Selasa, 05 November 2019

“ SIMULASI UNBK Adalah Langkah Persiapan UNBK 2020”
















“ SIMULASI UNBK Adalah Langkah Persiapan UNBK 2020”
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan. Sejarah pelaksanaan UNBK sendiri dimulai pada tahun 2014, dimana pada tahun itu sekolah yang melaksanakan UNBK hanya dua yaitu SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan SMP Indonesia Singapura. Dengan suksesnya pelaksanaan ujian di kedua sekolah tersebut, mendorong KEMDIKBUD untuk menerapkan UNBK diseluruh sekolah di Indonesia. Dan pada tahun 2015, sistem ujian nasional berbasis komputer ini telah sukses diselenggarakan oleh 556 sekolah di Indonesia sedangkan untuk tahun 2016 meningkat menjadi 4382 sekolah, serta tahun 2017 berjumlah 30577 sekolah. Sejarah pelaksanaan UNBK sendiri dimulai pada tahun 2014, dimana pada tahun itu sekolah yang melaksanakan UNBK hanya dua yaitu SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan SMP Indonesia Singapura. Dengan suksesnya pelaksanaan ujian di kedua sekolah tersebut, mendorong KEMDIKBUD untuk menerapkan UNBK diseluruh sekolah di Indonesia. Dan pada tahun 2015, sistem ujian nasional berbasis komputer ini telah sukses diselenggarakan oleh 556 sekolah di Indonesia sedangkan untuk tahun 2016 meningkat menjadi 4382 sekolah, serta tahun 2017 berjumlah 30577 sekolah. Bagaimana  sekarang sudah paham bukan mengenai pengertian UNBK, lalu sebenarnya apa fungsi UNBK itu dilaksanakan menggantikan UNBP, berikut penjelasannya. Bagaimana  sekarang sudah paham bukan mengenai pengertian UNBK, lalu sebenarnya apa fungsi UNBK itu dilaksanakan menggantikan UNBP, berikut penjelasannya. Pemerintah mengadakan program UNBK bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan utamanya untuk program ujian nasional, adanya sistem yang terintegrasi langsung dengan aplikasi - aplikasi pendidikan lainnya seperti DAPODIK, E-Raport dan lain sebagainya akan mempermudah sekolah untuk melakukan pelaksanaan kegiatan ujian nasional. Akan tetapi butuh sumber daya lebih agar bisa melaksanakan kegiatan UNBK dengan lancar utamanya dari sisi sumber daya manusia dan juga perangkat pendukung ( Komputer ). Fungsi UNBK yang lain yaitu dapat meredam banyak kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional, sehingga akan mempu untuk menumbuhkan minat belajar dikalangan siswa. Hal ini dikarenakan siswa tidak lagi mengandalkan bocoran kunci jawaban pada saat mengikuti ujian nasional, sehingga mau tidak mau mereka akan berusaha untuk dapat lulus dalam ujian nasional yang dihadapi. Selain itu tujuan UNBK kedepannya adalah dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan diharapkan nilai kelulusan nantinya bisa dijadikan patokan untuk jenjang pendidikan berikutnya, jadi tidak ada lagi test penerimaan siswa atau mahasiswa baru agar dapat menghemat biaya, semua mengacu pada nilai akhir kelulusan. Itulah ulasan mengenai apa itu UNBK lengkap dengan tujuan UNBK itu sendiri, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat untuk sobat komputer dimanapun berada. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) simulasi adalah metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhkan. Sedangkan UNBK sendiri adalah singkatan dari Ujian Nasional Berbasis Komputer. Yup, kamu yang baru mengikuti ujian UNBK dengan adanya simulasi ini jadi nggak kaget lagi deh nanti. Karena simulasi, jadi kartu ujian hingga kertas absensi persis seperti saat pelaksanaan UNBK nanti. Nilai yang didapatkan saat simulasi nantinya juga akan sangat berguna buat kamu dan juga para guru-guru. Nilai tersebut dapat menjadi masukan atau evaluasi buat kamu lebih semangat lagi belajarnya. Dilansir dari situs Ubk.kemdikbud.go.id, UBK atau yang disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujian. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan. Dalam situs tersebut dijelaskan pula bahwa penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali ke server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload) Puspendik sendiri secara resmi telah menerbitkan pengumuman tentang rencana pelaksanaan simulasi UNBK 2019  melalui laman resmi UNBK yaitu https://ubk.kemdikbud.go.id
Dalam menyiapkan pelaksanaan UNBK Tahun 2019 , Yang insyah Allah dilaksanakan Bulan APRIL 2020 , SMP  PGRI 6 Surabaya , Sekolah Peduli berbudaya lingkungan yang terletak di  Jalan Bulak Rukem III  No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir,  Pada hari Rabu 6/11/2019 ,sedang menjalankan kegiatan  SIMULASI UNBK Tahun 2019/2020 , Dalam kesempatan ini Mata Pelajaran Yang Di SIMULASI UNBK Adalah MATA Pelajaran BAHASA INGGRIS. Dalam kesempatan ini sempat mengalami kendala sedikit , TOKEN Dari Kemdikbud Baru Aktif mulai pukul 07.44 wib yang harus nya pelaksanaan SIMULAI UNBK Adalah Pukul 07.30, Sebelum memulai PROKTOR UNBK  SMP PGRI 6 Surabaya Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si Dan Beliau juga Wali Kelas 9 langsung memimpin doa , Selesai doa Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu ATMOKO , S.Pd Tujuan dari Simulasi ini  adalah yang Pertama Adalah Program Peningkatan Mutu Siswa Kelas 9 Dalam menghadapi UNBK Tahun 2019/2020 , Apalagi  kegiatan tersebut untuk melatih  persiapan UNBK 2019/2020 dengan soal – soal yang ada , sehingga pada saat UNBK Nanti tidak kaget serta tidak canggung dengan soal-soal. Menurut Kepala Sekolah kelahiran APRIL 1984 tersebut bahwa kegiatan SIMULASI tersebut dilakukan Hari RABU 6/11/2019 Mata Pelajaran BAHASA INGGRIS Dan HARI Kamis 7/11/2019 Mata Pelajaran IPA , Sedangkan hari Jum’at 8/11/2019 Adapun Untuk HARI Jum’at 12/11/2019 Adalah Pelaksanaan Untuk Guru , Diharapkan dengan SIMULASI UNBK Tersebut baik guru maupun siswa  bisa mendapatkan Hasil UNBK Terbaik, serta Lulusan dari SMP PGRI 6 Surabaya dapat melanjutkan ke SMA / SMK Negeri serta Mendapatkan Nilai UNBK Terbaik., sehingga dapat mengharumkan SMP PGRI 6 Surabaya tercinta.


“ Cetak Karakter Siswa Bermartabat Melalui Pramuka “
































“ Cetak Karakter Siswa Bermartabat Melalui Pramuka “

Masuknya pendidikan pramuka dalam struktur kurikulum pada pendidikan dasar patut diapresiasi. Pramuka dianggap sebagai wahana pembentukan karakter siswa, karena dalam Pramuka siswa dilatih kepemimpinan, kerja sama, solidaritas, mandiri, dan keberanian. Hal ini kiranya sebagai penyeimbang kegiatan pembelajaran dalam kurikulum formal yang lebih berorientasi pada ranah kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (ketrampilan). Kegiatan Pramuka ini akan mampu membangun kecerdasan siswa pada ranah afeksi (sikap dan perilaku), sehingga siswa akan mampu mengembangkan karakternya secara positif. Dalam sejarahnya, Pramuka yang merupakan singkatan dari Praja Muda Karana merupakan organisasi kepanduan yang tidak hanya populer di Indonesia, namun juga di kancah dunia. Boden Powell, sang bapak pandu dunia mengandaikan kegiatan kepanduan ini sebagai sarana pendidikan melalui kegiatan yang menyenangkan. Tipologi menyenangkan ini tentu saja menarik simpati dan minat anak-anak. Sehingga, kegiatan kepanduan ini cepat menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, organisasi kepanduan ini sangat berperan penting dalam sejarah pergerakan nasional, baik pra maupun pasca kemerdekaan. Hingga saat ini, Pramuka menjadi kosakata yang tidak asing lagi dalam dunia pendidikan. Meskipun sebelumnya Pramuka ini bukan merupakan kegiatan wajib di sekolah, namun faktanya hampir semua satuan pendidikan, mulai SD (Siaga dan Penggalang), SMP (Penggalang), SMA (Penegak), bahkan di tingkat Perguruan Tinggi ada satuan gerakan Pramuka yang disebut Racana. Dan, diakui atau tidak keberadaan kegiatan Pramuka di sekolah terbukti telah mampu memberikan arti tersendiri terhadap proses pembelajaran. Pada titik inilah, kebijakan Pramuka yang dijadikan sebagai ekstrakul wajib di sekolah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan karakter. Ada beberapa argumen, mengapa pramuka signifikan dalam menunjang pendidikan karakter ini. Pertama, Pramuka dikenal sebagai kegiatan yang menyenangkan. Menyanyi, bermain, tepuk tangan, tali temali, sandi-sandi, penjelajahan adalah beberapa bentuk dari kegiatan Pramuka yang berbasis fun, menyenangkan. Kegiatan yang bisanya dilakukan di tempat terbuka ini akan memberi "ruang baru" bagi siswa atas dominasi ruang kelas yang selama ini "membelenggu". Sehingga, dalam kegiatan outdoor ini siswa mampu mengekspresikan bakat dan minatnya secara bebas dan gembira. Kedua, Pramuka adalah salah satu media pendidikan yang berbasis pada pengoptimalan otak kanan siswa. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa proses pembelajaran di kelas lebih dominan pada pengembangan otak kiri (IQ: Intelectual Quotient), sementara pengembangan otak kanan (EQ: Emotional Quotient) seringkali mendapatkan porsi yang sangat sedikit. Pramuka adalah wahana pengembangan emosional otak kanan, di mana siswa dilatih untuk berinteraksi, berkomunikasi, kreatif, dan berafiliasi dengan teman-teman lainnya. Di sinilah kemampuan sosial siswa dibangun, sehingga mampu mewujudkan salah satu pilar pendidikan versi Unesco (lembaga PBB yang menangani pendidikan dan kebudayaan), yakni membekali siswa untuk dapat life together, hidup bersama dengan damai dan harmonis. Ketiga, Pramuka melatih mental yang kuat. Melalui Pramuka, siswa dibekali dengan sikap mental yang tangguh seperti disiplin, berani, loyal, bertanggung jawab dan sifat-sifat lainnya, yang terdapat dalam Dasa Dharma (sepuluh bakti) Pramuka. Sikap mental ini barangkali tidak ditemui dalam proses pembelajaran formal. Adalah sebuah kenyataan bahwa ada siswa yang cerdas dan pandai, namun menjadi sosok yang penakut, tertutup, sulit bergaul dan sebagainya. Di sini Pramuka adalah solusi untuk mengatasi persoalan mentalitas siswa tersebut. Betapa kegiatan kemah pramuka, jambore, atau sekadar upacara peringatan Hari Pramuka hampir menghiasi semua lapangan di kecamatan-kecamatan maupun desa. Pramuka seakan sudah menjadi bagian dari platform pendidikan. Tak salah jika seragam Pramuka diadopsi sebagai seragam wajib sekolah secara nasional. Bahkan beberapa instasi --misalnya di Kabupaten Demak-- pada hari tertentu diwajibkan memakai seragam pramuka, mulai aparatur pemerintahan daerah sampai aparat desa. Hal ini kita harapkan tidak hanya sekadar atribut yang artifisial, namun lebih dari itu, mental pramuka yang terkenal dengan disiplin jujur dan bersahaja mampu menjadi spirit dalam melaksanakan tugas
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada hari Selasa 5/11/2019 , Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Mulai Kelas 7 Sampai kelas 9 Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Mulai Kelas 2- Kelas 6  Seperti biasa tiap hari selasa pukul 15.00 melaksanakan kegiatan Pramuka , dalam kesempatan tersebut seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS dari rumah mereka sudah masing masing membawa tongkat dan tali , Mereka di kumpulkan oleh Kak LASMIATI , S.Pd dan Kak SYAHRUL , S.Pd di lapangan untuk membuat  Pionering Kaki tiga  , dengan semangat semua siswa / siswi baik  SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Sambil ngobrol seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya asyik membuat pioneering kaki tiga, mereka sudah siap dan tongkat mereka, Selesai membuat Pionering Kaki tiga  Kak Syahrul , S.Pd mengajarkan cara membuat pioneering jemuran , dimana Kak Syahrul  memberi contoh membuat Pionering Jemuran , dan Selasa 12/11/2019 Sebelum acara latihan Pramuka tersebut Pionering Jemuran harus sudah jadi , Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan ini  adalah melalui Pramuka mencetak Karakter Siswa yang bermartabat , Makanya di setiap latihan Pramuka selalu ada warna warni kegiatan  yang di ajarkan minggu lalu buat tenda dari Jas Hujan Dan masak – masakan, Sekarang  Membuat PIONERING Kaki Tiga , Dan Membuat PIONERING Jemuran , itu semua adalah untuk mencetak karakrer siswa yang bermartabat . Kata Banu Atmoko , S.Pd Kepala  Sekolah kelahiran APRIL 1984 Tersebut.

Minggu, 03 November 2019

“ JANGAN LARI DAN TAKUT DENGAN ERA INDUSTRI 4,0 “



















“ JANGAN LARI DAN TAKUT DENGAN ERA INDUSTRI 4,0 “

Revolusi industri secara simpel artinya adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Perubahan besar ini tercatat sudah terjadi tiga kali, dan saat ini kita sedang mengalami revolusi industri yang keempat. Setiap perubahan besar ini selalu diikuti oleh perubahan besar dalam bidang ekonomi, politik, bahkan militer dan budaya. Sudah pasti ada jutaan pekerjaan lama menghilang, dan jutaan pekerjaan baru yang muncul. Lebih detilnya kita harus lihat di setiap revolusi industri, tapi kasarnya adalah, beberapa hal yang semula begitu sulit, begitu lama, begitu mahal dalam proses produksi mendadak jadi mudah, cepat, dan murah. Ingat, Ekonomi membicarakan macam-macam upaya manusia menghadapi kelangkaan. Revolusi industri menurunkan, malah terkadang MENGHILANGKAN beberapa kelangkaan tersebut, sehingga waktu, tenaga, dan uang yang semula digunakan untuk mengatasi kelangkaan-kelangkaan tersebut mendadak jadi bebas, jadi bisa digunakan untuk hal lain, untuk mengatasi kelangkaan yang lain. Hilangnya atau berkurangnya sebuah kelangkaan otomatis mengubah banyak aspek dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi kalau ternyata beberapa kelangkaan menghilang! Nah, kita lihat satu persatu, sesuai urutannya. Revolusi industri pertama adalah yang paling sering dibicarakan, yaitu proses yang dimulai dengan ditemukannya lalu digunakannya mesin uap dalam proses produksi barang. Penemuan ini penting sekali, karena sebelum adanya mesin uap, kita cuma bisa mengandalkan tenaga otot, tenaga air, dan tenaga angin untuk menggerakkan apapun. Masalahnya, tenaga otot amat terbatas. Misalnya, manusia, kuda, sapi dan tenaga-tenaga otot lainnya tidak mungkin bisa mengangkat barang yang amat berat, bahkan dengan bantuan katrol sekalipun. Butuh istirahat secara berkala untuk memulihkan tenaga tersebut, sehingga proses produksi kalau mau berjalan 24 jam sehari membutuhkan tenaga. Selain dengan otot, tenaga lain yang sering digunakan adalah tenaga air dan tenaga angin. Biasanya ini digunakan di penggilingan. Untuk memutar penggilingan yang begitu berat, seringkali manusia menggunakan kincir air atau kincir angin. Masalah utama dari dua tenaga ini adalah, kita tak bisa menggunakannya di mana saja. Kita cuma bisa menggunakannya di dekat air terjun dan di daerah yang berangin. Untuk tenaga angin, masalah tambahan adalah tenaga angin tak bisa diandalkan 24 jam sehari. Ada kalanya benar-benar tak ada angin yang bisa digunakan untuk memutar kincir! Masalah ini juga muncul ketika tenaga angin menjadi andalan transportasi internasional, yaitu transportasi laut. Sebagai gambaran, di era VOC, butuh waktu sekitar 6 bulan untuk kapal dari Belanda untuk mencapai Indonesia, lalu 6 bulan lagi untuk berlayar dari Indonesia ke Belanda. Artinya, kalau mau berlayar bolak balik Batavia-Amsterdam-Batavia, butuh waktu setahun! Maklum, terkadang ada kalanya benar-benar tak ada angin di laut, terkadang ada angin tetapi berlawanan dengan arah yang diinginkan. Penemuan mesin uap yang jauh lebih efisien & murah dibandingkan mesin uap sebelumnya oleh James Watt di tahun 1776 mengubah semua itu. Kini tak ada lagi batasan waktu untuk menggerakkan mesin. Asal dipasang mesin uap rancangan James Watt ini, sebuah penggilingan bisa didirikan di mana saja, tak perlu dekat air terjun atau daerah berangin. Sebuah kapal jadi bisa berlayar 24 jam, selama mesin uapnya dipasok dengan kayu atau batu bara. Waktu perjalanan dari Belanda ke Indonesia terpangkas jauh, hitungannya bukan setahun lagi, tapi jadi cuma sekitar 2 bulan. Ini yang jarang dibahas di buku-buku sejarah: revolusi industri memungkinkan bangsa Eropa mengirim kapal perang mereka ke seluruh penjuru dunia dalam waktu jauh lebih singkat. Tidak ada lagi cerita tentara-tentara Eropa kelelahan saat menyerang benteng milik Kerajaan Asia. Semua daerah yang bisa terjangkau oleh kapal laut, sudah pasti terjangkau oleh kekuatan imperialis Eropa. Negara-negara Imperialis di Eropa ini rame–rame ngegas menjajah kerajaan-kerajaan di Afrika dan Asia. Ingat, di akhir 1800an inilah Belanda akhirnya menaklukkan daerah-daerah terakhir di Indonesia seperti Aceh dan Bali, yang belum ditaklukkan. Konsep “Industri 4.0” pertama kali digunakan di publik dalam pameran industri Hannover Messe di kota Hannover, Jerman di tahun 2011. Dari peristiwa ini juga sebetulnya ide “Industri 2.0” dan “Industri 3.0” baru muncul, sebelumnya cuma dikenal dengan nama “Revolusi Teknologi” dan “Revolusi Digital”. Nah, lo mungkin bisa nebak, setelah 2 revolusi itu, revolusi macam apa lagi sih yang bisa terjadi? Perhatikan deh, semua revolusi itu terjadi menggunakan revolusi sebelumnya sebagai dasar. Industri 2.0 takkan muncul selama kita masih mengandalkan otot, angin, dan air untuk produksi. Industri 3.0 intinya meng-upgrade lini produksi dengan komputer dan robot. Jadi, industri 4.0 juga pasti menggunakan komputer dan robot ini sebagai dasarnya. Jadi, kemajuan apa saja yang muncul di dunia komputer kita akhir-akhir ini? Pertama, kemajuan yang paling terasa adalah internet. Semua komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Komputer juga semakin kecil sehingga bisa menjadi sebesar kepalan tangan kita, makanya kita jadi punya smartphone. Bukan cuma kita tersambung ke jaringan raksasa, kita jadinya SELALU tersambung ke jaringan raksasa tersebut. Inilah bagian pertama dari revolusi industri keempat: “Internet of Things” saat komputer-komputer yang ada di pabrik itu tersambung ke internet, saat setiap masalah yang ada di lini produksi bisa langsung diketahui SAAT ITU JUGA oleh pemilik pabrik, di manapun si pemilik berada! edua, kemajuan teknologi juga menciptakan 1001 sensor baru, dan 1001 cara untuk memanfaatkan informasi yang didapat dari sensor-sensor tersebut yang merekam segalanya selama 24 jam sehari.  Informasi ini bahkan menyangkut kinerja pegawai manusianya. Misalnya, kini perusahaan bisa melacak gerakan semua dan setiap pegawainya selama berada di dalam pabrik. Dari gerakan tersebut, bisa terlihat, misalnya, kalau pegawai-pegawai tersebut menghabiskan waktu terlalu banyak di satu bagian, sehingga bagian tersebut perlu diperbaiki. Masih ada 1001 informasi lainnya yang bisa didapat dari 1001 data yang berbeda, sehingga masih ada 1001-1001 cara meningkatkan produktivitas pabrik yang semula tak terpikirkan. Karena begitu banyaknya ragam maupun jumlah data baru ini, aspek ini sering disebut Big Data. Ketiga, berhubungan dengan yang pertama dan kedua, adalah Cloud Computing. Perhitungan-perhitungan rumit tetap memerlukan komputer canggih yang besar, tapi karena sudah terhubung dengan internet, karena ada banyak data yang bisa dikirim melalui internet, semua perhitungan tersebut bisa dilakukan di tempat lain, bukannya di pabrik. Jadi, sebuah perusahaan yang punya 5 pabrik di 5 negara berbeda tinggal membeli sebuah superkomputer untuk mengolah data yang diperlukan secara bersamaan untuk kelima pabriknya. Tidak perlu lagi membeli 5 superkomputer untuk melakukannya secara terpisah. Keempat, ini yang sebetulnya paling besar: Machine learning, yaitu mesin yang memiliki kemampuan untuk belajar, yang bisa sadar bahwa dirinya melakukan kesalahan sehingga melakukan koreksi yang tepat untuk memperbaiki hasil berikutnya. Ini bisa dilukiskan dengan cerita “AlphaZero AI”. Sebelum Machine Learning, sebuah komputer melakukan tugasnya dengan “Diperintahkan” atau “Diinstruksikan” oleh manusia. Untuk lebih detilnya, lo bisa baca artikel mengenai Artificial Intelligence. Mengkombinasikan keempat hal ini artinya perhitungan yang rumit, luar biasa, dan tidak terpikirkan tentang hal apapun bisa dilakukan oleh superkomputer dengan kemampuan di luar batas kemampuan manusia. Kenyataannya tentu saja saat ini belum sekeren itu. Point keempat, yaitu AI dan Machine Learning, masih amat terbatas untuk tugas-tugas tertentu. Bukan cuma Indonesia, negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat saja masih terus menerus memperdebatkan konsekuensi dari revolusi industri keempat ini, sebab revolusi ini MASIH berlangsung, atau bahkan BARU DIMULAI. Tantangannya masih banyak. Koneksi internet misalnya, belum universal. Masih ada beberapa daerah yang tak memiliki koneksi internet, bahkan di Amerika Serikat sekalipun. Selain itu, koneksi internet berarti munculnya celah keamanan baru. Perusahaan saingan pasti berusaha mengintip kinerja dan rancangan produksi lewat celah keamanan komputer pengendali produksi yang kini bisa diakses dari internet.
Dalam menyongsong Revolusi Industri 4,0  SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah peduli berbudaya lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada hari Minggu 3/11/2019 , MASAYU DINI SUCIATI Siswa Kelas 7 SMP PGRI 6 Surabaya Putri Dari Bapak SUYADI Dan Ibu MAISAROH  Pukul 12.00 Hadir di  Balai Pemuda Ruang Merah Putih untuk mengikuti Seminar FOTO Dan VIDEOGRAFI Profesional  untuk Optimalisasi Pemasaran di Media Sosial, Materi  yang di sampaikan pada saat seminar yaitu   Bikin Konten Foto  Layaknya Pro  hanya menggunakan SMARTPHONE Dalam hal ini di sampaikan oleh Dimas BHRE, Beliau meminta Untuk membuka  PLAYSTORE  Untuk Install Snapseed, Beauty Plus, Dan Ponto , Materi berikutnya adalah  The Photograper , Dalam kesempatan ini MASAYU DINI SUCIATI Diantarkan oleh Orang tua beliau yaitu Ibu MAISAROH , Beliau sangat senang dan bangga dengan adanya kegiatan ini , di samping menambah teman dan pengalaman, juga untuk Promosi usaha keluarga yaitu warung Giras dan Jualan BERAS , Di samping itu Menurut MASAYU DINI SUCIATI , Beliau akan mempromosikan semua kegiatan yang ada di SMP PGRI 6 Surabaya ke media social , agar semua masyarakat tahu Keberadaan SMP PGRI 6 Surabaya . Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd bahwa Beliau berharap agar Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya tidak hanya pandai dalam ilmu pengetahuan tapi juga teknologi , seperti yang dilakukan oleh MASAYU DINI SUCIATI Tersebut , Sehingga Diharapkan lulusan dari SMP PGRI 6 Surabaya siap menghadapi era 4,0 , Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut berharap agar MASAYU DINI SUCIATI Dapat mengajarkan kepada rekan – rekannya di SMP PGRI 6 Surabaya sehingga semua siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya siap mengahadi Era 4,0 . Alhamdulilah walaupun belajar hanya 4 Jam akhirnya MAS AYU DINI SUCIATI Mampu membuat Edit Foto sendiri.