Jumat, 28 Februari 2020

“ Bahagianya Bisa Melihat Kalian Tersenyum di saat Hujan “














“ Bahagianya Bisa Melihat Kalian Tersenyum di saat Hujan “
                                                                             Hari Ke - 45
Betapa bahagianya menjadi seorang guru yang tampil penuh kharisma dihadapan siswanya. Sosok guru yang selalu dirindukan kedatangannya, diamnya disegani, tutur katanya ditaati,  dan kepergiannya ditangisi.” “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya agar memiliki spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.”( UU Sisdiknas pasal 1 ayat 1 )Pendidikan adalah sebuah dunia yang lahir dari rahim kasih sayang. Pendidikan harus berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan pendidik sebagai orang tua dan anak didik (murid) sebagai anak. Pendidikan dilakukan dengan hati lewat ungkapan rasa kasih sayang (love), keikhlasan (sincerely), kejujuran (honesty), keagamaan (spiritual), dan suasana kekeluargaan (family atmosphere).  Guru tidak dibatasi waktu dan tempat dalam mendidik siswa, sebagaimana orang tua mendidik anaknya. Guru harus ikhlas dalam memberikan bimbingan kepada para siswanya sepanjang waktu. Demikian pula tempat pendidikannya tidak terbatas hanya di dalam ruang kelas saja, dimanapun seorang guru berada, dia harus sanggup memainkan perannya sebagai seorang pendidik yang sejati. Fenomena ini yang kini hilang dari sistem pendidikan nasional kita sekarang Mulai meredupnya nuansa kasih sayang dalam interaksi antara guru dengan siswa telah melahirkan sikap guru yang lebih suka menghukum daripada tersenyum. Guru lebih suka menghardik daripada bersikap empatik. Guru yang baik adalah guru yang melandasi interaksinya dengan siswa diatas nilai-nilai cinta dan kasih sayang. Dengan cintalah akan lahir keharmonisan. Diera globalisasi yang selalu mengedepankan emosi di sisi hati, ditengah mewabahnya kekeringan sosial dan krisis kesantunan moral, maka sebuah keniscayaan bagi guru untuk merevitalisasi penanaman sikap santun dan keramahan di sekolah sebagai lembaga rekayasa sosial. Seperti yang katakan oleh pakar pendidikan kita Arif Rahman bahwa diera reformasi yang serba kebablasan ini guru harus mengajar muridnya dengan hati (cinta dan kasih sayang) bukan emosi. Sikap cinta dan kasih sayang seorang guru tercermin melalui kelembutan, kesabaran, penerimaan, kedekatan, keakraban, serta sikap-sikap positif lainnya dalam berinteraksi dengan lingkungannya, khususnya dengan para siswa. Sosok guru yang selalu menebar kasih sayang pada siswa akan melahirkan sebuah kharisma. Siswa akan mencintai guru dengan cara mengidolakannya, serta menempatkan dia sebagai sosok yang berwibawa dan disegani. Cinta adalah sikap batin yang melahirkan kelembutan, kesabaran, kelapangan, kreativitas, serta tawakkal. Jaring-jaring cinta yang kita tebar dengan penuh keikhlasan akan tersambut positif oleh siswa. Sesuai dengan kalimat hikmah “Siapa menanam, dialah yang akan memetik hasilnya.” Respon balik dari rasa cinta siswa bisa terwujud melalui sikap-sikap positif. Misalnya penghormatan, kepatuhan, motivasi belajar, kecintaan terhadap tugas, dan rasa ingin selalu menghargai guru yang dicintainya. Dengan sikap-sikap seperti ini maka siswa akan merasakan bahwa belajar sudah bukan lagi sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan bahkan keasyikan. Maka akan muncul gairah untuk berprestasi didalam jiwa siswa. Namun dalam realita dilapangan , ungkapan rasa cinta guru tidak mudah ditangkap oleh siswa. Mengungkapkan kata cinta tidak semudah mengucapkan. Dibutuhkan kiat dan seni tersendiri agar sinyal cinta guru dapat dipahami siswa. Bagaimana mewujudkan Mengajar dengan hati di sekolah? Ada beberapa langkah yang harus dilakuk Modal utama cinta salah satunya adalah kelembutan sikap. Kelembutan akan melahirkan cinta, dan perasaan cinta akan semakin merekatkan hubungan antara guru dengan siswanya. Bila seseorang mencintai sesuatu, pasti ia akan berperilaku lembut terhadap sesuatu yang dicintainya tersebut. Jika siswa selalu menemukan kelembutan setiap kali berinteraksi dengan guru, maka siswa akan meyakini bahwa gurunya memang mencintai mereka. Hampir semua guru berkeinginan untuk mencintai dan dicintai siswanya. Namun tidak semua guru berhasil melakukannya. Kiat-kiat untuk melembutkan hati guru: pertama, jangan pernah ragu menyatakan “aku juga mencintaimu” terhadap siswa. Menurut Gary Chapman, semua tingkah laku  anak adalah “bahasa cinta.” Dari tingkahnya yang beraneka rupa ,anak mengharap respon positif dari orang dewasa. Oleh karena itu kita tidak boleh tergesa-gesa  menstempel/cap hitam terhadap anak  yang bertingkah polah negatif, tetapi segeralah kita menangkap pesan cinta  dari anak tersebut. Disinilah muasal hati menjadi lunak dan lembut. kedua, nyatakan “aku hadir demi kamu.” Jika guru menganut filsafat ini maka, bagaimanapun karakter siswa yang dihadapi, guru akan mampu menerima dan menghadapinya dengan bijak. ketiga, nyatakan “akulah sahabatmu.” Apabila ada teman yang selalu setia bersama kita di kala susah atau senang, maka dialah teman sejati. Guru jangan jadi model “polisi” yang akan menjadi teman dinas bagi siswanya. Sebagai teman sejati guru harus mampu menciptakan komunikasi “pemecah es” untuk memecahkan kebekuan suasana dalam berinteraksi dengan siswa.an oleh guru: Guru adalah orang tua kedua bagi anak. Maka, hendaklah guru berusaha berbuat sebagaimana dilakukan oleh orang tua kepada anaknya. Mendoakan anak secara rahasia merupakan keniscayaan bagi guru yang kini banyak terlupakan. Guru selain sebagai pengajar dan pendidik serta yang tidak kalah pentingnya adalah menjadi pendoa bagi anak didiknya. Sejalan dengan pemikiran diatas, sebenarnya ada tiga hal yang sangat dibutuhkan siswa disekolah. Pertama lingkungan belajar yang aman dan nyaman, kedua sekolah sebagai rumah kedua, dan ketiga komunitas teman sebaya. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman meliputi sarana dan prasarana fisik serta suasana belajar yang enjoy learning. Belajar akan efektif jika berada dalam keadaan yang menyenangkan. Berangkat dari rasa kegembiraan itulah maka akan bangkit minat, adanya keterlibatan penuh, tercipta makna, adanya pemahaman atau penguasan materi serta munculnya nilai yang membahagiakan. Guru sebagai sosok yang pantas digugu dan ditiru, penting menempuh pendekatan yang disertai dengan kelembutan terhadap anak didik. Menurut Rudolf Dreikurs, ada beberapa langkah yang harus ditempuh oleh guru untuk mengembangkan sekolah ramah anak. Pertama, jadilah guru yang tidak lagi bertindak sebagai penguasa kelas atau mata pelajaran, tetapi bertindaklah sebagi pembimbing kelas atau mata pelajaran; kedua, kurangi kelantangan suara dan utamakan keramahtamahan suara; ketiga, kurangi sebanyak mungkin nada memerintah dan diganti dengan ajakan; keempat, hindarkan sebanyak mungkin hal-hal yang menekan siswa; kelima, hal-hal yang menekan diganti dengan pemberian motivasi terhadap anak sehingga bukan paksaan yang dimunculkan, tetapi pemberian stimulus; dan keenam, jauhkan sikap guru yang ingin”menguasai”siswa karena sikap yang lebih baik ialah mengendalikan siswa. Hal yang terungkap bukan kata-kata mencela, tetapi kata-kata guru yang membangun keberanian dan kepercayan diri siswa. Sekolah merupakan miniatur kehidupan dalam masyarakat. Karena itu, selain diberi pembelajaran dalam keseharian, para siswa juga diajak mengembangkan aspek persaudaraan dan solidaritas antar teman sebagai bekal kehidupan bersosisalisasi dalam hidup bermasyarakat. Pengembangan aspek kemanusiaan ini bisa tercipta jika guru dapat menciptakan iklim pembelajaran dikelas yang kondusif dengan menerapkan model-model pembelajaran yang menantang siswa berfikir kritis dan kreatif. Lewat sekolah, siswa diajarkan rasa saling menghormati dan mencintai perbedaan dalam segala bidang baik dengan teman, guru dan masyarakat sekitar. Siswa tidak cukup hanya menerima perbedaan, tetapi lebih penting lagi mencintai kebersamaan dalam perbedaan. Mau dan mampukah guru menanam dan menyemai cinta di hatinya untuk siswa-siswinya ? harus ! Karena keputusan seseorang menjadi seorang guru haruslah memahami resiko-resiko yang akan ia hadapi sebagai orang yang berprofesi sebagai pendidik, dengan semangat totatalitas kerja yang tinggi. Selamat menebar pesona cinta untuk semua siswanya bagi sang pahlawan cendekia.
Pada hari Jum’at 28/2/2020 Surabaya di landa hujan deras  dan banjir , tetapi tidak membuat semangat kendor siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya mereka Giat berlatih Yel Yel dan Latihan PBB di LAPANGAN Sekolah walaupun dalam keadaan hujan deras mereka tetap giat berlatih , bahkan setelah berlatih mereka juga hujan hujan dan main prusutan  baik siswa laki laki   maupun siswa perempuan ikut larut dan bahagia sambil hujan hujan , tidak hanya siswa SDS “ AL-IKHLAS Surabaya yang semangat tetapi siswa kelas 9 Walaupun hujan deras dan banjir tetapi mereka tetap semangat  mengikuti Rumah Matematika untuk Persiapan UNBK Tahun 2020 .
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat



Rabu, 26 Februari 2020

“ Ajarkan Skill Untuk Menyambut Generasi Emas Unggul 2045 “


























“ Ajarkan Skill Untuk Menyambut Generasi Emas Unggul 2045 “
                                                                             Hari Ke -  43
Soft skill merupakan kualitas yang dibutuhkan dalam beberapa hal tertentu yang tidak berdasarkan pada kemampuan pengetahuan. Kemampuan ini meliputi pola pikir, kemampuan negosiasi, dan sikap yang lentur secara positif. Kemampuan ini akan sangat bermanfaat dalam dunia kerja maupun dalam interaksi sosial pada umumnya.Keterampilan tersebut tidak tumbuh dengan banyaknya buku yang dibaca ataupun banyaknya pelatihan keahlian yang sudah diikuti. Kemampuan secara sosial seperti yang disebutkan di atas adalah kemampuan teknis yang terbentuk berdasarkan pengalaman. Maka, untuk mengembangkan soft skill, kuncinya adalah terus mengasahnya. Soft skill sangat berguna jika dibarengi dengan hard skill yang mumpuni. Seorang profesional dengan kemampuan intelektual atau praktik tinggi akan percuma jika tidak memiliki kemampuan menyampaikan gagasan, tidak bisa bernegosiasi, tidak bisa berkomunikasi dengan baik atau bahkan tidak mampu menempatkan diri dengan baik di lingkungannyPenguasaan kemampuan-kemampuan tersebut sangat penting di era sekarang ini. Terlebih jika Anda terlibat dalam sebuah organisasi seperti perusahaan, firma, organisasi non-profit, dan institusi yang membutuhkan banyak komunikasi. Banyak contoh seseorang dengan kemampuan intelektual dan praktik yang baik namun kurang bisa menempatkan diri dalam lingkungannya. Akibatnya, mereka tidak bisa bekerja sama dengan orang lain dalam tim, bahkan tidak memiliki kemampuan menyampaikan gagasan yang baik. Dalam kenyataannya, tak jarang mereka malah menempatkan anggota tim yang lain dalam kesusahan sehingga berakibat buruk pada yang lainnya. ndonesia Emas 2045 adalah sebuah impian besar tentang Indonesia yang unggul, maju bersaing dengan bangsa-bangsa lain, dan telah cukup dewasa untuk mengatasi isu-isu persoalan klasik bangsa, seperti korupsi, isu disintegrasi, dan kemiskinan. Untuk mewujudkan impian tersebut, kunci utamanya bukan kekuatan ekonomi, politik, atau militer, melainkan manusianya"Pola pikir yang menganggap bahwa potensi utama sebuah bangsa adalah lautnya, tanahnya, tambangnya, adalah pola pikir para penjajah." Dengan demikian maka kualitas sumber daya manusia menjadi dasar dari impian menjadi Indonesia emas tahun 2045 mendatang. Pemimpin bangsa Indonesia tahun 2045 adalah mereka yang saat ini sedang duduk dibangku sekolah pendidikan dasar yang termasuk ke dalam penduduk tidak produktif (usia 14 tahun kebawah) dan pendidikan menengah dan pemuda-pemudi yang termasuk kedalam penduduk berusia produktif  (usia 15 tahun keatas). Pemuda-pemudi merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu dan menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa termasuk generasi untuk menghadapi Indonesia tahun 2045. Pemudalah menjadi tumpuan untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Yang paling penting nasib bangsa Indonesia baik buruknya ke depan akan sangat bergantung pada generasi penerusnya yaitu generasi muda. Oleh sebab itu tema dalam makalah ini yaitu bagaimana peran generasi penerus ini dalam menyiapkan Indonesia tahun 2045.
Dalam rangka menyiapkan Generasi Emas Yang Unggul di Tahun 2045 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  mengadakan kegiatan Skill  mulai dari pembuatan Pionering , di lanjutkan dengan  permainan bola pingpong  di masukan ke dalam kelas dan di serahkan ke kawannya , serta permainan  Kempit Bola dan Egrang  BATOK , Tidak hanya itu saja , tetapi seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya juga membuat  miniature pioneering yang terbuat dari Kayu Lis , Ada yang membuat Mobil – Mobilan , Ada yang membuat kapal – ada yang membuat pioneering kaki tiga serta ada yang membuat senapan . Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Kelahiran APRIL 1984 Alumni Jurusan PLS Unesa Bapak BANU ATMOKO , S.Pd bahwa Tujuan dari kegiatan tersebut Seluruh siswa / siswi baik SMP PGRI 6 Surabaya  wajib untuk membuat Produk Keterampilan  disamping itu BANU ATMOKO , S.Pd juga menyampaikan bahwa Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya  wajib mempunyai Skill , karena skill yang dimiliki dapat menghasilkan Uang  sehingga mereka di harapkan menjadi Wirausaha yang Unggul , dimana BANU ATMOKO , S.Pd mengajak Sekolah semua ilmu harus di pelajari , karena Tahun 2045 dari Skill yang dimiliki akan Tumbuh Generasi Emas Yang Unggul Berprestasi dan Berkarya
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Selasa, 25 Februari 2020

“ Selamat Datang Bulan RAJAB Bulan Penuh Berkah “









“ Selamat Datang Bulan RAJAB  Bulan Penuh Berkah “
                                                                Hari Ke - 42
Bulan Rajab dalam kalender Hijriyah akan dimulai besok, Selasa (25/2), dalam penanggalan Masehi. Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Islam. Sebagai bulan yang termasuk dalam bulan haram (mulia), bulan Rajab merupakan bulan yang istimewa dan dimuliakan Allah SWT. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku." Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftahul Huda mengatakan selain karena termasuk asyhurul hurum (bulan-bulan haram), ada peristiwa penting dalam sejarah Nabi Muhammad SAW yang terjadi di bulan Rajab, yakni peristiwa Isra' Mi'raj. Menurutnya, peristiwa ini sangat penting bagi kehidupan Nabi SAW secara personal dan bagi syari'at Islam. Melalui peristiwa itu kemudian disyari'atkan kewajiban akan shalat lima waktu. Ketika sampai pada bulan Rajab atau saat melihat hilal bukan Rajab, Nabi Muhammad SAW menyambutnya dengan membaca do'a ini: "Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikan kami pada bulan Ramadhan." Karena kemuliaannya, bulan Rajab disebut sebagai salah satu momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Salah satu cara atau amalan menunjukkan cinta kepada Allah dan Rasulullah SAW itu adalah dengan melakukan puasa di bulan Rajab. Berpuasa di bulan Rajab sejak lama menjadi kebiasaan umat Islam. Namun, bagaimana hukumnya berpuasa di bulan Rajab? amalan berpuasa di bulan Rajab diperbolehkan selama tidak dilakukan di waktu-waktu yang dilarang, seperti di dua hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Sedangkan waktunya, menurutnya bisa dilakukan kapan saja di bulan Rajab
Dalam memperingati Bulan Rajab , Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada hari Selasa 25/2/2020 , Sebelum pelaksanaan Penilaian Tengah Semester Genap bagi siswa kelas 7 Dan Kelas 8 Serta seluruh siswa kelas 9 seperti biasa pukul 06.30 seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya kumpul di lapangan untuk APEL Pagi , jika menurut Jadwal harusnya Selasa adalah Pembacaan Juz Amma , Tetapi untuk selasa hari ini seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “  AL-IKHLAS Surabaya Membaca Yasin  yang  dipimpin oleh ARI ANDI FIRMANSYAH Dan ANDIKA Siswa Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya . Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Kelahiran APRIL 1984 Dan Alumni Jurusan PLS UNESA Bapak BANU ATMOKO , S.Pd bahwa kegiatan Pembacaan Yasin tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari Mulai Selasa – Kamis Tujuan nya yaitu Peringatan Bulan RAJAB , Serta Semoga Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Di berikan kesehatan kelancaran dalam menyambut Ramadhan serta semoga Pelaksanaan PPDB 2020/2021 SMP PGRI 6 Surabaya berjalan lancar sukses dan dapat siswa / siswi banyak berkah barokah selamanya.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Senin, 24 Februari 2020

“ Kerjasama Komputasi Untuk Menghasilkan Siswa Berpikir Kritis “



“ Kerjasama Komputasi Untuk Menghasilkan Siswa Berpikir Kritis “
                                                            Hari Ke - 41


Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritme. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.  Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu. Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.
Dalam rangka mewujudkan pembelajaran TIK dengan Komputasi , Pada hari Senin 24/2/2020 Pengurus MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  yang terdiri dari Bapak AINUL YAQIN , S.Si Kepala SMP Wachid Hasyim 1 Surabaya  , Bapak Drs. H. MAHFUDZ , M.Pd . I  Kepala SMP Romly Tamim Surabaya Dan Bapak BANU ATMOKO , S.Pd selaku Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Mereka bertiga  datang ke ITS Jurusan Matematika di Ruang LAB Ilmu Komputer  Matematika , Ketiga Pengurus MKKS SMP Swasta Surabaya Utara di sambut oleh Bapak Dr. Imam Mukhlash , S.Si , M.T , Bapak Prof Dr. M.Isa Irawan , M.T  Serta Bapak Drs.  Bandung Arry , S. MI Komp, di ruang Ilmu Komputer Matematika ke 3 pengurus MKKS SMP Swasta Surabaya membahas kelanjutan kegiatan dengan Para Proktor SMP Swasta Wilayah Surabaya Utara , Dalam kesempatan tersebut di sepakati akan di adakan Pelatihan Komputasi antara MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dengan Jurusan Matematika ITS  dimana yang menjadi Peserta Pelatihan Para  Guru TIK / Proktor di SMP Swasta Di Wilayah Surabaya Utara , Menurut Bapak BANU ATMOKO , S.Pd bahwa  tujuan dari kegiatan ini adalah di harapkan SMP Swasta Surabaya Utara dapat mengajarkan kembali Mata Pelajaran TIK Serta materi Komputasi ini dapat di ajarkan kepada  anak didik kita SMP , Sehingga anak didik SMP Swasta Surabaya Utara mampu memecahkan masalah – masalah melalui Komputasi dan algoritma tersebut . Anak Didik Kita SMP Swasta Surabaya harapannya bisa Menjalankan Coding Sesuai harapan dan cita – Cita dari Bapak Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Minggu, 23 Februari 2020

“ WONG URIP IKU BUTUH USAHA DAN DOA “






“ WONG URIP IKU BUTUH USAHA DAN DOA “
                                         Hari Ke - 40
Dzikir sebagaimana shalat, merupakan sebuah media untuk mendekatkan diri kepada Allah, Pencipta langit dan bumi. Makna dzikir bukan sebatas pada ucapan dzikir itu sendiri. Dzikir adalah segala ucapan dan perbuatan seseorang di jalan Allah. Setiap hari minimal kita melakukan lima kali dzikir, yaitu saat shalat. Namun sebenarnya dzikir bisa dilakukan dimanapun Kemampuan seseorang mendekatkan diri dan mengingat Allah merupakan hakikat dari dzikir. Doa dan zikir adalah salah satu bentuk komitmen keberagamaan seseorang. Manfaat dzikir telah dibuktikan oleh banyak ilmuwan di berbagai belahan dunia. Dr. Francis Keefe, peneliti dari Duke University Medical School, North Carolina, Amerika Serikat, dalam sebuah tulisannya di The Journal of Pain, April 2001, mengulas hasil penelitiannya tentang efek beragama dalam mengatasi nyeri artritis rematik. Diagnosanya pada 35 penderita artritis rematik membuktikan bila pasien yang taat dan dekat dengan Tuhan lebih mampu mengatasi rasa nyerinya. Kata Francis, “beragama membuat orang mampu mengatasi rasa bersalah, menghilangkan pikiran buruk, dan meraih ketenangan hidup”. Hal yang sama diungkapkan pula oleh Comstock, dalam Journal of Chronic Diseases, 1972. Bahwa orang yang melakukan kegiatan dzikir dan doa secara teratur ternyata risiko kematian akibat penyakit jantung koroner lebih rendah 50 persen. Sementara kematian akibat emphysema (penggelembungan paru) lebih randah 56 persen, kematian akibat Cirrhois Hepatis (pengerasan hati) lebih rendah 74 persen, dan kematian akibat bunuh diri lebih rendah 53 persen. Selain itu, dzikir dan doa bisa membuat usia hidup penderita HIV/AIDS lebih panjang. Manusia seringkali terlibat dalam kegelisahan. Padahal kegelisahan adalah awal datangnya penyakit. Seluruh kegelisahan itu bisa diatasi dengan berdzikir. “dzikir merupakan kunci ketenangan,” ujar KH. Abdullah Gymnastiar. Menurut Aa’ Gym, setiap gerak kita bisa dibarengi dengan dzikir kepada Allah. Jika itu dilakukan, kita akan tenang dalam melakukan sesuatu. Namun, yang terbaik dari dzikir adalah memahami apa yang diucapkan dan bisa merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari. Iman dan kekuatan zikir bisa menjadi stabilisator jiwa, sehingga seseorang selalu diliputi ketenangan dan ketenteraman. Seorang mukmin tidak akan gembira berlebihan, atau hanyut dalam duka berkepanjangan. Seperti sabda Rasulullah SAW: “Sungguh mengagumkan orang-orang beriman. Bila diberi karunia ia bersyukur dan itu baik untuknya. Bila diberi musibah ia bersabar dan itu baik untuknya.“ (HR. Muslim) Allah berfirman: “Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya.” (Q. S. Al-Baqarah: 203) Maksud dzikir di sini ialah membaca takbir, tasbih, tahmid, talbiah dan sebagainya, beberapa hari yang berbilang ialah tiga hari sesudah hari raya haji yaitu tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah. hari-hari itu dinamakan hari-hari tasy’riq. Telah dijelaskan oleh Rasulullah saw. bahwa kalimat yang ringan itu adalah subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha ilallah, wallahu akbar. Mengacu pada ilmu kedokteran jiwa saat ini, ditemukan adanya hubungan antara jiwa,saraf, dan kelenjar hormon. Cabang ilmu yang mempelajari masalah ini adalah psiko-neuro-endokrinologi. Doa dan zikir dalam ilmu kedokteran jiwa menjadi terapi psikiatrik. Hal ini karena kemampuan doa dan dzikir dalam menenangkan hati sehingga kerja hormone menjadi sempurna dan tubuh pun sehat. Manusia modern kerap hidup dalam ketergesaan, tekanan waktu, serta himpitan target. Kapan dan dimanapun ia dibayang-bayangi tekanan itu. Ketika target tidak tercapai, ia kelabakan dan stres. Dari sinilah rupa-rupa penyakit akan menggerogoti tubuh, seperti susah tidur sampai yang paling serius seperti kanker. Semua ancaman itu tidak akan terjadi jika kita mampu mengelola hati. Yakinlah, apa yang ditentukan Allah untuk kita, tidak akan lepas dari tangan kita. Sebaliknya, apa yang tidak ditentukan Allah untuk kita, tidak akan mampu kita meraihnya, sekuat apapun kita berusaha. Pasti ada hikmah dibalik setiap ketentuan-Nya. Ketenangan hati kita akan berbuah pada cara pandang yang positif atas berbagai persoalan yang kita hadapi. Ini merupakan bekal hidup yang paling berharga, untuk menjaga kesehatan fisik dan meraih ketenangan hidup.
Dalam menyiapkan Ujian Sekolah Serta UNBK  Tahun 2020 , Tidak hanya Fisik yang di persiapkan  tetapi juga mental yang harus di persiapkan , Pada Hari Minggu 23/2/2020 Seluruh siswa – Siswi SMP  PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  pada hari libur di gunakan untuk membaca Yasin , Istighosah dan Sholawat yang di pimpin oleh Bapak ABDUL AZIZ , S.Pd Guru SMP KHM Nur Surabaya di Makam Mbah Bolong Sunan Ampel Surabaya , Dalam kesempatan ini seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya di damping oleh  Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si selaku Proktor dan wali Kelas 9 Dan di damping oleh Ibu MEI KURNIATUL ADAWIYAH , S.Pd selaku Guru Mata Pelajaran MATEMATIKA Bersama dengan seluruh siswa / siswi Dan bapak / Ibu Dewan Guru SMP KHM Nur Surabaya , Menurut Kepala  SMP PGRI 6 Surabaya ALUMNI PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah Orang SUKSES Itu harus dengan Doa , Makanya BANU ATMOKO , .SPd mengajak jika ingin Sukses Ujian Sekolah dan UNBK perbanyak doa Dzikir Serta tawasul kepada Allah S.W.T Insyah Allah Pelaksanaan Ujian Sekolah  Dan UNBK 2020 Berjalan lancar serta semoga Pelaksanaan PPDB 2020 / 2021 SMP PGRI 6 Surabaya berjalan lancar aman nyaman serta Mendapatkan Peserta Didik yang banyak berkah barokah selamanya.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat