Rabu, 14 Desember 2022

PANEN PEPAYA DI KEBUN MILIK SEKOLAH SMP PGRI 6 SURABAYA

 






PANEN PEPAYA DI KEBUN MILIK SEKOLAH

SMP PGRI 6 SURABAYA

HARI KE – 340

Pepaya merupakan salah satu buah klimakterik yang memiliki daya simpan pendek, tetapi memiliki potensi yang tinggi sebagai sumber vitamin dan mineral.  Buah dengan respirasi klimakterik adalah buah dengan produksi CO2 yang tinggi selama proses pemasakan (ripening) buah dan produksi etilen yang tinggi.  Kecepatan masak buah ini dapat mempengaruhi umur simpan buah. Umur simpan buah pepaya juga dapat dipengaruhi oleh faktor prapanen dan pascapanen. Panen

Selepas Acara Latihan Pramuka  Di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Selasa 13/12/2022 Pelatih Pramuka Kak SYAHRUL ,S.Pd Memanen Buah PEPAYA Yang Ada di Kebun Milik SMP PGRI 6 Surabaya , Selepas Memanen  Langsung  PEPAYA Tersebut Di Kupas Oleh Kak SYAHRUL ,S.Pd  .

Alhamdulilah Dalam Kesempatan ini Penulis juga Ikut Menikmati PEPAYA HASIL PANEN KEBUN Milik SMP PGRI 6 Surabaya. Betapa bahagianya Bisa Memanen HASIL Kebun Sendiri Kata Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Selasa, 13 Desember 2022

Semoga Dengan Ridho Allah Mama Tercinta Sehat Kembali Untuk Mencerdaskan Generasi Emas Unggul Berkarakter

 










Semoga Dengan Ridho Allah

Mama Tercinta Sehat Kembali

Untuk Mencerdaskan Generasi Emas Unggul Berkarakter

HARI KE – 339

 

“Daun binahong adalah tanaman asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat daun binahong yaitu meningkatkan tekanan darah, menyembuhkan luka dan sakit perut.” Anredera cordifolia, atau yang dikenal dengan nama lokal sebagai binahong, adalah tanaman merambat dengan daun berbentuk hati. Daun binahong dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.  Para ahli meyakini bahwa tanaman herbal ini bermanfaat sebagai pereda rheumatoid arthritis, asam urat, demam chikungunya, dan nyeri.  Untuk mendapatkan manfaat daun binahong, kamu bisa mengolahnya sebagai minuman herbal atau ditumis sebagai lalapan. Manfaat tanaman asli Indonesia ini diketahui karena adanya kandungan flavonoid dalam jumlah banyak dan kaya akan antioksidan. Tanaman herbal ini telah lama digunakan sebagai pengobatan herbal di banyak negara. Setiap bagian dari tanaman binahong dapat digunakan sebagai obat, tapi daunnya lebih sering dimanfaatkan. Beberapa zat baik yang terkandung di dalam daun binahong yaitu saponin, minyak atsiri, alkaloid, asam askorbat, dan antioksidan. 

Berbagai Upaya Dilakukan Oleh Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Agar Mama Tercinta Sembuh Dari Sakitnya Termasuk  Memberikan Obat binahong Kepada  Ibu Penulis

Dalam Kesempatan yang baik Ini Semoga Allah Meridhoi Kesembuhan Ibu Penulis sehingga Bisa Berkumpul Bersama Keluarga Tercinta Serta Bisa Beraktivitas Kembali Dalam Mencerdaskan Generasi Emas UNGGUL DAN BERKARAKTER.

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Senin, 12 Desember 2022

Pemberian Apresiasi dalam Pembelajaran Bagi Siswa Di BUMI SMP PGRI 6 Surabaya

 












Pemberian Apresiasi dalam Pembelajaran Bagi Siswa

Di BUMI SMP PGRI 6 Surabaya

HARI KE – 338

Kata Apresiasi apresiasi sendiri berasal dari bahasa Latin apreciatio yang memiliki arti mengindahkan atau menghargai (Aminuddin, 2009: 34). Dalam konteks yang lebih luas, Gove seperti dikutip oleh Aminuddin (2009: 34) memaknai apresiasi sebagai pengenalan melalui perasaan atau kepekaan batin, pemahaman dan pengakuan terhadap nilai-nilai keindahan. Menurut Alfred North Whitehead seperti dikutip oleh Jarret, mengungkapkan bahwa memberikan apresiasi terhadap sesuatu yang dilakukan seseorang adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh sesuatu (untuk memahami sesuatu), berpartisipasi di dalamnya, dan penilaian secara keseluruhannya. Jarret juga menambahkan pemberian apresiasi dapat berupa perhatian (attention) terhadap sesuatu (Jarrett, 1991: 153). Ada banyak sekali pengertian tentang apresiasi yang diungkapkan oleh para ahli. Berdasarkan berbagai pendapat yang sudah ada, makna apresiasi tergantung dari mana kita melihat apresiasi tersebut. Secara garis besar dapat dikatakan apresiasi adalah suatu kegiatan yang di dalamnya melibatkan suatu pemahaman, pemanfaatan, ketertarikan, kesenangan, perhatian, dan partisipasi. Setiap guru pasti senang dan bangga jika siswa yang diajar berprestasi. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang memandang prestasi hanya dari aspek akademik saja. Prestasi siswa dalam olimpiade sains, Matematika, dan sejenisnya lebih banyak disorot dibandingkan prestasi siswa di bidang non akademis seperti seni, musik, dan lain-lain. Nah, sekarang adalah saatnya bagi Guru Pintar untuk mengubah mindset. Jika selama ini hanya fokus pada pencapaian-pencapaian akademik saja, marilah mulai memperhatikan bakat-bakat siswa yang luar biasa di luar bidang akademisnya saja. Siswa-siswa yang memiliki kelebihan di luar bidang akademis juga layak untuk mendapatkan apresiasi dari guru-gurunya. Apresiasi merupakan penilaian atas suatu usaha atau pencapaian. Bentuk-bentuk apresiasi yang diberikan Guru Pintar kepada siswa tidak harus berwujud benda. Pemberian apresiasi berupa benda terlalu sering justru dapat menimbulkan dampak negatif terhadap karakter siswa yang menjadi materialistis. Apresiasi juga dapat diberikan dalam bentuk pujian, ucapan selamat, atau ungkapan kebanggaan. Berikut ini adalah manfaat yang akan siswa dapatkan dari pemberian apresiasi dari gurunya.

Memberikan apresiasi pada siswa akan menunjukkan bahwa Guru menghargai apa yang mereka lakukan. Ketika siswa merasa dihargai, maka secara otomatis mereka akan  merasa sangat bahagia. Kidshealth menyebutkan bahwa apresiasi dapat memberikan emosi positif dan dapat menjadikan anak lebih bahagia dan terhindar dari stres maupun depresi Itulah  yang di berikan SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir ,Pada Hari Senin 12/12/2022 Selepas Upacara Bendera  Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Menyerahkan PIALA LOMBA KOMPETISI FILM Pendek  Kepada PIHAK Sekolah yang di wakili Oleh Ibu YUNI ISMARYATI ,S.Pd  Para Pemain FILM Tersebut sangat bangga bisa Memberikan PIALA Akhir TAHUN Untuk SMP PGRI 6 Surabaya  Untuk dapat di Simpan Di Sekolah

Selanjutnya Ibu YUNI ISMARYATI ,S.Pd juga memberikan PIALA Dan Sertifikat LOMBA TRY OUT MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Bekerjasama Dengan  KLINIK PENDIDIKAN GLOBAL MANDIRI Serta BTN  Kepada CLEOPATRA Siswi Kelas II SDS AL -IKHLAS Surabaya tersebut. Dimana PIALA Tersebut Di SIMPAN Di Sekolah Oleh Ibu YUNI ISMARYATI ,S.Pd

Menurut Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya bahwa Tujuan dari Kegiatan tersebut adalah  Pemberian apresiasi kepada siswa sama dengan memberikan dorongan dan semangat bagi siswa. Mendengar Guru memuji hasil usahanya, akan membuat siswa lebih bersemangat untuk terus berkarya. Secara tidak langsung hal ini dapat menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif siswa Serta Memberikan apresiasi pada siswa akan menunjukkan bahwa Guru menghargai apa yang mereka lakukan. Ketika siswa merasa dihargai, maka secara otomatis mereka akan  merasa sangat bahagia. Kidshealth menyebutkan bahwa apresiasi dapat memberikan emosi positif dan dapat menjadikan anak lebih bahagia dan terhindar dari stres maupun depresi.

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Sabtu, 10 Desember 2022

AJAK SISWA MELATIH KEJUJURAN SERTA MELEK IT DI BUMI SMP PGRI 6 SURABAYA

 












AJAK SISWA MELATIH KEJUJURAN

SERTA MELEK IT DI BUMI SMP PGRI 6 SURABAYA

HARI KE – 337

 

Sebagaimana yang tertuang pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat 1 menyebutkan, “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.” Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam mempengaruhi kemajuan bangsa. Maka dari itu, untuk mencapai tujuan Pendidikan serta persiapan SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia emas 2045, butuh transformasi Pendidikan yang mengedepankan kualitas. Secara formal, Pendidikan tidak terlepas dari kurikulum yang dirancang. Kurikulum merupakan salah satu instrumen yang sangat berperan penting dalam mencapai tujuan Pendidikan, karena kurikulum menjadi pedoman atau pegangan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas Pendidikan. Namun, dalam perjalanan panjangnya, kurikulum selalu mengalami perubahan, bahkan akibat seringnya pergantian kurikulum ini memunculkan stigma “ganti Menteri Pendidikan, ganti kurikulum”.Sejarah mencatat, sejak Indonesia merdeka 1945, kurikulum sudah mengalami perubahan sebanyak sepuluh kali hingga sekarang. Tentunya tidak ada yang salah dari pergantian kurikulum tersebut, karena mengingat perkembangan zaman yang begitu cepat dan mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan.Kurikulum yang dirancang dari masa ke masa sangat baik dan memiliki tujuan masing-masing. Akan tetapi yang menjadi masalah dalam pelaksanaannya dilapangan mengalami stagnan atau tidak ada perubahan. Dalam pelaksanaannya dilapangan, Guru menjadi ujung tombak penentu keberhasilan tujuan Pendidikan. Maka guru sebagai pelaksana kurikulum harus memiliki kesiapan dan kemampuan mengelola pembelajaran dengan baik, karena keberhasilan Pendidikan tergantung pada kreativitas guru.Demikian juga butuh kerjasama yang baik dari semua stakeholder untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran dalam proses pembelajaran, terutama Guru selaku yang paling dekat dengan siswa dalam pembelajaran.Guru dalam proses pembelajaran sering kali menggunakan cara-cara konvensional, berceramah satu arah dan membosankan. Walaupun kurikulum sudah berubah, akan tetapi metode mengajarnya tetap saja dan tidak mengalami perubahan.Sebagian guru mungkin menganggap kurikulum baru hanya soal administrasi ke dinas saja. Sedangkan metode belajar konvensional seakan-akan sudah menjadi budaya mengajar yang sulit dirubah atau merasa terbebani jika akan mengikut kurikulum.Sementara, Guru adalah ujung tombak pelaksanaan kurikulum. Guru harus kreatif dan berinovasi dalam menyajikan pembelajaran. Guru harus berpikir keras bagaimana agar tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dapat tercapai dengan efektif dan efisien.Bagaimana anak bisa aktif, mengambil inisiatif, spontas, dan cerdas kalau gurunya diam saja? Guru harus belajar bagaimana harus memahami karakter siswa? Bagaimana harus membawakan diri dan materi di kelas? Bagaimana cara membangun suasana kelas serta sekolah yang menyenangkan?Contohnya bagaimana agar peserta didik itu harus bisa merasakan bahagia. Karena indikatornya adalah kebagahagiaan peserta didik, mau tidak mau seorang guru harus menciptakan suasana bersenang-senang dalam belajar. Seolah bermain, padahal mereka belajar. Sehingga ketika lebih giat bermain akan membuat mereka belajar lebih banyak.Kreativitas seperti itulah yang sangat dibutuhkan sehingga memang kurikulum betul-betul mempengaruhi apa yang diajarkan guru dan bagaimana materi itu diajarkan. Kurikulum yang baik memang menjadi dasar untuk tercapainya kualitas Pendidikan yang baik, akan tetapi juga harus dibarengi dengan guru yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kualitas belajar yang dialami muridnya.Intinya kita ingin semua guru dapat mengajar dengan baik bagaimana pun kualitas kurikulumnya. Karena apapun kurikulumnya, yang paling penting adalah kemampuan dan keterampilan guru dalam menginterpretasi dengan ilmu dan pedagogi yang mendalam. Sehingga tujuan Pendidikan dapat tercapai dan persiapan SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia emas 2045 dapat terlaksana dengan baik.

Dalam mengukur Kompetensi yang sudah Bapak / Ibu Guru ajarkan Kepada Seluruh Siswa / Siswi di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang Terletak Di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Dimana Pada Hari Senin 28/11/2022-  Senin 5/12/2022 Diadakan Peninalaian Akhir Semester GANJIL  Untuk Kelas 8 Dan Kelas 9 Serta SUMATIF Akhir Semester GANJIL  Untuk Kelas 7 . Dalam kesempatan ini Pelaksanaan Peninalaian Akhir Semester GANJIL  Untuk Kelas 8 Dan Kelas 9 Serta SUMATIF Akhir Semester GANJIL  Untuk Kelas 7 di SMP PGRI 6 Surabaya Dilakukan Secara ON – LINE ( DARING ) Yang di lakukan di Sekolah , Dimana 1 Hari Ada 2 Mata Ujian Yang harus di kerjakan Oleh Siswa / Siswi

Dalam kesempatan tersebut Soal yang di buat dari Bapak/ Ibu Guru Mata Pelajaran Sendiri dimana Soal Tersebut dimasukan Melalui MICROSOFT 365 , Belajar.id dan Goegle Form  yang sudah di siapkan oleh Bapak / Ibu Guru Soal nya Di SIAPKAN Hampir 1 Bulan , Dimana Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur Sejauh mana Pembelajaran Yang Sudah 6 Bulan Di ajarkan oleh Guru Bisa Di Terima dengan Baik Atau TIDAK  Sehingga Perlunya EVALUASI Terhadap peserta didik tersebut. Alhamdulilah Di SMP PGRI 6 Surabaya Tetap Konsisten Pelaksanaan UJIAN Tersebut Menggunakan Secara DARING ( ON LINE ) Karena Untuk Melatih KEJUJURAN Dan Melatih Untuk MELEK IT.

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

SMP PGRI 6 Surabaya CETAK Dan Jadikan Siswa MANDIRI Kreatif Menjadi GENERASI EMAS UNGGUL Dan Berkarakter

 





































SMP PGRI 6 Surabaya CETAK Dan Jadikan

Siswa MANDIRI Kreatif Menjadi

GENERASI EMAS UNGGUL Dan Berkarakter

HARI KE – 336

 

Pionering adalah proses kegiatan membuat bangunan yang terbuat dari tali temali dan tongkat untuk digunakan sesuai dengan objeknya. Pionering ini melekat atau identik dengan kegiatan pramuka. Biasanya pionering ini dijadikan ajang perlombaan di setiap kegiatan pramuka. Peserta diminta untuk membuat sebuah bangunan untuk digunakan dalam kegia‎tan sehari-hari atau bangunan darurat. Misalnya, pembuatan menara, gapura, gardu, jembatan, perlengkapan perkemahan, tandu dan lain-lain. Bahan dasarnya bisa terbuat dari kayu, besi, rotan atau bambu. karena begitu pentingnya tali temali, makan pionering menjadi sesuatu yang wajib bisa dilakukan oleh setiap anggota pramuka. “Pramuka wajib bisa tidak hanya tahu, bisa mengunakan tali mengerti definisi tali temali, yaitu sangat mengingat dengan kuat, dengan cepat, dan mudah dilepas Pionering atau proses tali menali,secara lebih luas bisa dikembangkan untuk dunia pertolongan korban bencana atau kegiatan outdor  pionering bisa dinilai dari kerapian tali, kebenaran tali, ‎kekuatan tali, dan kecepatan. “Kalau mereka, menggunakan simpul jangkar, dan simpul tongkat atau simpul menyambung tongkat itu harus bisa kita implementasikan

Dalam menerapkan Profil Pelajar Pancasila Di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Seperti Yang Dilakukan Pada hari Sabtu 10/12/2022 Melaksanakan kegiatan Pramuka , Dimana Kegiatan Pramuka Dimulai Pukul 06.15 Dimulai dengan Pembacaan Surat Surat Pendek , Asmaul Husnah. Setelah NGAJI MORNING  Tesebut Seluruh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Berbaris RAPI Di Lapangan  Barisan PUTRA Sendiri Barisan PUTRI Sendiri  Barisan PUTRA Sendiri

Dalam kesempatan Ini Materi yang di ajarkan Adalah Membuat PIONERING Dimana Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Baik Putra Maupun Putri dengan Sigap langsung Mengambil TONGKAT Dan TALI NYA Untuk Di Buat PIONERING Sambil NGOBROL Mereka Kerjakan Kegiatan Tersebut dengan Riang Gembira tanpa merasa ada Beban

Menurut Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Menyampaikan Bahwa  Melalui Gerakan Pramuka Membuat PIONERING Sesuai Profil Pelajar Pancasila  Yaitu MANDIRI , Bergotong Royong Serta KREATIF , Itu sesuai dengan Harapan yang di inginkan Di SMP PGRI 6 Surabaya Menjadi Siswa MANDIRI Kreatif Menjadi GENERASI EMAS UNGGUL Dan Berkarakter

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat