Kamis, 10 November 2016

“ Satu Langkah Untuk Negeri Membantu Sesama “
Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani

SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir , Pada hari Kamis 10/11/2016 bersama dengan SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya merayakan hari Pahlawan , dimana seluruh siswa spegrinam Surabaya bersama dengan SDS “ AL-IKHLAS Serta bapak dan Ibu dewan melakukan upacara , dalam hal ini yang bertindak sebagai Pembina upacara adalah Bapak Hartono , B.A Selakau Pembina Yayasan Pendidikan AL- IKHLAS Semampir , dalam amanatnya Bapak Hartono mengajak seluruh siswa / siswi baik Spegrinam Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya untuk mencintai para pahlawan , mempunyai jiwa patriotism dan jiwa nasionalisme, disamping itu Bapak Hartono Juga mengajak seluruh siswa / siswi spegrinam untuk rajin dan giat belajar dalam mengisi kemerdekaan ini , Selesai Upacara seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya melakukan kegiatan Bakti Sosial kepada masyarakat sekitar sekolah Spegrinam Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya , dimana pada Bakti Sosial ini Spegrinam Surabaya di ikuti dengan Kirab drumband Ceria Nada Spegrinam Surabaya , dimana masyarakat sekitar banyak yang simpatik dan tertarik dengan apa yang dilakukan oleh Spegrinam Surabaya . Adapuun bakti sosial ini di bungkus rapi oleh seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya. Menurut Banu Atmoko  S.Pd kepala Spegrinam Surabaya bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperingati hari Pahlawan dan sebagai bakti satu langkah untuk negeri membantu warga yang kekurangan “.



































Rabu, 09 November 2016

“ Dari Yang Kecil Menjadikan Sekolah Bebas Sampah “

“ Dari Yang Kecil Menjadikan Sekolah Bebas Sampah “

Sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung. Akan tetapi karena dalam kehidupan manusia didefinisikan konsep lingkungan maka sampah dapat dibagi menurut jenis-jenisnya.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir , sebagai sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Tim Kader Spegrinam Surabaya pada hari Kamis /11/2016 Melakukan kegiatan sosialisasi tentang Zero Waste kepada adik – adik dari SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya yang merupakan sekolah satu atap dengan SMP PGRI 6 Surabaya, dimana adik – adik SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya oleh tim kader Spegrinam Surabaya diajak untuk kumpul ke lapangan untuk di jelaskan tentang Zero Waste, dalam kesempatan ini yang memberikan penjelasn tentang Zero Waste adalah Khairun Islamia , Zero Waste adalah mulai dari produksi sampai berakhirnya suatu proses produksi dapat dihindari terjadi .produksi sampah atau diminimalisir terjadinya .sampah. Konsep Zero Waste ini salah satunya dengan menerapkan prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) Kata “ Khairun Islamia”. Khairun Islamia memberikan contoh gelas – gelas aqua yang berserakan di halaman bisa di ambil dikumpulkan terus dimasukan ke karung untuk bisa di jadikan Bank Sampah , Selanjutnya kertas – kertas yang berserakan juga bisa di ambil untuk diolah menjadi daur ulang kertas. Setelah menjelaskan panjang lebar akhirnya Khairun Islamia dan Tim kader Spegrinam Surabaya mengajak seluruh siswa/siswi SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya melakukan aksi nyata bersih – bersih sampah , mulai dari halaman sekolah sampai di pot – pot yang ada sampah juga turut di bersihkan, menurut  Banu Atmoko , S.Pd selaku Kepala Spegrinam Surabaya bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak Seluruh siswa SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya untuk peduli dan berbudaya lingkungan serta mendukung Program ZERO WESTE yang di canangkan oleh Pemerintah.


Sabtu, 05 November 2016

“ Satukan Langkah Untuk Menuju Negeri yang Bersih dan Hijau”
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) lewat Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial (Dit KKKRS) menyepakati "Satukan Langkah Untuk Negeri" sebagai tema Hari Pahlawan 2016 yang jatuh setiap tanggal 10 November.  Yang mana Hari Pahlawan menjadi agenda nasional yang dirayakan masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri setiap tahunnya. Tujuannya ialah sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini. Selain itu melalui Peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya,"

SMP PGRI 6 Surabaya sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , pada hari minggu 6/11/20, Seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya di hari libur yang dimana semua anak melaksanakan istirahat di rumah , tetapi tidak untuk tim kader Spegrinam Surabaya , dimana pada hari libur ini Tim Kader Spegrinam Surabaya melakukan kegiatan bersih bersih lingkungan sekolah. Dimana ada yang membersihkan selokan depan sekolah , menyapu seluruh halaman yang ada di sekolah , serta membersihkan kamar mandi sampai ada yang mengepel kamar mandi , hal ini dilakukan oleh seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya dengan hati gembira sambil bercanda , dalam kesempatan kegiatan tersebut Tim kader Spegrinam Surabaya selalu di dampingi oleh Bapak Kepala Spegrinam Surabaya Banu Atmoko , S.Pd yang selalu bersama dengan seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya. Menurut Banu Atmoko , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Dimana Banu Atmoko , S.Pd mengajak seluruh siswa / siswi Spegrinam Surabaya untuk mengisi kemerdekaan negara , mengisi kemerdekaan negara tidak hanya perang saja tetapi dengan menjaga merawat serta berbudaya lingkungan berarti ita turut serta menyatukan langkah menjadikan sekolah dan negeri ini yang bersih hijau dan aman , karena bersih hijau dan indahnya bumi tersebut berawal dari sekolah. Kata Banu Atmoko , S.Pd “








Rabu, 02 November 2016

“ Pembelajaran Menyenangkan Melalui Pendampingan Kurikulum 2013”

























“ Pembelajaran Menyenangkan Melalui Pendampingan Kurikulum 2013”

Sebagian dari faktor yang menentukan manusia meraih keberhasilan adalah ketekunan berusaha yang dilandasi dengan kecerdasan pikiran dan keteguhan hati. Kecerdasan menentukan keberhasilan berstrategi, keteguhan hati menjadi energi gerak motivasinya. Sesuatu yang diterima  hatinya dan difahami dengan cerdas berpikirnya akan lebih mudah dipelajarinya. Masalahnya adalah bagaimana proses manusia menyukai sesuatu itu bisa berkembang? Logika dan suasana hati bagai pasang surut seperti air laut karena pergantian malam dan siang. Pikiran menjadi terang jika hati  tenang. Hati tenang ketika logika berjalan . Pikirannya tidak tenang memubuat pikiran terhenti hingga lututpun gemetar kencang. Kata-kata jadi hilang. Contoh orang yang  sedang tidak dapat mengendalikan perasaan hati sehingga emosinya diluar kendali. Orang tidak hanya kehilangan kata-kata dan pikiran jernih jika dalam  keadaan berang. Itulah sebabnya otak dan hati itu terbukti erat terkait. Mempelajari sesuatu yang menyenangkan membuat orang seolah  tidak bekerja. Sebaliknyamempelajari sesuatu yang tidak disukai, selain cepat membosankan, hasilnya tidak maksimal. Itulah sebabnya nasihat orang bijak menyatakan pelajarilah sesuatu yang paling ada sukai dan pilihlah pekerjaan yang paling sesuai. Manusia dapat bekerja jika hatinya menyukainya. Atas dasar asumsi itu, guru perlu merancang strategi mengajar yang membuat siswa suka. Tentu saja pekerjaan ini bukan hal yang mudah. Materi pelajaran yang harus guru sampaikan tidak dikembangkan atas dasar pertimbangan mana yang siswa sukai dan mana yang tidak siswa sukai. Materi pelajaran yang guru sampaikan bukan pilihan siswa, melainkan ditentukan dalam struktur kurikulum. Tugas guru adalah mengintervensi siswa agar mereka menyukainya.  Itulah sebabnya membuat siswa suka adala tantangan profesional guru yang kongkrit dan fenomenal. Siswa menyukai menyukai pembelajaran sehingga proses belajar menjadi menyenangkan merupakan harapan semua guru. Untuk mewujudkan harapan itu berbagai prinsip dapat diterapkan, di antaranya; Mengajar yang menyenangkan siswa adalah seni. Mengajar selalu memerlukan keterampolan keterampilan memainkan peran dalam menerapkan skenario seni mengajar. Keterampilan berperan dalam seni mengajar memerlukan latihan yang berulang untuk dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang terbaik. Daya presisinya selalu dipertajam dengan pertambahan  penguasaan ilmu dan keterlatihan menerapkan ilmu

Dalam mengaplikasikan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik Dinas Pendidikan Kota Surabaya melakukan kegiatan Pendampingan Kurikulum 2013, Seperti yang di lakukan di SMP PGRI 6 Surabaya sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di  Jl. Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada hari Rabu 2/11/2016 mendapatkan pendampingan Kurikulum 2013 yang menyenangkan dari Instruktur Kota Surabaya , dimana yang menjadi sasaran dalam kegiatan pendampingan ini adalah Peserta Didik kelas 7. Menurut Banu Atmoko , S.Pd Kepala Spegrinam Surabaya julukan untuk SMP PGRI 6 Surabaya , bahwa Tujuan dari kegiatan pada pagi hari ini adalah mendampingi Bapak / Ibu Guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran Kurikulum 2013 Secara menyenangkan sehingga diharapkan peserta didik tidak menjadi bosan dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah,Sehingga harapan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya bahwa pembelajaran yang aktif , kreatif dan menyenangkan bisa terwujud dengan baik , sehingga hasil yang di harapkan guru dan siswa kota Surabaya bisa menjadi terbaik dalam bidang Akademik dan Non Akademik terwujud.