Senin, 27 Januari 2020

“ Kegiatan Kunjungan Kerja Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir “























“ Kegiatan Kunjungan Kerja Kepala SMP Swasta  Kecamatan Semampir “
Tantangan Hari Ke - 12

Makanan yang kita makan, minuman yang kita minum, fasilitas yang kita gunakan, jasa yang kita pakai, budaya, kesenian, udara yang kita hidup, karbondioksida yang kita hembuskan, metabolism dalam tubuh, system indera yang kita gunakan, saraf, alat gerak dan segala macamnya setiap hari kita lakukan merupakan nikmat tak terhingga yang dituangkan oleh sang ilahi rabbi pada setiap makhluknya. Tidak pandang bulu, RAS, keturunan, etnis, suku atau bangsa, bakan agama sekalipun semua diberi porsi nikmat yang sama. Tidaklah terdapat kebencian atau kemarahan ketika seseorang memeluk Islam atau tidak karena tidak ada gunanya bagi Allah seseorang itu Islam atau tidak. Manusia telah diberi pilihan untuk memilih antara Islam atau kafir, antara mengerjakan kebaikan atau keburukan, meninggalkan kemaksiatan atau kebaikan. Itulah pilihan yang diberikan Allah dan tidak berefek bagi dia. Tapi sejatinya, setiap pilihan yang kita [ilih akan berefek langsung kepada kita. Ketika kita pilih Islam tentunya kita bisa masuk surga, ketika kita meninggalkan kemaksiatan tentunya bisa lebih sedikit siksaan nerakanya, ketika kita berbuat baik timbangan amal kebaikan kita banyak, kita sedikit di siksa, dsb. Sifat Allah yang Ar- Rahman memberikan kasihnya kepada seluruh ummat manusia, binatang, tumbuhan, jin, iblis, malaikat, dan anorganik lainnya. Berbeda dengan sifat Ar- Rahim nya Allah yang diberikan kepada orang-orang tertentu yang dipilih langsung oleh Allah. Orang-orang yang diberi nikmat berlebih, selalu dijaga, dilindungi, dieri kemudahan, kemakmuran. Dialah orang yang senantiasa dekat dengan Allah, setiap detikpun tak lupu dari yang namanya mengingat Allah. Dalam keadaan berdiri, duduk, tiduran selalu mengingat Allah itulah orang yang ulul Albab. Orang yang bersedekah saat lapang ataupun sempit, orang yang jujur, mampu menahan amarahnya, orang yang adil pada rakyatnya, orang yang suka berbuat kebaikan, dll. Wa in ta’uddu ni’matallahi laa tuhsuha adalah tidak akan bisa kalian mengkalkulasikan nikmat Tuhanmu. Begitu banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita. Dari kita mulai membuka mata bangun pagi, menghirup udara segar tanpa harus membayar oksigen. Kita menggunakan air tanpa memproduksinya terlebih dahulu, system mertabolisme kita bekerja sebagai mana mestinya. Jantung senantiasa memopa darah untuk diedarkan ke seluruh sel, jaringan dan organ agar tidak terjadi hipoksia dan hipoglikemi. Hepar memetabolisme makanan, dari karbohidrat, lemak, protein, untuk menjadi energi berupa ATP dan diedarkan ke seluruh tubuh agar tidak kekurangan ATP. Sistem saraf kita yang bekerja dari mendapatkan impuls saraf diterjemahkan dibadan sel kemudian menjalar melewati dendrit, terus melompat pada selubung myeling, sel akson, sel schawn, sampai ke teget sel. Serabut saraf aferen menerima rangsangan diteruskan dipusat yaitu otak kemudian memberikan perintah ke saraf motoric serabut saraf eferen menjalar ke bagian tubuh yang digunakan utnuk beraksi. Sistem imun yang dibuat sedemikian indah dan kuatnya, sehingga kita tidak gampang sakit. Dari pathogen/mikroorganisme yang masuk system imun melawan dengan pertahanan pertama yaitu sel neutrophil/PMN menyerang antigen/ mikroba yang masuk. Jika kalah kita masih punya sel leukosit yang siap bermigrasi dari pembuluh darah ke jaringan yang diserang. Kemudian ada sel plasma. Kemudian berlanjut ke sel T sebagai sel penghancur mikroba dengan memfagositosis, dan jangan lupa memori mikroba didata dan disimpan oleh sel B agar suatu saat jika datang kembali bisa langsung dideteksi. Sangat kompleks memang. Inilah sedikit nikmat yang bisa kita rasakan. Maih banyak nikmat yang lain, diluar sana yang selalu kita rasakan. Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban adalah ayat dalam Surah Ar-Rahman yang ditulis berulang-ulang sebanyak 31 kali. Ayat ini diletakkan di setiap akhir ayat dalam surah Ar-Rahman yang menjelaskan nikmat yang diberikan Allah kepada manusia. MenurutImam Ja’far ash-Shadiq, “Barangsiapa yang membaca surah Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâ’i Rabbikumâ tukadzdzi bâ’, kemudian ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia meninggal, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian meninggal, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.”. Disetiap tarikan nafas yang kita hirup, disetiap bergantinya siang malam, di setiap detak jantung, ada nikmat Allah yang kita sering lupakan. Ya, nikmat Allah yang sering lupa untuk kita syukuri. Dan ketika musibah (baca:ujian) diberikan pada kita, kita juga lupa bahwa itu sebagian nikmat yang Allah beri. Lalu kitapun hanya bisa mencaci maki, mengupat, bahkan merasa Allah tidak adil. Masya Allah… Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Bentuk rasa syukur seharusnya menambah keimanan kita; mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Beribadah kepada Allah, dan menjauhkan diri dari maksiat. Celakalah orang yang kufur nikmat, dan berbahagialah orang yang bisa mensyukuri nikmat. Karena ketika ia bersyukur, Allah menambahkan nikmat-Nya.
Dalam mengenang tragedy Erupsi Merapi yang  begitu dahsyat Rombongan Musyawarah Kerja Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir yang terdiri dari 12 Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu mengadakan Kunjungan kerja di Musium  Mini Sisa Hartaku yang terletak di Gunung Merapi dimana Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir melihat harta benda yang masih tersisa dari Korban Erupsi merapi tersebut , Bahkan kita Semua di tunjukan  foto – foto pada saat kejadian Erupsi Merapi tersebut, Setelah dari  Musium tersebut kita di ajak ke tempat   Mbah Marijan Kita ketemu dengan Istri mbah marijan kita Foto bersama . Menurut Banu Atmoko , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sekaligus Sekretaris MKKS Kecamatan Semampir bahwa Tujuan dari kegiatan di Musium ini adalah  mengenal kan keagungan dari Tuhan dari mengenal kan Peristiwa alam kepada teman teman Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir Kota Surabaya, agar dapat mengajarkan kepada anak anak didik nya untuk peduli lingkungan, Selesai dari Merapi Rombongan MKKS SMP Swasta Kecamatan Semampir melanjutkan kunjungan ke Pabrik BAKPIA PATHOK 25, Sebanyak 12 Orang Kepala SMP Swasta Kecamatan Semampir berkesempatan melihat proses pembuatan Bakpia yang sangat terkenal tersebut, Menurut Banu Atmoko , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan ini agar Kepala Sekolah dapat mengajarkan jiwa Eco Preneur kepada anak didik yang ada di Sekolah masing – masing , mereka bisa di ajarkan Untuk berwira usaha  dari hal kecil bisa jadi besar dan Terkenal seperti Bakpia 25 Tersebut Kata Banu Atmoko , S.Pd pria Kelahiran April 1984
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Minggu, 26 Januari 2020

“ Seduluran Sak Lawase “


“ Seduluran Sak Lawase “
Tantangan Hari Ke - 11
Saudara, kita sering mendengar kata ini. Tiap hari, tiap jam, tiap menit, bahkan tiap detik kita mungkin bertemu dengan saudara kita. Baik saudara kandung yang satu rumah dengan kita ataupun saudara yang tidak satu rumah dengan kita, yang rumahnya jauh dengan kita. Disini kita akan melihat saudara yang dihimpun dalam wadah Persaudaraan MKKS SMP Swsata Kecamatan Semampir yang telah menjadikan kita semua sebagai satu saudara. Persaudaraan yang seperti saudara satu kandung bahkan bisa lebih. Kita yang tidak saling mengenal sebelumnya, sekarang bisa saling kenal bahkan bisa saling bersaudara. Kita yang mungkin hanya sebagai teman sebelumnya, sekarang pertemanan itu menjadi lebih dalam ikatan persaudaraan. Bahkan kita yang memang sudah bersaudara sebelumnya, sekarang persaudaraan itu menjadi lebih erat lagi dalam wadah mkks smp swasta Kecamatan Semampir Saudara-saudara kita tersebut merupakan hadiah dari Yang Di Atas buat kita. Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus/menarik dan ada pula yang bungkusnya kurang menarik. Yang bungkusnya bagus punya wajah yang rupawan dan yang bungkusnya kurang menarik punya wajah yang biasa saja. Tetapi kepribadian adalah sisi yang berbeda dari apa yang terlihat dari luar. Dua yang berbeda itu bisa saja memiliki kepribadian yang menarik atau kepribadian yang biasa saja, atau bahkan menjengkelkan bagi kita. Seperti hadiah pula, ada yang isinya bagus dan ada pula yang isinya jelek yang kurang kita sukai. Yang isinya bagus punya jiwa dan hati yang begitu indah sehingga kita terpukau. Ketika kita berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam untuk saling berbagi bersama, bercanda dan tertawa bersama, bercerita dan saling menghibur, menangis bersama, kita menyayangi dia, dan dia menyayangi kita.
Yang isinya jelek/buruk punya jiwa dan hati yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwa dan hatinya tidak mampu lagi mencintai dan menyayangi saudara-saudaranya yang lain. Hal ini justru karena ia tidak merasakan cinta dan kasih sayang dalam hidupnya. Kita sering menerima sebuah sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dan lain-lain dari dirinya. Sehingga membuat kita yang sebagai saudaranya tidak suka dengan jiwa dan hati yang semacam ini, kita pun mencoba menghindar dari mereka. Sayangnya kita tidak tahu bahwa semua itu bukanlah karena saudara-saudara kita tersebut pada dasarnya buruk. Tetapi ketidakmampuan jiwa dan hatinya memberikan cinta dan kasih sayang. Justru itu ia membutuhkan cinta dan kasih sayang kita sebagai saudaranya Membutuhkan empati dari kita, kesabaran dan keberanian kita sebagai saudaranya untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwa dan hatinya. Bagaimanapun juga, mereka semua adalah saudara-saudara kita yang merupakan hadiah buat kita. Entah bungkusnya bagus ataupun kurang menarik. Entah isinya bagus atau buruk. Mengapa kita harus tertipu oleh kemasan? Hanya ketika kita bertemu antara jiwa dengan jiwa, hati dengan hati, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita. Karena persaudaraan didalam mkks smp swasta Kecamatan Semampir  tidak memandang “siapa aku” dan “siapa kamu”, “apa latar belakangmu” dan “apa latar belakangku”. Persaudaraan didalam mkks Kecamatan semampir  adalah suatu persaudaraan yang berasal dari hati sanubari setiap anggota/Warganya masing-masing. Berikanlah makna di dalam kehidupan kita bukan hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk membahagiakan saudara-saudara kita sesama anggota/Warga MKKS SMP Swasta Kecamatan Semampir  maupun sesama umat manusia lainnya di dalam lingkungan kehidupan kita. Berikanlah waktu kita dengan rasa cinta kasih dan kasih sayang. Tetapi ingatlah bahwa cinta kasih dan kasih sayang tersebut haruslah ada batasnya. Jangan terlalu berlebih-lebihan. Seorang saudara sama seperti satu permata yang tak ternilai harganya. Marilah kita lebih pererat lagi persaudaraan kita. Persaudaraan yang kekal dan abadi takkkan hilang terhapus oleh waktu walaupun jarak serta raga terpisahkan. Persaudaraan antara jiwa dengan jiwa, hati dengan hati. Saudara yang lebih tua menyayangi saudara yang lebih muda. Sebaliknya saudara yang lebih muda harus bisa menghormati saudara yang lebih tua. Tetapi saudara yang lebih tua jangan sampai semena-mena dan bersifat diktator dengan penghormatan tersebut. Kita harus ikut senang dan gembira jika melihat saudara kita sedang senang dan gembira. Jangan iri jika melihat saudara kita sedang senang dan gembira. Kitapun juga harus bisa ikut merasakan kepedihan dan kesakitan saudara kita jika saudara kita tersebut sedang mengalami suatu masalah/kesulitan. Bila ada masalah diantara kita sesama saudara mkks smp Swasta Kecamatan Semampir  maupun dengan orang lain yang bukan Warga MKKS SMP Swasta Kecamatan Semampir  marilah kita selesaikan secara bersama-sama dengan cara yang laksana dan bijaksana. Marilah kita jaga bersama hubungan persaudaraan ini. Semoga hubungan tali persaudaraan, hubungan tali silaturahmi diantara kita akan semakin erat dan tetap terjaga
Dalam mewujudkan tali Silahturahmi antar Kepala SMP Swasta kecamatan Semampir , Pada Hari Jum’at 24 Januari – Minggu 25 Januari 2020  berangkat Kunjungan Keja menuju Ke Yogyakarta , dalam perjalanan di lakukan dengan sangat Guyub  baik di dalam mobil maupun pada saat acara kunjungan kerja tersebut. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sekaligus Sekretaris MKKS Kecamatan Semampir  bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mengatasi kepenatan  serta Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 berharap agar bisa seduluran sak lawase jangan ada pertengkaran atau apapun karena dari Persaudaraan ini akan terjalin Generasi Emas Yang unggul Dari Kecamatan Semampir Kata BANU ATMOKO Alumni S.1 PLS UNESA
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat



Jumat, 24 Januari 2020

“ SMP Swasta Surabaya Utara Siap Menyongsong Pendidikan Era 5,O “


“  SMP Swasta Surabaya Utara Siap Menyongsong Pendidikan Era 5,O “

                                        Tantangan Hari Ke- 10

“Bila melihat alumni dari suatu sekolah menjadi orang sukses dan hebat, hal tidak terlepas dari peran guru yang luar biasa. Itu sebabnya dibalik siswa yang hebat terdapat guru yang hebat juga”
Tugas guru sebagai suatu profesi, menuntut kepada guru untuk mengembangkan profesionalitas diri sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mendidik, mengajar, dan melatih anak didik adalah tugas guru sebagai suatu profesi. Tugas guru sebagai pendidik, meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup kepada anak didik. Tugas guru sebagai pengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada anak didik. Tugas guru sebagai pelatih berarti mengembangkan ketrampilan dan menerapakannya dalam kehidupan demi masa depan anak didik. Guru juga mempunyai kemampuan, keahlian atau sering disebut dengan kompetinsi profesional. Kompetensi profesional yang dimaksud tersebut adalah kemampuan guru untuk menguasai masalah akademik yang sangat berkaitan dengan pelaksanaan proses belajar mengajar, sehingga kompetensi ini mutlak dimiliki guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar. Guru dianggap memiliki peran yang sangat penting dan mulia di tengah masyarakat. Ungkapan bahwa guru adalah “pahlawan tanpa tanda jasa” mengekspresikan pentingnya peran tersebut. Guru dianggap seperti pahlawan yang menyelamatkan kehidupan banyak orang. Peran guru yang dipandang mulia oleh masyarakat juga tercermin dari akronim kata “guru” dalam bahasa jawa sebagai digugu lan ditiru. Kata “digugu” bearti hal-hal yang dikatakanyalayak dipercayai oleh orang lain dan “ditiru” bearti hal-hal yang dilakukannya layak dijadikan teladan. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan pembelajaran bersama siswa. Keadaan tersebut kedudukan guru yang tidak dapat digantikan dengan media apapun, sehingga keberadaannya sebagai ujung tombak pembelajaran harus tetap ada. Beberapa fungsi guru sehubungan dengan tugasnya selaku pengajar adalah guru sebagai informator, organisator, motivator, pengarah, inisiator, transmiter, fasilitator dan mediator. Mutu pembelajaran merupakan kemampuan yang dimiliki oleh sekolah dalam penyelenggaraan pembelajaran secara efektif dan efisien, sehingga menghasilkan manfaat yang bernilai tinggi bagi pencapaian tujuan pengajaran yang telah ditentukan. Komponen-komponen peningkatan mutu yang ikut andil dalam pelaksanannya adalah penampilan guru, penguasaan materi/kurikulum, penggunaan metode mengajar, pendayagunaan alat/fasilitas pendidikan, penyelengaraan pembelajaran dan evaluasi dan pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstra-kurikuler. Permasalahan-permasalahan guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran berhubungan dengan masih adanya guru yang memiliki kualifikasi pendidikan kurang, sikap profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas masih rendah, persiapan guru untuk melaksanakan pengajaran yang kurang mantap, masih sering terdapatnya rentang perolehan nilai siswa yang cukup jauh dalam setiap mata pelajaran, masih terdapatnya siswa yang memiliki nilai merah untuk mata pelajaran tertentu, kurangnya memanfaatkan media dan sumber belajar dan masih rendahnya sikap inovatif serta kreativitas mengajar guru. Untuk mencapai mutu pembelajaran terlebih dahulu guru harus membekali diri dengan sejumlah kompetensi dalam bidang pengajaran baik yang dilakukan oleh diri sendiri maupun bantuan kepala sekolah. Kegiatan pembekalan tersebut dilakukan secara kontinyu seiring dengan perkembangan dan tuntutan kebutuhan dunia pendidikan, sehingga pada akhirnya akan membentuk sikap lebih profesional dari guru itu sendiri. Agar kegiatan pembekalan lebih efektif langkah yang perlu dilakukan adalah dengan terlebih dahulu menganalisis permasalahan-permasalahan yang dihadapi guru serta kebutuhannya sehubungan dengan pelaksanaan tugas mengajar di sekolah. Filosofi Ki Hajar Dewantara dalam era pendidikan baru saat ini tetap relevan dengan mengedepankan guru sebagai aktor paling hebat dalam proses belajar. (1) Tut wuri handayani.  artinya dari belakang memberikan dorongan dan arahan. Guru berperan sebagai pendorong atau motivator, selain itu berperan sebagai pengarah, pembimbing yang tidak dapat membiarkan anak didik melakukan hal yang tidak sesuai dengan tujuan proses belajar. Sebenarnya, peran guru sebagai mitra juga tersirat dalam asas tut wuri handayani, karena ketika guru menjalankan fungsi sebagai pembimbing dan pendorong maka guru tidak menempatkan dirinya pada hirerarki  teratas dalam proses belajar, guru bukan satu-satunya sumber belajar. (2) Ing madya mangun karsa, artinya ditengah menciptakan peluang untuk berprakarsa. Asas ini semakin memperkuat peran dan fungsi guru sebagai mitra dan fasilitator guna menciptakan peluang bagi peserta didik untuk berkarya sebagai tujuan dari proses belajar, karena pada prinsipnya belajar itu produktif. (3) Ing ngarsa sung tulada, artinya di depan memberi teladan. Asas ini menekankan peran guru sebagai teladan “guru di gugu”, dimodeli anak didiknya.  Para guru memahami betul bahwa modelling atau keteladanan merupakan cara yang ampuh dalam mengubah perilaku, selain pembiasaan dan disiplin. Fakta ini menunjukkan bahwa diantara berbagai inputs yang menentukan mutu pendidikan (ini dini ditunjukkan dengan prestasi akademik anak didik) lebih dari sepertiganya ditentukan oleh peran guru. Betapa mulianya guru! Kita menyadari bahwa di tangan para guru, putra-putri terbaik bangsa ini dilahirkan untuk melakukan perubahan penting bagi kelangsungan hidup bangsa, saat ini maupun di masa akan datang. Namun, untuk memegang peran perubahan itu, guru haruslah melakukan perubahan terlebih dahulu dalam dirinya. Motivasi untuk berubah harus datang dari dalam diri guru itu sendiri. Dengan prinsip ”guru harus memberi (to share) terlebih dahulu agar ia dapat maju dan berkembang (to grow)”, maka guru tidak boleh menampilkan dirinya pada posisi pasif (penerima perubahan), akan tetapi harus pada posisi aktif (memberi dan berbagi untuk maju berkembang bersama). Jika menjadi guru merupakan pilihan pribadi, maka guru harus benar-benar hidup dengan pilihannya tersebut. Maka dia adalah guru hebat.
Dalam mewujudkan sekolah yang hebat MKKS SMP Swasta Surabaya  ( Musyawarah Kerja Kelompok Kepala SMP Swasta  Surabaya Utara Pada hari Jum’at 24/1/2020 , Pukul 12.30 Mengadakan Seminar Tentang Menjadikan Sekolah Hebat , Dalam kesempatan tersebut yang menjadi pemateri adalah Ibu TRI ENDANG KUSTIANINGSIH , S.Pd, M.Pd  , Bapak  Drs. H Massjaroch Kohar , M. M Serta Ibu  ISTUNINGSIH , S.Pd , M.Pd ,  Dalam kesempatan tersebut Drs. H Massjaroch Kohar , M. M menyampaikan materi tentang Persiapan Ujian Nasional Dan Ujian Sekolah 2019/2020 ,Dimana Drs. H Massjaroch Kohar , M. M Mengajak seluruh Kepala SMP Swasta Surabaya Utara untuk mempersiapkan anak didik kita dalam menghadapi Ujian , Dimana Pak qohar meminta agar kita selalu mendoakan anak didik kita dalam menghadapi UNBK Dan Ujian Sekolah tersebut, Materi selanjut nya di isi oleh Ibu  ISTUNINGSIH , S.Pd , M.Pd yaitu Kiat SUKSES Akreditasi  Serta Materi Terakhir di sampaikan oleh Ibu TRI ENDANG KUSTIANINGSIH , S.Pd, M.Pd yaitu RPP Merdeka  Belajar Yang di terapkan oleh Mas Menteri Pendidikan . Dalam kesempatan tersebut Ibu Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Ibu HJ IDA AMBARINI ,S.Pd , M.M Menyampaikan Sambutannya bahwa beliau mengajak Sekolah – sekolah SMP Swasta di Wilayah Utara untuk bangkit dan membenahi , Serta mempersiapkan sedini mungkin Pelaksanaan UNBK 2020 Dan PPDB 2020/2021 Semoga Pelaksanaan PPDB 2020/2021 berjalan lancar SMP Swasta Surabaya Utara mendapatkan siswa / siswi banyak berkah barokah selamanya, Serta Semoga SMP Swasta Surabaya Utara Siap Menyongsong  Era 5,0
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat