Kamis, 06 Agustus 2020

“ Kangen Prestasi Pramuka Kalian Untuk Sekolah Tercinta “





















“ Kangen Prestasi Pramuka  Kalian Untuk Sekolah Tercinta “
                                                Hari Ke - 205
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala. Berteriak sana sini, tertawa sebagai bahan lelucon, bercerita semua hal. bahkan bermain layaknya anak kecil.. kita seperti keluarga besar yang menatap masa depan, bermimpi dan mewujudkan mimpi itu dengan cara kita masing-masing.
Selama 6 Bulan Akibat Pandemi COVID- 19  Kegiatan Mulai Dari Pembelajaran di Sekolah , Sampai Kegiatan EXTRA Kurikuler Semua Tiada , Apalagi Extra Pramuka Yang Selalu membuat siswa / siswi Merasa senang mengikuti kegiatan tersebut  Dimana Di Bulan Agustus Ini selalu ada Lomba Pramuka , Penulis Selalu Merasa Ingat saat Latihan Semaphore serta Canda Tawa Mereka, Bahkan Kenangan Terakhir Untuk Pramuka Sebelum PANDEMI Bisa Menjadi Juara Pramuka , Dalam Kesempatan Ini Penulis Berharap agar PANDEMI Segera berakhir dari muka bumi Ini , Sehingga anak Didik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Yang Terletak Di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Bisa Kembali Berprestasi Serta Menjadi Generasi Emas Unggul dengan Segudang Prestasi,
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat





Rabu, 05 Agustus 2020

Ajak Guru – Guru Berpikir Komputasi Untuk Bersinergi Maju Bersama “



































Ajak Guru – Guru Berpikir Komputasi Untuk Bersinergi Maju Bersama 
                                                                                    Hari Ke - 204
Berpikir kritis dapat muncul kapan pun dalam peroses penilaian, keputusan, atau penyelesaian masalah secara umum. Kapan pun seseorang berusaha untuk mengetahui apa yang perlu dipercaya, apa yang perlu diketahui alasannya. Proses pengolahannya melalui usaha dan reflektif seperti membaca, menulis, berbicara dan mendengar. Semua dapat dilakukan secara kritis. Berpikir kritis sangat penting agar dapat menggunakan potensi pikiran secara optimal sehingga menjadi pembaca yang cermat dan penulis kreatif.Tuntutan yang lebih inovatif dalam proses pembelajaran dan harapan agar pengembangan berpikir tajam dalam kaitannya dengan ini dilakukan oleh Pitalokasari (2012) yang menyoroti proses pembelajaran kaitannya dengan kualitas lulusan perguruan tinggi. Menurutnya, jika dosen masih menggunakan metode mengajar konvensional, kurikulum sebagus apa pun tidak bisa membentuk lulusan yang berkualitas.Untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa guru harus menggunakan metode pembelajaran yang metode pembelajarannya lebih menekankan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan berfikir siswa melalui analisis. Seperti metode cooperative learnig tipe jigsaw, Group Investigasion dan lain- lain. Ini diharapkan bisa menghadirkan nuansa baru yang lebih menarik dan berkesan, sehingga pembelajaran bisa dirasakan lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Pembelajaran lansung dirancang secara khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural deklaratif yaitu pengetahuan tentang sesuatu yang diajarkan selangkah demi selangkah.
Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis  Siswa Oleh Guru Mulai Hari Rabu 5/8/2020 MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Bekerja sama dengan DEPARTEMEN ITS  Mengadakan WORKHSOP Tentang Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking) , Dalam kesempatan Tersebut yang menjadi Host pada Acara  Workhsop adalah, Bapak  Muhammad Luthfi Shahab, S.Si, M.Si , Dalam Kesempatan tersebut yang menjadi Ketua Panitia Kegiatan WORKHSOP Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking) Adalah Dr. Darmaji, S.Si, MT , Selanjutnya Sambutan Dari Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Sekaligus Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd dalam sambutannya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd menyampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Ibu MAMIK SUPARMI , S.Pd , M.Pd yang berkenan hadir dalam Acara Tersebut , Ucapan Terimakasih Kepada DEPARTEMEN Matematika ITS Yang Sudah Bekerjasama Dengan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dalam meningkatkan Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran Berpikir Komputasional (Computational Thinking) Yang Terakhir Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 Bahwasannya Guru – Guru  SMP Swasta Utara  Harus mampu membuat Produk yaitu Sebuah Modul Pembelajaran Tentang Berpikir Komputasional , Selanjutnya Sambutan Dari  Kepala DEPARTEMEN Matematika ITS Bapak Subchan, Ph.D, Dalam sambutannya Bapak SUBCHAN , Ph.d menyampaikan Terimakasih Kepada Teman – Teman MKKS SMP Swasta Surabaya Utara  Yang Sudah bekerjasama dengan DEPARTEMEN MATEMATIKA ITS Tersebut, Di samping itu Bapak SUBCHAN , Ph.d meminta agar Bapak / Ibu Guru yang mengikuti kegiatan tersebut Dapat Aktif serta Dapat mengikuti dengan baik Sehingga dapat Menghasilkan Produk bagi Sekolah Swasta Khususnya Di Wilayah Utara. Dimana Kegiatan WORKHSOP Ini di adakan  Tanggal 5 AGUSTUS , 8 AGUSTUS , 12 AGUSTUS , 15  AGUSTUS . Kesempatan yang memberikan Materi Hari  Ini adalah Drs. Bandung Arry S., MI.Komp , Serta Drs. Nurul Hidayat, M.Kom. Alhamdilah Di Akhir Acara Para Guru – Guru Peserta WORKHSOP Tersebut Mengisi LINK Absensi https://forms.gle/2yPiAFoNqpJH5fXu6 dimana LINK Absensi Tersebut Akan Untuk Mengisi PULSA Bagi Peserta Yang Ikut Acara Tersebut. Menurut Ibu CICIK MURSYIDAH , S.Pd beliau Alhamdulilah Senang Bisa Mendapatkan Pulsa Tersebut Semoga Bermanfaat Dan Berkah Barokah Selamanya.
 #Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat