Rabu, 19 Agustus 2020

“ Rapat Kordinasi Sambil Merayakan Hari Jadi Ke 58 Ketua MKKS Krembangan “



































“ Rapat Kordinasi Sambil Merayakan Hari Jadi Ke 58 Ketua  MKKS Krembangan “
                                                                                                Hari Ke - 218
Pengertian koordinasi ialah kegiatan yang dikerjakan oleh banyak pihak dari satu organisasi yang sederajat dan untuk mencapai suatu tujuan bersama dengan kesepakatan masing-masing pihak agar tidak terjadi kesalahan dalam bekerja baik mengganggu pihak yang satu dengan pihak yang lainnya sedangkan menurut James G March dan Herben A Simon pengertian koordinasi ialah sebuah proses atau kegiatan demi mencapai satu kesatuan antara berbagai macam pihak dalam mencapai tujuan bersama. Menurut teori koordinasi, koordinasi merupakan sebuah sinkronisasi atau penyelarasan berbagai pihak dalam berkerja secara tertip dan teratur dalam batasan waktu akan tetapi koordinasi berbeda dengan kerja sama yang membedakannya ialah aktifitas atau kegiatan yang tercipta tidak dari satu sumber. Pengertian koordinasi secara umum ialah menyelaraskan atau menyeimbangkan kegiatan kerja dari satu pihak dagan pihak yang lain demi mencapai tujuan masing-masing pihak dan berakhir dengan tujuan bersama syarat sebuah koordinasi ialah di perlukan kematangan dalam segi tepat waktu agar tidak menghambat kinerja dan tugas masing-masing pihak kemudian selalu terjalinnya komunikasi baik dalam satu lingkup pihak maupun dalam satu lingkup yang luas hal tersebut di karenakan agar dari pihak yang satu dengan yang lainnya mengetahui perkembangan informasi dan yang terakhir ialah selalu berpegang pada tujuan akhir agar tidak melenceng dan justru memperburuk keadaan dalam sebuah organisasi.
Pada Hari Rabu 19/8/2020 Pengurus MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  yang terdiri dari Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara , Sekretaris MKKS SMP Swasta Surabaya Utara , Bendahara MKKS SMP Swasta Surabaya Utara , Kordinator SMP Swasta  Kecamatan Pabean Cantikan , Kordinator MKKS SMP Swasta Kecamatan Kenjeran Bulak , Kordinator MKKS SMP Swasta Kecamatan Pabean Cantikan Serta Kordinator MKKS SMP Swasta Kecamatan Semampir datang ke SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  untuk melaksanakan rapat kordinasi tentang masalah Pendidikan di Kota Surabaya , Termasuk Permasalahan WFH  yang sangat mendadak di keluarkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Pemkot Surabaya. Dalam Kesempatan tersebut Juga Bahwasannya Hari RABU 19/8/2020 Adalah Ulang Tahun dari  KH Drs. ASIF CHOZIN , M.M Kepala SMP KAWUNG 1 Surabaya Sekaligus Kordinator MKKS SMP Swasta Kecamatan Krembangan Ulang Tahun Yang Ke – 58 , Dalam kesempatan tersebut para Pengurus MKKS SMP Swasta Surabaya Utara mendapatkan Suguhan Makan Siang NASI Bakar Made In Dari Guru SMP PGRI 6 Surabaya Serta Minum SEREH  Penangkal CORONA.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat




Selasa, 18 Agustus 2020

“ Negeriku Lagi Menangis Dan Sakit Akibat Pandemi COVID-19”







“ Negeriku Lagi Menangis Dan Sakit Akibat Pandemi COVID-19”
                                                                   Hari Ke - 217
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta bertempat di sebuah rumah hibah dari Faradj bin Said bin Awadh Martak di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.Kata-kata dan deklarasi proklamasi tersebut harus menyeimbangkan kepentingan kepentingan internal Indonesia dan Jepang yang saling bertentangan pada saat itu.Proklamasi tersebut menandai dimulainya perlawanan diplomatik dan bersenjata dari Revolusi Nasional Indonesia, yang berperang melawan pasukan Belanda dan warga sipil pro-Belanda, hingga Belanda secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949. Pada tahun 2005, Belanda menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk menerima secara de facto tanggal 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia. Namun, pada tanggal 14 September 2011, pengadilan Belanda memutuskan dalam kasus pembantaian Rawagede bahwa Belanda bertanggung jawab karena memiliki tugas untuk mempertahankan penduduknya, yang juga mengindikasikan bahwa daerah tersebut adalah bagian dari Hindia Timur Belanda, bertentangan dengan klaim Indonesia atas 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaannya. Dalam sebuah wawancara tahun 2013, sejarawan Indonesia Sukotjo, antara lain, meminta pemerintah Belanda untuk secara resmi mengakui tanggal kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui tanggal 27 Desember 1949 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia. Naskah Proklamasi ditandatangani oleh Sukarno (yang menuliskan namanya sebagai "Soekarno" menggunakan ortografi Belanda) dan Mohammad Hattayang kemudian ditunjuk sebagai presiden dan wakil presiden berturut-turut sehari setelah proklamasi dibacakan Hari Kemerdekaan dijadikan sebagai hari libur nasional melalui keputusan pemerintah yang dikeluarkan pada 18 Juni 1946  Yang paling jamak digelar setiap tahun adalah rangkaian lomba permainan khas peringatan kemerdekaan, seperti balap karung dan panjat pinang. Namun, akibat pandemi Covid-19, lomba-lomba tersebut sebagian besar ditiadakan tahun ini. Kalaupun lomba diadakan, protokol kesehatan diterapkan. Karena itu mungkin baru tahun ini ada lomba memperingati kemerdekaan Indonesia yang mengharuskan semua pesertanya mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.
Pada Hari Senin 17/8/2020 Adalah hari bersejarah untuk Bangsa Indonesia yaitu HUT Kemerdekaan RI Yang Ke – 75 , SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya  Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Seperti biasa Setiap tanggal 17/8/2020 Selalu mengadakan kegiatan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI , Tapi Untuk  Tahun 2020  SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya tidak melaksanakan Upacara. Dalam Kesempatan ini Bapak kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd bahwasannya Tahun 2020 Negeri Ini Sedang Menangis Dan Sakit  Di landa Duka Karena Adanya Pandemi COVID – 19 Mari Kita Sama Sama Berdoa Agar PANDEMI COVID – 19 Di Indonesia Khususnya Di Surabaya Dapat Segera Hilang Sehingga anak anak Generasi Emas dapat mengenyam Pendidikannya Kembali di Bangku Sekolah , Karena Generasi Emas Sudah kangen selama 7 Bulan mereka belajar di Rumah Di Kesempatan HUT Kemedekaan RI Tersebut Anak Anak SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya berharap agar kembali bisa berprestasi untuk mengharumkan Sekolah
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Minggu, 16 Agustus 2020

“ Golek Ilmu Lan Golek Berkah Di Masa Pandemi COVID – 19 “





“ Golek Ilmu Lan Golek Berkah Di Masa Pandemi COVID – 19 “
                                                                                                                Hari Ke - 215
Pola asuh atau parenting style adalah   salah   satu   faktor   yang signifikan   turut   membentuk   karakter anak. Hal ini didasari bahwa pendidikan dalam keluarga merupakan     pendidikan     utama     dan pertama   bagi   anak,   yang   tidak   bisa digantikan    oleh    lembaga    manapun. Pola    asuh    ini    dapat    didefinisikan sebagai    pola    interaksi    antara    anak dengan    orang    tua,    yang    meliputi kebutuhan fisik (seperti makan, minum   dan   lain-lain)   dan   kebutuhan non-fisik    seperti    perhatian,    empati, kasih sayang, dan sebagainya. Anak-anak yang diasuh menurut   ego   orang   tua,   dan   dipaksa mengikuti   beragam   kegiatan,   seperti kegiatan    mental    aritmatik,    sempoa, renang,    basket,    balet,    dan    banyak lagi    lainnya,    tumbuh    menjadi    anak yang superkids.Mereka memang memiliki kelebihan keterampilan (skill   dan   competent)   yang   mumpuni dibandingkan anak-anak normal. Tetapi, menurut Neil Postman (1980)     seorang     sosiolog     Amerika, anak-anak    model superkids lantaran mereka    tercabut    dari    masa    kanak-kanaknya,    dan    ketika    dewasa    akan menjadi   orang   dewasa   tetapi   masih kekanak-kanakan. Jadi pola asuh orang   tua   sangat   menentukan   sikap dan sifat anaknya kedepan. Untuk itu kami berusaha untuk   memberikan   pelatihan    kepada orang    tua    yang    ada    di    untuk    menjadi    CCCCMelalui pelatihan ini setidaknya muncul kesadaran untuk bisa
Pada hari Sabtu 15/8/2020  Penulis mengikuti kegiatan  Webinar Career Centre mengenai Creative Parenting di Era New Normal Bersama Psikolog Ibu Tatik Imadatus, IAIN Kediri (Bendahara II Asosiasi Psikologi Islam Jawa Timur) Serta Dosen IAIN Kediri , Adapun kegiatan tersebut diadakan Pukul 20.00 WIB  Melalui https://meet.google.com/htc-nyfa-gew Dial-in: (US) +1 507-403-0089 PIN: 807 466 506# , Dalam kesempatan tersebut Penulis merasa bahagia dapat mengikuti kegiatan Webinar Career Centre mengenai Creative Parenting di Era New Normal Dimana Materi yang di sampaikan sangat luar biasa , apalagi dalam menghadapi Masa New Normal ini  Peran Orang tua sangat lebih di perlukan  dalam menyiapkan Putra / Putri mereka kembali ke Sekolah  , Dalam kesempatan tersebut Pihak Panitia  Memberikan LINK  : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc0CHV01tDsCYDxYwg4RF9t9KMUuPMaFRh_rXAIp-s24epJZA/closedform  Untuk Formulir ABSENSI WEBINAR CREATIVE PARENTING DI ERA NEW NORMAL yang diadakan Pada Hari Sabtu 15/8/2020 Pukul 20.00 , Tidak sengaja Pada Hari Minggu 16/8/2020 Penulis menerima email dari  ccpsikologi@gmail.com Pukul 12. 59  bahwasannya Penulis mendapatkan E-  Sertifikat Karena telah mengikuti WEBINAR CREATIVE PARENTING DI ERA NEW NORMAL. Terimakasih Banyak Ilmu nya , Sertifikatnya , Walaupun Malam Mingguan Di Rumah  Bisa Di pakai Untuk Belajar di Masa Pandemi COVID – 19 Ini.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Sabtu, 15 Agustus 2020

“ Semangat Membuat Modul Mengajarkan Computational Thinking


















“ Semangat Membuat Modul Mengajarkan Computational Thinking

Hari Ke 214


Penguasaan kecakapan Berpikir/Pemikiran Komputasi atau Computational Thinking (CT) sebagai salah satu teknik penyelesaian masalah menjadi sangat penting di masa sekarang untuk menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing di era ekonomi digital ini. Kecakapan ini mengajarkan siswa bagaimana berpikir seperti cara ilmuwan komputer berpikir, untuk menyelesaikan permasalahan di dunia nyata. Awalnya istilah Computational Thinking atau Berpikir/Pemikiran Komputasi digaungkan oleh Seymour Papert (1980) dalam bukunya yang berjudul “Mindstorm”. Ketika itu Papert berfokus pada dua aspek komputasi: pertama, bagaimana menggunakan komputasi untuk menciptakan pengetahuan baru, dan kedua, bagaimana menggunakan komputer untuk meningkatkan pemikiran dan perubahan pola akses ke pengetahuan. Berikutnya J. M. Wing membawa pendekatan yang dimodifikasi dan perhatian baru pada pemikiran komputasi atau Computational Thinking. S. Papert menghubungkan pemikiran komputasi dan pedagogi digital dengan pendekatan modern dalam pendidikan yang diprakarsai oleh Jean Piaget. J. Piaget adalah seorang psikolog perkembangan paling dikenal karena memelopori teori belajar yang dikenal sebagai konstruktivisme; secara singkat, katanya bahwa peserta didik membangun pengetahuan baru dalam pikiran mereka, dari interaksi pengalaman mereka dengan pengetahuan sebelumnya. S. Papert mengembangkan teori konstruktivisme, menambahkan gagasan bahwa pembelajaran ditingkatkan ketika pelajar terlibat dalam “membangun produk yang bermakna. “ Jeannette M. Wing menganggap pemikiran komputasi sebagai keterampilan dasar untuk kemampuan analitis semua orang sama dengan kecakapan dengan membaca, menulis, dan berhitung. Makalah Wing disambut oleh masyarakat di semua tingkatan, terutama di jenjang pendidikan K-12 (SD-SMA), yang sangat bertanggung jawab dan berpengaruh dalam pengembangan kecakapan dan karakter peserta didik. Tulisan J. M. Wing ini dimuat di Jurnal Communication ACM pada Tahun 2006. Pada Tahun 2012, kurikulum nasional Inggris mulai memperkenalkan ilmu komputer atau Computer Science (CS) kepada semua siswa. Di Singapura, sebagai bagian dari inisiatif “Smart Nation”, telah memberi label pengembangan CT sebagai “kemampuan nasional”. Bahkan negara-negara lain, dari Finlandia hingga Korea Selatan, Cina hingga Australia dan Selandia Baru, telah meluncurkan upaya skala besar untuk memperkenalkan CT di sekolah-sekolah, sebagai bagian dari kurikulum CS baru atau diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang ada. Di Amerika Serikat, mantan Presiden Barack Obama meminta semua siswa K-12 (SD sampai SMA) untuk dilengkapi dengan keterampilan CT sebagai bagian dari inisiatif “Computer Science for All” pada tahun 2016. Dengan kata lain, Computational Thinking adalah adalah sebuah metoda pemecahan masalah dengan mengaplikasikan/melibatkan teknik yang digunakan oleh software engineer dalam menulis program. Metode berpikir/pemikiran komputasi Berpikir/pemikiran komputasi tidak berarti berpikir seperti komputer, melainkan berpikir tentang komputasi di mana sesorang dituntut untuk: memformulasikan masalah dalam bentuk masalah komputasi dan menyusun solusi komputasi yang baik (dalam bentuk algoritma) atau menjelaskan mengapa tidak ditemukan solusi yang sesuai.
Dengan Slogan Bersinergi Maju Bersama Untuk SMP Swasta Surabaya Utara , Guru – Guru SMP Swasta Surabaya Utara  Mulai  Hari Rabu 5/8/2020 Sampai Hari Sabtu 15/8/2020  Masih terap semangat dan eksis dalam memajukan SMP Swasta Surabaya Utara , Dimana Bapak / Ibu Guru SMP Swasta Surabaya Utara Masih Semangat mengikuti kegiatan KEGIATAN WEBINAR SERTA PEMBUATAN MODUL Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking). Di Hari Terakhir ini Dari Pihak Departemen Matematika ITS  Membagi  kelompok untuk teman teman guru  dalam pembuatan MODUL Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking) Yang akan di damping oleh Teman – Teman Dosen Departemen Matematika ITS . Menurut Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd Selaku Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Beliau berharap agar Bapak / Ibu  Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dapat memberikan Suport Motivasi dan dukungan moril agar Bapak / Ibu Gurunya Bisa  Serius dalam membuat MODUL Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking). Sehingga Pria Kelahiran APRIL 1984 Tersebut berharap Modul tersebut Dapat Tepat waktu sehingga dapat di gunakan dalam kegiatan Pembelajaran di Sekolah , Serta Dengan  Modul tersebut bisa jadi Agar SMP Swasta Bisa Eksis Di Indonesia Khususnya Kota Surabaya Melalui Sebuah Tulisan ( Modul ) , Pria Alumni Jurusan PLS UNESA Tersebut Berharap agar Modul tersebut bisa jadi Tepat waktu sebagai Kado Peringatan HUT Kemerdekaan RI Yang Ke – 75 . Seperti biasa selesai materi Per Sesi Para Peserta Guru – Guru SMP Swasta Surabaya Utara Mengisi DAFTAR Hadir Melalui LINK : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfYHHwoGn18llIs9CwRD88wF2N6dzMaMCdIQbksIJ2J8RmipA/viewform , Serta Dalam Mempersiapkan Sertifikat WEBINAR SERTA PEMBUATAN MODUL Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking) Dengan Mengisi Data Melalui https://forms.gle/rywaAeWQmFRzY9Hs7
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat