Minggu, 25 Januari 2026

Membayar Janji di Pusara: Persembahan Gelar S2 dalam 8 Bulan untuk Mama dan Leluhur

 Membayar Janji di Pusara: Persembahan Gelar S2 dalam 8 Bulan untuk Mama dan Leluhur

 

Ada getaran yang berbeda saat kaki ini melangkah memasuki area pemakaman hari ini. Bukan sekadar ziarah rutin, namun sebuah kepulangan membawa "oleh-oleh" yang paling berharga. Di tangan ini, terselip bukti perjuangan yang baru saja tuntas: Gelar Magister yang berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 8 bulan.

Di depan nisan Mama tercinta, kata-kata seolah tertahan di tenggorokan. Delapan bulan terakhir bukanlah perjalanan yang mudah. Menempuh pendidikan S2 dengan akselerasi secepat itu membutuhkan disiplin baja, malam-malam tanpa tidur, dan fokus yang tak tergoyahkan.

 

Namun, di setiap detik kelelahan itu, wajah Mama selalu menjadi bahan bakar. Ziarah kali ini adalah bentuk lapor diri.

 

Menghormati Akar dan Leluhur

Tak lupa, doa-doa terbaik dipanjatkan untuk para leluhur. Keberhasilan ini adalah buah dari pohon yang mereka tanam dahulu. Pendidikan adalah cara terbaik untuk menghormati garis keturunan—membuktikan bahwa nilai-nilai kerja keras dan integritas yang mereka wariskan tetap hidup dan bersemi dalam prestasi.

Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  yang juga lagi menempuh S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN S2 UNESA Pada Hari Minggu 25/1/2026  Pukul 08.00 Bersama Keponakan dari Bogor  Melakukan kegiatan Ziarah Ke makam Mama Penulis tercinta dan Makam Leluhur Di TPU RANGKAH Surabaya

Tak lupa, doa-doa terbaik dipanjatkan  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya untuk para leluhur. Keberhasilan ini adalah buah dari pohon yang mereka tanam dahulu. Pendidikan adalah cara terbaik untuk menghormati garis keturunan—membuktikan bahwa nilai-nilai kerja keras dan integritas yang mereka wariskan tetap hidup dan bersemi dalam prestasi.

Ziarah ini menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun kita melangkah dan setinggi apa pun gelar yang kita raih, kita tetaplah "anak" yang berpijak pada bumi dan sejarah keluarga.

 

Pelajaran dari Perjalanan 8 Bulan Menyelesaikan S2 dalam waktu singkat mengajarkan beberapa hal penting yang saya bagikan di depan pusara Mama Tercinta hari ini:

1) Restu adalah Segalanya: Meski raga tak lagi ada, energi dan doa orang tua tetap menjadi pelindung utama.

 

2) Waktu adalah Amanah: Menyelesaikan studi dengan cepat adalah cara menghargai waktu yang telah diberikan Tuhan.

3) Dedikasi sebagai Ibadah: Belajar dengan sungguh-sungguh adalah salah satu bentuk bakti (birrul walidain) yang paling nyata.

Bunga tabur dan air mawar mungkin akan kering, namun prestasi dan ilmu yang didapat akan terus mengalir sebagai amal jariyah bagi orang tua. Pulang dari makam, pundak ini terasa lebih ringan. Tugas belajar telah usai, kini saatnya mengabdi dan bermanfaat bagi sesama—persis seperti yang selalu Mama impikan Selama Ini

"Ma, anakmu sudah sampai di titik ini. Gelar ini bukan hanya milikku, tapi adalah wujud dari doa-doa Mama yang menembus langit, bahkan setelah Mama tiada."

“ Selamat beristirahat dengan tenang, Ma. Hadiah  Lulus S2 Manajemen UNESA   ini untukmu “

Penulis

H.BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id      

NO HP 083857963098
























Sabtu, 24 Januari 2026

Pacu Adrenalin dan Kreativitas: Membuat Mobil F1 di Latihan Pramuka

 Pacu Adrenalin dan Kreativitas: Membuat  Mobil F1 di Latihan Pramuka

 

Siapa bilang Pramuka hanya soal tali-temali dan kemah? Di era modern ini, Pramuka adalah wadah tepat untuk mengasah kreativitas tanpa batas. Salah satu kegiatan yang bisa memacu adrenalin sekaligus ketelitian adalah membuat miniatur mobil Formula 1 (F1).Kegiatan ini bukan sekadar kerajinan tangan biasa, melainkan simulasi teknik, seni, dan mentalitas pantang menyerah.Mobil F1 adalah simbol kecepatan dan presisi. Dalam skala kecil, kamu ditantang untuk memahami desain aerodinamis sederhana. Menggunakan bahan-bahan di sekitar kita seperti kardus bekas, sedotan, tutup botol, hingga stik es krim, kamu bisa menciptakan "jet darat" versimu sendiri.

Mobil F1 adalah simbol kecepatan dan presisi. Dalam skala kecil, kamu ditantang untuk memahami desain aerodinamis sederhana. Menggunakan bahan-bahan di sekitar kita seperti kardus bekas, sedotan, tutup botol, hingga stik es krim, kamu bisa menciptakan "jet darat" versimu sendiri.

Manfaat yang kamu dapatkan:

1) Problem Solving: Bagaimana cara membuat roda berputar lancar?

2) Ketelitian: Memotong dan menempel bagian-bagian kecil membutuhkan kesabaran ekstra.

3) Kerja Sama Tim: Jika dilakukan berkelompok, pembagian tugas (desain, pemotongan, perakitan) sangatlah krusial.

Satu hambatan terbesar saat mencoba hal baru adalah rasa takut gagal. "Nanti kalau miring bagaimana?" atau "Kalau tidak mirip aslinya bagaimana?".

Dalam Pramuka, kesalahan adalah guru terbaik. Ingatlah poin-poin ini saat mulai merakit:

 

1. Trial and Error: Jika lem tidak merekat, cari cara lain. Jika sayap mobil tidak seimbang, potong ulang. Itulah inti dari latihan.

2. Unik itu Keren: Miniaturmu tidak harus persis milik Lewis Hamilton atau Max Verstappen. Sentuhan pribadimu—seperti warna identitas regu—justru membuatnya lebih berharga.

 

3. Proses > Hasil: Yang dinilai bukan seberapa mahal bahannya, tapi seberapa kreatif kamu memanfaatkan keterbatasan.

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir selalu mengajak dan mengajarkan siswa / siswi nya Untuk Mandiri , Tidak takut salah dan Kreatif seperti Pada Hari Sabtu 24/1/2026 Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya melakukan kegiatan EXTRA Pramuka yang dimulai Pukul 07.00

Dalam kesempatan ini Penulis yang Juga Kepala Sekolah inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  yang lagi menempuh Pendidikan S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA  Membariskan Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Untuk di berikan tugas Pramuka membuat  PIONERING F-1 Dalam Waktu 2 Jam . Alhamdulilah Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya sangat antusias dan semangat dalam membuat PIONERING F-1 Tersebut

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Membuat  F1 bukan tentang menjadi insinyur dalam semalam, tapi tentang keberanian untuk memulai. Jadi,  adik-adik Pramuka, siapkan Tongkat dan Talimu . Jangan takut salah, karena dari kesalahan itulah kreativitasmu akan terasah tajam.

"Kesuksesan adalah kemampuan untuk beralih dari satu kegagalan ke kegagalan lain tanpa kehilangan antusiasme." — Winston Churchill.

Penulis

H.BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id      

NO HP 083857963098















Jumat, 23 Januari 2026

Isra Miraj: Perjalanan Menjemput Cahaya Shalat dan Adab Terhadap Guru

 

Isra Miraj: Perjalanan Menjemput Cahaya Shalat dan Adab Terhadap Guru

 

Peristiwa Isra Miraj bukan sekadar perjalanan sejarah luar biasa dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Bagi umat Muslim, ini adalah peristiwa revolusi spiritual di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah ibadah yang paling utama: Shalat lima waktu. Dalam perjalanan yang melampaui logika manusia tersebut, Rasulullah SAW berdialog langsung dengan Allah SWT. Hasilnya adalah perintah shalat. Shalat adalah "Mi’raj"-nya orang beriman; sarana bagi kita untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta di tengah hiruk-pukuk dunia. Jika Rasulullah menjemput perintah ini dengan perjuangan hebat, lantas pantaskah kita meremehkannya? Mengabaikan shalat berarti memutus tali hubungan kita dengan sumber ketenangan hidup. Marilah kita jadikan momentum Isra Miraj tahun ini sebagai titik balik untuk memperbaiki kualitas shalat tepat waktu.

Meneladani Adab: Menghargai Guru sebagai Penunjuk Jalan

Ada satu sisi penting dalam peristiwa Isra Miraj yang sering terlupakan: Peran Malaikat Jibril sebagai pembimbing. Sepanjang perjalanan, Rasulullah tetap menunjukkan adab dan kepatuhan kepada Jibril sebagai penunjuk jalan atas perintah Allah. Di dunia ini, guru adalah "Jibril-Jibril" dalam kehidupan kita. Mereka adalah pewaris ilmu yang membimbing kita dari kegelapan kebodohan menuju cahaya pengetahuan. Tanpa bimbingan guru, kita mungkin akan tersesat dalam memahami syariat maupun ilmu duniawi.

Mengapa kita harus menghargai guru?

 

1) Keberkahan Ilmu: Ilmu yang bermanfaat hanya didapat melalui ridha sang guru.

2) Penerus Dakwah: Guru adalah sosok yang menjaga agar pesan moral dan ibadah (seperti shalat) tetap sampai ke generasi berikutnya.

3) Penghormatan pada Proses: Menghargai guru berarti kita menghargai proses belajar dan rendah hati terhadap ilmu.

 

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sebanyak 100 Siswa / Siswi  Dan 12 Guru berkumpul di Ruangan Kelas 8 Untuk Memperingati ISRA MIRAJ NABI MUHAMMAD S.A.W 1447 H/ 2026 M Yang dimulai Pukul 07.30

Dalam kesempatan ini Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang lagi Menempuh Pendidikan S2 MANAJEMEN Pendidikan Di UNESA Surabaya Dalam sambutannya menyampaikan Peringatan Isra Miraj adalah tentang Kepatuhan dan Adab. Patuh kepada Allah dengan mendirikan shalat, dan beradab kepada guru dengan menghormati jasa-jasa mereka. Tanpa shalat, jiwa kita kering; tanpa bimbingan serta doa guru, langkah kita kehilangan arah. Mari kita tundukkan kepala sejenak, memperbaiki sujud kita, dan mengukir senyum di wajah guru-guru kita dengan akhlak yang mulia. Setelah sambutan Penulis  dilanjutkan dengan Pembacaan Yasin Istighosah Oleh Ustad H. ALAIKAR ROCHIM ,S.Ag Kepala SMP KAWUNG 1 Surabaya  Setelah Itu Pembacaan Sholawat Yang di pimpin Oleh Ustad MUFID ,S.Pd . I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam  Setelah Itu Ceramah Agama Oleh Ustad H. ALAIKAR ROCHIM ,S.Ag Kepala SMP KAWUNG 1 Surabaya

Sebagai penutup dari rangkaian peringatan peristiwa agung Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, ada tiga poin utama yang harus kita bawa pulang dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari:

 

1. Shalat adalah "Mi'raj" bagi Orang Beriman

Peristiwa Isra Miraj membuktikan betapa istimewanya ibadah shalat dibandingkan ibadah lainnya. Jika perintah lain turun melalui wahyu, shalat dijemput langsung oleh Rasulullah ke Sidratul Muntaha.

Pesan Utama: Mari kita jadikan shalat bukan sekadar kewajiban yang menggugurkan beban, melainkan kebutuhan untuk bertemu dan mengadu kepada Allah SWT. Perbaiki shalat kita, maka Allah akan memperbaiki hidup kita.

2. Pentingnya Adab dan Penghormatan kepada Guru

Rasulullah SAW dalam perjalanannya didampingi oleh Malaikat Jibril sebagai penunjuk jalan. Ini mengajarkan kita bahwa setinggi apa pun kecerdasan seseorang, ia tetap membutuhkan bimbingan seorang guru.

Pesan Utama: Ilmu tidak akan meresap tanpa ridha guru. Menghargai guru adalah kunci keberkahan ilmu. Jangan harapkan ketenangan dalam belajar jika kita kehilangan adab kepada mereka yang telah membukakan pintu cakrawala bagi kita.

3. Transformasi Diri: Dari Masjid ke Masjid

Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa adalah simbol bahwa kehidupan seorang Muslim harus terpaku pada tempat suci (masjid) dan nilai-nilai kesucian.

Pesan Utama: Setelah peringatan ini selesai, seharusnya ada perubahan perilaku. Jika sebelumnya kita malas berjamaah, mulailah melangkah ke masjid. Jika sebelumnya kita kurang peduli pada sesama, mulailah menebar manfaat.

Penutup Singkat: "Isra Miraj adalah perjalanan vertikal menuju Allah (Shalat) dan perjalanan horizontal untuk memperbaiki akhlak (Adab). Mari kita pulang dengan tekad baru: Menjaga shalat lima waktu tepat pada waktunya dan memuliakan guru-guru kita sepanjang hayat."

"Menghargai guru adalah cara kita menghargai ilmu. Menjaga shalat adalah cara kita menghargai waktu."

Penulis

H.BANU ATMOKO

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id     

NO HP 083857963098