Kamis, 29 Oktober 2020

Liburan Tambah Ilmu Parenting "Menjadi orang tua inspiratif, membentuk generasi prestatif"

 

















Liburan Tambah Ilmu Parenting "Menjadi orang tua inspiratif, membentuk generasi prestatif"

Hari Ke - 289

Ada pepatah lama mengatakan “satu keteladanan lebih berharga dari sejuta nasihat”Mungkin banyak orang mengira kelakuan atau gaya hidup seseorang bersifat genetika. Belum ada rumusan ilmiah resmi yang mengatakan demikian. Seorang pemabuk bisa saja memiliki anak yang suka minum-minuman keras bukan karena faktor keturunan, namun bisa saja si anak merekam kelakuan orang tuanya sejak ia kecil dan kemudian dia tiru dan lakukan.Seorang yang rajin beribadah memiliki anak yang rajin beribadah pula, bukan karena faktor keturunan, namun lebih dominan karena semenjak kecil ia meneladani gaya hidup orang tuanya. Maka pepatah “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” lebih tepat digunakan dalam relasi keteladanan.Keteladanan ternyata bukan tentang kemampuan untuk menasihati atau memotivasi seseorang. Keteladanan berasal dari kata teladan. Menurut KBBI teladan berarti sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk dicontoh (tentang perbuatan, kelakuan, sifat, dan sebagainya). Maka secara sederhana keteladanan berarti mentransfer contoh baik kepada orang lain dengan perbuatan langsung. Maka apa yang orang tua lakukan itu menjadi role model atau keteladanan praktis bagi anaknya. Orang tua mesti berhati-hati berbicara, bersikap, bertindak di depan anaknya. Karena itu menjadi inspirasi baginya. Maka tidak usah heran, gaya bicara, gaya duduk, atau bahkan gaya jalan seorang anak terinspirasi dari gaya orang tuanya.Hindari menyebar hal buruk semisal makian bahkan ketika marah sekalipun. Bisa saja kelak anak akan bertumbuh menjadi pemarah dan pemaki. Sebab bagi anak, orang tua adalah inspirasi fundamental bagi tumbuh kembangnya. Bentuk interaksi dan relasi di dalam keluarga ketika ia kecil hingga beranjak dewasa bisa saja memengaruhi interaksi dan relasinya kelak di masa kedewasaannya.Nasihat bisa saja mengubah orang, namun keteladanan bisa melekat dengan sendirinya bagi seseorang. Orang tua bukan hanya sekadar motivator yang sangat kaya akan kata-kata serta berusaha semaksimal mungkin agar anak mengikuti perkataannya. Namun lebih dari itu, orang tua adalah inspirator yang, sadar atau tidak dan sengaja atau tidak, bisa menjadi acuan bagi anak untuk bertindak dan mengambil keputusan dalam hidupnya. Orang tua bisa menjadi inspirator yang berhasil, jika mampu menjadi idola yang menyenangkan bagi anak, yang tanpa  berbicara pun bisa membuat anak terpengaruh untuk berbuat.Menasihati anak untuk rajin belajar sejak masa kecilnya bukan semata dengan kata-kata “belajar sana, biar kamu pintar!” Membuat anak rajin belajar bisa dilakukan dengan mengajak anak belajar bersama, membuka buku bersama, atau bahkan berdiskusi bersama tanpa harus mengatakan “biar kamu pintar!”.Orang tua yang tampil sebagai inspirator, tanpa banyak bicara, mampu membuat anak terdorong lalu bergerak dengan motivasi yang tumbuh dari dalam dirinya sendiri. Orang tua yang menunjukkan semangat pantang menyerah dalam memperbaiki kehidupannya, cenderung akan mewariskan semangat yang sama bagi anak-anaknya. Orang tua yang menunjukkan cinta kasih dan relasi anti diskriminatif, bisa saja akan menjadikan anak bertumbuh menjadi manusia yang toleran dan mengasihi sesamanya.

Pada Hari Kamis 29/10/2020 Yang bertepatan dengan libur Cuti Bersama Memperingati MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir mengikuti WEBINAR Parenting dan Launching PPDB Barunawati "Menjadi orang tua inspiratif, membentuk generasi prestatif" Melalui join Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/9726330386?pwd=RThYZ1lmNmlyb3BmOWpjSFo0NURKdz09 , Sebelum memulai Acara PARENTING Ketua YAYASAN Barunawati Biru Surabaya  Bapak ANDITO SUTARTO Memberikan Sambutan Serta Dilanjutkan Pemukulan GONG Untuk Di bukanya Pelaksanaan PPDB 2021/2022 Di damping Direktur Pendidikan Yayasan BARUNAWATI BIRU SURABAYA Ibu NOVARINA NURUL KUSUMA WARDANI,S.Pd , M. M , Selanjutnya Motivasi PARENTING Yang di sampaikan oleh Ustadz Suhadi Fadjaray Beliau seorang Motivator dan Konsultan Pendidikan. Ustadz Suhadi Fadjaray dalam kesempatan tersebut mengajak Peserta WEBINAR PARENTING  Untuk Selalu Bersyukur dan bersyukur , Disamping itu Ustadz Suhadi Fadjaray Mengajak Peserta PARENTING Untuk Hendak nya TAKUT Kepada Allah S.W.T , Lemah , Bertaqwa dan Benar. Dalam kesempatan ini Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sangat senang bisa mengikuti acara tersebut karena di musim liburan tersebut bisa tertap kreatif dengan mengikuti PARENTING Dapat ILMU Dan Dapat Teman Kata Bapak H. BANU ATMOKO,S.Pd Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Tersebut.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Rabu, 28 Oktober 2020

“ Kenalkan Dan Ajak Bermain Ponakan Tercinta MAKHLUK CIPTAAN Tuhan “

 








“ Kenalkan Dan Ajak Bermain Ponakan Tercinta

MAKHLUK CIPTAAN Tuhan “

Hari Ke - 288

 

"Jika kamu membenci orang karena dia tidak bisa membaca al-Quran, berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi al-Quran. Jika kamu memusuhi orang yang berbeda Agama dengan kamu, berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi Agama. Jika kamu menjauhi orang yang melanggar moral, berarti yang kamu pertuhankan bukan Allah, tapi moral. Pertuhankanlah Allah, bukan yang lainnya. Dan pembuktian bahwa kamu mempertuhankan Allah, kamu harus menerima semua makhluk. Karena begitulah Allah." bahwa salah bukti yang menunjukkan bahwa kita benar-benar menyembah Tuhan adalah dengan menerima dan mencintai semua makhluk-Nya tanpa tebang pilih dan tanpa pilih kasih. Tuhan, cinta-Nya tak terbatas, memeluk semua makhluk. Dia senantiasa menanti para hambanya untuk menjenguk saudaranya yang sakit, membantu saudaranya yang tertimpa musibah, dan menghibur saudaranya yang sedang dirundung kesedihan. "Saudara", adalah selama kita hidup dan menghirup udara yang sama, maka kita adalah saudara/seudara. Perbedaan keyakinan, warna kulit, jenis kelamin bahkan perbedaan antara manusia, hewan dan tanaman sekalipun, bukan menjadi alasan untuk saling menyayangi dan mencintai satu sama lain. Perbedaan bukan menjadi tembok pembatas yang menghalangi kita untuk mencintai semua ciptaanNya.

Dalam mengenalkan makhluk Ciptaan TUHAN  Keponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI Pada Hari RABU 28/10/2020 Di ajak untuk bermain CIPTAAN TUHAN  Yaitu main dengan Bebek , Bahkan bebek tersebut di gendong sama Keponakan tercinta CHYNTIA PRAJNA WULANDARI , Lucunya Tingkah Polah Keponakan tercinta Mengenalkan Makhluk CIPTAAN Tuhan Dimana Makhluk CIPTAAAN  Harus kita Jaga Kita Rawat Seperti merawat diri kita sendiri

 

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

Selasa, 27 Oktober 2020

“ Guru Seperti Sahabat Yang Selalu Ada Setiap Saat “

 





















“ Guru Seperti Sahabat Yang Selalu Ada Setiap Saat “

Hari Ke - 287

Dalam  proses belajar mengajar, keberadaan guru berperan strategis bagi keberhasilan tujuan pendidikan. Namun, sistem pendidikan yang kita anut menempatkan guru pada sosok yang terlampau agung. Guru atau dosen sengaja didesain sebagai manusia luar biasa, yang harus ”digugu landitiru” dalam setiap laku dan ucapannya. Sistem yang demikian membuat corak pendidikan kita indoktrinatif yang menempatkan siswa pada posisi lemah.Tugas siswa kemudian hanya meniru dan mengikuti apa pun perintah sang guru. Guru seakan-akan malaikat yang tak pernah salah.Di saat bersamaan, siswa sama sekali tak diberi keleluasaan untuk menggali potensinya. Model pendidikan sentralistik pada sosok guru membuat pendidikan kita sulit maju.Sementara itu, tuntutan profesionalisme sebagai seorang guru, sepertinya tak kunjung jua, meskipun berbagai model pembelajaran telah ia terima. Berbagai metode mengajar telah sempat dipelajari, dan sesekali pernah dicoba untuk dipraktekkan. Sebut saja, misalnya ada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), Quantum Learning, Cooperative Learning, Experiental Learning, atau metode Jigsaw, inquiry, diskusi, bermain peran, dan seterusnya. Begitu akrab istilah-istilah terebut bagi sang guru, karena itulah kata-kata yang selalu ia dengar saat menghadiri acara pembinaan atau pengarahan. Itulah, kata-kata yang selalu dicoba untuk dimasukkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).Ternyata, seorang guru tidak cukup hanya mengetahui berbagai model atau metode pembelajaran yang selama ini selalu disarankan. Tidak otomatis, seorang guru yang dengan begitu rajin mengerjakan tugas-tugas teknis administratif, seperti RPP misalnya, lantas mampu mengajar dengan baik, efektif dan menarik. Bahkan, dalam hal-hal tertentu, pengetahuan teroritis tersebut, tidak jarang justru telah membuat kebingungan. Tugas-tugas teknis administratif, justru kian menambah beban, dan kurang berdampak secara langsung pada kesiapan guru saat mengajar di kelas.

Pada Hari Selas 27/10/2020 , Seperti biasa  jika hari Selasa Pukul 15.00 Di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Melaksanakan Kegiatan EXTRA Pramuka  , Dimana  yang harus nya hari Ini digunakan untuk latihan Pramuka , tetapi karena yang datang hanya NURHALISA Siswa Kelas 9 , Shamila Siswa Kelas 9 , Inayah Siswa Kelas 9 Dan NAILY ITQIANA Siswa Kelas 8 , Akhirnya Kak SYAHRUL , S.Pd Pelatih Pramuka Alumni Jurusan MATEMATIKA UNIPA Kelahiran NOVEMBER Mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya RUJAKAN Bersama dengan hasil Panen Buah Mangga Milik SMP PGRI 6 Surabaya diambil 3 Buah Mangga. Tidak Canggung bagi Kak SYAHRUL , S.Pd makan Rujakan bersama dengan siswi / siswi SMP PGRI 6 Surabaya tersebut, Dalam kesempatan tersebut Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO,S.Pd Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984  Bahwasannya Selama 10 Tahun Menjadi Kepala Di SMP PGRI 6 Surabaya bahwasannya Guru itu harus bisa menjadi seorang Sahabat bagi siswa / siswi nya , Jangan Angap bahwa beliaunya Guru Agar Anak Didik tidak takut serta Lebih OPEN Dan Terbuka Ke Guru . Alhamdulilah Hal Itu Sudah di terapkan Di SMP PGRI 6 Surabaya , Seperti  yang dilakukan Oleh KAK SYAHRUL , S.Pd  saat Sore hari ini Semoga Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan Guru Guru Sehat Selalu Serta Semoga Kerukunan ini Tetap Terjalin selamanya.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Senin, 26 Oktober 2020

“ KISAH CERITA DI MASA PANDEMI COVID – 19 MELALUI MEDIA VLOG “

 


“ KISAH CERITA DI MASA PANDEMI COVID – 19

MELALUI MEDIA VLOG “

Hari Ke - 286

VIRUS Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).Virus ini menular melalui percikan dahak (droplet) dari saluran pernapasan, misalnya ketika berada di ruang tertutup yang ramai dengan sirkulasi udara yang kurang baik atau kontak langsung dengan droplet.Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.Banyak cerita sedih yang terjadi di masa pandemi Corona ini. Tidak terhitung jumlahnya orang orang yang merasa terpukul karena rencana dan impian yang sudah disusun jauh jauh hari, semuanya harus berantakan di tengah jalan karena pandemi ini. Sebelum memutuskan untuk melupakan atau mengubur impian dalam dalam,

Sudah hampir 8 bulan PANDEMI COVID – 19 Melanda negeri Indonesia tercinta dalam masa Pandemi COVID – 19 Yang melanda Negeri ini tidak membuat patah Semangat Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada hari Senin 26/10/2020  MAISYA KURNIASARI , MAS AYU DINI SUCIATI , DAN YULIANA LATIFAH siswa Kelas 8  Didampingi Ibu FIRDA ERDYATI,S.Pd Guru PRAKARYA Dan Bapak SYAHRUL,S.Pd Guru Extra Pramuka membuat Video tentang Kisah di masa PANDEMI COVID – 19 Ini , Dimana Masa PANDEMI COVID – 19 Yang Sudah berlangsung selama 8 Bulan tersebut  tidak membuat patah semangat Siswa / Siswi SMP PGRI  6  MAISYA KURNIASARI Siswa Kelas 8 Seperti biasa selama masa Pandemi COVID-19 Ini  bangun pagi Pukul 04.00 Untuk melaksanakan SHOLAT SHUBUH , Menata  Tempat tidur, Sarapan PAGI , Pembelajaran Via ZOOM , Bermain , Mengaji Dan Kumpul Keluarga. Itulah Kita Cerita dari MAISYA KURNIASARI Selama Masa PANDEMI COVID – 19 Ini. Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni JURUSAN PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd bahwasannya Tujuan dari Pembuatan Video ini adalah Menceritakan kisah Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tentang Kisah Semasa PANDEMI COVID – 19 Dimana Walaupun COVID – 19 Tetap terus berprestasi berkarya untuk mengharumkan nama Sekolah tercinta melalui Prestasi yang dimiliki. Dalam Kesempatan ini Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd meminta Teman – teman Yang Di rahmati Allah Untuk Memberikan LIKE    YOU TOBE VIDEO Tersebut  Melalui LINK  https://youtu.be/exchk5Jz328  Serta Mohon LIKE INSTAGRAM https://www.instagram.com/tv/CGykZz3nu5g/?igshid=wtt41c0ojeg2   Semoga VIDEO Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Baik Melalui YOU TOBE Maupun INSTAGRAM Dapat Menjadi Juara  , Besar Harapan kami Kepala SMP PGRI 6 Surabaya  Teman teman Bisa Memberikan LIKE  Untuk YOU TOBE Dan INSTAGRAM  VIDEO Tersebut. Semoga Allah Yang Membalas Kebaikan Bapak / Ibu Yang Sudah meluangkan Waktunya memberikan LIKE Bagi siswa / siswi kami tersebut serta Semoga Dengan LIKE Tersebut menambah Semangat dan motivasi siswa / siswi kami tetap terus berkreasi , Berprestasi di masa PANDEMI COVID.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Minggu, 25 Oktober 2020

“ BANK BNI 1946 Ajak Siswa GEMAR Menabung Untuk Kesuksesan MASA DEPAN Yang Cemerlang

 






















































“ BANK BNI 1946  Ajak Siswa GEMAR Menabung

Untuk Kesuksesan MASA DEPAN Yang Cemerlang “

Hari Ke - 285

Ada beberapa kondisi yang bikin seseorang mengalami kesulitan keuangan. Kondisi itu bisa ditemukan misalnya pada pengusaha yang omzetnya menurun, pengusaha yang bangkrut, karyawan yang kehilangan pekerjaan, atau keluarga yang kehilangan salah satu sumber pendapatan. Di tengah kondisi kesulitan keuangan seperti ini, seseorang berpotensi menggunakan tabungan yang telah disiapkan untuk rencana masa depan, untuk menyambung hidup. Akibatnya, ia bisa gagal mencapai rencana yang sudah disiapkan tersebut.Apakah Anda pernah mengalami situasi yang sama? Sebetulnya, sesulit apapun kondisi keuangan yang Anda hadapi, tetaplah berusaha untuk mewujudkan rencana-rencana keuangan yang telah Anda susun. Rencana itu hanya dapat terwujud jika Anda tetap disiplin menabung dan tidak menggunakan tabungan tersebut untuk menutup kebutuhan selama keuangan sedang tiris Sekecil apapun penghasilan yang Anda dapatkan dalam masa-masa kritis seperti sekarang, tetaplah berusaha menabung. Anda bisa menerapkan sistem auto debit minimal 10% pada rekening tabungan untuk memastikan Anda tetap disiplin menabung setiap bulan.Kondisi keuangan sulit sebaiknya tidak menjadi alasan Anda gagal mencapai rencana finansial. Agar rencana ini dapat terwujud, mari disiplin menabung.

Dalam mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Kamis 22/10/2020  Bertepatan dengan Pembagian RAPOT Sisipan Semester GANJIL Tahun Pelajaran 2020/2021 Kedatangan tamu dari BANK  BNI 1946 , Kedatangan beliau adalah untuk memberikan Bantuan BUKU TABUNGAN SIMPANAN PELAJAR  Untuk Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya.  Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd  berharap walaupun di kondisi PANDEMI COVID – 19 Tetap di usahakan untuk menabung  sekecil apapun uang yang di tabung pasti akan bermanfaat , jangan patah semangat untuk tidak melakukan kegiatan menabung tersebut.  Dimana Uang TABUNGAN Tersebut dapat digunakan untuk biaya Pendidikan  atau biaya hidup Semoga Siswa /Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Gemar MENABUNG Untuk Masa Depan.

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat