Senin, 24 Agustus 2026

Strategi Mengajarkan Adab dan Ilmu Secara Bersamaan





















Strategi Mengajarkan Adab dan Ilmu Secara Bersamaan

 

Di era digitalisasi dan kemudahan akses informasi saat ini, ilmu pengetahuan dapat diperoleh hanya dengan beberapa ketukan jari. Informasi mengalir tanpa batas, menjadikan siapapun bisa menjadi pintar dalam waktu singkat. Namun, kemudahan ini menyisakan satu tantangan besar dalam dunia pendidikan: lunturnya etika dan adab. Fenomena ini menegaskan kembali petuah klasik para ulama dan pemikir pendidikan: "Pelajarilah adab sebelum engkau mempelajari ilmu."

Pentingnya Adab Sebagai Fondasi Ilmu

Adab adalah perisai sekaligus penuntun bagi ilmu. Pintar secara akademis tanpa diimbangi adab yang baik berisiko melahirkan pribadi yang cerdas namun manipulatif, tidak menghormati sesama, dan berpotensi merugikan masyarakat.

1) Adab Menentukan Kebijaksanaan: Ilmu memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara melakukan sesuatu, sementara adab memberikan pemahaman tentang apakah hal tersebut pantas dan etis untuk dilakukan.

2) Penjaga Keberkahan Ilmu: Rasa hormat kepada guru, pendidik, dan sumber ilmu menjadi pintu utama mengalirnya pemahaman yang mendalam. Tanpa rasa hormat, ilmu yang diserap hanya sebatas hafalan tanpa makna.

3) Pembentuk Karakter Unggul: Di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat, kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang sebagian kecil dari keberhasilan. Karakter, empati, serta etika berinteraksi (adab) adalah faktor penentu utama yang menciptakan hubungan harmonis dan reputasi yang baik.

Strategi Mengajarkan Adab dan Ilmu Secara Bersamaan

Mengajarkan adab dan ilmu tidak bisa dilakukan secara terpisah. Keduanya harus berjalan beriringan melalui metode berikut:

a) Keteladanan (Uswah Hasanah): Orang tua dan pendidik harus menjadi cermin utama. Sebelum menuntut anak atau murid memiliki adab yang baik, orang tua dan guru perlu menunjukkan tutur kata yang santun, kebiasaan menghargai, dan integritas dalam bertindak.

b) Pembiasaan Berkelanjutan: Adab tidak cukup hanya dihafalkan sebagai teori, melainkan harus dipraktikkan secara konsisten. Kebiasaan sederhana seperti menyapa, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, serta mendengarkan saat orang lain berbicara adalah latihan dasar adab yang sangat krusial.

c) Integrasi Nilai Etika dalam Pembelajaran: Setiap materi pelajaran akademis hendaknya disisipi dengan nilai moral dan tanggung jawab sosial. Murid diajarkan bahwa ilmu yang mereka pelajari memiliki tujuan akhir untuk menebar manfaat bagi sesama, bukan untuk kesombongan diri.

 

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada Hari Senin 24/8/2026 Seperti biasa Pukul 06.30 Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Kumpul di Lapangan  untuk mengikuti rangkaian Upacara Bendera

Dalam kesempatan ini yang bertindak menjadi Pembina Upacara pada pagi Hari ini adalah Bapak Ustad MUFID ,S.Pd.I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti.

Dalam kesempatan ini Bapak MUFID ,S.Pd . I Menyampaikan bahwa Menuntut ilmu adalah kewajiban, namun membangun adab adalah keutamaan. Sepintar apa pun seseorang, kedudukannya di mata masyarakat dan nilai dirinya akan selalu diukur dari bagaimana ia bersikap dan memperlakukan orang lain. Mari kita bangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelek, tetapi juga berbudi pekerti luhur.

Dalam kesempatan ini Di tempat terpisah Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKK SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2  MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Menyampaikan Jadikanlah sekolah ini sebagai tempat kalian menempa diri. Kejarlah ilmu setinggi-tingginya, raihlah prestasi terbaik kalian, tetapi tetaplah rendah hati dan pegang teguh adab di mana pun kalian berada. Kerendahan hati dan kepribadian yang baik itulah yang kelak akan membuka pintu-pintu keberhasilan di masa depan

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                             

      NO HP 083857963098

 

 

 

 

 

Minggu, 23 Agustus 2026

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Cetak Karakter Siswa Lewat Latihan Pramuka Tali Temali dan Panahan


































 



Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Cetak Karakter Siswa Lewat Latihan Pramuka Tali Temali dan Panahan

 

SMP PGRI 6 Surabaya terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berkarakter melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Dalam latihan rutin terbaru, para siswa dibekali dua keterampilan utama yang mengasah ketangkasan fisik sekaligus mental: materi tali temali (pionering) dan olahraga panahan.

Fokus Kegiatan dan Pembentukan Karakter

1) Materi Tali Temali (Pionering): Siswa dilatih menguasai berbagai simpul dan ikatan untuk membuat struktur bangunan darurat seperti tandu, menara pandang, dan tiang bendera. Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketelitian, serta kerja sama tim yang solid antaranggota regu.

2) Materi Panahan: Melalui olahraga panahan, para anggota Pramuka diajarkan teknik dasar membidik sasaran secara tepat. Latihan ini berfokus pada peningkatan konsentrasi, kontrol emosi, kesabaran, serta rasa percaya diri siswa.

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berkarakter melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka .

Pada hari Sabtu 22/8/2029 Seluruh siswa / siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya  Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pukul 07.00  Berkumpul di lapangan Mengadakan kegiatan EXTRA Pramuka WAJIB , Dalam kesempatan ini materi yang di sampaikan oleh Pelatih Pramuka Kak SYAHRUL ,S.Pd , M.Pd adalah Materi TALI Temali , Jam 09.00 Setelah materi Tali Temali Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Istirahat Selama 30 Menit

Setelah Istirahat Seluruh siswa / siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya berkumpul di lapangan Untuk LATIHAN PANAHAN  Yang juga di dampingi Oleh Kak SYAHRUL ,S.Pd , M.Pd

Menurut Penulis yang Juga Kepala Sekolah SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Melalui perpaduan keterampilan teknis kepramukaan dan olahraga ketangkasan ini, SMP PGRI 6 Surabaya berhasil membuktikan perannya sebagai sekolah inspirasi yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga aktif membentuk karakter siswa yang mandiri, pantang menyerah, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Penulis

       H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

  Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan   Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

  Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id                            

      NO HP 083857963098