Kamis, 30 April 2020







































“ Acara Yang Super Dahsyat Di Masa Pandemi COVID-19 “
Hari Ke - 107
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Walaupun lebih bayak menyerang lansia, virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. nfeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala
Dalam mengisi   Bekerja di rumah akibat Pandemi COVID – 19 Dan telah di terapkannya aturan dari Pemerintah tentang pemberlakuakn PSBB Bagi kota Surabaya , Penulis yang juga kepala SMP PGRI 6 Surabaya pada hari Kamis 30/4/2020  Bersama 300 Guru terbaik Se Indonesia  Mengikuti Webinar II  Dengan  Tema :  BERKARYA DI TENGAH CORONA “  , Adapun yang menjadi Keynote Speaker adalah Bapak Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D Dirjen PAUD dan Dikdasmen Kemdikbud , Sedangkan yang memberikan Pengantar adalah Arief Mustain, Direktur Indosat  , Dalam kesenpatan tersebut dalam Webinae II  yang menjadi Host adalah  Mohammad Ihsan ounder & CEO Gurusiana. Pemimpin Umum Media Guru Indonesia (MediaGuru). CEO Majalah Literasi Indonesia. Penggagas gerakan nasional Satu Guru Satu Bukum Dalam kesempatan tersebut mendengarkan Paparan dari Guru Guru yang Juara  yaitu  Bapak Suhud Rois , Ibu HJ Rumalasari , S.Pd , M. M , Bapak Irwanto , S.Pd , M.Pd. Dalam kesempatan tersebut Penulis sangat  bangga dapat  bergabung di acara tersebut , karena dapat melihat orang- orang  yang hebat dan orang  super. , Dalam kesempatan tersebut Penulis juga mengikuti Quiz yang di adakan oleh indosat melalui https://quizizz.com/join/ , Alhamdulilah Penulis masih menempati urutan ke -18 . Bagi Penulis di saat Pandemi COVID – 19 Ini acara seminar Webinar tersebut sangat luar biasa . Sukses Untuk Guru – Guru  Hebat. Penulis  berharap agar COVID – 19 Segera hilang dari muka bumi ini dan Penulis  mengimbau kepada seluruh Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Seluruh Masyarakat selalu memakai masker dimanapun berada termasuk jika ada di sekolah untuk melaksan piket serta  untuk selalu  cuci tangan , agar tubuh kita terbebas dari COVID – 19 tersebut , sehingga harapannya agar COVID – 19 Segera hilang dari kota Surabaya , apalagi setelah ini akan memasuki bulan Suci Ramadhan , Sehingga bisa puasa dengan aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa .




Rabu, 29 April 2020

“ BANK JATIM CABANG PERAK Sangat Sigap Pelayanan Di Masa PANDEMI COVID – 19 “





“ BANK JATIM CABANG PERAK Sangat Sigap Pelayanan Di Masa PANDEMI COVID – 19 “
                                                                                                Hari Ke - 106
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Walaupun lebih bayak menyerang lansia, virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. nfeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala
Dalam Web https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ yang di canangkan oleh  Pemerintah Kota Surabaya  Tentang COVID – 19 , Apalagi Surabaya sedang menjalankan PSBB , Dimana Pada Hari RABU 29/4/2020  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir bersama Bendahara Sekolah Ibu ANIS LAILY MUFIDAH , S.Pd yang dimana beliau juga sebagai Kepala SDS AL-IKHLAS Surabaya pada pukul 09.00 mendatangi BANK JATim Cabang  Perak Surabaya , Di sana Sangat Luar Biasa  Mereka sangat taat  pada aturan dalam pencegahan COVID – 19 , Di Pintu Masuk Sudah ada SATPAM Yang menyambut dengan memberikan Hand sanitizer di mana Satpam memakai Kaos Tangan , pada waktu di ruangan dengan tertib semua duduk di kursi dengan Jarak 1 Meter , Pada saat di Teller di layani Oleh Mbak Dewi dan mas Ganda  denfan suara yang merdu menyapa saya dan Bu Anis , DI Sana Mbak  DEWI Dan Mas Ganda Memakai Masker Dan Sarung Tangan Sesuai Prota  Dan Protap  Pencegahan COVID – 19, Dalam Kesempatan tersebut Penulis  bergurau kepada Petugas BANK JATIM ,  Kayak Dokter Mau Operasi yah , Satu ruangan tertawa karena saya bilang Seperti . Penulis sangat bangga karena BANK JATIM Betul betul menerapkan Aturan Pencegahan COVID – 19 tersebut. , Penulis  berharap agar COVID – 19 Segera hilang dari muka bumi ini dan Penulis  mengimbau kepada seluruh Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Seluruh Masyarakat selalu memakai masker dimanapun berada termasuk jika ada di sekolah untuk melaksan piket serta  untuk selalu  cuci tangan , agar tubuh kita terbebas dari COVID – 19 tersebut , sehingga harapannya agar COVID – 19 Segera hilang dari kota Surabaya , apalagi setelah ini akan memasuki bulan Suci Ramadhan , Sehingga bisa puasa dengan aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa .
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Selasa, 28 April 2020

“ Tetap Jualan Di Bulan Ramadhan Di Mas PANDEMI COVID-19 “



“ Tetap Jualan Di Bulan Ramadhan  Di Mas PANDEMI COVID-19 “
                                                                                      Hari Ke – 105
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Walaupun lebih bayak menyerang lansia, virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala. Dalam berpuasa sepatutnya manusia tak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi hendaknya juga dapat mengikis dan menghilangkan berbagai penyakit hati yang dapat menggerogoti iman. Karena hati yang rusak dapat melahirkan beberapa penyakit hati, yakni perbuatan tercela, pikiran kotor, amalan yang rusak, serta perkataan yang kotor.Sabar merupakan salah satu sifat orang yang bertakwa kepada Allah SWT. Sabar merupakan kunci kesuksesan seorang mukmin dalam mengarungi kehidupan. Secara langsung, puasa mengajarkan dan melatih kita bersabar. Bersabar untuk menahan lapar dan dahaga dari waktu fajar hingga terbenamnya matahari; sabar menahan diri dari segala bentuk perbuatan yang membatalkan puasa; sabar dalam menjaga lisan dan menahan diri dari perbuatan yang sia-sia. Dengan demikian, puasa secara garis besar melatih seorang Muslim untuk bersabar dalam segala hal. Hal ini sesuai sabda Rasulullah SAW,"Puasa itu separuh sabar.” (HR. Ibnu Majah) Dengan puasa yang ikhlas dan hanya mengharap rida Allah SWT, kita telah mendapat separuh kesabaran. Separuh lagi didapatkan dengan cara tetap menjaga ketaatan kepada Allah SWT, karena kita adalah manusia yang penuh dengan dosa, kekhilafan, serta kealpaan. Pastinya menjaga kesabaran agar tetap terpatri dalam diri itu memang bukan hal yang mudah. Namun, semua itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan pahala yang sangat besar dari Allah SWT untuk orang-orang yang bersabar. Sebagaimana yang termaktub dalam surat Az-Zumar ayat 10 yang artinya,“Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. Bertakwalah kepada Tuhanmu. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Ibnu Hajar Al-Hanbali menuturkan sabar itu ada tiga macam. Yang paling tinggi adalah sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah, kemudian sabar dalam meninggalkan kemaksiatan kepada Allah, serta sabar terhadap takdir Allah. Susunan ini ditinjau dari sisi sabar itu sendiri, bukan dari sisi orang yang melaksanakan kesabaran. Kadang-kadang sabar terhadap maksiat lebih berat bagi seseorang daripada sabar terhadap ketaatan, apabila dia diuji oleh wanita cantik yang mengajaknya berzina di tempat sunyi dan tidak ada yang melihat mereka, kecuali Allah. Apalagi, dia adalah seorang pemuda yang mempunyai syahwat tinggi. Sabar dari maksiat seperti ini lebih berat baginya. Bahkan kadang-kadang seseorang melakukan salat seratus rakaat itu lebih ringan daripada menghindari maksiat seperti ini. Terkadang jika seseorang ditimpa suatu musibah, kesabarannya dalam menghadapinya lebih berat daripada melaksanakan suatu ketaatan, seperti seseorang kehilangan kerabatnya atau temannya ataupun istrinya. Maka, kita akan dapati orang yang berusaha untuk sabar terhadap musibah ini sebagai suatu kesulitan yang besar. Mudah-mudahan kelak kita mendapatkan rida Allah SWT serta mendapatkan pahala kesabaran seperti yang Allah telah janjikan dalam firman-Nya dengan cara menjaga kualitas dalam melaksanakan ibadah puasa. Amin. Wallahu a’lam bisshowab.
Dalam Masa Pandemi  COVID – 19 , Banyak sekali yang menjadi dampak akibat Pandemi COVID – 19 Tersebut , dimana salah satunya adalah Mata Pencaharian , dimana Pada hari Selasa 28/4/2020 sore hari  pukul 15.30 Penulis jalan jalan mencari angina , di setiap jalan  penulis menemukan warung Kopi Giras  baik di buka dengan sengaja ataupun di tutup dengan kain  seperti pada saat memandikan jenazah di tutup dengan kain . Penulis Akui bahwa Pandemi COVID -19 ini sangat berpengaruh  terhadap segalhnya. Penjual juga tahu bahwa saat ini adalah bulan Ramadhan dimana untuk umat muslim menjalankan ibadah Puasa , Tetapi mau bagaimana lagi jika jualan hanya sore hari bisa – bisa kompor di belakang tidak akan nyalah , Apalagi saat ini ada PSBB Ada Batasan Untuk Jam Malam , bisa – bisa anak Istri gak makan , Kata Penjual tersebut, Penulis sempat meneteskan Air Mata betapa berat nya Pandemi COVID – 19 ini semua ikut terdampak Penulis Berharap kepada masyarakat agar  selalu menjaga kebersihan dan menjaga dengan memakai masker di mana pun berada, jangan hidup hanya urusan perut saja , tetapi kesehatan lebih penting dan lebih berharga, Penulis  berharap agar COVID – 19 Segera hilang dari muka bumi ini dan Penulis  mengimbau kepada seluruh Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Seluruh Masyarakat selalu memakai masker dimanapun berada termasuk jika ada di sekolah untuk melaksan piket serta  untuk selalu  cuci tangan , agar tubuh kita terbebas dari COVID – 19 tersebut , sehingga harapannya agar COVID – 19 Segera hilang dari kota Surabaya , apalagi setelah ini akan memasuki bulan Suci Ramadhan , Sehingga bisa puasa dengan aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa .
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Senin, 27 April 2020

“ Latih Sensorik Siswa Melalui Tugas Ketangkasan”



































“ Latih Sensorik Siswa Melalui Tugas Ketangkasan”
                                                Hari Ke - 104
Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS). Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona COVID-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 yang kemudian menjadi wabah. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis. Menurut WHO, virus corona COVID-19 menyebar orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas. Tetesan ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain. Orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Berdasarkan studi yang ada saat ini belum ditemukan penyebaranCOVID-19 melalui udara Ketangkasan adalah kualitas kecepatan dan kehandalan yang berkaitan dengan kemampuan fisik maupun mental. Ketangkasan bukanlah kemampuan yang dimiliki sejak lahir, dan tidak mudah dikembangkan. Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan ketangkasan fisik dan mental Anda.
Dalam masa Pandemi COVID – 19 ini , Tidak  hanya  memberikan tugas selama libur Pandemi COVID ini hanya berpikir teori – teori saja , tetapi di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dalam masa tanggap darurat PSBB , Mulai Senin 27/4/2020 Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya kelas 7 – 9 dan Siswa / siswi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya kelas 1- 6 mengerjakan tugas untuk melatih ketangkasan  melalui https://bit.ly/QUIZ-PENGELOMPOKAN-HEWAN , Dimana setiap siswa di ajak bermain ketangkasan ada 18 soal dan gambar yang sangat menarik , tidak hanya gambar dan mengerjakan soal saja , tetapi juga kecepatan waktu dalam pengerjaan tugas tersebut. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni  Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk melatih ketangkasan dari seluruh siswa/ siswi baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya selama Pandemi COVID – 19 tersebut, di samping tersebut juga memberikan nuansa baru kepada anak didik untuk mengerjakan soal tidak hanya melalui Goegle  Forms Maupun Microsoft 365  saja yang membuat siswa / siswi bosan dengan model soal soal tiap hari sehingga siswa jenuh dan malas mengumpulkan tugas tersebut selama PANDEMI -19  tersebut di samping itu juga untuk melatih ketangkasan dan kecakapan dari siswa tersebut. BANU ATMOKO , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya   berharap agar COVID – 19 Segera hilang dari muka bumi ini dan BANU ATMOKO , S.Pd   mengimbau kepada seluruh Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Seluruh Masyarakat selalu memakai masker dimanapun berada termasuk jika ada di sekolah untuk melaksan piket serta  untuk selalu  cuci tangan , agar tubuh kita terbebas dari COVID – 19 tersebut , sehingga harapannya agar COVID – 19 Segera hilang dari kota Surabaya , apalagi setelah ini akan memasuki bulan Suci Ramadhan , Sehingga bisa puasa dengan aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa .
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat
              

Minggu, 26 April 2020

“ Hidup Bukan Hanya Urusan Perut Tapi Kesehatan Lebih Penting “


“ Hidup Bukan Hanya Urusan Perut Tapi Kesehatan Lebih Penting “
Hari Ke - 103
"Hidup Bukan Hanya Urusan Perut," jargon ini tampaknya sangat mengena bagi sebagian besar manusia modern yang terjebak dalam rutinitas kerja menjemukan dan aktivitas yang itu-itu saja. Secara tak sadar, sedikit demi sedikit otak kita mulai "mengerucut" karena lama terjebak dengan pemikiran-pemikiran yang sempit. Saat kita tak lagi bisa memaknai hidup dengan hati dan logika maka selamanya kita akan terdampar dalam sebuah kehampaan. Dan, akhirnya kita pun menjadi manusia modern yang tak peka, tak berperasaan, dan antisosial. Buku ini mengajak kita untuk menyelami makna hidup dari hal-hal sederhana yang kadang tak terpikirkan oleh kita. Apa pun dalam hidup ini bisa memberi kita pembelajaran. Anak-anak, keluarga, diri sendiri, bahkan nyamuk dan ayam jago ternyata bisa membantu kita menemukan makna hidup yang hakiki dan penuh warna. Sudah saatnya bagi kita untuk membuka mata lebar-lebar, melihat lingkungan sekitar, merenungnya, dan sekaligus menikmatinya.
Pada hari Minggu 26/4/2020 bertepatan dengan Puasa Ramadhan 1441 H / 2020  Hari yang ke – 3 , Penulis mengantarkan kakak  belanja mingguan ke Pasar Bulak banteng Kecamatan Kenjeran  Pukul 08.00, Pada saat Parkir motor penulis kebingungan untuk parkir motor nya , mengingat penuh sesaknya orang – orang untuk pergi belanja ke pasar Bulak banteng  , di dalam pasar  Bulak Banteng pun juga demikian Full Sesak dengan lautan manusia yang berjubel untuk belanja untuk keperluan Buka Puasa nanti sore , dan yang di sayangkan apa mungkin kurang nya sosialisasi dari Pemerintah baik  dari Kelurahan , Kecamatan , LKMK , Atau mungkin RT / RW Setempat tentang Penggunaan Masker dan bahayanya Pandemi COVID-19 Tersebut , dimana Di Pasar tersebut  antara Penjual dan pembeli sama sama  dengan sangat PD nya  tanpa menggunakan masker , Padahal mereka sudah paham dan sudah tahu bahaya  COVID – 19 Tersebut. Penulis Berharap kepada masyarakat agar  selalu menjaga kebersihan dan menjaga dengan memakai masker di mana pun berada, jangan hidup hanya urusan perut saja , tetapi kesehatan lebih penting dan lebih berharga, Penulis  berharap agar COVID – 19 Segera hilang dari muka bumi ini dan Penulis  mengimbau kepada seluruh Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Seluruh Masyarakat selalu memakai masker dimanapun berada termasuk jika ada di sekolah untuk melaksan piket serta  untuk selalu  cuci tangan , agar tubuh kita terbebas dari COVID – 19 tersebut , sehingga harapannya agar COVID – 19 Segera hilang dari kota Surabaya , apalagi setelah ini akan memasuki bulan Suci Ramadhan , Sehingga bisa puasa dengan aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah puasa .
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat