Rabu, 17 Agustus 2022

Di Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Bersama HJ CAMELIA HABIBAH ,S.E Ajak Siswa / SIswi SMP PGRI 6 Surabaya Untuk Hargai Para Pahlawan

 






































Di Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 77

Bersama HJ CAMELIA HABIBAH ,S.E

Ajak Siswa / SIswi SMP PGRI 6 Surabaya

Untuk Hargai Para Pahlawan

HARI KE – 227

kementrian Sekretaris negara mengeluarkan tema dan logo HUT ke-77 kemerdekaan RI. adapun tema yang diangkat adalah "Pulih Lebih Cepat, Bangkit lebih Kuat". Tentu, tema ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia dalam masa pemulihan dari Covid-19. Tema HUT ke-77 RI yang diusung menggambarkan semua elemen Bangsa Indonesia bergerak bersama dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan di Tengah keterpurukan.  Kinerja dari pemerintah dan gerakan dari masyarakat bersinergi bersama untuk mencapai percepatan pemulihan kondisi di semua sektor. Tema ini diususng dengan melihat kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi yang berat, yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Indonesia tentu telah melalui pelbagai macam peristiwa yang mewarnai Indonesia. Dari peristiwa-peristiwa tersebut, pada dasarnya, melalui tema ini, bangsa Indonesia diajak untuk bersama-sama berefleksi mengenai sebuah perjalanan bangsa. Citra ini selaras dengan sebuah negara yang sinodal, dengan sebuah tujuan yang nyata dan konkret. Persatuan Kemendagri mencatat bahwa Indonesia memiliki 273 Juta penduduk, terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Kita terlahir dalam sebuah komunitas terluas ke-4 di Dunia, yang diberi nama 'Bangsa Indonesia'. Kita semua memiliki kesamaan nasib dan latar belakang sebagai sebuah bangsa

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada hari Rabu 17/8/2022  Seperti sekolah- sekolah yang lain ikut melaksanakan Upacara Bendera Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun, dalam kesempatan ini yang menjadi Pembina Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Adalah Ibu HJ CAMELIA HABIBAH,S.E ( Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya  FRAKSI PKB Dan Ketua FATAYAT NU Kota Surabaya )

Pada saat Ibu HJ CAMELIA HABIBAH,S.E ( Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya  FRAKSI PKB Dan Ketua FATAYAT NU Kota Surabaya ) Datang di sambut TIM DRUMBAND CERIA NADA SPEGRINAM SURABAYA Di bawah Pimpinan Bapak NURIL MUHTADDIN ,S.Pd , Mereka berbaris di Depan Gang menyambut kehadiran Ibu HJ CAMELIA HABIBAH,S.E ( Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya  FRAKSI PKB Dan Ketua FATAYAT NU Kota Surabaya ) tersebut , Dimana Ibu HJ CAMELIA HABIBAH ,S.E Merasa terharu dan tersanjung di sambut dengan DRUMBAND Tersebut

Dalam amanat nya Ibu HJ CAMELIA HABIBAH,S.E Mengajak Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya untuk menghargai para pahlawan , beliau mengajak untuk ambil hikmah dari kemerdekaan ini semua , Di samping itu Ning CAMELIA juga meminta untuk menghargai dan mengormati para Guru – Guru karena dari beliau nanti akan ada yang Jadi WALIKOTA , Jadi Presiden , Jadi Gubernur , Bahkan ada yang menjadi Anggota Dewan , Itu semua bisa Tercapai oleh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya jika Tawadhu kepada Bapak / Ibu Dewan Guru di sekolah Serta Dalam kesempatan ini Bu CAMELIA Meminta Siswa / Siswi untuk menjauhi NARKOBA Dan JANGAN TAWURAN Itu yang di sampaikan Bu CAMELIA Habiba

Dalam kesempatan yang baik juga di serahkan Bantuan SERAGAM MBR Kepada Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Beliau berpesan kepada Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya yang MBR Terus semangat Terus RAIH Prestasi Harumkan Nama Sekolah Tercinta dengan Prestasi yang Kalian Miliki baik AKADEMIK Maupun Non AKDEMIK , Bu CAMELIA Juga menyampaikan terimakasi sudah mendidik , membimbing anak anak baik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya dengan sebaik – baiknya Semoga Amal baik Bapak / Ibu Guru di terima Alla S.W.T, Disamping itu juga di serahkan hadiah Lomba – Lomba yang sudah diadakan baik di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya

Dalam kesempatan Ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya merasa bahagia melihat canda tawa siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya serta Penulis bangga kepada siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mereka bisa menjadi petugas Upacara yang terbaik tanpa persiapan yang matang serta menampilkan DRUMBAND Terbaik untuk menyambut Ibu HJ CAMELIA HABIBAH,S.E Tersebut  Semoga kelak mereka siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya menjadi Generasi Emas Unggul dan Berkarakter

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

 

 

 

 

Selasa, 16 Agustus 2022

Sekolah Aman, Nyaman dan Menyenangkan Di SMP PGRI 6 Surabaya Mencetak Generasi Emas Unggul Dan Berkarakter

 

































Sekolah Aman, Nyaman dan Menyenangkan

Di SMP PGRI 6 Surabaya Mencetak

Generasi Emas Unggul Dan Berkarakter

 

HARI KE – 226

 

Ekosistem sekolah yang baik dan kondusif dapat mendorong peserta didik mengembangkan potensi terbaiknya. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk peserta didik menimba ilmu. Tidak hanya mempelajari materi pelajaran, tapi juga mempelajari cara bersosialisasi, pengembangan bakat dan minat serta mengembangkan karakter-karakter baik. Akan tetapi, sangat disayangkan di satuan pendidikan masih banyak kasus perundungan pada peserta didik. Ini mengakibatkan efek negatif baik pada korban maupun pelaku. Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia kasus perundungan terhadap anak lebih banyak terjadi dialami siswa Perundungan tidak hanya terjadi secara langsung atau secara fisik, tetapi juga sudah merambah kepada dunia maya yang disebut dengan cyber bullying. Bahkan kasus cyber bullying meningkat seiring anak-anak banyak menghabiskan waktu di sosial media, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Terkait hal ini, Kemendikbudristek melalui Direktorat Sekolah Dasar memandang perlu edukasi dan memperkuat guru, orang tua maupun pemangku kepentingan terkait bentuk maupun dampak dari perundungan dengan melalui webinar yang bertajuk setop perundungan, ciptakan sekolah aman, nyaman dan menyenangkan perundungan adalah tindakan kekerasan atau tindakan agresif yang terjadi berulang-ulang. Itu kemudian membuat para pelakunya merasa senang dengan apa yang dia lakukan kepada korbannya. “Perundungan ini bukan hanya terjadi dari orang per orang, tapi antar kelompok. Oleh kelompok kecil atau geng melawan 1 atau melawan kelompok lain. Perundungan juga bisa terjadi di luar lingkungan sekolah oleh kelompok besar atau kerumunan massa,” papar Mulia Sari Dewi. Ia melanjutkan, perundungan sendiri memiliki beberapa jenis. Di antaranya cyberbullying yang merupakan tindakan yang dilakukan secara sadar untuk merugikan atau menyakiti orang lain. Itu bisa dilakukan melalui gangguan komputer, jejaring sosial di dunia maya, telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya. Kemudian ada perundungan fisik, yaitu merupakan tindakan yang mengakibatkan seseorang secara fisik terluka akibat digigit, dipukul, ditendang dan bentuk serangan fisik lainnya. Selanjutnya, ada jenis perlindungan social, yaitu mencakup perilaku seperti menolak, memeras, mempermalukan, menilai karakteristik pribadi, memanipulasi pertemanan dan mengucilkan. “Yang terakhir ada perundungan verbal, yaitu meliputi perilaku kekerasan melalui intimidasi atau ancaman kekerasan, ejekan atau komentar rasis. Tidak hanya itu, dia juga melakukan bahasa bernada seksual atau menggoda ejekan dengki atau membuat komentar kejam,  efek pada korban perundungan sangatlah berbahaya. Korban akan mengalami sulit belajar sehingga nilai mungkin terganggu karena perhatiannya teralihkan. Selain itu, korban juga bisa melakukan sikap ekstrem, di antaranya balas dendam dalam bentuk melawan, membawa senjata ke sekolah atau bahkan bunuh diri,” untuk mengurangi dan menghilangkan kasus perundungan banyak hal yang harus dilakukan semua pihak. Di antaranya memberikan pertolongan pada anak korban cyberbullying, memberikan dukungan kepada anak bahwa ia tidak layak menerima perlakuan tersebut. Mengajak anak untuk memblok pelaku dan melaporkannya dari medsosnya. Lalu untuk membantu bangkit fokuskan anak pada minat dan hobinya dan yakinkan bahwa orang tua akan selalu mendukung mereka,”

Semua Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir sangat betah di dalam sekolah walaupun jam pembelajaran sudah berakhir  Seperti yang terjadi Pada Hari Selasa 16/8/2022 Seluruh Siswa / Siswi Baik SMP PGRI 6 Surabaya Mulai Kelas 7 – 9 tidak ada yang mau pulang , Bahkan sampai Sore Jam 16.30

Dimana Mereka tidak Pulang mengisi kegiatan yang Positif diantaranya Membersihkan Halaman Sekolah , Serta Bermain BASKET Di LAPANGAN , Sambil Bermain BASKET Sambil Bercanda dan Ngobrol , Ada Yang bermain HP Sambil Tiduran Di Teras Sekolah . Menurut FIRMAN ALAMSYAH Enak Di Sekolah Nyaman Dan Aman Bisa Di buat  Istirahat dan di buat untuk Bermain bersama teman – teman  , Kata Siswa Kelas 9 Tersebut.

Menurut Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya mengatakan Bahwa SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah  RAMAH ANAK  Sehingga Anak anak Merasa Aman Dan Nyaman Di Sekolah Sehingga  Harapannya  Anak – anak  SMP PGRI 6 Surabaya Tumbuh Menjadi Generasi Emas Unggul Dan Berkarakter

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat