Rabu, 02 Februari 2022

“ TINGKATKAN JEJARING UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH UNGGUL DALAM MENJADIKAN GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER “

 












 TINGKATKAN JEJARING

UNTUK MEWUJUDKAN  SEKOLAH UNGGUL

DALAM MENJADIKAN GENERASI EMAS UNGGUL

DAN BERKARAKTER “

HARI KE - 33

 

Banyak pemimpin sukses di berbagai bidang pernah saya temui. Mereka datang dari berbagai latar belakang dan pendidikan. Ada satu benang merah yang saya lihat, mereka umumnya cepat melihat peluang dan tau siapa yang perlu di ajak bekerja sama untuk merealisasikan peluang tersebut. Kemampuan tersebut timbul karena mereka mempunyai jejaring strategis yang kuat.Jejaring, yaitu orang-orang yang kita kenal dan mengenal kita, sangat penting peranannya dalam membangun sukses. Orang-orang ini bisa memberikan dukungan, masukan, insight, informasi dan berbagai sumber daya. Karenanya, kemampuan untuk membangun jejaring perlu di bangun. Saya sering mengamati para manajer baru pada awalnya mengalami kesulitan untuk membangun jejaring ini. Mereka semula hanya mengandalkan kemampuan teknis di perkerjaannya. Ketika mereka diberikan tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar, tidak semua manager segera menyadari bahwa tanggung jawab ini menuntut kemampuan membangun relasi selain kemampuan teknis. Untuk menyelesaikan pekerjaan, kita harus membangun hubungan kerja yang baik dengan semua pihak yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan kita. Pihak-pihak ini disebut jejaring operasional, yang mencakup semua anggota tim kerja, sesama kolega di kantor, semua tim internal yang bisa mendukung atau menggagalkan pekerjaan. Pihak luar seperti pemasok, distributor dan pelanggan termasuk juga dalam jejaring operasional. Membangun jejaring operasional penting agar koordinasi dan kerjasama dapat terjalin dengan baik. Untuk itu kita harus saling kenal dan saling percaya.

Dalam menjadikan Sekolah yang berkualitas  Jejaring itu sangat di butuhkan dalam mewujudkan Sekolah yang berkualitas , Makanya Pada hari Rabu 2/2/2022 Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  bersama Bapak AINUL YAQIN ,S.Si( Kepala SMP WACHID HASYIM 1 Surabaya ) Bapak ANAS FAUZI ,S.Pd ( Kepala SMP MUJAHIDIN ) Bapak H. OEMAR ,S.Ag ( Kepala SMP Kemala Bhayangkari 8 Surabaya ) Ibu MONIKA MARIA TJANTRI TRESTANTI, S.P., M.Pd.  ( Kepala SMP KATOLIK PECINTA DAMAI Surabaya ) Pada Pukul14.30 Kita mendatangi Kampus UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA JL DINOYO Surabaya

Kedatangan kita ke kampus UNIKA WIDYA MANDALA Surabaya Lantai 3 RUANG REKTORAT UNIKA WIDYA MANDALA Surabaya Di sambut hangat oleh REKTOR UNIKA WIDYA MANDALA Prof KOENCORO FOE  Dan Ibu LANNY Selaku WAKIL REKTOR III UNIKA WIDYA MANDALA Surabaya . Penulis yang membuka Kunjungan ini dimana Penulis menghaturkan banyak terimakasih kepada UNIKA WIDYA MANDALA Surabaya Yang sudah mempersiapkan untuk Acara PELATIHAN LAB IPA Selama  1 ½  Bulan Alhamdulilah Lancar  Dan Sukses Tanpa Adanya hambatan

Disamping itu Penulis meminta kepada WIDYA MANDALA Surabaya Sudi kiranya Untuk dapat mendampingi SMP Swasta Surabaya Utara Dalam Menjadikan Generasi Emas UNGGUL Dan Berkarakter Sehingga Harapannya Di MASA Pandemi Ini TUMBUH GENERASI EMAS Hebat di Wilayah Surabaya Utara  Dan Jejaring Ini Bisa Terus berlanjut untuk kemajuan Pendidikan Di Indonesia Khususnya Di Kota Surabaya

Penulis Menghaturkan Banyak Terimakasih Kepada widya mandala Surabaya Semoga Kerjasama Jejaring Ini Terus berlanjut Dan Semoga UNIKA WIDYA MANDALA Surabaya Semakin SUKSES Berkah Barokah Selamanya

 

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

#Dinaspendidikan Surabaya

 

Senin, 31 Januari 2022

“ TAK ADA YANG TAHU KAPAN MALAIKAT MAUT DATANG MENGHAMPIRI KITA SIAPKAN DENGAN BERBUAT BAIK DAN BERMANFAAT KE SE SAMA “

 




“ TAK ADA YANG TAHU KAPAN MALAIKAT MAUT

DATANG MENGHAMPIRI KITA SIAPKAN DENGAN

BERBUAT BAIK DAN BERMANFAAT KE SE SAMA “

HARI KE- 31

 

Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Al-Jumu’ah [62]: 09). Manusia merupakan salah satu makhluk sosial yang diciptakan oleh Allah . Manusia diberikan hati dan naluri sebagai pangkal perbedaan dari makhluk-makhluk yang lainnya. Pada dasarnya semua ciptaan Allah  itu akan binasa. Misalnya, alam semesta ini. Dia akan mengalami kebinasaan pada waktu yang telah ditetapkan oleh Allah dan itu menjadi rahasia besar Ilahi. Sama halnya dengan kita.Kita sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah pada hakikatnya juga akan menemui masa perpisahan kita dengan alam dunia ini. Memang ini menjadi teka-teki dan misteri besar yang sampai peran teknologi di era revolusi industri 4.0 dan modernisasi abad ke 21 semakin pesat berkembang tidak mampu mengetahui kapan waktu kita untuk berpisah dengan alam dunia yang hanya sebentar saja ini. Oleh karena itu, kita sebagai salah satu makhluk ciptaan Allah yang paling tinggi derajatnya diwajibkan untuk selalu bersiap-siap untuk menyongsong hari berpisahnya dengan alam dunia ini. Karena semua manusia di bumi ini tidak ada yang tahu persis kapan dan dimana kita akan mengalami perpisahan dengan alam dunia ini. Benar juga firman Allah berikut ini yang secara eksplisit menerangkan jika waktu kita harus menghadap Allah, maka kita tidak dapat menundanya lagi ataupun mendahulukannya. Dalam kitab suci Al-Qur’an, Allah telah melukiskan ayat yang artinya:“Maka jika datang waktu kematian mereka, tidak bisa mereka tunda dan dan mendahulukannya sedetikpun”. (QS. An-Nahl [16]: 61). Setelah investigasi panjangnya, para ilmuwan menegaskan bahwa kematian adalah makhluk seperti halnya kehidupan, dan seakan kematian itu adalah dasar utamanya. Dan hal tersebut dapat ditemukan isyaratnya dalam ayat Al-Quran. “Dialah Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan, untuk menguji siapa diantara kalian yang terbaik amalnya”. (QS. Al-Mulk [67]: 02).Para ilmuwan mengatakan bahwa masa tua adalah masa-masa untuk mengakhiri kehidupan manusia secara alami, jika tidak, maka setiap upaya untuk memperpanjang hidup di atas batas-batas tertentu akan memberikan banyak penyebabnya, misalnya terserang penyakit atau kecelakaan, para ilmuwan mengatakan: “Setiap usaha untuk mencapai keabadian bertentangan dengan alam”.Para ilmuwan telah menyimpulkan hasilnya, yaitu bahwa meskipun menghabiskan miliaran dolar untuk dapat berumur panjang sampai usia, tetap saja tidak akan membuahkan hasil dan manfaat. Inilah yang pernah diisyaratkan oleh Nabi Muhammad: “Berobatlah wahai hamba-hamba Allah, karena Allah tidak pernah memberikan suatu penyakit kecuali Allah berikan penawarnya kecuali satu masa tua”. (HR. Ahmad).Kondisi Sebelum Hadirnya KematianSebelum kematian menghampiri kita, kita akan menghadapi yang namanya sakaratul maut. Secara etimologis kata sakaratul maut berasal dari bahasa arab, yaitu “sakarat” dan “maut”. Sakarat dapat diartikan dengan “mabuk” sedangkan “maut” berarti kematian. Dengan demikian, sakaratul maut berarti orang yang sedang dimabuk dengan masa-masa kematiannya.Sakaratul maut merupakan kondisi pasien yang sedang menghadapi kematian, yang memiliki berbagai hal dan harapan tertentu untuk meninggal. Kematian merupakan kondisi terhentinya pernapasan, nadi, dan tekanan darah serta hilangnya respons terhadap stimulus eksternal, ditandai dengan terhentinya aktivitas otak atau terhentinya fungsi jantung dan paru secara menetap. Sakartul maut dan kematian merupakan dua istilah yang sulit untuk dipisahkan, serta merupakan suatu fenomena tersendiri. kematian lebih kearah suatu proses, sedangkan sakaratul maut merupakan akhir dari hidup. Artinya: “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya”. (QS. Qaaf [50]: 19).Maksud sakaratul maut adalah kedahsyatan, tekanan, dan himpitan kekuatan kematian yang mengalahkan manusia dan menguasai akal sehatnya. Makna bil haq (perkara yang benar) adalah perkara akhirat, sehingga manusia sadar, yakin dan mengetahuinya. Ada yang berpendapat al haq adalah hakikat keimanan sehingga maknanya menjadi telah tiba sakaratul maut dengan kematian. [Jami’u Al Bayan Fii Tafsiri Al Quran (26/100-101)].Al-Imam Ibnu Katsir berkata: “Ini adalah berita dari Allah tentang keadaan orang yang sekarat dan tentang apa yang dia rasakan berupa kengerian serta rasa sakit yang dahsyat (mudah-mudahan Allah meneguhkan kita dengan ucapan yang teguh, yaitu kalimat tauhid di dunia dan akhirat). Allah mengabarkan bahwasanya ruh akan dicabut dari jasadnya, hingga tatkala sampai di tenggorokan, dia meminta tabib yang bisa mengobatinya. Siapa yang bisa meruqyah? Kemudian, keadaan yang dahsyat dan ngeri tersebut disusul oleh keadaan yang lebih dahsyat dan lebih ngeri berikutnya (kecuali bagi orang yang dirahmati Allah I). Kedua betisnya bertautan, lalu meninggal dunia. Kemudian dibungkus dengan kain kafan (setelah dimandikan). Mulailah manusia mempersiapkan penguburan jasadnya, sedangkan para malaikat mempersiapkan ruhnya untuk dibawa ke langit.Mengingat KematianSyari’at ajaran agama Islam telah mengajarkan bagaimana caranya agar kita selalu mengingat kematian. Dengan kita mengingat akan adanya kematian, maka kita juga akan lebih mendekatkan diri atau berserah diri kepada Allah I. Berikut ini penulis akan paparkan beberapa cara praktis untuk dapat mengingatkan kepada kita akan kematian

Enam Bulan yang lalu Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah  Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Berada di kediaman  Untuk TAZIYAH Sahabat dari Penulis yang Juga Alumni Kepala SMP BINA KARYA Yaitu Ibu SITI ANIFAH ,S.Pd  , Kini Pada Hari Senin 31/1/2022 Penulis bersama Bapak Drs.H.  ASIF CHOZIN ,MM ( Kepala SMP KAWUNG 1 Surabaya ) , Bapak AINUL YAQIN ,S.Si  ( Kepala SMP WACHID HASYIM 1 Surabaya ) , Bapak SYAHRUL ,S.Pd  ( Kepala SMP Kemala BHAYANGKARI 6 Surabaya ) , Ibu ANI SETYORINI ,S.Pd ( Kepala SMP AL-IKHLAS Surabaya )  Bapak HIMAWAN ,S.Ag , M.Pd . I ( Kepala SMP MUHAMMADYAH 11 Surabaya ) dan Ibu MARINA KURNIASARI ,S.Pd ( Kepala SMP BARUNAWATI Surabaya ) mendatangi rumah yang 6 bulan lalu di datangi , Dimana saat ini Setelah Ibu SITI ANIFAH,S.Pd yang Meninggal dunia , Kini Putra Tercinta dari Ibu SITI ANIFAH ,S.Pd ( Almarhumah ) Dan Bapak SUHARTONO Yaitu ANDIKA Meninggal Dunia  Pada Tanggal 17 Januari 2022 Waktu Itu

Di Kediaman kita di sambut oleh Bapak SUHARTONO Selaku Ayah Dari ANDIKA Dan SUAMI Dari Ibu SITI ANIFAH,S.Pd  , Bapak SUHARTONO Menjelaskan Bahwa ANDIKA Meninggal karena Kecelakaan Dan Beliau Juga Menyampaikan Permohonan Maaf Jika Selama Hidup Istri SITI ANIFAH ,S.Pd dan ANDIKA Ada Kesalahan baik sengaja ataupun tidak di sengaja  Mohon di maafkan

Dalam kesempatan ini Penulis Mengajak kepada Diri Penulis untuk selalu bermanfaat untuk orang lain sebelum Maut Mendatangi kita , karena kita tidak tahu kapan Maut akan menghampiri kita .

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

#Dinaspendidikan Surabaya

 

 

Minggu, 30 Januari 2022

“ MELALUI SENAM SEMAPHORE KITA AJAK SISWA / SISWI SMP PGRI 6 SURABAYA LOKOMOTORIK DALAM MENJADIKAN SISWA YANG SEHAT KUAT BUGAR MENUJU GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER “

 




































































“ MELALUI SENAM SEMAPHORE

KITA AJAK SISWA / SISWI SMP PGRI 6 SURABAYA

LOKOMOTORIK DALAM MENJADIKAN SISWA

YANG SEHAT KUAT BUGAR MENUJU

GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER “

HARI KE - 30

 

Semaphore adalah metode untuk mengirim sinyal atau pesan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti bendera, batang, atau tangan kosong sekalipun. Metode ini dilakukan dengan cara mengulurkan kedua tangan membentuk posisi tertentu sesuai formasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Bendera, batang, atau alat lainnya berperan untuk memperjelas arah gerakan tangan ketika menyampaikan pesan. Semaphore bermanfaat sebagai salah satu cara untuk melakukan komunikasi jarak jauh. Metode ini merupakan salah satu materi yang diajarkan dan wajib dihafalkan oleh seluruh anggota pada kegiatan pramuka. Tujuannya adalah agar anggota pramuka tetap bisa berkomunikasi dari jarak yang jauh, meskipun sedang berkemah di tempat yang susah sinyal, seperti di gunung atau di desa terpencil. Jadi, semua anggota harus hafal supaya nggak bingung kalau ada yang mengirim pesan menggunakan sandi ini. Semaphore juga sering digunakan untuk kepentingan komunikasi militer. Sama halnya seperti di pramuka, di dunia militer, metode ini juga menjadi pilihan komunikasi jarak jauh ketika para tentara sedang berada di tempat yang susah sinyal. Gerakan semaphore terdiri dari 30 formasi yang masing-masing melambangkan huruf, angka, atau isyarat tertentu.

Dalam meningkatkan GERAK LOKOMOTOR  Terhadap Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya  Dan SDS AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Sabtu 29/1/2022 Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS AL-IKHLAS Surabaya  pada Pukul 07.00  Kumpul di Lapangan Dengan membawa Bendera SEMAPHORE  Untuk Melakukan SENAM SEMPAHORE

Dalam Kesempatan ini diawasi oleh Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Dimana  Dalam Senam SEMAPHORE Ini di pimpin Oleh MASAYUDINI SUCIATI Siswi Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya Dan ANINDIYA ZASKIYA PUTRI Siswi Kelas 6 SDS AL-IKHLAS Surabaya . Dimana DINI DAN Nindi Memberikan Contoh Gerakan SENAM SEMAPHORE Tersebut di ikuti oleh teman teman mereka

Menurut Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya dan SEKRETARIS YAYASAN PENDIDIKAN AL-IKHLAS SEMAMPIR Bahwa Tujuan dari Senam Semphore ini adalah  Untuk Melatih Gerakan LOKOMOTOR Yang mempunyai Tujuan sebagai Berikut:

1.   Melakukan gerak lokomotor bisa membantu membuat teman-teman menyadari tubuh.

2.   Selain itu gerak ini juga bisa membantu melatih kelincahan serta ketangkasan dalam bergerak.

3.   Gerak lokomotor ini merupakan gerakan dasar yang bisa dilakukan oleh manusia.

4.   Melatih gerakan lokomotor ini juga bisa membantu melatih kekuatan serta keseimbangan tubuh.

Dalam Kesempatan ini Penulis berharap agar Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Menjadi siswa yang Tangkas, Kuat Dan Sehat  Serta Harapan Dari Sekolah Dan Orang Tua  Adalah Mereka Menajadi GENERASI EMAS UNGGUL DAN BERKARAKTER.

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

#Dinaspendidikan Surabaya