Rabu, 29 Juni 2022

WUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS

 












WUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS

HARI KE – 179

Dalam setiap masyarakat, keluarga memainkan peran yang sangat penting dalam memelihara budaya dan meneruskan norma-norma dan nilai-nilai yang dipegang oleh suatu bangsa tertentu. Perilaku yang dipelihara orang tua, keyakinan mereka, filosofi tentang dunia, harapan gender dan semua nilai mereka ditegakkan dan diteruskan kepada anak-anak mereka. Unit keluarga sangat penting untuk perkembangan anak-anak di banyak bidang karena berfungsi sebagai model bagi anak-anak untuk belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik dengan orang-orang. Ide ini, yang dikenal sebagai teori Pembelajaran Sosial, dikembangkan oleh Albert Bandura. Teorinya menyatakan bahwa anak-anak belajar banyak perilaku berdasarkan pengamatan orang-orang di sekitar mereka dan kemudian meniru mereka. Karena anak-anak sebagian besar berada di sekitar orang tua, saudara kandung, dan mungkin keluarga besar mereka hingga mereka mulai bersekolah,mereka belajar sebagian besar keterampilan komunikasi, nilai-nilai dan norma-norma sosial dari keluarga mereka. keluarga memainkan peran penting dalam nilai-nilai apa yang dikembangkan anak-anak. Sebuah studi di tiga generasi yang dilakukan oleh Bengston (1975) menunjukkan bahwa nilai-nilai bahwa anak-anak, orang tua dan kakek-nenek secara keseluruhan lebih mirip daripada berbeda. Hal ini merupakan pengaruh yang penting untuk diperhatikan karena meskipun teman sebaya dan media berpengaruh terhadap remaja, pada akhirnya keluargalah yang paling mempengaruhi apa yang mereka yakini. Jika kita mempertimbangkan semua nilai berbeda yang memengaruhi orang seperti pandangan politik, nilai hubungan, agama, etos kerja, maka kita dapat mulai memahami sepenuhnya dampak keluarga terhadap seseorang sepanjang hidupnya. Meskipun arti penting keluarga dapat dianggap universal, dinamika keluarga dan kepercayaan yang dipegang teguh oleh keluarga berbeda-beda antar budaya dan di dalam budaya.Bagian ini akan membahas pentingnya keluarga, mengeksplorasi struktur keluarga yang berbeda dan kemudian menyoroti dinamika dan kebiasaan keluarga

Setiap tanggal 29 Juni Selalu diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional , termasuk  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya lingkungan  yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir selalu  menganggap bahwa keluarga adalah segalahnya , karena bagi penulis adalah sesuatu yang paling berharga diantara harta yang  kita miliki , karena bagi penulis harta  yang paling indah , Seperti yang dilakukan Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya  Pada hari Rabu 29/6/2022 Di sela sela kesibukan selesai sholat maghrib bercanda bersama dan  nyanyi bersama  dengan keponakan Lagu Indonesia Raya  dan Ya Lal Wathon , penulis dan Keponakan semangat .pas di hari Keluarga tersebut

Yang penting bisa melihat Ponakan tersenyum itu adalah  harga yang paling mahal diantara apapun

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

Selasa, 28 Juni 2022

JAYALAH DAN BERKIBARLAH SPEGRINAM dalam rangka mencerdaskan generasi emas unggul dan berkarakter Di BUMI SURABAYA

 































JAYALAH DAN BERKIBARLAH SPEGRINAM

dalam rangka mencerdaskan generasi emas unggul

dan berkarakter Di BUMI SURABAYA

HARI KE – 178

Mengkaji sejarah Pendidikan Islam kita akan mendapatkan informasi tentang pelaksanaan Pendidikan Islam sejak awal diangkatnya Rasulullah Muhammad SAW. menjadi Rasul sampai sekarang yang di mulai dari masa pertumbungan, perkembangan, kemajuan bahkan kemunduran, serta kebangkitan Pendidikan Islam.Untuk lebih memahami tahapan-tahapan pelaksanaan pendidikan dapat dilihat dari periodisasi Pendidikan Islam. Ini merupakan salah satu kekhasan kajian sejarah karena terkait dengan peristiwa yang terjadi pada masa lampu dengan berdasarkan pengembangan Pendidikan Islam dengan menitikberatkan pada kajian kapan terjadi, dimana tempat terjadinya, siapa yang menjadi tokohnya, mengapa hal itu bisa terjadi, dan apa yang terjadi pada masa itu. pemilahan periodisasi dalam sejarah Pendidikan Islam untuk memudahkan urutan pembahasan. Peristiwa sejarah dilatarbelakangi oleh peristiwa lain sebelumnya, serta berhubungan secara langsung dengan peristiwa-peristiwa lain yang semasa, sehingga berakibat terjadinya rentetan peristiwa-peristiwa berikutnya. Hal ini menjadi landasan bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan periodesasi untuk memudahkan kajian terkait kesinambungan peristiwa tersebut dari waktu ke waktu. Periodisasi sejarah Pendidikan Islam dapat dibagi  5 masa, yaitu: Pertama masa Pembinaan Pendidikan Islam, dimulai sejak Muhammad SAW. diangkat menjadi Rasul sampai wafatnya beliau. Pada masa pembinaan ini melalui 2 periode, yaitu periode Mekkah (13 Tahun), dan Periode Madinah (10 Tahun) mulai tahun 610 M s.d 632 M/ 13 S.Hijriah s.d 11 Hijriah. Kedua, masa Pertumbuhan Pendidikan Islam, dimulai sejak wafat Rasulullah SAW. hingga masa Bani Umayyah. Masa ini terbagi 2 periode , yaitu periode Khulafaurrasyidin (632 s.d 661 M), dan periode Bani Umayyah (661 s.d 750 M). Ketiga, masa Kejayaan Pendidikan Islam, diawali sejak berdirinya Daulah Bani Abbasiyah sampai jatuhnya Baqdad (750 M s.d 1250 M), Keempat, masa Kemunduran Pendidikan Islam, ditandai saat Baqdad dihancurkan Hulagu Khan sampai wilayah Mesir di bawah kekuasaan Napolen Boneparte (1250 M s.d 1798 M). Kelima, masa Pembaharuan, diawali sejak Mesir dikuasai Napoleon sampai masa modern sekarang (1798 M s.d sekarang)Berdasarkan periodisasi tersebut yang menarik untuk dikaji, yaitu masa kejayaan Pendidikan Islam. Pada periode ini, Islam di bawah kekuasaan Bani Abbasiyah, pada masa ini diwarnai berkembangnya ilmu-ilmu aqliah, berdirinya madrasah dan universitas, munculnya ilmuwan-ilmuwan saintik, serta puncak perkembangan kebudayaan Islam.  Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan budaya Islam pada masa kejayaan Islam menggungguli dan bahkan mempengaruhi peradaban dunia. Wilayah kekuasaan Islam menjadi pusat-pusat pendidikan yang diminati buhkan hanya kalangan Islam tetapi juga kalangan non-Islam.Harun al Rasyid (170-193 H) yang merupakan khalifah ke-7 Dinasti Bani Abbasiyah, pada masa pemerintahannya Pendidikan Islam mencapai puncak kejayaan. Masa masa kepemimpinan beliau sangat memberi motivasi dan perhatian penuh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, Harun Al-Rasyid merupakan seorang  yang cerdas dan mencintai ilmu pengetahuan. Negara di bawah kendalinya aman, tentram, makmur, damai dengan dukungan sarana dan prasarana pembangunan sehingga dunia Islam menjadi pusat ilmu pengetahuan.

Dalam rangka menumbuhkan Pendidikan yang Religius dan berkarakter , Pada Tahun Pelajaran 2022/2023 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli  Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada hari Selasa 28/6/2022  Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Melakukan kegiatan Promosi PPDB 2022/2023 dengan memasang SPANDUK PPDB 2022/2023   di sekitar wilaya sekolah tercinta

Menurut Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adala Promosi SMP PGRI 6 Surabaya walaupun sebagai Sekolah NASIONALIS Tetapi tetap mengedepankan Pendidikan Agama dalam rangka mencerdaskan generasi emas unggul dan berkarakter Serta semoga  berkibarnya Spanduk tersebut Menjadikan SMP PGRI 6 Surabaya#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 Berkibar Serta JAYA Selalu

 

Minggu, 26 Juni 2022

KESUKSESAN BUKAN INSTANT DI DAPAT TERUS BERJUANG UNTUK MERAIH MIMPI MENJADI JUARA

 






































































KESUKSESAN BUKAN INSTANT DI DAPAT

TERUS BERJUANG UNTUK MERAIH MIMPI

MENJADI JUARA

“HARI KE – 177

Sukses, tentunya menjadi mimpi setiap orang. Sukses adalah mampu meraih apa yang diinginkan, baik yang di cita-citakan, maupun target kehidupan. Sukses adalah ketika dalam hidup ini kita bisa selalu melakukan hal terbaik untuk apa saja yang kita lakukan, baik dalam perkuliahan, berkreasi, dan hal lainnya maka kamu bisa dikatakan sukses untuk diri sendiri, tidak peduli kaya atau miskin, dengan melakukan hal terbaik ini secara maksimal kamu akan bahagia. Lalu apa sebenarnya definisi sukses itu? Jika orang-orang yang sukses diartikan sebagai mereka yang memiliki banyak uang seperti CEO atau pemilik perusahaan, rasanya tidak juga. Sebab banyak diantara tokoh berperan dunia justru berpendapat jika uang tidak dapat dijadikan tolak ukur kesuksesan seseorang Sukses adalah guru yang payah, kesuksesan mendorong orang-orang cerdas untuk berpikir bahwa dirinya tak akan pernah kalah.

Selama 3 Tahun  bersekolah di SMP PGRI 6 Surabaya sekolah peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  suka duka bersama antara siswa dan guru di sekolah yang penuh kenangan tersebut

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya berharap kepada 33 Siswa Kelas 9 Dimanapun dan sampai kapanpun Terus berjuang untuk mencapai kesuksesan , karena kesuksesan datangnya Bukan Instan, Terus berjuang untuk membanggakan orang tua dan mengharumkan nama sekolah tercinta

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat