Kamis, 21 Maret 2019

“ Peringatan Hari Air Sedunia 2019 Dengan Menghemat Air Kita Selamatkan Bumi Ini”
























“ Peringatan Hari Air Sedunia  2019 Dengan Menghemat Air Kita Selamatkan Bumi  Ini”
Dalam peradaban masyarakat kita saat ini, kita membutuhkan air setiap hari baik untuk keperluan memasak, mencuci maupun sanitasi, bahkan untuk aktivitas ekonomi (pertanian, industri, dan sebagainya). Di wilayah kita, air bahkan kita gunakan sebagai pembangkit listrik. Dan tentu yang teramat penting, air kita gunakan untuk minum. Bagi masyarakat, yang lebih penting adalah kemudahan dalam mengakses air bersih. Karena dengan kemudahan dalam mengakses air bersih, masyarakat bisa fokus untuk memikirkan dan melakukan hal-hal penting lainnya dalam kehidupan mereka seperti bekerja, sekolah, dan berbagai kegiatan lain yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa. Bagaimana masyarakat bisa fokus bekerja atau belajar atau melakukan aktivitas penting lainnya jika air di rumah mereka tidak tersedia selama berhari-hari, sehingga mereka tidak mandi berhari-hari. Pakaian mereka tidak dicuci berhari-hari, mereka tidak beristinja menggunakan air bersih, dan tidak bisa mengkonsumsi air sehat? Jika wilayah kita mengalami krisis air bersih seperti itu, mungkin wilayah kita hanya bisa bertahan selama seminggu, setelah itu wilayah kita akan lumpuh. Mungkin sebagian dari kita menganggap krisis air bersih seperti itu tidak mungkin terjadi di wilayah kita. Apalagi jika terjadi pada tataran makro dengan skala yang masif. Namun pernahkah kita mengalami kelangkaan air bersih di rumah kita sendiri akibat misalnya aliran air yang macet dari perusahaan air (PDAM) yang kita langgan? tau mengalami kelangkaan air bersih akibat sumur rumah kita yang mengering? Atau mengalami kelangkaan air bersih akibat sungai yang biasa kita ambil airnya mengalami pencemaran? Atau mengalami kelangkaan air bersih akibat mengecilnya debit mata air pegunungan? Jika kita pernah mengalami kelangkaan air bersih pada skala mikro seperti itu, maka tidak tertutup kemungkinan krisis air bersih pada skala makro di wilayah kita juga bakalan terjadi. Karena sejatinya, krisis apapun selalu dimulai dari hal-hal kecil yang terakumulasi, yang tidak diantisipasi dengan baik. Mungkin juga sebagian dari kita tidak mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih. Tapi pernahkah terpikir oleh kita, bahwa masih banyak masyarakat di wilayah kita yang mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih? Bagaimana wilayah kita bisa maju jika masih banyak masyarakat yang sekadar air bersih saja masih sulit mengaksesnya? Kondisi seperti ini tentu menjadi beban wilayah. Karena penggerak kemajuan suatu wilayah adalah masyarakatnya.
Dalam Memperingati  Hari Air Se Dunia , SMP PGRI 6 Surabaya , Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak Di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir , Pada Hari Jum’at 22/3/2019  Melaksanakan kegiatan Peringatan Hari AIR SEDUNIA Tahun 2019 , Dalam Kesempatan tersebut Hari JuM’AT ADALAH  Olah Raga Pagi , Selesai Olah Raga Pagi Lari Seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 7 – Kelas 9 Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Kelas 1- Kelas 6 Melaksanakan kegiatan Kerja bakti  dalam hal ini ada Yang Membersihkan menyapu kelas – kelas serta mengepel , Ada Yang Ngosek Kamar Mandi  dan Di Pel , Ada Yang Ngepel Teras , Ada Yang Nyapu dan Ngepel Musholah , Ruang UKS Dan Ruang Komputer yang akan di pakai Hari Senin 25 Maret 2019 , Kegiatan USBN- BK , Serta Ada Yang Membersihkan Selokan Dan Airnya Di Siramkan Ke Tanaman , Kegiatan ini di damping Oleh Guru Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd bahwa Tujuan dari Kegiatan Hari ini adalah Peringatan Hari AIR SEDUNIA , Serta Beliau mengajak kepada seluruh siswa baik SMP PGRI 6 Surabaya SDS “ AL-IKHLAS Surabaya maupun Bapak / Ibu Dewan Untuk Selalu Menghemat Air , Mengingat Air adalah merupakan sumber Kehidupan , Manusia Tanpa Air Serasa Hampa , Serta Dalam Kesempatan tersebut Banu Atmoko , S.Pd mengajak untuk menjaga dan merawat lingkungan baik sekolah maupun di rumah.






Rabu, 20 Maret 2019

“ Kegiatan Jambore Sekolah Model dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter dan ekspresi kebudayaan “



















 “ Kegiatan Jambore Sekolah Model dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter dan ekspresi kebudayaan 
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan kebijakan pendidikan yang tujuan utamanya adalah untuk mengimplementasikan Nawacita Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla dalam sistem pendidikan nasional. Kebijakan PPK ini terintegrasi dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yaitu perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi lebih baik. Nilai-nilai utama PPK adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas. Nilai-nilai ini  ingin  ditanamkan  dan dipraktikkan melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dan diterapkan di seluruh sendi kehidupan di sekolah dan di masyarakat. PPK lahir karena kesadaran akan tantangan ke depan yang semakin kompleks dan tidak pasti, namun sekaligus melihat ada banyak harapan bagi masa depan bangsa. Hal ini menuntut lembaga pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik secara keilmuan dan kepribadian, berupa individu-individu yang kokoh dalam nilai-nilai moral, spiritual dan keilmuan. Memahami latar belakang, urgensi, dan konsep dasar PPK menjadi sangat penting bagi kepala sekolah agar dapat menerapkannya sesuai dengan konteks pendidikan di daerah masing-masing. Jambore adalah Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat yang paling ranting sampai tingkat nasional. Bahkan diduniapun diselenggarakan kegiatan serupa yang biasa disebut Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Jambore di dunia berkembang ketika diselenggarakan pada tahun 1920 di Inggris. Mulai dari itu sampai sekarang telah terselenggara 23 kali Jambore Dunia. Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk mejadi sekolah acuan bagi sekolah lain disekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Pembinaan oleh LPMP dilakukan hingga sekolah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas. Pengusulan calon sekolah model dilakukan oleh pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dan kebudayaan. Pemerintah kabupaten/kota dalam awal selaku pengelola pendidikan dasar yaitu Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama mengusulkan calon sekolah, dimana komposisi antara jumlah SD dan SMP diserahkan kepada pemerintah kabupaen/kota.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Sebanyak 7 Guru Dan 1 Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Pada Hari  Rabu 20/3/2019 Menghadiri Kegiatan JAMBORE SEKOLAH MODEL 2019 Di LPMP Jawa Timur , Dalam Kesempatan Tersebut SMP PGRI 6 Surabaya hadir di Acara LPMP, Mengingat SMP PGRI 6 Surabaya adalah IMBAS Dari Sekolah SMP Negeri 19 Surabaya. Dalam Kesempatan tersebut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd sempat mengunjungi Stand dari Sekolah Model SMP Negeri , Setelah Itu  Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Yang Kelahiran Bulan April tersebut Juga menyempatkan  Foto bersama Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Acara Kegiatan  Jambore Sekolah Model Tersebut Di Buka Oleh Bapak Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Bapak Prof DR. Muhajir Efendi Serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Ibu PUAN MAHARANI , Di damping Ibu GUBERNUR Jawa Timur  Ibu  Dra. HJ Khofifah Indar Parawansa , M.Si Dalam Kesempatan tersebut Bapak Prof DR. Muhajir Efendi Serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Ibu PUAN MAHARANI , Di damping Ibu GUBERNUR Jawa Timur  Ibu  Dra. HJ Khofifah Indar Parawansa , M.Si dihibur TARI BANTENGAN. , Selesai Acara Tersebut Bapak Kepala Sekolah  SMP PGRI 6 Surabaya masuk ke ruangan Berbeda dengan Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya , Dimana Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya masih mengikuti Kegiatan Seminar Nasional , Selesai Seminar Nasional Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya menerima  Buku , Dalam Kesempatan tersebut Bapak ACHMAD SYAIFUDDIN , S.H.I Berkesempatan mimpin Doa . Selesai Acara Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Bersandau Gurau Sambil Menikmati Makan BAKSO .

Minggu, 17 Maret 2019

“ Dengan Doa Persiapkan Mental Sedini Mungkin Untuk Jadi Juara “
















“ Dengan Doa Persiapkan Mental Sedini Mungkin Untuk Jadi Juara “
Persiapan mental adalah salah satu faktor keberhasilan public speaking. Fungsi dan tujuan persiapan mental adalah membangun rasa percaya diri dan mengendalikan rasa takut, supaya tidak mengalami "demam panggung".Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya. Doa dalam pengertian pendekatan diri kepada Allah dengan sepenuh hati, banyak juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an banyak menyebutkan  pula bahwa tadharu’ (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul  bila di sertai keikhlasan. Hal tesebut merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang shalih. Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28). Al-Qur’an juga memberikan penjelasan bahwa orang-orang yang taat melakukan ibadah senantiasa mengadakan pendekatan kepada Allah dengan memanjatkan doa yang disertai keikhlasan hati yang mendalam. Sebuah doa akan cepat dikabulkan apabila disertai keikhlasan hati dan berulangkali dipanjatkan. Hal ini banyak ditegaskan dalam ayat Al-Qur’an, diantaranya : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ar’af : 55-56). Pengertian doa bagian dari ibadah adalah bahwa  kedudukan doa dalam ibadah ibarat mustaka dari sebuah bangunan mesjid. Doa adalah tiang penyangga, komponen penguat serta syiar dalam sebuah peribadatan. Dikatakan demikian karena doa adalah bentuk pengagungan terhadap Allah dengan disertai keikhlasan hati serta permohonan
Dalam mempersiapkan Penilaian Perpustakaan Sekolah , Serta dalam Rangka Penerimaan Peserta Didik Baru , Pada Hari Senin 18/3/2019 , Sebanyak 10 Siswa Anak Yatim Dan Yatim Piatu Serta Bapak / Ibu Dewan Guru baik SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya Melaksanakan kegiatan Pembacan Istighosah , Yasin Dan Pembacaan Sholawat Di Ruang Perpustakaan , Dalam Hal Ini yang memimpin kegiatan tersebut adalah Bapak Achmad Syaifuddin ,S.H.I Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti , Sebelum Memulai Kegiatan Pembacaan Yasin , Istighosah Dan Sholawat tersebut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu Atmoko , S.Pd mengungkapkan bahwa  tujuan dari kegiatan ini adalah  Agar Pelaksanaan Penilaian Perpustakaan Besok berjalan lancar tanpa adanya halangan , serta  Semoga PPDB 2019/2020 SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya dapat siswa / siswi banyak  berkah dan barokah selamanya. Dalama Kesempatan ini Guru Guru  didampingi oleh 10 Anak Yatim Dan Yatim Piatu dari Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Selesai Membaca Yasin , Istighosah Dan Sholawat Seluruh Siswa / Siswi Dan Bapak / Ibu Dewan Guru makan Bubur Merah secara bersama sama , setelah itu di bagikan Kepada Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya yang ada di dalam kelas. Semoga Hajat Dari SMP PGRI 6 Surabaya dapat di kabulkan oleh Allah S.W.T

“ Doa Adalah Obat Mujarab Untuk Persiapan USBN – BK & UNBK Mencapai Sukses “ Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya. Doa dalam pengertian pendekatan diri kepada Allah dengan sepenuh hati, banyak juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an banyak menyebutkan pula bahwa tadharu’ (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul bila di sertai keikhlasan. Hal tesebut merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang shalih. Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28). Al-Qur’an juga memberikan penjelasan bahwa orang-orang yang taat melakukan ibadah senantiasa mengadakan pendekatan kepada Allah dengan memanjatkan doa yang disertai keikhlasan hati yang mendalam. Sebuah doa akan cepat dikabulkan apabila disertai keikhlasan hati dan berulangkali dipanjatkan. Hal ini banyak ditegaskan dalam ayat Al-Qur’an, diantaranya : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ar’af : 55-56). Pengertian doa bagian dari ibadah adalah bahwa kedudukan doa dalam ibadah ibarat mustaka dari sebuah bangunan mesjid. Doa adalah tiang penyangga, komponen penguat serta syiar dalam sebuah peribadatan. Dikatakan demikian karena doa adalah bentuk pengagungan terhadap Allah dengan disertai keikhlasan hati serta permohonan pertolongan yang disertai kejernihan nurani agar selamat dari segala musibah serta meraih keselamatan abadi. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai. Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). Dalam Menghadapi Kegiatan USBN- BK Yang akan dilaksanakan Mulai Tanggal 25 Maret 2019 , Dan UNBK Utama Dilaksanakan Hari Senin 22 April 2019 , Pada Hari Minggu 17/3/2019 Mengikuti Kegiatan Istighosah dan Pembacaan Yasin Di Ikuti oleh seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Sebanyak 24 Siswa Dan Kelas 6 SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sebanyak 18 Siswa yang di adakan di Makam Sunan Ampel Surabaya , Dalam Kesempatan Tersebut Seluruh Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya DanSDS “ AL-IKHLAS Surabaya Kelas 6 didampingi Oleh Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Bapak Achmad Syaifuddin , S.H. I Dan Guru Extra Pramuk dan Guru Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan Bapak Heri Kuswanto , Dalam Kesempatan tersebut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd yang selalu ikut mendampingi seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Kelas 6 Yang Memimpin acara Doa Istighosah Dan Yasin adalah Bapak Abdul Aziz , .SPd Guru Seni Budaya SMP KHM Nur Surabaya . Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd bahwa Tujuan dari kegiatan Istighosah Dan Yasin yang Sudah dimulai Sejak Januari 2019 Adalah Persiapan Mental Dalam Menghadapi USBN- BK Dan UNBK Tahun 2019 , Serta Semoga Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Dan Seluruh Siswa / Siswi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Kelas 6 Di berikan Kesehatan , Lancar Ujiannya , Serto Proktor , Tekhnisi Dan Bapak / Ibu Kepala Sekolah Di Berikan Kesehatan Oleh Allah S..W. T , Di akhir Penutup Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu Atmoko , S.Pd memohon Doa agar Pelaksanaan Penilaian Lomba Perpustakaan Sekolah Hari Selasa 19 Maret 2019 SMP PGRI 6 Surabaya Bisa Menjadi Juara Lomba Perpustakaan Tersebut, Menurut Kepala Sekolah Kelahiran Bulan April Tersebut Bahwa Doa Adalah Obat Mujarab Untuk Mencapai Sukses Selama Ini.






“ Doa Adalah  Obat Mujarab Untuk Persiapan USBN – BK  & UNBK Mencapai Sukses “

Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya. Doa dalam pengertian pendekatan diri kepada Allah dengan sepenuh hati, banyak juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an banyak menyebutkan  pula bahwa tadharu’ (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul  bila di sertai keikhlasan. Hal tesebut merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang shalih. Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28). Al-Qur’an juga memberikan penjelasan bahwa orang-orang yang taat melakukan ibadah senantiasa mengadakan pendekatan kepada Allah dengan memanjatkan doa yang disertai keikhlasan hati yang mendalam. Sebuah doa akan cepat dikabulkan apabila disertai keikhlasan hati dan berulangkali dipanjatkan. Hal ini banyak ditegaskan dalam ayat Al-Qur’an, diantaranya : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ar’af : 55-56). Pengertian doa bagian dari ibadah adalah bahwa  kedudukan doa dalam ibadah ibarat mustaka dari sebuah bangunan mesjid. Doa adalah tiang penyangga, komponen penguat serta syiar dalam sebuah peribadatan. Dikatakan demikian karena doa adalah bentuk pengagungan terhadap Allah dengan disertai keikhlasan hati serta permohonan pertolongan  yang disertai kejernihan nurani agar selamat dari segala musibah serta meraih keselamatan abadi. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai. Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Dalam Menghadapi Kegiatan USBN- BK Yang akan dilaksanakan Mulai Tanggal 25 Maret 2019 , Dan UNBK  Utama Dilaksanakan Hari Senin 22 April 2019 ,   Pada Hari Minggu 17/3/2019 Mengikuti Kegiatan Istighosah dan Pembacaan Yasin  Di Ikuti oleh seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Sebanyak 24 Siswa Dan Kelas 6 SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sebanyak 18 Siswa  yang di adakan di Makam Sunan Ampel Surabaya , Dalam Kesempatan Tersebut Seluruh Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya  DanSDS “ AL-IKHLAS Surabaya  Kelas 6  didampingi Oleh Guru Pendidikan Agama  Islam Dan Budi Pekerti Bapak Achmad Syaifuddin , S.H. I Dan Guru Extra Pramuk dan Guru Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan  Bapak Heri Kuswanto , Dalam Kesempatan tersebut  Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd  yang selalu ikut mendampingi seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9  dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya  Kelas 6  Yang Memimpin acara Doa Istighosah Dan Yasin adalah Bapak Abdul Aziz , .SPd Guru Seni Budaya SMP KHM Nur Surabaya . Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd  bahwa Tujuan dari kegiatan Istighosah Dan Yasin  yang Sudah dimulai Sejak Januari 2019  Adalah Persiapan Mental Dalam Menghadapi USBN- BK Dan UNBK Tahun 2019 , Serta Semoga Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Dan Seluruh Siswa / Siswi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Kelas 6 Di berikan Kesehatan , Lancar Ujiannya , Serto Proktor , Tekhnisi Dan Bapak / Ibu Kepala Sekolah Di Berikan Kesehatan Oleh Allah S..W. T ,  Di akhir Penutup  Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu Atmoko , S.Pd  memohon Doa agar Pelaksanaan Penilaian Lomba Perpustakaan Sekolah Hari Selasa 19 Maret 2019 SMP PGRI 6 Surabaya Bisa Menjadi Juara Lomba Perpustakaan Tersebut, Menurut Kepala Sekolah Kelahiran Bulan April Tersebut Bahwa Doa Adalah Obat Mujarab Untuk Mencapai Sukses Selama Ini.