Kamis, 14 Desember 2023

PISANG MOLEN Penuh Berkah

                                                                 












 PISANG MOLEN

Penuh Berkah

  Hari Ke -652

 

Guru dapat mendorong siswa untuk mengidentifikasi hal-hal yang dapat mereka lakukan dengan baik atau yang mereka senangi, lalu ajak siswa untuk secara bergiliran menyebutkan hal-hal yang disukai dari teman-temannya. Pada tahun 2020 silam, sempat beredar video yang menampilkan seorang guru memukuli lima orang siswanya secara bertubi-tubi. Usut punya usut, kejadian tersebut terjadi di salah satu SMA di Bekasi dan dilakukan oleh wakil kepala sekolah. Menurut keterangan para siswa yang diwawancarai, guru tersebut memang terkenal killer dan temperamen di kalangan siswa, seperti sering marah-marah, melempar barang ke arah siswa, bahkan seringkali menegur dengan menggunakan kekerasan jika ada yang melakukan kesalahan. Masih di tahun yang sama, seorang siswa perempuan di Kepulauan Riau memutuskan untuk berhenti sekolah lantaran merasa malu karena terus-menerus diejek oleh teman-temannya. Hal ini bermula sejak ia diteriaki “perempuan nakal” oleh gurunya sendiri di tempat umum sehingga terdengar oleh orang-orang yang berada di sekitar sana, termasuk teman-teman sekolahnya.Melihat reaksi siswa yang takut dan menunduk setelah dimarahi barangkali membuat guru merasa puas atau dihormati. Memukul dan mencubit dianggap menjadi cara terampuh untuk menghukum siswa. Mengomentari penampilan fisik atau status ekonomi siswa dijadikan bahan candaan. Sayangnya, masih banyak orang yang menerima hal tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari tindakan mendidik atau mendisiplinkan siswa. Bukti dari kekerasan fisik mungkin akan sembuh setelah diobati dan hilang dalam beberapa bulan, namun kekerasan verbal atau psikologis akan meninggalkan jejak selamanya.Menurut Erikson (1950), masa-masa awal kehidupan merupakan fase kritis dalam perkembangan psikososial anak karena ini adalah masa dimana mereka mengembangkan rasa percaya atau curiga (trust or mistrust) terhadap lingkungannya. Artinya, anak mengembangkan kepercayaan berdasarkan kualitas pengasuhan sehingga peran orang-orang dewasa di sekitarnya menjadi sangat krusial pada masa ini.Apabila orangtua berhasil memberikan makanan, kasih sayang, kehangatan, rasa aman, dan sebagainya, maka akan terbentuk karakter individu yang percaya (trust) kepada orang lain. Sebaliknya, jika anak tidak mendapatkan pengasuhan yang konsisten, tidak dekat secara emosional, atau merasa terabaikan, maka ia akan mengembangkan kecurigaan (mistrust) dan tumbuh sebagai anak yang pencemas, kurang mampu menjalin hubungan sosial, dan tidak percaya pada dunia.Kepribadian anak merupakan hasil refleksi dari pola asuh orangtua yang pada akhirnya mempengaruhi penilaiannya terhadap diri sendiri atau disebut dengan harga diri. Harga diri (self-esteem) adalah hasil evaluasi individu terhadap dirinya sendiri (Buss, 1973). Evaluasi tersebut dapat berupa penilaian positif maupun negatif. Seperti baik atau buruk. Pintar atau bodoh. Kuat atau lemah, dan lain sebagainya.Anak yang dihujani kasih sayang dan dapat memenuhi kebutuhannya akan mengembangkan hubungan positif yang didasarkan pada rasa percaya, sehingga ia akan memandang dirinya berharga. Sebaliknya, anak yang kebutuhannya tidak terpenuhi atau tangki emosionalnya tidak pernah diisi maka akan berkesimpulan bahwa dirinya tidak berharga dan tidak dibutuhkan.Harga diri individu sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosi, perilaku dan penyesuaian dirinya di lingkungan sosial, terutama di sekolah. Anak akan memproyeksikan pengetahuan dan pengalaman yang didapat dari orangtua kepada orang lain, misalnya guru dan teman sebaya. Ia akan berpendapat bahwa guru dan teman adalah orang yang dapat dipercaya atau justru membuatnya merasa tidak nyaman.Anak yang berpandangan positif tentang dirinya akan lebih siap untuk mengatasi kesalahan, kekecewaan, dan kegagalan, serta lebih mungkin untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menantang. Ketika seorang anak merasa mampu dan yakin pada dirinya sendiri, mereka lebih mudah termotivasi dan lebih mungkin untuk mencapai potensinya.Harga diri positif tidak hanya meningkatkan kinerja akademis, tetapi juga memperkuat keterampilan sosial. Di sisi lain, anak-anak yang berpandangan negatif atau memandang rendah dirinya sendiri akan menemui rintangan dalam mengatasi masalah, pasif, menarik diri, mudah frustrasi dan tidak bahagia. Ketika dihadapkan pada suatu tantangan, mereka dapat dengan mudah berkata ”tidak bisa”.Penilaian dari orang lain berpengaruh secara signifikan terhadap tumbuhnya perasaan menghargai diri sendiri pada individu. Oleh karena itu, umpan balik yang diterima anak memainkan peran utama dalam mengembangkan harga dirinya, terutama bila umpan balik tersebut datang dari orang-orang terdekatnya seperti teman, guru, dan orang tua.Umpan balik yang tidak produktif dan terlalu kritis bisa sangat menyakitkan dan menyebabkan harga diri anak rendah. Sedangkan umpan balik yang positif dan produktif dapat berdampak sebaliknya. Jadi, harga diri adalah kebutuhan seumur hidup yang dapat dengan mudah ditingkatkan namun dapat dengan mudah pula dihancurkan oleh orang-orang di sekitarnya.Sedemikian pentingnya pengembangan harga diri bagi setiap individu, maka perlu adanya kerjasama yang sinergis antara guru dengan orang tua. Khususnya di sekolah, guru memiliki peran mendasar dalam membentuk harga diri anak yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari.Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengembangkan harga diri siswa ke arah positif. Pertama, guru dapat menunjukkan proses pencapaian prestasi siswa secara spesifik, misalnya dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti diagram, kartu kompetensi, grafik, dan sebagainya.Adanya bukti yang konkrit akan memberikan gambaran mengenai perkembangan siswa dari waktu ke waktu. Guru juga dapat mengembalikan hasil tugas siswa setelah diberikan umpan balik, hal ini dapat membantu mereka untuk mengetahui kemampuannya sendiri.Kedua, memberikan kritik yang konstruktif dan bersifat membangun. Hal ini secara tidak langsung dapat menanamkan pola pikir berkembang atau keyakinan bahwa semua individu dapat tumbuh dan meningkat dengan adanya usaha.Guru juga dapat memberikan tanggapan berupa pujian kepada siswa jika mereka berhasil melakukan sesuatu atau memberikan semangat ketika mereka gagal. Namun demikian, berhati-hatilah agar tidak memberikan pujian secara berlebihan karena hal ini dapat menyebabkan siswa salah dalam menilai kemampuan dirinya sendiri.Selain itu, hindari memberikan kritik yang menjatuhkan atau membuat siswa merasa dipermalukan. Mengkritik di depan umum dapat menyebabkan harga diri siswa menurun dan merasa dirinya tidak berharga bahkan hingga muncul perasaan takut untuk mencoba kembali. Ketiga, membangun struktur diri siswa melalui pendekatan yang positif, yaitu dengan pemberian tanggung jawab dan penumbuhan nilai kedisiplinan.Contoh paling mendasar, guru dapat mendorong siswa untuk berani memegang peran penting di dalam kelas, seperti menjadi ketua kelas, bendahara, sekretaris, atau terlibat dalam kepengurusan OSIS di sekolah.Selain itu, guru juga dapat memberikan tugas dalam kelompok-kelompok kecil dan memastikan bahwa setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawabnya masing-masing.Keempat, fokus pada hal-hal positif. Guru dapat mendorong siswa untuk mengidentifikasi hal-hal yang dapat mereka lakukan dengan baik atau yang mereka senangi, lalu ajak siswa untuk secara bergiliran menyebutkan hal-hal yang disukai dari teman-temannya. Selanjutnya, arahkan siswa untuk menulis kelemahan diri sendiri dan penyebabnya, serta sumber daya apa saja yang dapat digunakan untuk mengubah kelemahan-kelemahan tersebut menjadi suatu kelebihan. Dalam hal ini, guru dapat memberikan contoh perjuangan tokoh-tokoh terkenal yang menginspirasi.Kelima, berikan kebebasan pada siswa untuk memilih jalannya sendiri. Terkadang, guru harus membiarkan siswa mengambil setiap kesempatan yang ada, membuat pilihan, dan bertanggung jawab terhadap pilihannya sendiri. Keyakinan bahwa mereka bisa membuat keputusannya sendiri akan menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan harga diri. Misalnya, biarkan siswa memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minatnya.Terakhir, guru dan orang tua hendaknya bekerja sama dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak. Hal tersebut dapat dimulai dengan menjadikan diri sebagai role model dan memberikan contoh yang baik dalam berperilaku sehari-hari. Sebagai penutup, berikut sebuah kutipan dari Pam Leo yang dapat kita resapi bersama,

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 - 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari  Rabu 13/12/2023 Sebelum Mulai Kegiatan Pembelajaran Selalu diadakan NGAJI MORNING , Dalam kesempatan tersebut yang memimpin NGAJI MORNING Adalah PUTRA SMP

Selesai NGAJI Morning Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya membagikan KUE PISANG MOLEN Kepada Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya yang sudah memimpin Ngaji Morning Pada Hari Rabu 13/12/2023 Tersebut , Penulis Menghaturkan Banyak Terimakasih Karena Kalian Mampu Mempin NGAJI Bersama Teman Teman Kalian , PISANG MOLEN Ini Jangan Di Anggap Remeh Ini adalah Tanda KASIH  Sekolah Kepada Siswa / Siswi Yang Berprestasi

Penulis Yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Berharap Masyarakat Yang Punya PUTRA / PUTRI Kelas 6 Untuk Dapat Mendaftarkan / Menitipkan PUTRA / Putri Mereka Untuk Mengenyam Pendidikan di SMP PGRI 6 Surabaya Agar Mereka Memiliki MENTAL JUARA Dan Menjadi GENERASI EMAS BERKARAKTER

Buruan segera daftar di SMP PGRI 6 SURABAYA

TemPat Pendaftaran PPDB 2023/2024

JALAN BULAK RUKEM III NO 7 – 9

RT 05 RW 05

KELURAHAN WONOKUSUMO

KECAMATAN SEMAMPIR

https://goo.gl/maps/ZZaD7ezxJLTdFCqg8  

Info Lebih Lanjut

Wa Center: 031-3716556

EVIATIN ,S.Pd  : https://wa.me/+62 853-3078-4573

H. BANU ATMOKO,S.Pd :https://wa.me/+083857963098

@banuatmokos.pd

@dispendiksby

#dispendiksby

https://instagram.com/genzasurabaya_kusumabangsa?igshid=MzMyNGUyNmU2YQ==     

https://instagram.com/genzaeducation?igshid=MzMyNGUyNmU2YQ==      

https://www.tiktok.com/@genza.kusumabangsa?_t=8hOcGt2DdVH.. .

Rabu, 13 Desember 2023

Kegiatan Workshop"Effective Marketing, Branding, Sales and PR in Education Field" Bagi SMP Swasta Surabaya Utara

                               





































































      Kegiatan Workshop"Effective Marketing, Branding, Sales and PR

in Education Field" Bagi SMP Swasta Surabaya Utara

 Hari Ke -651

Brand sekolah masih ramai dibicarakan masyarakat, apalagi memasuki masa mencari sekolah untuk buah hati. Orang tua pasti akan memilih sekolah terbaik untuk anaknya. Kriteria terbaik ini dapat diartikan sebagai prestasi sekolah terbaik, keunggulan sekolah, kemandirian sekolah terbaik, dan kriteria lainnya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan minat siswa dan kesadaran masyarakat dalam memilih sekolah, maka pihak penyelenggara satuan pendidikan perlu mengelola sekolah tersebut agar memiliki standar dan juga fitur terbaik yang dapat meningkatkan citra sekolah. Citra sekolah ini adalah kata lain untuk brand sekolah. “Brand” merupakan merek, dimana merek menjadi identitas produk, dan ketika merek disebutkan dibenak konsumen, secara otomatis menunjuk ke produk yang dituju. Dalam penggunaannya, kata brand dan branding memiliki arti yang berbeda. Jika kata brand berarti merek, maka branding adalah berbagai aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh sebuah agensi untuk membangun dan mempromosikan sebuah brand atau merek. Branding adalah cara memperkenalkan suatu produk agar dikenal dan terintegrasi ke dalam benak konsumen. Suatu produk harus berangkat dari aspek pengetahuan terhadap produk, keyakinan terhadap perlengkapan dan produk yang berkarakteristik, serta konsekuensi suatu produk, agar dapat dikenal dan diminati oleh banyak konsumen. Terakhir, aspek emosional berkaitan dengan perasaan, kesadaran atauemosi konsumen terhadap produk (Wijaya, 2013). Seperti halnya bisnis, sekolah dapat disamakan dengan merek dagang. Logo seperti itu dapat menarik minat dan kesadaran orang tua, menyekolahkan anak (Jamaluddin, 2020). Branding yang baik menekankan karakter luar biasa dan keunikan sekolah. Sekolah dapat berfokus untuk menonjolkan merek tertentu yang unik dan mudah diingat, daripada mengejar semua aspek merek yang mungkin terlalu membebani. Manfaat branding sekolah antara lain: a) sebagai sarana publisitas dan juga daya tarik masyarakat, b) membangun citra, kepercayaan, jaminan mutu dan gengsi, c) meningkatkan kepercayaan masyarakat (pengendali pasar), d) meningkatkan minat dan kesadaran masyarakat, e) meningkatkan kualitas pelayanan, dan f) meningkatkan perilaku mahasiswa menjadi lebih baik. Tujuan dari branding sekolah antara lain: a) membentuk persepsi publik, b) membangun kepercayaan publik terhadap brand, dan c) membangun afeksi publik terhadap brand (Jamaluddin, 2020; Mustika, 2020). Branding ini dapat diintegrasikan melalui pelaksanaan pembelajaran, misalnya melalui penggunaan metode pembelajaran tertentu yang unik, melalui penggunaan seragam sekolah yang menarik perhatian, atau melalui pembentukan kebiasaan sekolah dan kebiasaan budaya. Strategi branding ini dapat dikomunikasikan melalui jargon/ slogan, visi misi, logo sekolah yang dapat diposting melalui media sosial, website resmi sekolah, media cetak seperti poster, spanduk, brosur, kalender sekolah dan media publikasi lainnya (Kusrini, 2021). Branding sekolah saat ini menambah warna dunia pendidikan. Tetapi tidak masuk akal jika sekolah unggul dalam promosi, tetapi sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang dipromosikan. Ini bisa menutup pasar dan mengecewakan orang tua karena pencapaian yang terjadi tidak seperti yang diharapkan. Seperti kita ketahui, orang tua ini dapat berperan sebagai “Word of Mouth” dan dapat menjadi media penyampaian informasi dari satu orang ke orang lain (Kusrini, 2021). Oleh karena itu, jika tingkat kepercayaan orang tua dapat dipegang teguh oleh penyelenggara satuan pendidikan, itu bisa menjadi strategi yang sangat mudah untuk meningkatkan jangkauan sekolah

Dalam mempersiapkan PPDB SMP Swasta Surabaya Utara Tahun 2024-2025 Yang kurang 6 Bulan Lagi , Pada Hari Rabu 13/12/2023 MKKS SMP Swasta Surabaya Utara mengadakan Kegiatan Workshop"Effective Marketing, Branding, Sales and PR in Education Field" Bagi SMP Swasta Surabaya Utara  di SMP TARUNA JAYA 1 Surabaya , Kegiatan Tersebut Dimulai Pukul 08.30. Dalam Sambutannya Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 - 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir meminta sekolah Swasta Surabaya Utara untuk terus berbenah Brainding Sekolah mereka masing- Masing sesuai ciri dari sekolah , Disamping Itu Penulis Menyampaikan JANGAN SERAKAH  Ambil Siswa Terlalu banyak , Jangan Mentang - Mentang Diminati , Akhirnya Saudara Di Samping nya Sampai kekurangan Siswa. Dalam Kesempatan tersebut Hadir Bapak Ir YUSUF MASRUH ,MM Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Bersama Bapak Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya Bapak ACHMAD SYARONI ,S.Pd , M.Pd

Dalam kesempatan ini Yang menjadi Narasumber Kegiatan Workshop"Effective Marketing, Branding, Sales and PR in Education Field" Bagi SMP Swasta Surabaya Utara  di SMP TARUNA JAYA 1 Surabaya Yaitu Bapak WIBOWO .Dimana Bapak WIBOWO Mulai Pukul 09.00-12.00 Menjelaskan Teori  Tentang Kegiatan Workshop"Effective Marketing, Branding, Sales and PR in Education Field"  dulu , Baru Pukul 14.15  Tiga Sekolah Yaitu SMP BARUNAWATI Surabaya , SMP MUHAMMADIYAH 11 Surabaya SMP BINA KARYA Surabaya Melakukan Presentasi Tentang Materi Persiapan Untuk PPDB 2024-2025 Di Sekolah Mereka masing - masing. Dalam kesempatan tersebut Penulis Menyerahkan CINDERAMATA Untuk Bapak WIBOWO Selaku Narasumber kegiatan Hari Ini .

Di Akhir Penutup Mengajak SMP Swasta Surabaya Utara Kita MAJU Bersinergi Bersama Mencerdaskan Generasi Emas UNGGUL Berkarakter

Penulis Yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Berharap Masyarakat Yang Punya PUTRA / PUTRI Kelas 6 Untuk Dapat Mendaftarkan / Menitipkan PUTRA / Putri Mereka Untuk Mengenyam Pendidikan di SMP PGRI 6 Surabaya Agar Mereka Memiliki MENTAL JUARA Dan Menjadi GENERASI EMAS BERKARAKTER

Buruan segera daftar di SMP PGRI 6 SURABAYA

TemPat Pendaftaran PPDB 2023/2024

JALAN BULAK RUKEM III NO 7 – 9

RT 05 RW 05

KELURAHAN WONOKUSUMO

KECAMATAN SEMAMPIR

https://goo.gl/maps/ZZaD7ezxJLTdFCqg8

Info Lebih Lanjut

Wa Center: 031-3716556

EVIATIN ,S.Pd  : https://wa.me/+62 853-3078-4573

H. BANU ATMOKO,S.Pd :https://wa.me/+083857963098

@banuatmokos.pd

@dispendiksby

#dispendiksby

https://instagram.com/genzasurabaya_kusumabangsa?igshid=MzMyNGUyNmU2YQ==    

https://instagram.com/genzaeducation?igshid=MzMyNGUyNmU2YQ==     

https://www.tiktok.com/@genza.kusumabangsa?_t=8hOcGt2DdVH...