Kamis, 27 Mei 2021

“ JADIKAN SMP SWASTA SURABAYA UTARA TRANSPARAN DAN AKUNTABEL BERSAMA KAPOLRES TANJUNG PERAK DAN KAJARI “

 









































“ JADIKAN SMP SWASTA SURABAYA UTARA

TRANSPARAN DAN AKUNTABEL

BERSAMA KAPOLRES TANJUNG PERAK DAN KAJARI “

HARI KE - 499

Asisten Bidang Pembinaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan atas manajemen, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana, pengelolaan pegawai, keuangan, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana, pengelolaan atas milik negara yang menjadi tanggung jawabnya, pengelolaan data dan statistik kriminal serta penerapan dan pengembangan teknologi informasi, memberikan dukungan pelayanan teknis dan adminstrasi bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Kejaksaan tinggi bersangkutan dalam rangka memperlancar pelaksanaan tugas. Bantuan Operasional Sekolah atau BOS adalah bantuan pendidikan berbentuk dana yang diberikan kepada sekolah dan madrasah untuk kepentingan nonpersonalia. Dana BOS diberikan berdasarkan jumlah siswa yang dimiliki sebuah sekolah. Saat ini, dana BOS terbagi menjadi dua, yaitu BOS yang berasal dari pemerintah pusat dan dana BOS yang berasal dari pemerintah daerah. Dana BOS pertama kali dikeluarkan pada bulan Juli 2005

Dalam mewujudkan pelaporan keuangan yang Transparan dan AKUNTABEL   MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Pada hari Kamis 27/5/2021 mengadakan kegiatan Asistensi BOSNAS Dan BPD  Dari POLRES TANJUNG PERAK Surabaya Dan KEJAKSAAN NEGERI TANJUNG PERAK SURABAYA . Dalam kesempatan tersebut dilakukan dengan  Tatap Muka  Bagi Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Sebanyak 6 Kepala Sekolah  Dan DARING  Melalui ZOOM https://us02web.zoom.us/j/6809037512?pwd=a2lNbDRCNjBlUHZQN2t4bzFGTGRWUT09    Meeting ID: 680 903 7512  Passcode: 12345 Untuk Bendahara Sekolah Sebanyak 36 Sekolah Dan 36 Operator Sekolah .

Adapun kegiatan Siang hari ini dilakukan secara  2 Tahap dimana Tahap 1 Dimulai Pukul 09.00 Dimana yang menyampaikan Materi adalah Ibu KAPOLRES TANJUNG PERAK .    Ibu AKBP GANIS Setyaningrum ,S.Si ,M.H , Dimana Ibu  Ibu AKBP GANIS Setyaningrum ,S.Si ,M.H Menyampaikan Dana bos berfungsi unt memberikan sarana prasarana pendidikan , amanah yang diberikan oleh pemerintah mhn unt digunakan sebaik- baik  nya,  bukan berarti dana yang  diberikan itu digunakab seenaknya sendiri gunakan sesuai peruntukan dan sesuai kebutuhan disesuaikan dengan proposal yang di rencanakan Diharapkan tidak ada yg masuk Ke rekening atas nama pribadi meskipun itu "mampir sebentar direkening pribadi" Betul- betul  cek dan ricek dokumen yg diajukan benar- benar  diperiksa Jika kurang paham bisa lgs konsultasi  baik ke Dinas Pendidikan POLRES TANJUNG PERAK Atau Mungkin Di KEJAKSAAN NEGERI TANJUNG PERAK  Transparansi,jangan ada pendobeln dan jangan  fiktif dalam penggunaan dana bos harus hati- hati  betul. Alhamdulilah Paparan dari Ibu KAPOLRES.

Menginjak Materi TAHAP 2 Yang di sampaikan oleh Bapak FADHIL Dan Ibu PUTU EKA  Dari Kejaksaan Negeri TANJUNG PERAK Surabaya , Perbuatan teknis ygdianggap tindak pidana korupsiMencegah dan menangani tindak korupsiuang negara1.Ada niat jahat2.Perbuatannya masuk dlm delikMasuk dlm undang2 TIPIKOR1.Merujuk pada regulasi yg ada permendikbud 6 20212.Dana hibah pd perwali 49 20193.Pungutan2 drsekolahtdk lebih dr 500 ribu, BOS, dana Hibah4.Salah menggunakan anggaran5.Kewenangan : jangan sampai uang hibah ada pd yayasan(dikelola)6.Tindak pidana bila unsur terpenuhi bila diri sendiri atau pihak lain diuntungkan7.Pertanggungjawaban formaldan materialnya ada pd penerima hibah8.8 2020, 6 2021 BOS, BPD ditambah perwali9.Lalu dari yang sebelumnya disalurkan per triwulan (tahap 1 sebesar 20%, tahap 2 40%, tahap 3 20%, dan tahap 420%) kini menjadi tiga tahap (tahap 1 sebesar 30%, tahap 2 40%, dan tahap 3 30%).10.Bila ada discount maka  harga hrs sesuai dng LPJ11.Permintaan barang menganut sistem kebebasan, hrs sesuai dng harga perwali, program sesuai dengan pemerintah

Dalam kesempatan  tersebut Penulis yang Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Yang terletak Di Jalan BULAK Rukem III No 7-9  Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Bahwa TUJUAN Dari kegiatan ini adalah  Agar  Kepala Sekolah  Dalam PELAPORANNYA Transparan  Dan Akuntabel Sehingga Kepala Sekolah dan Bendahara Bisa Aman Dan Nyaman Dalam PELAPORAN  Baik BOSNAS Dan BPD

#Tantangan Guru Siana     

# dispendik Surabaya

#Guruhebat       

 

Rabu, 26 Mei 2021

“ LUANGKAN WAKTU LIBUR BERSAMA KELUARGA BERMAIN DI KEBUN BINATANG SURABAYA “

 






“ LUANGKAN WAKTU LIBUR BERSAMA KELUARGA

BERMAIN DI KEBUN BINATANG SURABAYA “

Hari Ke -498

Sudah jadi hari sibuk bagi setiap orang tua bekerja dan mencari penghasilan. Nah, akhir pekan merupakan saat yang tepat untuk meluangkan lebih banyak waktu bersama anggota keluarga. Setiap keluarga sebaiknya selalu meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan bersama agar chemistry senantiasa terjaga.Coba saja jadwalkan acara jalan-jalan ke tempat rekreasi, olahraga bersama, menonton film, atau quality time bersama dengan memasak dan makan bersama di rumah. Hal-hal seperti ini akan sangat pas dilakukan saat akhir pekan atau liburan. Apapun kegiatannya, yang penting bisa jadi makin dekat dengan antar anggota keluarga dan bisa menghargai waktu bersama. Quality time adalah kesempatan yang memungkinkan semuanya untuk saling berbagi, belajar dan memahami satu sama lain dengan lebih santai. Hal seperti ini akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi anak-anak. Mereka akan merasa dicintai dan diperhatikan oleh orangtuanya.Kebersamaan yang bermakna akan membuat ikatan batin keluarga makin erat. Kehidupan keluarga pun akan jadi makin bahagia dan harmonis.

Keluarga adalah Segalah – galahnya dalam mengarungi kesuksesan ini , itulah yang selalu di pegang oleh Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dimana pada hari RABU 26/5/2021 Yang bertepatan dengan libur Hari Raya Waisak digunakan oleh Penulis dan keluarga untuk jalan jalan menikmati indahnya Kota Surabaya yaitu mengunjungi Kebun Binatang Surabaya  (KBS) Berangkat dari rumah mengendari GOJEK Ke Kebun BINATANG SURABAYA. Sesampai di Penulis dan keluarga termasuk dengan Keponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Keliling melihat hewan – hewan yang ada di Kebun Binatang Surabaya tersebut, di kebun binatang tersebut keponakan tercinta sangat bahagia sekali bisa bermain apalagi di sana banyak anak – anak se usia CHYNTIA PRAJNA WULANDARI.Tak terasa sudah pukul 12.30 Akhirnya kita balik lagi di rumah dan Ponakan tercinta Terlelap tidur karena kecapekan habis main di Kebun Binatang tersebut.

Kegiatan hari libur seperti ini selalu dimanfaatkan oleh penulis untuk dengan keluarga , Karena dari Keluarga Kunci Sebuah Kesuksesan  Dalam sebuah pekerjaan , Makanya setiap moment libur selalu luangkan waktu untuk keluarga.

#Tantangan Guru Siana     

# dispendik Surabaya

#Guruhebat       

Selasa, 25 Mei 2021

“ RASA SIMPATI DAN EMPATI KELUARGA BESAR SMP PGRI 6 SURABAYA DAN SDS AL-IKHLAS SURABAYA UNTUK SAUDARA DI PALESTINA MELALUI PENGGALANGAN DANA “

 































“ RASA SIMPATI DAN EMPATI

KELUARGA BESAR SMP PGRI 6 SURABAYA DAN SDS AL-IKHLAS SURABAYA

UNTUK SAUDARA DI PALESTINA

MELALUI PENGGALANGAN DANA “

Hari Ke- 497

Rasa simpati dan empati merupakan dua hal yang penting untuk diajarkan sejak kecil. Perasaan simpati dan empati ini merupakan landasan yang bisa menumbuhkan kepedulian kita terhadap orang-orang di sekitar. Biasanya, kita yang tidak dikenalkan dengan rasa simpati dan empati sejak kecil cenderung akan memiliki kecerdasan emosional yang rendah. Sebenarnya, dari kecil kita sudah diajarkan orang tua kita, bagaimana merasakan dan melihat kondisi disekitar kita. Ketika di ajarkan kita sudah memiliki kemampuan emosi yang mumpuni untuk mulai merasakan simpati karena telah cukup mampu mengetahui perasaan orang lain melalui ucapan.Lalu, saat perkembangan emosi kita semakin matang hingga kita bisa berempati dan memahami perasaan orang lain, juga memberikan respon melalui gerakan fisik yang menunjukkan rasa peduli. Proses perkembangan emosi tersebut memang terjadi secara alami, namun jika ditambah dengan pengulangan melalui latihan, kemampuan bersimpati dan berempati yang kita miliki sejak kecil bisa semakin kuat. Rasa simpati dan empati yang sudah ditanamkan dan diajarkan oleh orang tua kita sejak kecil. Nantinya akan berpengaruh terhadap sikap yang kita miliki ketika kita tumbuh dewasa. Bahkan rasa simpati dan empati yang sudah diajarkan dapat dengan mudah membentuk mental kita, sehingga rasa simpati dan empati muncul dengan sendirinya dari dalam diri kita sendiri.Ketika saat kita melihat orang tua kita sedang sibuk membereskan rumah, maka rasa simpati dan empati kita akan mucul dan kita berniat untuk membatu membereskan rumah. Lain halnya jika orang tua kita, tidak mengajarkan dan menanamkan rasa simpati dan empati kepada kita sejak kecil. Maka bisa saja kita tumbuh menjadi anak yang kurang memiliki rasa simpati dan empati terhadap orang lain.Saya mengalami sendiri didalam kehidupan saya, sejak saya kecil saya sudah diajarkan bagaimana saya harus bersikap terhadap orang lain yang berada disekitar saya. Saya diajarkan untuk memiliki rasa simpati dan empati, sehingga saat dewasa saat ini rasa simpati dan empati yang diajarkan orang tua saya selalu saya tanamkan dalam diri saya.  Ketika saudara saya sedang mengalami kesusahan, dan meminta bantuan kepada saya. Saya berusaha untuk bisa membantunya, walaupun tidak seberapa bantuan yang saya berikan. Karena niat saya mau membantu, maka saudara saya pun juga senang karena mendapat bantuan dari saya.Tetapi terkadang rasa simpati dan empati kita tidak dihargai oleh seseorang, karena hanya melihat dan menilai sikap yang kita lakukan hanya untuk mencari perhatian saja. Padahal kita sudah berusaha untuk membantu dan menolong orang lain.Saya melihat zaman sekarang, banyak orang yang tidak memiliki rasa simpati dan empati dalam dirinya sendiri. Ketika saya melihat berita yang disiarkan ditelevisi, yang beritanya membuat hati saya tersentuh dan ingin menangis. Karena berita tersebut menginformasikan, "seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri karena, kemauannya tidak dituruti".Seketika saya kaget akan berita tersebut. Saya tertegun, tega sekali anak itu membunuh ibunya sendiri yang sudah melahirkan dan membesarkannya. Bahkan nyawa menjadi taruhannya. Tetapi balasan yang didapat si ibu dari anaknya, adalah balasan yang tidak seharusnya dilakukan dan dilarang oleh agama dan hukum Negara

Aksi solidaritas bagi rakyat Palestina terus berdatangan. Kali ini aksi solidaritas itu muncul penggalangan donasi kemanusiaan bagi rakyat Palestina itu, disebutkan bahwa agresi militer yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap Palestina merupakan tindakan yang harus segera dihapus karena tidak berperikemanusiaan. "Berdasarkan pembukaan UUD 45 bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," Sebagai Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan dan Sekolah Religius SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Selasa 25/5/2021 Melakukan Penggalangan Dana Untuk PALESTINA  Dimana tidak hanya Siswa tetapi juga Guru baik dari SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya juga ikut melakukan penggalangan donasi .

Menurut Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Sangat bangga kepada siswa / siswi dan Guru – Guru baik dari SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya  karena sangat tinggi dan besar rasa simpati dan empati nya untuk PALESTINA  Sampai mereka melakukan Penggalangan Dana tersebut , walaupun dana yang terkumpul tidak terlalu besar tapi penulis bangga karena Mereka ikhlas memberikan sumbangan uang saku mereka .

Alhamdulilah Sumbangan yang terkumpul dari Siswa / Siswi Dan Guru Baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya adalah SMP PGRI 6 Surabaya terkumpul dana Rp. 200.000 Dan SDS AL-IKHLAS Surabaya terkumpul 200.000, Dimana Sumbangan tersebut di antar di serahkan oleh Ibu YUNI ISMARYATI,S.Pd Guru BK  Di SMP PGRI 6 Surabaya Dan Di damping Oleh Penulis di antar Ke YAYASAN DANA SOSIAL AL- FALAH Surabaya (YDSF). Menurut Penulis Semoga Sumbangan tersebut bisa bermanfaat untuk saudara – saudara di PALESTINA Dan Semoga Kedamaian Segera muncul di negeri PALESTINA.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat