Kamis, 14 Oktober 2021

“ WAJAH BARU DENGAN SEMANGAT BARU UNTUK MENGANTARKAN GENERASI EMAS UNGGUL SMP PGRI 6 SURABAYA DENGAN SEGUDANG PRESTASI”

 






























































“ WAJAH BARU DENGAN SEMANGAT BARU

UNTUK MENGANTARKAN GENERASI EMAS UNGGUL

SMP PGRI 6 SURABAYA DENGAN SEGUDANG PRESTASI”

HARI KE - 638

Taman sekolah merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang didesain untuk mengindahkan dan menghijaukan lahan di lingkungan sekolah.  Taman sekolah ini membuat suasana belajar di lingkungan sekolah menjadi lebih menyenangkan karena dilengkapi aneka tanaman, rumput, kolam dan tanaman pelindung sehingga menjadikan suasananya yang asri. Seperti halnya perpustakaan, ruang UKS, laboratorium, mushola, dan lapangan olahraga, taman sekolah termasuk fasilitas sekolah yang bisa menunjang kegiatan para siswa di sekolah karena berkaitan dengan kenyamanan. Taman sekolah atau edukatif merupakan sarana bagi anak sekolah untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang keilmuan atau sains sehingga tertarik untuk mempelajarinya.  Dasar taman sekolah adalah tempat bermain untuk siswa TK dan SD. Sementara itu untk siswa SMP dan SMA, taman sekolah yang dibuat sebaiknya didesain untuk tempat belajar atau tempat bersantai di kala jam istirahat. Kehadiran taman sekolah cenderung sangat dibutuhkan, terlebih untuk sekolahan yang berada di lingkungan perkotaan karena untuk memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH). Seperti halnya taman kota untuk publik, taman sekolah juga dirancang untuk dijadikan pemasok oksigen. Dengan adanya taman sekolah, maka lingkungan dan suasana di sekitarnya jadi lebih nyaman dan menyenangkan. Melihat manfaatnya yang begitu banyak seperti yang disebutkan di atas, maka sudah sewajarnya jika taman sekolah dibuat dengan desain yang bagus dan menarik, dengan tujuan agar siswa merasa betah berada di tempat itu. 

Dalam membuat siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya JL Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Merasa aman dan nyaman  dalam pembelajaran khususnya di masa Pandemi COVID 19 Seperti saat ini Dimana  Tanaman – tanaman yang besar – besar milik SMP PGRI 6 Surabaya di potong semua , dimana dimana di jadikan tanaman kecil – kecil dan Taman  di SMP PGRI 6 Surabaya.

Alhamdulilah dengan taman baru tersebut  SMP PGRI 6 Surabaya tampak terang dan bangunan sekolah mulai Nampak , serta tampak lebar halaman sekolahnya , Alhamdulilah dengan adanya Taman Tersebut Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya ikut merawat dan menjaga taman tersebut dengan menyirami tanaman tersebut  agar tumbuh subur sebelum pulang siswa / siswi Menyempatkan untuk menyirami tanaman  tersebut

Alhamdulilah Penulis merasa bahagia karena SMP PGRI 6 Surabaya sekarang sudah dengan WAJAH Baru Semoga bisa menambah semangat untuk tetap terus berkarya mengantarkan Generasi Emas Unggul dan Penulis berharap dengan Wajah Baru SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah PINGGIRAN Tetap terus berkibar  dengan segudang prestasi sehingga bisa mengharumkan SMP PGRI 6 Surabaya

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

Rabu, 13 Oktober 2021

“ SEKOLAH PINGGIRAN SIAP MENGANTARKAN SISWANYA Seleksi SISWA Bakat CERDAS ISTIMEWA YANG DIADAKAN DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA”

 

“ SEKOLAH PINGGIRAN SIAP MENGANTARKAN SISWANYA

Seleksi SISWA Bakat CERDAS ISTIMEWA

YANG DIADAKAN DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA”

HARI KE 637

Menurut data Asosiasi CI+BI Nasional, terdapat 2% dari populasi anak usia sekolah, adalah anak yang memiliki potensi cerdas/berbakat istimewa. Jika mengacu pada data BPS 2005, terdapat 65.291.624 anak usia sekolah (usia 4-19 thn). Artinya terdapat 1.305.832 anak Indonesia memiliki potensi cerdas/berbakat istimewa (CI+BI). Berdasarkan kenyataan yang universal dan alamiah bahwa manusia itu berbeda suatu sama lain dalam berbagai hal, seperti dalam hal intelegensi, bakat, kepribadian, kondisi jasmani dan sebagainya. Oleh karena itu perlu dipikirkan bagaimana menangani penyaluran berbagai perbedaan ini. Pendidikan anak berbakat merupakan bagian integrasi pendidikan pada umumnya, dengan kekhususan memberi kesempatan maksimal bagi anak berbakat untuk berfungsi sesuai dengan potensinya, dengan harapan bahwa pada suatu saat anak juga akan memberi sumbangan yang maksimal bagi peningkatan kehidupan sesuai dengan aktualisasi potensinya itu. Hal itu sesuai dengan citra masyarakat yang kita anut dengan memperhatikan kaitan fungsional antara individu dengan masyarakat Menurut definisi yang dikemukakan Renzuli, anak berbakat memiliki pengertian:

“Anak berbakat merupakan satu interaksi di antara tiga sifat dasar manusia yang menyatu ikatan terdiri dari kemampuan umum dengan tingkatnya di atas kemampuan rata-rata, komitmen yang tinggi terhadap tugas-tugas dan kreativitas yang tinggi. Anak berbakat ialah anak yang memiliki kecakapan dalam mengembangkan gabungan ketiga sifat ini dan mengaplikasikan dalam setiap tindakan yang bernilai”. Menurut penelitan Terman (1925) pada saat anak berbakat dilahirkan memiliki berat badan diatas berat badan normal. Dari segi fisik pada umumnya mereka juga memiliki keunggulan seperti terlihat dari berat dan tinggi badan, koordinasi, daya tahan tubuh dan kondisi kesehatan pada umumnya (French, 1959). Mereka juga sangat energik (Meyen, 1978) sehingga orang salah mendiagnosa sebagai anak yang hyperaktif (Swassing, 1985). Anak-anak berbakat berkembang lebih cepat atau bahkan sangat cepat bila dibandingkan dengan ukuran perkembangan yang normal. Hal ini disebabkan anak berbakat memiliki superioritas intelektual (Gearheart intelektual 1980) mampu dengan cepat melakukan analisis (Sunan, 1983), dan dalam irama perkembangan kemajuan yang mantap (Swassing,1985) bahkan dalam berfikir mereka sering meloncat dari urutan berfikir yang normal (Gearheart,1980) Heller (2004) mengembangkan model multifaktor yang merupakan pengembangan dari Triadic Interdependence model Monks serta Multiple Intellegences dari Howard Gardner. Menurut Heller konsep keberbakatan dapat ditinjau berdasarkan empat dimensi multifaktor yang saling terkait satu sama lain:

1.   Faktor talenta (talent) yang relatif mandiri,

2.   Faktor kinerja (performance),

3.   Faktor kepribadian, dan

4.   Faktor lingkungan;

Dua faktor terakhir menjadi perantara untuk terjadinya transisi dari talenta menjadi kinerja. Faktor bakat (talent) sebagai potensi yang ada di dalam individu dapat meramalkan aktualisasi kinerja (performance) dalam area yang spesifik. Bakat ini mencakup tujuh area yang masing -masing berdiri sendiri, yaitu: kemampuan intelektual, kemampuan kreatif, kompetensi sosial, kecerdasan praktis, kemampuan artistik, musikalitas, dan keterampilan psikomotor. Sementara itu faktor kinerja (performance) meliputi delapan area kinerja, yaitu matematika, ilmu pengetahuan alam, teknologi, komputer, seni (musik, lukis), bahasa, olahraga, serta relasi sosial. The “Three-Ring Conceptions” atau Konsepsi Tiga Cincin menurut Renzulli (1981, 2005) yang menyatakan bahwa tiga ciri pokok yang merupakan kriteria (persyaratan) keberbakatan (giftedness) adalah keterkaitan antara:

1.   Kemampuan umum (kapasitas intelektual) dan/atau kemampuan khusus di atas rata-rata.

2.   Kreativitas di atas rata-rata.

3.   Pengikatan diri terhadap tugas (task commitment) yang cukup tinggi.

The Triadich dari Renzulli-Monks merupakan pengembangan dari Konsepsi Tiga Cincin Keberbakatan dari Renzulli. Model Renzulli-Monks ini disebut model multifaktor yang melengkapi Konsepsi Tiga Cincin Keberbakatan dari Renzulli. Dalam model multifaktornya Monks mengatakan bahwa potensi kecerdasan istimewa (giftedness) yang dikemukakan oleh Renzulli tidak akan terwujud jika tidak mendapatkan dukungan yang baik dari sekolah, keluarga, dan lingkungan di mana anak tinggal (Monks dan Ypenburg, 1995). Multifaktor maka pendidikan anak cerdas istimewa tidak dapat dilepaskan dari peran orangtua dan lingkungan dalam menanggapi gejala-gejala kecerdasan istimewa yang dimiliki, toleran terhadap berbagai karakteristik yang ditampilkannya baik yang positif maupun berbagai gangguan tumbuh kembangnya yang menjadi penghambat baginya, serta dalam mengupayakan layanan pendidikan yang terbaik baginya. Lebih lanjut model pendekatan ini menuntut keterlibatan pihak orangtua dalam pengasuhan di rumah agar berpartisipasi secara penuh dan simultan dengan layanan pendidikan di sekolah. Berkaitan dengan konsepsi keberbakatan ini, menarik pula model multiple intelligence dari Gardner. Gardner menjelaskan bahwa intelegensi bukan merupakan suatu konstruk unit tunggal namun merupakan konstruk sejumlah kemampuan yang masing-masing dapat berdiri sendiri (Gardner, 1983). Pendapatnya ini seiring dengan upaya dari sejumlah pakar psikologi yang giat meneliti kembali apa yang dimaksud dan bagaimana cara mengukur intelegensi dan mereka berpandangan bahwa intelegensi tidak dapat diukur melalui pengukuran kemampuan skolastik semata. Gardner berpendapat bahwa manusia memiliki 7 dimensi yang semi otonom, bahkan akhir-akhir ini berkembang lagi menjadi 9 dan bahkan 10 jenis intelegensi.

Dinas Pendidikan Kota Surabaya  mempunyai kegiatan yaitu Seleksi SISWA Bakat CERDAS ISTIMEWA , Dimana SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Rabu 13/10/2021 Sebanyak 6 Siswa SMP PGRI 6 Surabaya yang terdiri dari ANDIKA BAGAS SAPUTRA ,  DWI AGUSTIN , ELFATUN HIKMAH ,  HOIRUL DIMAS , NADIVA PUTRI , SITI AISYAH FITRI Siswa Kelas 8 Mengikuti Seleksi SISWA Bakat CERDAS ISTIMEWA Yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dalam kesempatan tersebut ke enam siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mengikuti Seleksi tersebut di ruang kelas dengan duduk sesuai Protokol kesehatan yaitu  duduk satu – satu urut sesuai absensi dimana Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya yang mengikuti Seleksi tersebut membuka LINK https://tryoutonline.dispendik.surabaya.go.id/?login=siswa , Dimana Menggunakan USER  Yaitu NIK  Dan PASWORD Yaitu Tanggal Lahir Siswa / Siswi Tersebut . Dimana Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sebelum mulai pelaksanaan Seleksi memberikan Informasi dan memimpin doa di kegiatan tersebut , Selesai memimpin Doa , Penulis membagikan kertas yang berisi NIK Dan Tanggal Lahir Siswa Untuk Mengisi  melalui Link LINK https://tryoutonline.dispendik.surabaya.go.id/?login=siswa . Dimana  Ke Enam Siswa Tersebut mengerjakan Soal sebanyak 60 Item

 

Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya dalam kesempatan ini berharap agar Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya mengerjakan soal dengan sebaik baiknya agar mereka bisa membanggakan dan mengharumkan nama orang tua dan Sekolah.

Ayo TUNJUKAN SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah PINGGIRAN Bisa Bisa Dan Bisa Terus Berkarya Dan BERPRESTASI  , Jangan Mau SMP PGRI 6 Surabaya Di Remehkan  Ayo TUNJUKAN Kalian Menjadi Siswa Cerdas Dengan HASIL Baik Di SELEKSI Ini

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

Selasa, 12 Oktober 2021

“ IKUT SEMARAKAN HARI SANTRI NASIONAL 2021 SMP PGRI 6 SURABAYA IKUT KOMPETISI “




                                        “ IKUT SEMARAKAN HARI SANTRI NASIONAL 2021

SMP PGRI 6 SURABAYA IKUT KOMPETISI “

HARI KE -636

Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Pariaman, Hari Santri Nasional tidak hanya merujuk pada komunitas tertentu, tetapi merujuk mereka yang dalam tubuhnya mengalir darah Merah Putih dan tarikan napas kehidupannya terpancar kalimat La ilaaha illa Allah. 22 Oktober 1945 dianggap sebagai resolusi jihad di mana santri dan ulama bersatu serta berkorban untuk mempertahankan Indonesia. Saat itu Hasyim Asy’ari yang menjabat sebagai Rais Akbar Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) menetapkan resolusi jihad melawan pasukan kolonial di Surabaya, Jawa Timur. Dan kondisi tersebut terlihat pada 21 dan 22 Oktober 1945 di saat pengurus NU Jawa dan Madura menggelar pertemuan di Surabaya. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyatakan sikap setelah mendengar tentara Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan membonceng sekutu. Lewat Resolusi Jihad, kaum santri memohon dengan sangat kepada Pemerintah Republik Indonesia agar menentukan suatu sikap dan tindakan yang nyata terhadap usaha-usaha yang akan membahayakan kemerdekaan, agama dan Indonesia, terutama terhadap pihak Belanda dan kaki-tangannya. Bagi NU, baik Belanda maupun Jepang telah berbuat kezaliman di Indonesia dan resolusi ini membawa pengaruh yang besar. Bahkan, ada dampak besar setelah Hasyim Asy'ari menyerukan resolusi ini. Hal ini kemudian membuat rakyat dan santri melakukan perlawanan sengit dalam pertempuran di Surabaya. Banyak santri dan massa yang aktif terlibat dalam pertempuran ini. Perlawanan rakyat dan kalangan santri ini kemudian membuat semangat pemuda Surabaya dan Bung Tomo turut terbakar. Hingga akhirnya perjuangan tersebut menewaskan pemimpin Sekutu Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby. Mallaby tewas dalam pertempuran yang berlangsung pada 27-29 Oktober 1945. Hal inilah yang memicu pertempuran 10 November 1945.

Sebagai sekolah yang menganut Ahli Sunaah Wal Jamaah SMP  PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Kota Surabaya  Tidak pernah lepas mengajak siswa / siswi nya untuk terus mengasah prestasi yang dimiliki apalagi di masa Pandemi COVID 19, Seperti yang dilakukan Oleh SMP PGRI 6 Surabaya Dalam Rangka Memperingati HARI SANTRI NASIONAL 2021 SMP PGRI 6 Surabaya Ikut berpartisipasi dalam kegiatan  Peringatan HARI SANTRI NASIONAL 2021 Tersebut .

Dalam kesempatan tersebut SMP PGRI 6 Surabaya Alhamdulilah bisa berpartisipasi dalam 2 Ajang Kegiatan yaitu

1.     Vlog Competition
- Kegiatan Sosial    Dimana SMP PGRI 6 Surabaya Menggunakan Kegiatan JUM’AT BERKAH

2.     . Cover Song Competition
- Sholawat/Lagu Religi Dimana Kebetulan Setelah Ini PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W

Maka dari Itu Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Mengharapkan Dukungan Kepada Teman Teman DUNIA Maya Dengan Memberikan LIKE VIDEO Tersebut.

Dalam Rangka  HARI SANTRI NASIONAL 2021 , Alhamdulilah Mohon Doa Dan DUKUNGANYA Kami SMP PGRI 6 Surabaya  Ikut Serta Dalam AJANG Lomba HARI SANTRI NASIONAL  Yang Di adakan PENGURUS WILAYAH NAHDATUL ULAMA JAWA TIMUR  Dengan Mengikut Sertakan 2 Event Untuk Lomba Tersebut Yaitu : KEGIATAN SOSIAL DAN SHOLAWAT LAGU RELIGI

Kami Butuh LIKE / LOVE  SERTA KOMENTAR YANG POSITIF BAGI KEMAJUAN SEKOLAH DALAM SYIAR ISLAM Untuk Mendukung EVENT Kegiatan  Kami Tersebut Melalui :

  1. KEGIATAN SOSIAL

1.       MELALUI IG : https://www.instagram.com/tv/CU6c3HmhYev/?utm_medium=copy_link

2.       YOU TOBE : https://youtu.be/7xT923bzVck

3.       https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3194582114108207&id=100006693492940&sfnsn=wiwspwa

  1. SHOLAWAT LAGU RELIGI/ COVER SONG

1.       YOU TOBE  : https://youtu.be/Vd7Zd9q9Q5E

2.       FACE BOOK : https://www.facebook.com/banu.atmoko/videos/238340168270064

Kami BUTUH DUKUNGAN LIKE DAN LOVE  Di 2 Kegiatan KAMI TERSEBUT Dalam Rangka HARI SANTRI NASIONAL Tahun 2021 Dukungan Bapak / Ibu Sangat Berarti Bagi  Siswa / siswi Kami SMP PGRI 6 Surabaya Untuk Terus BERKARYA Demi Negeri Ini Dan Terus BERPRESTASI DI MASA PANDEMI COVID 19

Bagi Bapak / Ibu Yang Sudah Memberikan DUKUNGAN Bagi Siswa / Siswi Kami , Kami Hanya Bisa Menghaturkan Banyak Terimakasih Semoga Allah Yang Membalas Kebaikan Bapak / Ibu Semua Serta Mohon   Ayah , Ibu , Keluarga Untuk Mendukung Kami SMP PGRI 6 Surabaya Tersebut.

SATU Dukungan LIKE Dari Bapak / Ibu sangat Berarti Bagi Kami SMP PGRI 6 Surabaya , Syukur Bila Bapak / Ibu Bisa Membantu SHARE Agar Banyak Yang Memberikan LIKE Kepada SMP PGRI 6 Surabaya baik siswa / siswi nya maupun Keluarga nya

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat




Senin, 11 Oktober 2021

“ PEMANTAUAN SUPERVISI MANAJEMEN PENDIDIKAN UNTUK JADIKAN SMP PGRI 6 SEKOLAH BERMUTU SERTA BERKUALITAS MENGANTARKAN GENERASI EMAS UNGGUL “

 































“ PEMANTAUAN SUPERVISI MANAJEMEN PENDIDIKAN

UNTUK JADIKAN SMP PGRI 6 SEKOLAH BERMUTU

SERTA BERKUALITAS MENGANTARKAN

GENERASI EMAS UNGGUL “

HARI KE -635

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang telah diubah pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 dan Nomor 13 tahun 2015, setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan tersebut bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP). Melalui penjaminan mutu, satuan pendidikan dapat memastikan keterlaksanaan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).  Pemantauan dan pengendalian pelaksanaan SPMI tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagai pelaksana Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Salah satu tugas SPME adalah melaksanakan supervisi mutu, yaitu proses mengawal upaya pemenuhan mutu pada satuan pendidikan.

Pada hari Senin 11/10/2021 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  kedatangan Pengawas Pembina yaitu Bapak Drs. ACHMAD SYUHADAK , M.Pd , dimana kedatangan beliau adalah melakukan Pemantauan SUPERVISI Mutu Di SMP PGRI 6 Surabaya tersebut.

Dimana Bapak Drs. ACHMAD SYUHADAK , M.Pd , didampingi Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya  meninjau Tempat cuci tangan / wastafel yang dimiliki SMP PGRI 6 Surabaya , Dimaba  Ibu YUNI ISMARYATI ,S.Pd melakukan Cuci Tangan memakai sabun di WASTAFEL Milik SMP PGRI 6 Surabaya , Selesai dari WSTAFEL Bapak Drs. ACHMAD SYUHADAK , M.Pd , Di damping Penulis dan Ibu Dra TIWIK SUKIRAHAYU Selaku Guru PRAKARYA SMP PGRI 6 Surabaya Meninjau MADING LITERASI SMP PGRI 6 Surabaya , Selesai dari MADING LITERASI Menuju Ruang Guru Bapak Drs. ACHMAD SYUHADAK , M.Pd  banyak Melakukan kegiatan Ngobrol bersama guru guru SMP PGRI 6 Surabaya , Selesai dari ruang  Guru meninjau Ruang Kelas , Selesai Meninjau Ruang kelas meninjau Kamar mandi  , Mushola, Dan Perpustakaan , Serta Meninjau RUANG LAB KOMPUTER Yang  habis di pakai ANBK , Serta kembali duduk di Ruang UKS Dan Ruang BP Tersebut

Selesai meninjau lokasi Bapak Drs. ACHMAD SYUHADAK , M.Pd Meminta kepada Penulis di damping Ibu MEI RATNA SUSANTI ,S.Si untuk mengisi data INSTRUMEN SUPERVISI MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2021 Melalui LINK https://superman.lpmp-jatim.net/ , Dimana Ibu MEI RATNA SUSANTI ,S.Si bersama Penulis memasukan data FOTO – Foto yang di minta di Link Instrumen tersebut. Setelah di isi , Ibu Mei RATNA SUSANTI,S.Si konsultasi INSTRUMEN Yang Sudah Di isi dengan Bukti Fisik Kepada Pengawas . Serelah Itu Instrumen tersebut Dikirim

Alhamdulilah Kegiatan Pemantauan SUPERVISI MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2021 Berjalan  lancar  Penulis berharap semoga mutu kualitas di SMP PGRI 6 Surabaya semakin baik sehingga masyarakat percaya dan minat ke SMP PGRI 6 Surabaya .

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 


Minggu, 10 Oktober 2021

“ DI HARI LIBUR PENULIS LUANGKAN WAKTU UNTUK BERISTIRAHAT SEHARIAN AGAR FRESH “

 

“ DI HARI LIBUR PENULIS LUANGKAN WAKTU

UNTUK BERISTIRAHAT SEHARIAN AGAR FRESH “

HARI KE -634

Kebutuhan waktu tidur berbeda-beda tergantung usia. Semakin bertambahnya usia, kebutuhan waktu tidur menjadi berkurangSebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih mudah mengalami gangguan tidur ketimbang laki-laki. Alasannya karena hormon wanita cenderung terus mengalami perubahan, sehingga bisa memengaruhi kualitas tidur, terutama saat menstruasi, sedang hamil, atau menjelang menopause. Jadi, walaupun waktu tidur sudah memenuhi waktu tidur ideal, pecandu alkohol bisa saja bangun dalam keadaan lelah dan tidak fokus, seperti belum tidur. Selain itu, pola kerja jaga malam dan konsumsi minuman berkafein di sore hari juga bisa membuat Anda tidak mengantuk di saat waktunya tidur, sehingga waktu tidur jadi berkurang. Sebagai upaya memenuhi waktu tidur ideal, ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda ikuti, seperti menerapkan jam tidur dan bangun tidur secara konsisten, menciptakan kondisi kamar yang nyaman, menghindari konsumsi alkohol dan kafein menjelang tidur, serta mematikan gadget maupun alat elektronik lain sebelum tidur. Namun, jika Anda tetap mengalami kesulitan untuk memenuhi waktu tidur, baik karena kurang tidur atau justru tidur terlalu lama, dan ini sudah berlangsung lama, apalagi sudah memengaruhi aktivitas sehari-hari,  konsultasikan masalah ini dengan psikiater untuk mendapatkan penanganan yang aman dan sesuai.

Terlalu banyaknya kegiatan sampai penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu 10/10/2021 Digunakan oleh penulis untuk melakukan kegiatan istirahat Dimana Penulis merasa nyaman bisa sehari tidur istirahat , Ditambah lagi HP Juga oleh penulis matikan Sehingga tidak ada yang ganggu waktu penulis untuk istirahat

Alhamdulilah Setelah seharian istirahat penulis merasa enakan Fresh, Menurut Penulis selama ini hidup hanya untuk di buat kerja….. kerja dan kerja  tanpa istirahat. Alhamdulilah kesempatan yang baik ini tidak di sia siakan penulis untuk istirahat dengan sebaik baiknya. Bagi Penulis Merasa Bahagia dan Nikmatnya Bisa Istirahat melepas Penat  Semoga Penulis sehat selalu agar bisa bermanfaat untuk masyarakat kembali

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat