNN Kota Surabaya

 Penulis  yang  Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN Kota Surabaya atas komitmen dan sinerginya dalam mengedukasi para siswa. Pihak sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sekadar acara seremonial, tetapi mampu membentuk karakter siswa yang teguh dan tangguh.

"Sebagai BUMI Sekolah Inspirasi, kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bersih dari narkoba (BERSINAR). Kami ingin memastikan setiap anak didik kami tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi tanpa menyentuh barang haram tersebut," ujar beliau dalam sambutannya.

Melalui sosialisasi ini, para siswa SMP PGRI 6 Surabaya disemangati untuk terus aktif dalam kegiatan positif, baik akademik maupun ekstrakurikuler. Acara ditutup dengan   Pemberian BUKU Karya Penulis Untuk di sampaikan Kepada NARASUMBER Dari BNN Kota Surabaya deklarasi bersama seluruh warga sekolah untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba demi masa depan yang lebih cerah.

Suroboyo Wani Lawan Narkoba!

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

   Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id     

   NO HP 083857963098

 


Kamis, 01 Oktober 2026

Menyemai Jiwa Pancasila di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya: Menjadi Pemersatu Bangsa dan Pelopor Perdamaian Dunia



































 


Menyemai Jiwa Pancasila di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya: Menjadi Pemersatu Bangsa dan Pelopor Perdamaian Dunia

 

Peringatan Hari Lahir Pancasila membawa pesan yang kuat dan mendalam. Dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", momentum ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan pendidikan. Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya turut mengambil peran aktif dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila agar tidak sekadar menjadi hafalan, melainkan dihidupi dalam tindakan sehari-hari.

Sebagai "Sekolah Inspirasi", SMP PGRI 6 Surabaya berkomitmen membentuk karakter para siswa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta berwawasan global. Di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial para siswanya, nilai Pancasila dipraktikkan langsung melalui budaya saling menghargai, gotong royong, dan toleransi antarsesama.

Pancasila sebagai Pemersatu di Lingkungan Sekolah

Sila-sila dalam Pancasila menjadi fondasi utama dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif dan harmonis di SMP PGRI 6 Surabaya:

1)   Sila Pertama dan Kedua: Diwujudkan melalui sikap saling menghormati perbedaan serta menjunjung tinggi kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

2)   Sila Ketiga: Menjadi perekat keharmonisan antar siswa agar terhindar dari perundungan (bullying) dan perpecahan.

3)   Sila Keempat dan Kelima: Melatih siswa bermusyawarah dalam mengambil keputusan organisasi kelas serta bersikap adil terhadap sesama teman.

Peringatan Hari Lahir Pancasila membawa pesan yang kuat dan mendalam. Dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", momentum ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan pendidikan. Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Kamis 1/10/2026 turut mengambil peran aktif dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila agar tidak sekadar menjadi hafalan, melainkan dihidupi dalam tindakan sehari-hari.

Dalam mewujudkan Pengamalan Pancasila Tersebut Selepas Upacara Siswa / Siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Melakukan Kegiatan  Berbagi NASI BUNGKUS  / Roti yang sudah di bawak Siswa / Siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Untuk berbagi kepada masyarakat sekitar sekolah Berbagi Kepada Masyarakat Sekitar.

Kegiatan Berbagi Ini Tidak Hanya Dilakukan di Tanggal 1 Oktober 2026 Saja Tetapi setiap Hari Jum’at Selalu siswa / siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Berbagi Jum’at Berkah

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN  UNESA Menyampaikan Bahwa Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya membuktikan bahwa pengamalan nilai luhur bangsa dimulai dari langkah kecil di ruang kelas. Dengan jiwa Pancasila yang kokoh, para siswa siap tumbuh menjadi penerus bangsa yang menyatukan Indonesia dan membawa keteduhan bagi dunia.

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

 

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id               

     NO HP 083857963098

 


Rabu, 30 September 2026

Kreativitas Tanpa Batas! Mengasah Imajinasi Siswa Lewat Pembelajaran Mewarnai Asam Basa di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya
















 


Kreativitas Tanpa Batas! Mengasah Imajinasi Siswa Lewat Pembelajaran Mewarnai Asam Basa di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) atau Seni Budaya dan Kerajinan selalu menjadi ruang bebas bagi siswa untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas. Namun, bagaimana jika seni dikolaborasikan dengan sentuhan sains yang unik? Hal inilah yang dihadirkan oleh Sekolah Inspirasi melalui kegiatan Mewarnai Asam Basa—sebuah inovasi pembelajaran interaktif yang memadukan keindahan visual dengan reaksi kimia sederhana.

Kegiatan mewarnai ini bukan sekadar menggoreskan kuas di atas kertas. Dalam pembelajaran ini, siswa tidak menggunakan cat air konvensional, melainkan indikator alami seperti ekstrak kunyit, kol ungu, atau bunga sepatu.

Ketika kertas yang sudah dilapisi indikator alami tersebut digores dengan larutan bernilai asam (seperti perasan jeruk nipis atau cuka) dan larutan bernilai basa (seperti air sabun atau detergen), warna pada kertas akan berubah secara ajaib secara instan!

·         Sentuhan Asam (Cuka/Jeruk): Menghasilkan warna yang lebih cerah atau mengembalikan warna asli indikator (misalnya kuning terang pada kunyit).

·         Sentuhan Basa (Air Sabun): Mengubah warna secara drastis (misalnya warna kunyit berubah menjadi merah kecokelatan yang pekat).

Perubahan warna kimiawi inilah yang dimanfaatkan para siswa sebagai "tinta" untuk melukis dan membuat pola-pola cantik.

Suasana kelas Seni Budaya dan Kerajinan di Sekolah Inspirasi mendadak riuh dan penuh rasa penasaran saat kegiatan dimulai. Siswa diajak menjadi "seniman sekaligus ilmuwan cilik".

1.        Eksplorasi Bahan Alami: Siswa diajak mengenali bahan-bahan di sekitar mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi media karya seni ramah lingkungan.

2.        Proses Melukis yang Menakjubkan: Dengan berbekal cotton bud, kuas, atau cetakan daun, siswa mulai menggoreskan larutan asam dan basa di atas media lukis. Sorak kagum terdengar setiap kali warna kertas berubah begitu disentuh oleh larutan.

3.        Pameran Karya: Hasil lukisan tidak hanya menampilkan estetika bentuk, tetapi juga gradasi warna alami yang unik dan bernilai artistik tinggi.

Manfaat Pembelajaran Interdisipliner (STEAM)

Melalui kegiatan ini, Sekolah Inspirasi berhasil menerapkan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang memberikan beragam manfaat positif bagi siswa:

·         Meningkatkan Rasa Ingin Tahu (Curiosity): Siswa belajar memahami konsep dasar kimia (asam-basa) tanpa merasa terbebani oleh rumus yang rumit.

·         Mendorong Kreativitas dan Inovasi: Membuka wawasan siswa bahwa media melukis tidak terbatas pada cat buatan pabrik, tetapi bisa memanfaatkan bahan organik di sekitar rumah.

·         Kepedulian Lingkungan: Menggunakan bahan-bahan alami yang aman, non-toksik, dan ramah lingkungan.

·         Melatih Motorik dan Otak Kiri-Kanan: Menyelaraskan logika sains (otak kiri) dengan kebebasan berekspresi secara visual (otak kanan).

Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) atau Seni Budaya dan Kerajinan selalu menjadi ruang bebas bagi siswa untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas. Namun, bagaimana jika seni dikolaborasikan dengan sentuhan sains yang unik? Hal inilah yang dihadirkan oleh Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya yang terletak di  Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada hari Rabu 30/9/2026 Ibu NIDYA VERAWATI ,S.Sos Selaku Guru Seni Budaya  Mengajak Siswa / Siswi  Kelas 7 Melakukan Kegiatan  Mewarnai BATIK ASAM BASAH

Seluruh siswa / siswi nanda kelas 7 setiap anak membawa Peralatan berikut untuk membatik :

1. Kunyit bubuk 1 sachet

2. Deterjen bubuk 1 sachet

3. Cutton buds 5 biji

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Dan Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Menyampaikan Bahwa  Inovasi kegiatan Mewarnai Asam Basa di Sekolah Inspirasi membuktikan bahwa pembelajaran Seni Budaya dan Kerajinan dapat dikemas dengan sangat menyenangkan dan edukatif. Pembelajaran interaktif seperti ini tidak hanya mengasah bakat seni anak, tetapi juga menumbuhkan kecintaan mereka pada dunia ilmu pengetahuan sejak dini.

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

   Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                    

     NO HP 083857963098


Jumat, 25 September 2026

Unjuk Rasa Rindu dan Doa: SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Pembacaan Yasin, Istighosah, dan Sholawat Memperingati Hari Lahir Ayah Tercinta



























 


Unjuk Rasa Rindu dan Doa: SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Pembacaan Yasin, Istighosah, dan Sholawat Memperingati Hari Lahir

Ayah Tercinta

 

Suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan menyelimuti keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya. Sekolah yang dikenal luas sebagai Sekolah Inspirasi ini menggelar kegiatan spiritual istimewa, yakni pembacaan Surah Yasin, Istighosah, dan gema Sholawat Nabi. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, bakti, serta pengiriman doa tulus dalam rangka memperingati hari lahir sosok Ayah tercinta.

Sejak pagi hari, suasana lingkungan sekolah terasa begitu damai. Para guru, staf, serta ratusan siswa-siswi berkumpul bersama dengan busana bernuansa islami. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan gema sholawat membumbung tinggi, menciptakan atmosfer spiritual yang menyentuh hati siapa saja yang hadir.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama yang dipimpin oleh  Ustad MUFID ,S.Pd. I guru pembina keagamaan. Keheningan dan kekhusyukan menyatu saat lantunan ayat-ayat suci bergema di setiap sudut area kegiatan.

Setelah Yasin selesai dibaca, acara dilanjutkan dengan Istighosah. Seluruh jemaah—baik guru maupun siswa—menundukkan kepala dan merapatkan barisan, memohon ampunan, pertolongan, serta keberkahan dari Allah SWT. Doa-doa khusus dipanjatkan secara mendalam untuk Ayah tercinta, memohon agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, ketenangan jiwa, umur yang berkah, serta kelapangan dalam setiap langkah kehidupannya. Bagi sosok Ayah yang telah mendahului, doa al-Fatihah dan permohonan ampunan mengalir deras agar beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Sebagai puncak acara, seluruh peserta mengumandangkan Sholawat Nabi. Suara ketukan marawis/hadrah serta lantunan sholawat yang merdu membakar semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menghadirkan ketenangan di dalam dada.

 

Kehadiran seluruh guru dan siswa dalam satu majelis doa ini menegaskan komitmen SMP PGRI 6 Surabaya sebagai Sekolah Inspirasi yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai religius dan penanaman rasa hormat kepada orang tua.

Dalam sambutannya, Penulis yang  Kepala  Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  JL BULAK Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir yang Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  menekankan betapa pentingnya mendoakan orang tua.

"Ayah adalah pahlawan tanpa tanda jasa di dalam keluarga. Beliau berjuang keras demi masa depan anak-anaknya. Melalui pembacaan Yasin, Istighosah, dan Sholawat ini, kita mengajarkan kepada para siswa bahwa hadiah terbaik untuk seorang Ayah di hari lahirnya bukanlah barang mewah, melainkan doa tulus dan ketakwaan dari anak-anak yang sholeh dan sholehah," ungkapnya.

Para siswa pun tampak mengikuti rangkaian acara dengan khidmat. Banyak di antara mereka yang tersentuh dan teringat akan perjuangan serta pengorbanan orang tua mereka di rumah.

Pada Hari Jum’at 25/9/2026  Genap 73 Tahun Hari Lahir dari Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Yang Beralamat di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengadakan Kegiatan Perayaan HARI LAHIR AYAH TERCINTA Yang Ke – 73 Dengan Kegiatan Pembacaan Yasin , ISTIGHOSAH Dan SHOLAWAT Yang di pimpin Oleh Bapak USTAD MUFID ,S.Pd . I

Peringatan hari lahir Ayah tercinta ini bukan sekadar momen ceremonial tahunan, melainkan menjadi wadah penguat tali silaturahmi serta pengingat bagi seluruh warga sekolah akan besarnya peran seorang ayah. Melalui majelis ilmu dan doa ini, diharapkan keberkahan senantiasa melingkupi keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya.

 

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, diikuti dengan ramah tamah sederhana antara guru dan siswa. Kenangan manis di hari istimewa ini menjadi bukti nyata bahwa di SMP PGRI 6 Surabaya, kasih sayang, doa, dan inspirasi senantiasa tumbuh dan dirayakan bersama.

Selesai Pembacaan YASIN ISTIGHOSAH Bapak / Ibu Guru Dan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Menikmati Confero fried chicken

Penulis

      H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                     

     NO HP 083857963098