Selasa, 30 November 2021

“ BERSAMA BPJS KETENAGAKERJAAN TANJUNG PERAK KITA SIAPKAN GURU YANG SEHAT UNTUK MENCETAK GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER “

 







































































“ BERSAMA BPJS KETENAGAKERJAAN TANJUNG PERAK

KITA SIAPKAN GURU YANG SEHAT

UNTUK MENCETAK GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER “

HARI KE - 686

Dalam menekuni dunia profesi guru tidak hanya mampu mengandalkan kemampuan mengajar saja, akan tetapi guru idealnya memiliki kepribadian luhur, bermartabat, berwibawa, kharismatik, memiliki daya magnet bagi peserta didik sehingga peserta didik bisa menemukan sosok orang tua kedua yang menyejukkan, memberikan keteladanan bagi peserta didik dan bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Guru memiliki peran yang sangat penting untuk peningkatan kealitas mutu pendidikan, karena guru merupakan barometer suatu lembaga pendidikan, tanpa memilki kepribadian yang mantap, berkarakter, memadai dan kompeten dibidang profesi tersebut, maka semua pihak dalam lembaga didalamnya akan terkena dampaknya, terutama pada peserta didik. Oleh sebab itu guru harus mempunya pribadi yang baik, kompetensi yang unggul dan profesionalisme agar mampu meningkatkan mutu pendidikan, karena guru yang memiliki kepribadian yang baik, berkompeten, keteladanan yang baik dan profesionalisme dapat menjadi modal agar guru dapat melaksanakan amanah profesinya secara baik dan benar, sehingga lembaga pendidikan yang diharapkan adalah mampu merubah dunia pendidikan menjadi dunia pendidikan yang lebih baik. Kosa kata guru berasal dari kosakata yang sama dalam bahasa india yang artinya  orang yang mengajarkan tentang kelepasan dari kesengsaraan. Sementara guru dalam bahasa jawa adalah menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan seluruh masyarakatnya. Maksud digugu adalah segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa dipercaya dan diyakini sebagai kebenaran oleh semua murid. Sedangkan Maksud ditiru artinya seorang guru harus menjadi suri tauladan bagi semua muridnya. Dalam Bahasa Arab guru dinamakan dengan muallim, mudarris, murabbi, al-muaddib dan al-ustad yaitu orang yang bertugas memberikan ilmu dalam majlis ta'lim unutk mengembangkan aspek spiritualitas manusia. Guru hadir untuk mengabdikan diri kepada unat manusia. Untuk itu negara mendidik generasinya yang memerlukan pembinaan dan bimbingan melalui peran guru. Guru dan peserta didik adalah dua sosok yang todak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Meskipun pada zaman sekarang guru bisa diakili oleh media pendidikan seperti E-Learning atau lainnya, kehadiran gugu tetap menjadi pokok yang tidak bisa digantikan atau ditiadakan. Keduanya saling melengkapi adakalanya peserta didik belajar dari guru dan adakalanya guru yang belajar dari peserta didik. Maka dari itu guru tetap menjadi guru sepanjang waktu, tidak ada istilah mantan guru, bekas guru dan mantan murid atau bekas murid, meskipun mereka telah lulus dan melanjutkan di sekolah yang berbeda. Memperbaiki Pendidikan dari kepribadian Guru Menurut Theodore M. Newcomb diartikan sebagai oragnisasi sikap-sikap (predispositions) yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap prilaku. Kepribadian menunjuk pada organisasi sikap-sikap seseorang utnuk berbuat, mengetahui, berfikir dan merasakan khususnya dalam sikapnya kepada orang lain, karena kepribadian merupakan abstrak individu dan kelakuannya sebagaimana halnya dengan masyarakat dan kebudayaan. Dalam upaya memperbaiki pendidikan dapat di lakukan dengan perbaikan pribadi guru. Dalam artiannya yang luas yaitu guru dalam lembaga formal sekolah atau madrasah dan perguruan tinggi. Adapaun guru dalam lembaga non formal adalah keluarga dan masyarakat. Pemaknaan seperti ini akan mencakup unsur pendidikan yang disebut dengan tripusat pendidikan dan cara mencari jalan tengah tanpa berpihak pada siapa yang salah dalam mempersiapkan generasi bangsa ini apakah guru, orang tua, tokoh masyarakat dan pemerintah. Mengapa kepribadian guru? Karena setiap orang yang akan melaksanakan tugas mulia sebagai guru harus memiliki kepribadian utama yang baik. Sebab guru adalah seorang yang dicintai, dihormati, disegani dan diteladani oleh murid-muridnya. Mulai dari penampilannya sampai prilaku kesehariannya dalam mengajar menjadi cerminan bagi peserta didik. Untuk itu seorang guru harus tabah dan mengetahui bagaimana cara menyelesaikan berbagai kesulitan dan  masalah yang dihadapimya. Berdasarkan buku "Beginilah Seharusnya Menjadi Guru" terdapat beberapa kriteria menjadi guru yang baik yaitu:

1. Mengikhlaskan ilmu untuk Allah

Ini adalah sebuah perkara agung yang banyak dilalaikan oleh banyak pengajar dan pendidik yaitu membangun dan menanamkan prinsip mengikhlaskan ilmu dan amalnya untuk Allah. Hal ini banyak tidak dipahami oleh orang banyak, disebabkan jauhnya mereka dari manhaj Rabbani. "Demi Allah, berapa ilmu yang bermanfaat dan amalan-amalan yang mulia untuk ummat, namun pemiliknya tidak mendapatkan manfaat sedikitpun dan hilang begitu saja bagaikan debu yang beterbangan seiring dengan hembusan angin. Yang demikian itu disebabkan karena mereka tidak mengikhlaskan ilmu dan amal mereka di jalan Allah.

2. Jujur

Sifat jujur adalah mahkota diatas kepala seorang guru atau pengajar. Jika sifat tersebut hilang

akan hilang pula kepercayaan manusia akan ilmu nya dan pengetahuan-pengetahuan yang disampaikan kepada mereka, karena anak didik pada umumnya akan menerima setiap yang dilakukan oleh gurunya. Sehingga jika anak didik menemukan kedustaan pada gurunya secara otomatis akan menjadikannya jatuh dihadapan anak didik nya

3.  Serasi antara ucapan dan perbuatan

Allah berfirman: Artinya: Amat besar kebencian disisi Allah, bahwa kalian mengatakan apa-apa yang kalian tidak kerjakan. Tidak pantas bagi seorang panutan terlebih seorang yang beriman hanya menyuruh tentang kebaikan dan melarang tentang keburukan namun dia sendiri tidak melakukan nya. Seyogyanya bagi seseorang yang memerintahkan kebaikan agar menjadi orang yang pertama kali atau pelopor untuk bersegera melakukannya dan orang-orang yang melarang keburukan menjadi orang yang paling jauh darinya.

4. Bersikap adil dan tidak berat sebelah

Allah berfirman: QS. An-nahl : 90

Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan bersikap adil dan mewajibkan atas setiap hambanya. Adil yang diperintah oleh allah adalah adil didalam Hak Nya, dan kepada sesama makhluk. Adil yang dimaksud adalah memberikan hak seseorang sesuai kadarnya. Dengan demikian seorang guru harus bersikap adil kepada anak didiknya sesuai dengan hak-hak mereka.

5. Berakhlak mulia dan terpuji

Tidak diragukan bahwa tutur kata yang bagus dan perilaku yang baik mampu memberikan pengaruh terhadap jiwa seseorang, membuat hati menjadi tenang, dapat menghilangkan dengki dan dendam. Begitu juga raut wajah yang tampak dari pengajar, mampu menciptakan umpan balik positif pada siswa, karena wajah yang riang dan berseri merupakan sesuatu yang disenangi oleh jiwa.Selain kepribadian diatas beberapa kepribadian lain yang sangat menunjang adalah:

6. Sabar dan Ulet

Kesabaran merupakan syarat yang sangat diperlukan, apabila pekerjaan guru dalam melakukan tugas mendidik maupun dalam menanti hasil jerih payahnya. Sangat sulit jika guru ingin lekas menikmati hasil jerih payahnya dalam jangka waktu dekat. Seperti hasil hukumannya atau nasihatnya yang diberikan kepada seorang anak didik maka hasilnya terkadang akan terlihat dalam waktu yang lama. Sabar dan ulet merupakan sifat guru yang semestinya dimiliki oleh seorang guru dalam melaksanakan tugas yang mulia yaitu dalam mengemban amanah, tantangan-tantanagn dari dalam jiwa dan peserta didik, melaksanakan tugas lembaga serta berbagai kebijakan dalam menjalankan profesinya sebagai guru. Disini guru dituntut harus ulet dan tekun untuk bisa meningkatkan kualitas dan kompetensinya sebagai guru dengan penuh kesabaran agar tetap melakuan pengembangan kemampuan yang lebih luas yaitu dengan meningkatkan SDM guru itu sendiri.

7. Responsip terhadap perubahan dan kemajuan

Sikap dan prilaku seorang guru merupakan salah satu agen dari perubahan dalam pendidikan, karena ditangan guru itulah siswa akan ditentukan perubahannya baik pengembangan secara kondisi psychis maupun kualitas suatu keilmuan. Di era serba globalisasi saat ini guru dituntut untuk lebih bisa pro aktif atau sensitif akan kemajuan pengetahuan melalui via media elektronik, media masa, workshop atau latihan-latihan tertentu yang bisa membantu meningkatkan kemampuannya sesuai dengan bidang yang digeluti

 8. rasional dan logis

Guru adalah orang dewasa yang bertanggung jawab dalam memberikan perkembangan anak didik kearah kemajuan dalam perkembangan secara jasmani dan rohani agar mencapai kedewasaan yang mandiri. Dalam mencetak anak didik guru dituntuk untuk bisa mendewasakan anak didik yaitu dengan memiliki kemampuan dalam berfikir, lebih kreatif atau produktif. Ketika mengarahkan dan membina murid-muridnya guru harus dengan penuh rasional dan logis termasuk dalam kegiatan proses belajar mengajar, begitu pula dalam pola fikir sehari-harinya harus disikapi dengan argumentasi yang mudah diterima oleh siswa, enak didengar, mudah dicerna arah pemikirannya termasuk ketika menyikapi suatu masalah tertentu sehingga yang mendengarnya merasa puas dan penuh kemantapan.

9. Humoris

Menjadi guru tidak selamanya harus bersikap terlalu menjaga diri atau menjaga jarak dengan menutup diri baik dengan sesama guru atau dengan siswanya sendiri. Seorang guru hendaknya memliki sifat suka tertawa dan suka memberi kesempatan tertawa kepada murid-muridnya . Sifat ini banyak memiliki makna yang mempunyai banyak faedah bagi para guru, antara lain ia akan dapat terus memikat perhatian anak-anak pada saat pembelajaran, menghilangkan rasa bosan dan rasa lelah pada saat pembelajaran

Dalam mempersiapkan Guru yang hebat dan Guru yang sehat dalam Mencerdaskan Generasi Emas Unggul , MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Pada Hari Selasa 30/11/2021 Mengadakan Acara SOSIALISASI BPJS Ketenaga Kerjaan di Aula Hasan AL BANNA SMP AL-IRSYAD Surabaya , Dalam sambutannya Penulis yang Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah Tindak lanjut dari Surat Edaran  Menteri Pendidikan RISTEK Dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2021  Tentang Peningkatan  Kepatuhan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan  Tanggal 18 November 2021  Dan Surat Dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Nomor 560/11515/436.7.8/2021 Tanggal 5 November 2021 Tentang Penyampaian Surat Pernyataan  Telah memenuhi ketentuan Kepesertaan Program BPJS Ketenaga Kerjaan   , Dimana MKKS SMP Swasta Surabaya Utara sangat gerak cepat menyikapi Surat Edaran tersebut  Dari Kementerian tersebut , Apalagi di Surat Edaran tersebut tentang Pra Syarat BPJS Ketenagakerjaan untuk AKREDITASI Dan IZIN Operasional , Sehingga Acara Pagi ini bisa terlaksana .

Dalam kesempatan ini Mas ALFIAN Perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Surabaya TANJUNG Perak Menjelaskan secara Detail tentang Program BPJS Ketenagakerjaan tersebut kepada Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara Mulai Dari Iuran yang di bayarkan serta Apa saja FASILITAS Yang di dapat dari keikut sertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Dalam kesempatan tersebut MAS ALFIAN Juga Membawakan FORMULIR Pendaftaran BPJS Tersebut bagi Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Dan Bendahara.

Dalam kesempatan tersebut Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara sangat antusias dalam kegiatan tersebut  bahkan Banyak yang bertanya kepada Mas ALFIAN Tersebut , Dalam kesempatan tersebut juga turut Hadir Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si Selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga ikut membantu menjawab pertanyaan Bapak / Ibu  Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara SMP Swasta Surabaya Utara Tersebut.

Di Kesempatan Ini Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si Selaku mewakili Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya sangat mengapresiasi Program kegiatan yang telah diadakan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara ini yang langsung GERCEP Dalam menyikapi Surat Edaran dari Kementerian tersebut , Bahkan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara adalah yang utama dan PALING Utama dalam kegiatan SOSIALISASI BPJS Ketenagakerjaan tersebut Dimana SMP Swasta Dan SD Swasta  Wilayah lain belum ada yang melakukan Sosialisasi tersebut , Makanya Dinas Pendidikan Kota Surabaya sangat Mengapreasi kegiatan pada Pagi hari ini . Kata IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si tersebut

Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si juga menyampaikan kepada Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Agar Siswa / Siswi nya Pada saat Jam Pulang jangan sampai Masih Cangkruk atau berada di mana – mana karena di temukan masih banyak pelajar Surabaya yang Pulang Sekolah tidak langsung Pulang tapi masih Jajan dan Keliling , Makanya Ibu IKE Meminta agar Kepala SMP Swasta Surabaya Utara bisa menyanpaikan kepada Bapak / Ibu WALI MURID Di Sekolah Nya Untuk sama – sama mengawasi Putra / Putrinya

Kesempatan yang baik dan Penulis menghaturkan Banyak Terimakasih Kepada BPJS Ketenagakerjaan Semoga Guru – Guru SMP Swasta Surabaya Utara Dan Keluarga Nya Sehat Lahir Bathin , Sehingga Aman Dan Nyaman Dalam Mencerdaskan GENERASI EMAS UNGGUL Yang Berkarakter.

 

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

 

Senin, 29 November 2021

“ HILANGKAN KEJENUHAN DAN KEPENATAN DENGAN BERMAIN cave tubing DI GOA PINDUL YANG SANGAT SERU”

                             



















   “ HILANGKAN KEJENUHAN DAN KEPENATAN

DENGAN BERMAIN cave tubing

DI GOA PINDUL   YANG SANGAT SERU”

HARI KE - 685

 

Gua Pindul (bahasa Jawaꦒꦸꦮꦥꦶꦤ꧀ꦢꦸꦭ꧀translit. Guwa Pindul) adalah objek wisata berupa gua yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan KarangmojoKabupaten Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena cara menyusuri gua yang dilakukan dengan menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah di dalam gua, kegiatan ini dikenal dengan istilah cave tubing. Aliran sungai bawah tanah dimulai dari mulut gua sampai bagian akhir gua, di dalam gua terdapat bagian sempit yang hanya bisa dilewati satu ban pelampung, sehingga biasanya wisatawan akan bergantian satu per satu untuk melewati bagian ini. Panjang gua Pindul adalah 350 meter dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter. Penelusuran gua Pindul memakan waktu kurang lebih selama satu jam yang berakhir pada sebuah dam. Aliran sungai yang berada di dalam Gua Pindul berasal dari mata air Gedong Tujuh. Objek wisata Gua Pindul diresmikan pada 10 Oktober 2010.

Menghilangkan rasa kejenuhan yang terjadi ,Penulis   Yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  bermain cave tubing di Goa Pindol bersama teman – teman  Pada hari Sabtu 20/11/2021  Bersama Teman – Teman SMP Swasta Surabaya Utara

Penulis merasa bahagia Melihat  teman – teman penulis bermain cave tubing tersebut , Dimana Di TITIK SENTRAL Sudah di jemput oleh Mobil PAJERO Yang membawa Penulis dan rombongan menuju cave tubing

Semoga kegiatan ini bisa menambah Imun dan persaudaraan di MKKS SMP Swasta Surabaya Utara.

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

 

Minggu, 28 November 2021

“ AJAK DAN AJARKAN BERAMAL SEJAK DINI KE SISWA / SISWI SMP PGRI 6 SURABAYA DAN SDS AL-IKHLAS

 












“ AJAK DAN AJARKAN BERAMAL

SEJAK DINI KE SISWA / SISWI

SMP PGRI 6 SURABAYA DAN SDS AL-IKHLAS

HARI KE -684

Beramal adalah salah satu perbuatan baik yang memiliki banyak manfaat. Hal ini bisa menjadi tanda syukur dan pengingat bagi kita bahwa harta hanyalah titipan dari tuhan. Sayangnya, terkadang kita merasa khawatir harta akan habis jika beramal. Padahal bersyukur dengan cara beramal merupakan perbuatan yang terpuji. Namun, saat beramal atau sedekah jangan sampai Anda ria dan hanya ingin mendapat pujian. Kenali keutamaan ikhlas beramal yang dapat Anda peroleh.

Manfaat beramal dengan ikhlas

Sebetulnya, beramal bukan hanya materi saja, hal-hal lain seperti menolong orang lain dengan tenaga atau pikiran, memberi nafkah keluarga, atau sekadar menyingkirkan batu dari tengah jalan bisa menjadi amalan.Berikut berbagai manfaat beramal dengan ikhlas jika dilihat dari sudut pandang agama Islam.

1. Mendapat pahala berlipat ganda

Anda tak perlu khawatir karena orang yang ikhlas beramal akan mendapat pahala berlipat ganda. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261. Allah SWT akan melipatgandakan balasan kepada orang yang mendermakan hartanya di jalan Allah. Jadi, pastikan Anda beramal dengan hati yang ikhlas.

2. Mendatangkan rezeki

Apa manfaat beramal dengan ikhlas? Bukan kehabisan harta, bersyukur dengan cara beramal dapat mendatangkan rezeki. Jika kita bersedekah dengan ikhlas karena Allah Ta’ala, kelak insya Allah akan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik. 

3. Menghapus dosa

Selain mendapat pahala yang berlipat ganda, beramal dengan ikhlas juga bisa menghapus dosa. Perbuatan baik ini dapat membantu mengikis dosa-dosa yang telah kita perbuat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya, “sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).

4. Meringankan kesulitan

Ikhlas dalam beramal dapat meringankan kesulitan yang dihadapi. Kita akan merasa bersyukur karena masih diberi mampu untuk menolong orang yang membutuhkan. Kelak saat hari kiamat, amal yang telah kita perbuat akan menjadi sumber penolong dan kemudahan bagi diri kita sendiri.Bagaimana cara kita beramal dengan ikhlas memang bukan hal yang mudah. Namun, mulai saat ini pastikan perbuatan baik itu diniatkan karena Allah SWT bukan mengharapkan pujian ataupun imbalan.

Cara mengajarkan anak untuk beramal

Untuk membiasakan anak beramal, Anda perlu memberikan tuntunan dan contoh nyata sebagai orangtua sehingga si kecil termotivasi dan tertarik untuk mengikutinya.Anda sebaiknya mulai mengajarkan anak untuk bersyukur dengan cara beramal sejak usia 3-5 tahun. Sebab, pada usia ini anak mulai merasakan empati, yang merupakan kunci untuk memahami pentingnya beramal. Berikut adalah beberapa cara dalam mengajarkan anak agar terbiasa untuk beramal.

1. Ajarkan empati sejak dini

Sebelum memiliki dorongan hati untuk beramal, anak harus mampu berempati dengan orang lain terlebih dahulu. Mulailah ajarkan anak mengenai sifat empati sejak berusia tiga tahun karena pada saat inilah mereka mulai memahami bahwa setiap orang punya perasaan.Sejumlah hal yang bisa Anda lakukan untuk mengajarkan empati kepada anak, di antaranya::

  • Berbicara tentang perasaan orang lain dan mengapa mereka merasakannya.
  • Memberi saran kepada anak untuk membantu orang lain yang sedang kesulitan.
  • Memberikan buku atau membacakan cerita tentang emosi atau perasaan.
  • Ajarkan anak memiliki kesadaran diri dengan belajar membuat pernyataan menggunakan ‘aku’ untuk menggambarkan perasaannya.

Berkembangnya sifat empati dapat menjadi dasar bagi anak-anak untuk belajar beramal.

2. Memberikan teladan yang baik

Salah satu cara belajar yang paling cepat bagi anak-anak adalah meniru apa yang orangtua atau orang-orang terdekatnya lakukan. Ciptakan lingkungan keluarga yang senang beramal dan menghargai kebiasaan beramal sehingga anak bisa menirunya.Anda bisa memberikan contoh dengan memasukkan uang ke kotak amal atau memberikan sumbangan pada fakir miskin di depan anak Anda.

3. Mengajarkan bahwa beramal merupakan kesempatan berbuat baik

Salah satu cara mengajarkan anak untuk beramal adalah menanamkan pada dirinya bahwa beramal merupakan sebuah kesempatan untuk berbuat baik.Jelaskan kepada anak mengapa Anda beramal dan manfaatnya, baik dalam bentuk memberikan beras untuk pengemis, menyumbang ke panti asuhan, dan lain sebagainya.

4. Melibatkan anak secara langsung

Selanjutnya, Anda dapat melibatkan anak untuk beramal secara langsung. Misalnya, dengan mengajaknya ke panti asuhan untuk menyumbangkan pakaian dan mainan bekas yang masih layak.Anda juga dapat mengajarkan bahwa beramal bukan hanya tentang uang. Membantu orang lain dengan waktu dan tenaga juga bisa jadi cara untuk beramal.

5. Berikan apresiasi positif

Berikan anak apresiasi secara positif setelah melakukan hal baik seperti beramal. Berikan pujian yang layak baginya dan ajak ia untuk memahami perasaannya setelah melakukan sebuah kebaikan.

6. Memberi dalam kondisi apa pun

Tunjukkan kepada anak bahwa dalam kondisi keuangan seperti apa pun, Anda tetap beramal sesuai kemampuan. Lagipula, beramal bukan hanya mengenai uang.Jadi, jangan pernah mengeluhkan tidak bisa beramal karena keadaan finansial. Dengan demikian, anak akan belajar untuk dapat memberi dalam berbagai kondisi sesuai dengan kemampuannya.

7. Ingatkan anak untuk bersyukur

Menurut penelitian dalam The Journal of Positive Psychology tahun 2019, remaja yang memiliki kebiasaan bersyukur beramal 60 persen lebih banyak daripada yang tidak melakukannya. Anda dapat mengingatkan anak untuk mensyukuri apa yang dimilikinya karena ada sebagian orang yang tidak seberuntung dirinya. Tak ada salahnya juga untuk mencatat hal yang anak syukuri ke dalam buku catatan

Mengajarkan anak beramal memiliki berbagai manfaat bagi kehidupannya. Beramal bahkan bukan hanya berdampak baik bagi penerimanya saja, tapi juga bagi pemberinya.Berikut adalah beberapa manfaat mengajarkan anak beramal yang bisa didapatkan:

  • Merasa bahagia saat mengetahui pemberiannya bermanfaat bagi orang lain.
  • Memiliki perasaan dan pandangan positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
  • Membuat anak merasa berperan dan terhubung dengan lingkungan atau dunia di luar dirinya.
  • Membantu menemukan arti dan tujuan dalam menjalani hidup.
  • Anak yang berbuat kebajikan memiliki kemungkinan penerimaan sosial lebih tinggi.
  • Anak yang suka beramal juga memiliki kemungkinan prestasi akademis yang lebih tinggi.
  • Anak-anak yang suka beramal akan lebih peduli dan perhatian pada bumi dan hal-hal lain di sekitar mereka.
  • Anak-anak yang telah terbiasa beramal akan melakukan kegiatan ini dengan penuh perasaan semangat dan bahagia.
  • Beramal juga dapat membuat anak merasakan kesenangan karena merasa mampu berperan dan membuat kondisi orang lain menjadi lebih baik dengan apa yang dilakukannya.

Tidak hanya itu, anak yang telah terbiasa beramal akan mengembangkan sikap tulus, di mana mereka tidak lagi memberi untuk mendapatkan pengakuan. Mereka akan terbiasa beramal karena mereka senang melakukannya. Ini adalah salah satu sikap yang sangat baik untuk dikembangkan hingga dewasa.Itulah berbagai cara mengajarkan anak beramal dan manfaatnya. Tanamkan kebiasaan ini sejak ini supaya anak dapat tumbuh menjadi sosok yang peduli terhadap orang-orang di sekitarnya.

 

Beramal dan beramal  itu yang selalu di ajarkan penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir kepada seluruh siswa / siswi Baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya  , Dimana setiap hari Jum’at Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya selalu membawa NASI BUNGKUS Untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti yang dilaksanakan pada hari Jum’at 26/11/2021

Tepat Pukul 08.00 Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya mengikuti rangkaian kegiatan Pembacaan Istighosah , Yasin Yang dipimpin oleh Bapak ACHMAD SYAIFUDDIN,S.H.I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti tersebut , Dimana Semua Nasi Bungkus yang di bawakan oleh siswa / siswi baik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya dimasukan KARDOS Untuk di doakan agar berkah barokah selamanya

Selesai Pembacaan YASIN . ISTIGHOSAH , NASI Yang sudah ada doanya tersebut oleh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya di dampingi Ibu KIKI INAYATUL AISYAH ,S.Pd dan Ibu SRI SUPADMI ,S.Pd membagikan dengan SENYUM SALAM SAPA Kepada Warga masyarakat sambil membagikan NASI BUNGKUS Berkah tersebut

Dalam Kesempatan ini Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya menghaturkan banyak terimakasih kepada Bapak / Ibu Dewan Guru Serta Wali Murid yang sudah meluangkan waktunya Untuk Membawa NASI BUNGKUS Tersebut Semoga Bapak / Ibu Wali Murid dan Dewan Guru Berkah Barokah Lancar rezekinya Sehat Selalu Kata Penulis.

# Tantangan GuruSiana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

#HGN2021