Senin, 04 Januari 2021

“ SELAMAT TINGGAL PEMBELAJARAN TATAP MUKA KESEHATAN DAN KESELAMATAN ADALAH MODAL UTAMA









































“ SELAMAT TINGGAL PEMBELAJARAN TATAP MUKA

KESEHATAN DAN KESELAMATAN ADALAH MODAL UTAMA

Hari Ke -356

Pemerintah pusat memutuskan bahwa Pemda dapat membuka sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19 di semester genap per Januari 2021. Bidang kesehatan akan meningkatkan perannya dalam mencegah penularan COVID-19.Sekolah tatap muka pada 2021 mendatang diputuskan melalui Surat Keputusan Bersam (SKB) 4 menteri terbaru, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.Kepala daerah bisa melakukan pembukaan sekolah tatap muka secara serentak atau bertahap. Keputusan ini merupakan langkah yang disepakati bersama antara Satgas COVID-19, Kemendikbud, Kemenko PMK, Kemenag, Kemendagri, dan pemerintah daerah.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan bahwa keputusan ini memperbolehkan Pemda membuka sekolah tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan. Artinya pembelajaran tatap muka diperbolehkan bukan diwajibkan. Ada 6 poin yang harus dipenuhi setiap sekolah apabila ingin menerapkan pengajaran tatap muka, antara lain : Sanitasi, Fasilitas kesehatan , Kesiapan menerapkan wajib makser , Thermo gun Pemetaan satuan pendidikan untuk tahu siapa yang punya komorbid Persetujuan komite sekolah dan orang tua wali“Sekolah juga tidak perlu full diisi siswa. Kapasitas maksimal 50 persen,” kata Nadiem pada Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19 secara virtuaKeputusan pembukaan sekolah akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil), dan orang tua melalui komite sekolah.Orang tua masing-masing siswa dibebaskan untuk menentukan apakah anaknya diperbolehkan ikut masuk sekolah atau tidak. Sekalipun sekolah dan daerah tertentu telah memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar tatap muka.

Dalam rangka Persiapan Masuk Sekolah di Semester Baru 2021 dan Penerapan Protokol Kesehatan dan Pembentukan Posko dari Tingkat Provinsi s.d Tingkat Desa/Kelurahan pada hari Minggu 3/1/2021Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Nasional Mengadakan VICON . Adapun kegiatan tersebut di mulai pada Pukul 19.00 Sampai Pukul 22.00 , Dapat di akses melalui Join Zoom Meeting: https://us02web.zoom.us/j/7771170117  Meeting ID: 777 117 0117 Password: 117117Mengingat keterbatasan kapasitas, rapat juga dapat diikuti melalui Channel YouTube Pusdalops BNPB pada link: https://youtu.be/kyyEF0X4CBY .

Dalam  Ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Bapak H. BANU ATMOKO ,S.Pd Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bisa bergabung di acara tersebut , Dari sana Penulis merasakan betapa Sedih dan Susahnya Tenaga Kesehatan yang ada Di Indonesia mereka berjuang untuk Penanganan COVID-19 Ini, Serta sangat luar biasa SATGAS Gugus COVID Di masing – masing Daerah berjuang Melawan COVID Tersebut, Dari Paparan Masing masing daerah tersebut  bahwa PEMERINTAH DAERAH Belum Siap IZINKAN Untuk Pembelajaran TATAP MUKA Untuk Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 . Dalam kesempatan ini Penulis menyampaikan terimakasih Kepada SATGAS Gugus COVID Baik Pusat maupun Daerah yang sudah memberikan Pernyataan Untuk Menunda TATAP Muka . Dalam hal ini Menurut Bapak H. BANU ATMOKO ,S.Pd bahwa Kesehatan dan Keselamatan adalah lebih utama dari yang  lainnya . Dalam Kesempatan ini Bapak H. BANU ATMOKO,S.Pd meminta kepada masyarakat  untuk semakin mentaati Protokol kesehatan  yaitu Memakai Masker , Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak , Serta Setiap Ibadah Sholat ataupun Yang lainnya selipkan doa Agar Keluarga kita di berikan kesehatan terhindar dari COVID- 19 Serta Semoga COVID Segera berakhir dari muka bumi ini , sehingga anak anak bisa kembali mengenyam pendidikan untuk menjadi Generasi Emas Unggul.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

 


Minggu, 03 Januari 2021

“ Terimakasih Dinas Pendidikan Kota Surabaya Sudah Menunda PEMBELAJARAN TATAP MUKA “

 














“ Terimakasih Dinas Pendidikan Kota  Surabaya Sudah

Menunda PEMBELAJARAN TATAP MUKA “

Hari Ke 355

Pembelajaran tatap muka merupakan pembelajaran yang sangat umum berlangsung saat ini. Pembelajaran tatap muka harus direncanakan secara khusus berdasarkan kaidahkaidah pengembangan bahan ajar dan standar proses dalam penerapannya. Pada pembelajaran tatap muka, kemampuan mengajar pengajar sangat menentukan, misalnya penguasaan konsep materi pelajaran dan lingkungantempat belajar. Konsep materi pelajaran dan lingkungan belajar dapatdikembangkan dengan tepat sesuai dengan kondisi peserta didik melalui model-model pembelajaran yang telah banyak dikembangkan saat ini. Menurut Santyasa(2005) model pembelajaran yang dapat diterapkan pada bidang studi hendaknyadikemas koheren dengan hakikat pendidikan bidang studi tersebut. Namun, secarafilosofis tujuan pembelajaran adalah untuk memfasilitasi siswa menjadi pemikir kritis, humanis, lentur, dan adaptif dalam menerapkan pengetahuan di dunia nyata.Model-model pembelajaran yang dapat mengakomodasikan tujuan tersebut adalahyang berlandaskan pada paradigma konstruktivistik sebagai paradigma alternatif.Santyasa (2005) mengungkapkan bahwa terdapat dua faktor yang cukupesensial dalam pembelajaran yang bermakna, yaitu orientasi desain dan evaluasi pembelajaran. Pembelajaran hendaknya mencoba menggali kesulitankesulitan belajar para siswa berbasis pengetahuan awal dengan desain pembelajaran berorientasi pada fenomena dunia nyata. Pembelajaran hendaknya diupayakan dapatmemberdayakan pengetahuan awal dan evaluasi yang komprehesif, kerja individu berbasis proyek, pemecahan masalah kolaboratif, dan kerja kooperatif dalamkelompok-kelompok kecil.Menurut Mursell & Nasution (2008) mengajar dengan sukses tak dapatdilakukan menurut suatu pola tertentu yang diikuti secara rutin. Agar berhasildengan baik, mengajar memerlukan kecakapan, pemahaman, inisiatif, dankreativitas dari pihak pengajar.  dengan tujuan untuk memperluaswawasan kependidikan dan menstimulasi kreativitas dalam belajar dan mengajar

Berdasarkan data https://lawancovid-19.surabaya.go.id/visualisasi/graph  Sampai hari  Sabtu  2 Januari 2021   Bahwa data Komulatif Konfirmasi Sebesar 18.248  , Konfirmasi dalam Perawatan 152 , Konfirmasi Sembuh 16.845 Konfirmasi Meninggal 1.251 . Dimana Data Wilayah Surabaya Timur Yang Konfirmasi  5.595  Konfirmasi Sembuh 5.212, Konfirmasi Meninggal 345 , Suspek 78 , Protable 20 Wilayah Surabaya Selatan Yang Konfirmasi  5.175 Konfirmasi Sembuh 4.755, Konfirmasi Meninggal 352 , Suspek 77 , Protable 7 , Wilayah Surabaya Barat  Yang Konfirmasi  2.874  Konfirmasi Sembuh 2.677, Konfirmasi Meninggal 178 , Suspek 63 , Protable 12 Wilayah Surabaya  Utara  Yang Konfirmasi  2.682  Konfirmasi Sembuh 2.465  Konfirmasi Meninggal 197  , Suspek 32 , Protable 11 Wilayah Surabaya Pusat  Yang Konfirmasi  1.922 Konfirmasi Sembuh 1.736 , Konfirmasi Meninggal 179, Suspek 28 , Protable 5 , Berdasarkan  data https://www.kemkes.go.id/  pada tanggal 3 Januari 2021  Situasi COVID 19 Di Indonesia adalah Positif COVID Adalah 765.650 , Sembuh Positif COVID 631.937  Meninggal Positif  covid 22.734  Jumlah Suspek 72.027 Jumlah SPesimen 41.503 .

Melihat Situasi Kondisi COVID Di Indonesia yang semakin merajalelah , Pada Hari Jum;at 01/01/2021 Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan NADIEM MAKARIEM Menyampaikan bahwa  Membatalkan Sekolah TATAP Muka JANUARI 2021 Memasuki pembelajaran siswa sekolah pada semester genap tahun ajaran 2020/2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) memberikan program belajar alternatif selain tatap muka. Program alternatif ini bertujuan mendukung pendidikan jarak jauh (PJJ) di antaranya melalui program Belajar Dari Rumah ( BDR) yang ditayangkan di Televisi Republik Indonesia ( TVRI) untuk jenjang pendidikan PAUD dan Sekolah Dasar (SD). Tayangan tersebut akan di mulai dari bulan Januari sampai Maret 2021, dari hari Senin sampai Jumat, pukul 08.00 sampai 11.30 WIB. Termasuk akses online di berbagai situs yang disediakan.PJJ sendiri masih terus diterapkan meski sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang telah diumumkan 20 November 2020.Disamping itu Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Bapak  Drs. SOEPOMO, M. M Pada hari Sabtu 2/1/2020 Menyampaikan  bahwa Sekolah TATAP Muka Di Undur Hingga Waktu Yang Belum Di Tentukan . Dalam kesempatan ini Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984  Bapak H. BANU ATMOKO,S.Pd sangat berterimakasih dan menyambut baik tentang Pembelajaran TATAP Muka  baik yang di sampaikan Menteri Pendidikan maupun Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Karena melihat situasi COVID Yang makin Merajalelah , Dengan kebijakan tersebut Pemkot Surabaya Sudah menyelamatkan Nyawa sebanyak y Guru di Kota Surabaya  untuk kembali Belajar DARING , Serta sudah menyelamatkan 577.331 Siswa Di Kota Surabaya  Biar tidak Terpapat COVID – 19, Dalam kesempatan ini Bapak H. BANU ATMOKO,S.Pd mengajak kepada Bapak / Ibu Kepala Sekolah SMP Swasta Surabaya Utara Untuk Tetap Menjaga Protokol Kesehatan  Selama Menyiapkan Materi DARING Dari Sekolah  , Banu ATMOKO,S.Pd meminta agar Guru – Guru jangan Melepas MASKER Serta Dia Meminta Untuk Selalu CUCI Tangan , Yang Terakhir BapakH. BANU ATMOKO,S.Pd mengajak Guru – Guru Untuk Berdoa Agar Kita , Keluarga Kita Dan Siswa Kita Diberikan Kesehatan dijauhkan dri COVID-19 Dan Bapak / Ibu Guru Tetap Semangat Dalam Melakukan kegiatan Pembelajaran DARING kepada anak didik khususnya Kelas 9 Dan Kelas 8 Yang akan Melaksanakan AKM Nasional dan AKM Kelas tetap berikan Semua materi dengan sebaik baiknya dan dengan hati di masa Pandemi COVID Ini. Kata BANU ATMOKO,S.Pd

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

Sabtu, 02 Januari 2021

“ CANDA TAWA Keponakan TERCINTA SEMOGA TUMBUH KEMBALI “

 



















 “ CANDA TAWA Keponakan TERCINTA

SEMOGA TUMBUH KEMBALI “

Hari Ke 354

    Coba kita amati anak-anak kecil kita yang selalu bergetar dengan tawa cerianya.Mereka tiada risau,khawatir, kecewa,marah, dan lain sebagainya.Mereka begitu polos,selalu ada harapan positif dari canda tawa mereka.Anak-anak demikian ceria tanpa kekhawatiran akan hari esok yang akan terus putih ataukah justru abu-abu,kusam hingga menghitam pekat.Tapi yang dewasa seperti kita ini terkadang harus selalu diselimuti kesedihan,tangis,luka,bahkan mengganggap semua sudah berakhir.Jadi sudah semestinya kita sayangi mereka dengan benar.Mereka adalah investasi masa depan yang tiada tara.Tapi secara tidak sadar kita sering mengganggap mereka "layak" kita perlakukan semau kita.Lebih parah lagi jangan jangan kita melakukan"bullying" pada anak-anak kita.Bullying atau kekerasan baik fisik ataupun mental yang justru berawal dari rumah kita atau sekolah mereka.Betapa kita tidak sadar kita membentak mereka,mengolok-olok mereka dengan perkataan misalnya "begitu saja kamu tidak bisa?",kasihan deh kamu,udah kecil hitam lagi,"dasar lemot",gendut!"Yang jelas bullying yang kita lakukan dengan mendownkan mental mereka,meruntuhkan kepercayaan diri mereka,bahkan tidak sedikit yang melakukan kekerasan fisik dari tingkatan mencubit,menimpuk,menghukum,bahkan sampai membunuh.Jangan-jangan membuat runyam masa depan mereka berawal dari kita sebagai orangtua.Jelas bahwa anak itu adalah lembar kertas putih yang memerlukan rasa aman dan nyaman supaya mampu berkembang optimal.Tapi memang tidak mudah.Karena kita sebagai seorang dewasa dengan berbagai macam himpitan kehidupan terkadang memang harus lebih "wake up" bahwa kita harus mampu berpikir jernih dalam mendidik mereka.Kita harus belajar dari tawa mereka.Masih tegakah kita melukai mereka,menghilangkan tawa ceria mereka,pasti tidak!!Karena mereka nantinya juga akan dewasa,dan mereka akan menghadapi kehidupannya tanpa kita seterusnya...(Salam cinta untuk anak-anakku dan semua anak di negeri ini,tetaplah tertawa...)

Setiap hari Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak Di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Keluarahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Selalu di damping oleh Keponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI, Se sibuk apapun penulis , selalu menyempatkan untuk bermain , bercanda bahkan ngobrol bersama Keponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI.

Tapi kini taka da lagi Ngobrol antara Penulis dan Keponakan tercinta , Tak Ada lagi canda tawa dari Keponakan tercinta , Karena beberapa hari ini dia sakit, Penulis jika kangen selalu Video Call dengan beliaunya . Pada Hari SABTU 2/1/2021  Penulis mengantarkan keponakan  tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Untuk  Berobat ke dr. ANDI GUNAWAN Spesialis Anak  Di Dearah Bratang Binangun Gang VI No 34 Surabaya , Disana Pasien dr ANDI GUNAWAN Sangat banyak ,Alhamdulilah karena Kakak tercinta sudah janjian dengan dr ANDI GUNAWAN Akhirnya Jam 08.00  Keponakan tercinta di tangani oleh dr ANDI GUNAWAN Tersebut dan langsung di berikan Resep obat untuk CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Tersebut. Selesai dapat Resep dari Dokter ANDI GUNAWAN  Kakak dan Penulis pergi ke APOTIK Di daerah BRATANG Binangun juga untuk menebus Obat CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Tersebut.

Dalam Kesempatan ini Penulis berharap setelah minum obat dan doa dari teman teman semua CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Bisa Sembuh Sehat Kembali dan bisa bermain menemani penulis untuk ngobrol dan bercanda kembali, Karena Penulis sangat saying kepada Ponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Tersebut. Alhamdulilah sesampai di Rumah obat tersebut diminumkan ke CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Akhirnya bisa istirahat dan Tidur. Mohon doanya agar CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Bisa Lekas sehat sembuh  kembali sehingga bisa kembali tertawa dan Melakukan kegiatan aktivitas bermain dan bermain.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

Jumat, 01 Januari 2021

“ Kurang Pahamnya LITERASI “

 







“ Kurang Pahamnya LITERASI 

Hari Ke 353

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.  Dalam bahasa Latin, istilah literasi disebut sebagai literatus, artinya adalah orang yang belajar. Selanjutnya, National Institute for Literacy menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat. Education Development Center (EDC) juga turut menjabarkan pengertian dari literasi, yakni kemampuan individu menggunakan potensi yang dimilikinya, dan tidak sebatas kemampuan baca tulis saja. UNESCO juga menjelaskan bahwa literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks di mana keterampilan yang dimaksud diperoleh, dari siapa keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Menurut UNESCO, pemahaman seseorang mengenai literasi ini akan dipengaruhi oleh kompetensi bidang akademik, konteks nasional, institusi, nila-nilai budaya serta pengalaman. Kemudian, di dalam kamus online Merriam – Webster, dijelaskan bahwa literasi adalah kemampuan atau kualitas melek aksara dimana di dalamnya terdapat kemampuan membaca, menulis dan mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Suatu Sore hari Penulis Mengantarkan kakak belanja ke Indomaret dan  AL- FAMART , Dimana Penulis menemukan TULISAN Yang sangat Aneh dan Menggelitik  YAITU  GRATIS PARKIR UNTUK KONSUMEN , Tetapi herannya Setiap Penulis mengamati sendiri  baik di AL- FAMART Maupun Indomart Tetap saja ada Orang  yang berdiri di pelatan depan ( Tukang Parkir ) untuk menarik uang parkir, Bagi masyarakat yang sempat membawa uang parkir  tidak jadi masalah .

Alangkah baik nya Seluruh Indomaret dan Al Famart di berikan tukang PARKIR Agar Kendaraan mereka aman dan mereka Nyaman belanja di sana , Tetapi  dari PIHAK INDOMARET Dan AL FAMART Tidak Perlu memasang SPANDUK Besar TULISAN GRATIS PARKIR UNTUK KONSUMEN, Jadi dalam kesempatan tersebut  biar ada kerjasama antara Pengolah Indomart Dan AL FA MART Dengan warga sekitar tersebut untuk menjaga ALFA MART Atau Indomart, Sehingga Konsumen Merasa PUAS Saat Belanja dan Nyaman Ketika belanja berada di dalam tidak kepikiran kendaraan mereka yang ada di luar , karena sudah di jaga oleh Tukang PARKIR Yang Sudah Dipercaya dan diketahui oleh Pihak Indomart dan Al Famart.

Semoga Tulisan ini bisa bermanfaat untuk Keamanan dan ke nyamanan masyarakat dalam berbelanja di ALFAMART Dan INDOMARET.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat