Kamis, 14 Januari 2021

“ Masih Efektifkah Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat Di Masa PANDEMI COVID-19

 





“ Masih Efektifkah Pelaksanaan Pemberlakuan

Pembatasan Masyarakat  Di Masa PANDEMI COVID-19

Hari Ke -366

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini.Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).Virus ini menular melalui percikan dahak (droplet) dari saluran pernapasan, misalnya ketika berada di ruang tertutup yang ramai dengan sirkulasi udara yang kurang baik atau kontak langsung dengan droplet.Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

Berdasarkan data di https://www.kemkes.go.id/  Situasi Covid Pada Hari  Kamis 14 Januari 2021  Adalah sebagai berikut :Positif COVID-19     :         869.600 , Sembuh (Positif COVID-19)       :         711.205 Meninggal (Positif COVID-19) :         25.246 Jumlah SUSPEK         : 64.032, Jumlah SPESIMEN        :         70.376 ,  Sedangkan berdasarkan data https://lawancovid-19.surabaya.go.id/visualisasi/graph  Data sampai Hari Rabu 13/1/2020 Adalah sebagai berikut : 18,827

Kumulatif Konfirmasi,  191 Konfirmasi dalam Perawatan 17,368

Konfirmasi Sembuh , 1,268 Konfirmasi Meninggal . Melihat data yang terus meningkat tersebut akhirnya Pemerintah khususnya Pemerintah Kota Surabaya  Melalalui PLT Walikota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 443.2/ /200/436.8.4 / 2021 Tanggal 11 JANUARI Mengeluarkan Surat Edaran Perihal Pelaksanaan Pemberlakuan  Pembatasan Masyarakat. 

Dalam kesempatan ini  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir mencoba melihat situasi dan kondisi Setelah di keluarkanny Surat Edaran Perihal Pelaksanaan Pemberlakuan  Pembatasan Masyarakat penulis jalan jalan ke daerah Jalan RANDU Di sana ada Penjual NASI Goreng yang menunggu pelanggannya tidak kunjung datang Akhirnya penjual nasi goreng tersebut tidur di depan rombongnya , Setelah itu penulis yang juga Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984  Mencoba jalan jalan melewati Daerah KARANG Tembok dimana di daerah tersebut Mulai dari daerah Wonosari sampai KARANG Tembok Full macet yang dimana Semua tidak mau mengalah , Di samping itu juga Penulis merasa takut karena para pengendara yang macet di sana kebanyakan tidak menggunakan Masker. Dalam kesempatan ini  penulis merasa sedih dan Bingung Apakah  Pelaksanaan Pemberlakuan  Pembatasan Masyarakat masih Efektif di terapkan , Karena ini juga di lema Kesehatan Atau Perekonomian yang juga sama sama Penting.

Penulis  hanya bisa berdoa semoga COVID  Ini segera berakhir sehingga Perekonomian bisa kembali normal dan masyarakat bisa hidup aman dan nyaman dalam mencari rezeki, Bila COVID Terus meningkat maka masyarakat tidak berani membeli makanan seperti penjual nasi goreng , apalagi ada batasan sampai Jam 20.00 Hal itu yang membuat penjual merasa sedih.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Rabu, 13 Januari 2021

NASI CUBATONG (CUMI BABAT TONGKOL) MENU KEARIFAN LOKAL MENANG BERSAING DI TENGAH MARAKNYA MAKANAN EROPA NAN KOREA DI SURABAYA

 













NASI CUBATONG (CUMI BABAT TONGKOL)

MENU KEARIFAN LOKAL

MENANG BERSAING DI TENGAH MARAKNYA MAKANAN EROPA NAN KOREA DI SURABAYA

Hari Ke 365

Kebiasaan makan bersama seluruh anggota keluarga merupakan kebiasaan yang baik. Namun sayang, kesibukan masing-masing anggota keluarga membuat acara makan bersama semakin jarang dilakukan. Padahal, manfaat makan bersama sangat banyak. Selain dapat mengontrol asupan nutrisi anak, saat makan juga bisa menjadi momen saling bercerita, mendengarkan, dan mencari solusi masalah seluruh anggota keluarga.Coba kita ingat, kapan terakhir kali makan bersama keluarga? Seminggu yang lalu, dua minggu yang lalu atau bahkan mungkin dalam waktu sebulan ini belum pernah sekalipun makan bersama seluruh anggota keluarga. Ayo, luangkan sejenak waktu Anda untuk makan bersama keluarga karena banyak manfaat positif berawal dari meja makan.Mengontrol asupan nutrisi anakAnak-anak dan remaja umumnya belum memiliki pengetahuan yang baik akan kebutuhan zat gizi tubuhnya. Padahal usia anak-anak adalah masa pertumbuhan.Kekurangan zat gizi tertentu dapat membuat anak terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Ajang makan bersama bisa menjadi tempat orang tua mengontrol asupan nutrisi anak.Apalagi jika acara makan dilakukan di rumah dengan menu masakan buatan Ibu. Tentu akan lebih bergizi, sehat, terjaga kebersihannya, dan hemat tentunya.Mencegah anak mengonsumsi junk foodAnak-anak biasanya menyukai  jajanan yang tinggi lemak, kalori, dan garam namun rendah serat dan vitamin. Kebiasaan jajan di luar rumah memungkinkan anak mengonsumsi bahan kimia berbahaya, seperti pewarna, pengawet, dan penguat rasa. Makanan di luar rumah juga tidak terjaga kebersihannya sehingga dapat menyebabkan anak terkena penyakit gangguan pencernaan bahkan keracunan makanan. Dengan makan bersama, meskipun dilakukan di luar rumah, orang tua bisa memilihkan menu yang sehat. Seperti menyarankan jangan minum soft drink tetapi memilih jus buah yang lebih sehat. Atau jangan terlalu banyak makan makanan yang digoreng, tetapi memilih menu masakan rebus atau kukus yang lebih sehat.

Dalam meningkatkan imunitasi bagi para Guru – guru di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  pada hari Rabu 13/1/2021 Guru – guru di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sarapan pagi bersama dengan Menu NASI CUBATONG ( CUMI BABAT TONGKOL )  Mantab Luar Biasa Kata SUGIARTI ,S.Pd Selaku Kordinator UKS SMP PGRI 6 Surabaya Dan Ibu LASMIATI,S.Pd selaku Pelatih Pramuka SDS AL-IKHLAS Surabaya . Dalam kesempatan ini CUBATONG SMP PGRI 6 Surabaya diantar sendiri  oleh Bapak AGUS SAYUTI,S.Pd , sekalian Reuni dengan Ibu Penulis yang Alumni Kepala SMP PGRI 6 Surabaya tersebut, Setelah menikmati NASI CUBATONG Tersebut Alhamdulilah Juga Dikasih THE Panas Dan Krupuk

Menurut  Penulis Yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bahwasannya sarapan pagi ini adalah kegiatan rutin di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Untuk meningkatkan imunitas dari guru guru sebelum memulai pembelajaran, disamping itu untuk hari ini sengaja membeli sarapan CUBATONG , Karena juga Ingin Mengenalkan ke Guru Guru NASI CUBATONG ( CUMI BABAT TONGKOL ) Yang di buat Oleh Alumni Guru SMP PGRI 6 Surabaya Yaitu Bapak AGUS SAYUTI ,S.Pd yang juga jualan di Kedinding Lor PALM 1 Tersebut.

 #Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

Selasa, 12 Januari 2021

Tertib administrasi sekolah sebagai bukti kepedulian sekolah terhadap layanan publik.

 










































Tertib administrasi sekolah sebagai bukti kepedulian sekolah

 terhadap layanan publik.

Hari Ke-  364

Pihak sekolah diminta mengelola arsip dengan lebih baik. Pasalnya, arsip menjadi gambaran perjalanan sejarah sekolah maupun sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk siswa didik. “Khususnya tentang pengelolaan arsip dinamis dari penciptaan arsip yang meliputi pembuatan dan penerimaan arsip, penggunaan dan pemeliharaan arsip, baik pendistribusian dan perawatan, serta penyusutan arsip yang meliputi tahapan pemindahan, penyerahan, dan pemusnahan,” Diakui, masih ada sekolah yang belum melaksanakan tertib administrasi secara optimal. Sehingga, dikhawatirkan ada arsip sekolah yang hilang atau rusak. Karenanya, poin penting yang harus segera dilaksanakan adalah mewujudkan pengelolaan arsip di lingkungan sekolah dengan baik, mengingat pengelolaan arsip yang baik akan menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.“Kami terus berupaya meningkatkan SDM kearsipan dalam mendukung tertib arsip sekolah. Bagaimana pun pemerintah termasuk pihak sekolah, pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat, bertugas melayani masyarakat. Sekolah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan layanan publik yang baik dan profesional sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan

Memasuki Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021  Sekolah Swasta Kecamatan Semampir dan Pabean CANTIKAN menerima pembinaan Pengawas yaitu Bapak Drs ADJI SUHARKO, M.Pd , Pada hari Selasa 12/1/2021 Di Gedung  SMP AL IRSYAD Surabaya , Dalam kesempatan tersebut Bapak Drs. ADJI SUHARKO Menjelaskan tentang SOSIALISASI PROGRAM PENGAWAS yaitu Pembinaan Guru yang terdiri dari  Administrasi Guru, Penyusunan RPP, Pelaksanaan Pembelajaran, Penilaian Hasil  Belajar , Administrasi Guru BK  Pembinaan Kepala Sekolah yaitu Program Perencanaan Kerja Kepala Sekola, Pembiayaan BOS, Pembiayaan BOPDA , Administrasi Kepegawaian Administrasi KesiswaanAdministrasi Perpustakaan, Disamping itu Bapak Drs. ADJI SUHARKO M.Pd juga menjelaskan kepada sekolah binaannya untuk mempersiapkan berkas untuk Nominasi yang akan dilaksanakan Pada Tanggal 19-21 Januari 2021 , Bapak Pengawas Pembina meminta agar sekolah binaanya tidak ada masalah pada saat Nominasi UJIAN Sekolah Nanti , Jadi  Beliau meminta agar Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir dan Pabean CANTIKAN Tertib dalam Administrasi  Khususnya Beliau meminta Agar Dokumen Kurikulum yang belum untuk segera di selesaikan karena Dokumen Kurikulum Syarat Untuk NOMINASI.

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir yang juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang ikut mendampingi Pengawas Pembina menyampaikan agar Teman teman  untuk bisa tertib dalam Administrasi sekolah apalagi di saat daring ini dokumen administrasi harus di siapkan khususnya dalam Menghadapi NOMINASI Ujian Sekolah Serta Persiapan Untuk AKREDITASI Yang dimana Masa PANDEMI Ini Kemungkinan Akreditasi Adalah Secara DARING Jadi Mohon Semua berkas di siapkan mulai sekarang, Disamping Itu Kepala Sekolah Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Mengajak kepada Kepala SMP Swasta kecamatan Semampir dan Pabean CANTIKAN Agar tetap menjaga protocol kesehatan  dengan 3M Memakai Masker , Mencuci tangan dan menjaga jarak agar kita dan keluarga kita terhindar dari Covid  19 Di akhir acara Bapak Drs. H IMAM SYAFI’I , M.M Kepala SMP IHYAUS SALAFIYAH Menutup dengan Doa Semoga Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir Pabean Cantikan Beserta Guru Dan Keluarga nya Di jauhkan dari COVID- 19 diberikan Kesehatan lahir bathin Serta Semoga Pelaksanaan PPDB 2021/2022 SMP Swasta Kecamatan Semampir dan Pabean Cantikan terpenuhi pagu PPDB 2021/2022.

Setelah Doa , Semua kepala sekolah kecamatan semampir dan Pabean Cantikan menikmati Donat pemberian dari Ibu MARINA KURNIASARI,S.Pd Kepala SMP Barunawati Surabaya ditambah dengan Kopi dan The Pemberian dari SMP AL-IRSYAD Surabaya. Sungguh sangat nikmat .

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat