Senin, 20 Januari 2020

“ Kembangkan Karakter Dengan Literasi AL-Qur’an”







“ Kembangkan Karakter Dengan Literasi AL-Qur’an”

Setelah dicanangkannya gerakan literasi dan pendidikan karakter yang terinegrasi dalam pembelajaran di kelas, guru selalu berusaha untuk memaksimalkan pembelajaran dengan memasukan kegitan-kegiatan litersi di sekolah. Tetapi setelah dianalisis, belum terlihat perubahan-perubahan yang signifikan. Hal ini terlihat dari belum adanya kesadaran dari siswa untuk melaksanakan kegiatan literasi secara mandiri, sehingga karakter siswa belum terbentuk secara maksimal dan belum menjadi budaya sekolah. Hal ini yang melandasi untuk membuat inovasi-inovasi kegiatan yang mengarah pada sebuah budaya sekolah yang baik, sebagai ciri khas sekolah dengan menerapkannya pada skala kecil terlebih dahulu,  sehingga tertanam sebuah karekter yang baik dari pembiasaan.Pembiasaan dengan tema Kegiatan Ku  memberikan luang dan waktu kepada siswa untuk memanfaatkan waktu secara epektif, gotong royong dalam membuat karya, gotong royong dalam menjaga kebersihan, meningkatkan budaya literasi, meningkatkan keimanan dan ketqwaan, dan meningkatakan pengembangan diri siswa
Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar seperti  biasa nya Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Seperti biasa setiap pagi hari sebelum memulai kegiatan belajar mereka mengikuti kegiatan Literasi , Seperti  Pada Hari Selasa 21/1/2020  melakukan kegiatan Literasi AL Qur’an , dimana seluruh siswa / siswi baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya dengan membawa Juz Amma untuk kegiatan Literasi AL Qur’an Ngaji bareng  di damping oleh Bapak / Ibu dewan guru baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya, Selesai pembacaan Juz Amma di lanjutkan dengan  Pembacaan Asmaul Husnah , Menurut Kepala SMP PGRI 6  Surabaya Bapak BANU ATMOKO , S.Pd , bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan pembiasaan yang rutin di lakukan di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sebelum memulai pembelajaran , kegiatan tersebut dimulai Pukul 06.30 Sampai 07,00 , Menurut Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut bahwa kegiatan tersebut tidak hanya membaca Juz Amma saja , tetapi   ada Jadual nya di mana setiap hari Selasa Pembacaan Juz Amma , Rabu Membaca Yasin , Kamis  Pembacaan Yasin , Istighosah ,S holat dhuha Dan Sholat Hajat.  Tujuan dari kegiatan tersebut adalah Kegiatan Ku  memberikan luang dan waktu kepada siswa untuk memanfaatkan waktu secara epektif,  kata Kepala Sekolah ALUMNI S.1 PLS UNESA Tersebut , Beliau berharap agar dengan  pembiasaan tersebut  Pendidikan Karakter yang dimiliki oleh Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya semakin tajam ,sehingga mereka dapat menajdi Generasi Emas Yang Unggul dan dapat Membanggakan Orang tua serta mengharumkan Sekolah tercinta.


Minggu, 19 Januari 2020

“ Berani JUJUR Tak Harus Mencontek “















“ Berani JUJUR Tak Harus Mencontek “
Kebiasaan mencontek seakan telah menjadi budaya di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia. Mencontek dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti suatu kegiatan mencontoh, meniru, menjiplak atau meniru tulisan pekerjaan orang. Kebiasaan menyontek banyak dilakukan disaat sedang menghadapi ujian atau tes. Mencontek dikategorikan menjadi dua bagian, yakni mencontek dengan usaha sendiri dengan membuka buku catatan kecil yang sudah ditulis ditangan atau di tempat lain seperti di kertas, di meja, dll. yang kedua yakni dengan meminta bantuan teman. Misalnya menanya jawaban dari teman atau berkompromi menggunakan berbagai macam kode tertentu. Biasanya mereka yang mencontek karena ingin mendapatkan nilai bagus, sikap malas yang terukir dalam diri, kurang mengerti arti dari pendidikan, dsb. Apalah artinya nilai bagus bila hasil yang didapat bukan usaha kita sendiri. Sebenarnya mereka tahu dampak dari mencontek, tapi mereka tidak takut dan malu untuk melakukannya.Perlu diingat ya Teman kalau mencontek bukanlah perbuatan yang baik ditiru karena hal ini bisa mengkis kejujuran dan mengikis rasa malu. Kita sebagai pelajar yang berakhlak harus dapat bersikap jujur dalam menghadapi ulangan sehingga tertanam rasa percaya diri Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
 Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.
Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Dalam rangka mempersiapkan UNBK Tahun 2020 Dengan hasil yang Optimal , Sebanyak 16 Siswa  dari SMP  PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada hari Senin 20/1/2020 , Selesai mengikuti kegiatan Pengembangan Pendidikan karakter  , sebanyak 16 siswa kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya sedang melaksanakan kegiatan uji Kompetensi Lulusan Kelas 9 dalam Mempersiapkan Pelaksanaan UNBK Tahun 2020  Yang di adakan oleh MKKS SMP Swasta Kota Surabaya , Dimana kegiatan UKL Ini di adakan 3  Kali yang pertama UKL  On Line yang pertama di laksanakan Mulai Tanggal 25-28 November 2019 , Sedangkan UKL OFF LINE Dilaksanakan Mulai Hari Senin 20 -23 JANUARI 2020 , Dan Yang Terakhir adalah UKL On Line Yang Kedua dilaksanakan Mulai Hari Senin – Kamis 3-6 Februari 2020 , Dimana Mata Pelajaran yang di ujikan  Untuk Hari ini adalah BAHASA INDONESIA, Adapun yang membuat Soal UKL Baik Off Line maupun On Line adalah Guru – Guru Pilihan yang ada di Masing -  masing wilayah. Dalam kesempatan ini sebelum memulai UKL OFF Line ini di awali dengan Doa yang di pimpin oleh Ari Andi Firmansyah , Selesai doa , soal langsung di bagikan kepada siswa sesuai paket  dan langsung mereka kerjakan . Menurut Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si selaku Wali Kelas 9 Dan wakil Kepala Urusan Kurikulum , Kegiatan yang dilakukan tidak hanya UKL Saja , tetapi mereka semua juga mengikuti Try Out yang di adakan KPI Secara On line melalui https://ukpi.online/ , Di samping itu juga latihan soal Try Out On Line milik dinas Pendidikan Kota Surabaya  Melalui https://tryoutonline.dispendik.surabaya.go.id/?login=siswa . Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak BANU ATMOKO , S.Pd dengan banyak berlatih soal – soal maka mengajarkan kepada anak didik kita untuk berlatih JUJUR Dalam menghadapi UNBK , Tanpa harus mencontek , karena dengan Kejujuran akan membawa hasil yang baik untuk UNBK 2020 Serta Harapan Dari Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut dengan banyak berlatih bisa menyiapkan kepercayaan diri Peserta Didik dalam Menghadapi UNBK 2020, Selesai Kegiatan UKL Tersebut Ibu YENI EKA PRAWISTA , S.Pd selaku Guru BAHASA INDONESIA Langsung membahas  Dan Menerangkan , sehingga harapannya anak didik SMP PGRI 6 Surabaya paham dan Siap UNBK 2020
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


“ HARGAI SEKECIL APAPUN Karya Siswa “















              “ HARGAI SEKECIL APAPUN Karya Siswa “             

Sebagai muslim yang baik dan kehadirannya menjadi rahmat bagi seluruh alam, kita tidak boleh melakukan perbuiatan apapun yang sifatnya merendahkan, mengejek, dan menghina orang lain, baik dari segi kepribadiannya, karyanya, posturnya, maupun keadaan sosialnya. Karena penghinaan, celaan, apalagi merendahkan akan memunculkan perasaan sakit hati dan dendam. Oleh karena itu, setiap individu muslim hendaknya senantiasa berusaha sekuat kemampuan untuk menahan diri dari sikap memerinahkan dan memberi pertolongan kepada orang-orang yang tidak mampu atau lemah di sekitarnya. Inilah ajaran telah di jelaskan oleh Rasulullah saw.
ﺧﻴﺭﺍﻟﻨﺎﺲﻤﻦﻳﻨﻔﻊﻠﻠﻨﺎﺱ(ﺮﻮﺍﻩﻤﺗﻔﻕﻋﻠﻴﻪ)
Artinya : “Sebaik-baik manusia adalah orang yang selalu memberi manfaat kepada manusia lain.” (HR.MuttafaqunAlaih)
Salah satu kecenderungan bahkan kebiasaan orang beriman adalah selalu beriman adalah selalu ingin berbuat baik kepada orang lain, baik memiliki hubungan kekerabatanm atau tidak, yang di kenal maupun tidak dikenal. Apakah berbuat baik dengan harta atau tenaga (menolong) ataupun hanya dengan memerlihatkan sikap terpuji yaitu memerlakukan orang lain dengan baik ataupun menghargai perbuatan baik atau karya orang lain dengan respon atau menanggapi dengan posotif. Orang beriman selalu ingin berbuat baik, karena itu merupakan salah satu cara dalam bersyukur kepada Allah swt. Atas kebaikan-kebaikan yang diberikan kepadanya (QS Al Qasas:77).

Kata ‘menghargai’ menurut kamu besar bahasa indonesia mempunyai arti bermacam-macam, di antaranya memberi, menentukan, menilai, membubuhi harga, memandang penting (bermanfaat, berguna), menghormati. Karya orang lain adalah hasil dari ide, gagasan manusia seperti seni, karya budanya, cipta lagu, mesin, atau sesuatu produk yang bermanfaat atau berguna unruk orang lain. Pengertian lain Yang dimaksud dengan menghargai karya orang lain adalah sikap mengakui dan menghormati karya orang lain sebagai hasil kreatifitasnya dengan cara memberikan apresiasi yang positif berupa kata-kata yang menyenangkan, pujian, dan memberikan semangat.

Libur Bukan Menjadi Penghalang bagi 11 Siswa Putra Dan 11 Siswi Putri SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli  Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu 19/1/2020  Sore hari mereka  meneruskan membuat Pionering  Hewan Merak , Alhamdulilah berkat keuletan dan ketekunan Mereka akhirnya  Pionering merak pun Jadi . Menurut  KAK SYAHRUL , S.Pd selaku  Pelatih Pramuka SMP PGRI 6 Surabaya , Alhamdulilah Sudah bagus dalam membuat Pionering Hewan tersebut , Serta perlu di tingkatkan lagi dalam hal berlatih , serta beliua minta agar Power nya di tingkatkan sehingga Nampak tali nya bisa kuat dan gak kendor ,  Di tempat  yang sama Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak BANU ATMOKO ,S.Pd sangat mengapresiasi  seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya tersebut beliau bangga dengan hasil Karya anak didik dari SMP PGRI 6 Surabaya tersebut, Di samping Itu Kepala Sekolah kelahiran APRIL 1984 Berpesan Jangan berpuas diri hanya dengan ini tetap terus berlatih dan semangat , karena Sekecil Apapun Karya yang kalian buat akan di hargai oleh Siapapun termasuk saya Selaku Kepala SMP PGRI 6 Surabaya menghargai hasil karya kalian tersebut, Tetap semangat dan Tetap Selalu Jadi terbaik


Sabtu, 18 Januari 2020


















“ SIAPKAN MENTAL DAN FISIK MENGHADAPI UNBK DAN USBN 2020 DENGAN DUIT”
                        Tantangan Hari Ke- 4


Tanpa terasa dalam hitungan hari kalian akan mengakhiri masa sekolah yang ditandai dengan Ujian Nasional (UN). Mungkin sebagian dari kalian bertanya mengapa harus ada UN? Jika dipandang secara sekilas maka hadirnya ujian terkesan penghambat kelanjutan karir pendidikanmu, karena ketakutan akan tidak lulus menjadi faktor dominan yang sangat menghantui. Namun ketahuilah bahwa adanya ujian merupakan sebuah keharusan dalam siklus kehidupan di dunia yang harus dilewati oleh setiap manusia. Dalam beberapa ayat Al-Quran (Al-Ankabut:2-3, Al-Baqarah:155-157, Al-Mulk:2) Allah SWT menegaskan bahwa setiap manusia pasti diuji untuk membuktikan siapa yang paling baik amalnya. Siapa yang dari awal sekolah bersungguh-sungguh memiliki tekad kuat untuk memperbaiki hidupnya dengan ilmu? Siapa yang sedari awal memantaskan dirinya dengan belajar kuat sehingga Allah melayakkan dirinya dengan predikat lulus. Dengan demikian rasa takut itu menjadi lumrah adanya karena telah menjadi ketetapan yang tak bisa dihindari. Sang motivator Mario Teguh pernah berkata bahwa a?takut adalah sinyal agar seseorang lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi sesuatu yang belum pernah dialaminyaa?. Sehingga takut adalah hal yang normal. Jika engkau takut maka segera instropeksi diri karena pasti ada sesuatu di dalam dirimu yang harus engkau benahi. Nah untuk membenahinya dibutuhkan ilmu. Ada beberapa langkah agar ilmu mudah masuk antara lain tidak sombong yakni mau bertanya jika tidak tahu dan gemar berbagi ilmu. Upaya agar bisa melewati UN dengan cemerlang hendaknya telah engkau siapkan sedini mungkin. Karena barang siapa bertanding tanpa perencanaan yang matang maka sama dengan merencanakan kegagalan. Berikut beberapa tips yang sekiranya bisa engkau coba untuk mengokohkan mentalmu. Pertama, persiapan fisik. Makan-makanan yang bergizi, olah raga rutin dan tidur yang cukup adalah syarat wajib agar fisikmu tetap terjaga. Jangan sampai hanya karena kurang tidur engkau menjadi sakit saat ujian berlangsung. Sesungguhnya kondisi fisik dan otak saling terkait. Tidak mungkin logika berpikirmu akan lancar jika fisikmu bermasalah. Kedua, mengetahui teknik cara belajar yang baik. Belajar yang dianjurkan adalah yang dilakukan sedikit demi sedikit dan rutin (istiqomah). Kebiasaan belajar dengan a?Sistem Kebut Semalama? (SKS) menyebabkan otak menjadi cepat lelah dan sulit untuk menyimpan informasi dengan baik. Untuk pelajaran yang engkau suka biasanya konsentrasi otak mampu bertahan lebih lama sedangkan yang tidak engkau suka cenderung lebih cepat menurun. Oleh karena itu siasati dengan manajemen waktu (time management) yang efektif, misalnya belajar minimal 15 menit setelah sholat. Walaupun hanya sebentar namun efektif sebab konsentrasi otak bisa optimal sehingga mampu menyerap materi lebih banyak. Selain itu juga cobalah belajar dengan sistem Mind MappingMind Mapping adalah teknik belajar yang sesuai dengan mekanisme kerja otak yakni dengan mengelompokkan informasi yang sejenis dan saling terkait sehingga memudahkan pemahaman terhadap materi pembelajaran. Jadi pelajaran itu tidak dihapal tetapi dipahami. Ketiga, pilih waktu yang tepat untuk belajar. Pagi hari menjelang subuh adalah kondisi yang a?fresha? untuk belajar. Selain otak baru beristirahat selepas tidur dan belum ada informasi lain yang masuk selain pelajaran maka akan memudahkan daya serap terhadap materi yang dipelajari. Keempat, belajar dengan teman yang mau berbagi. Memilih teman belajar itu penting. Tidak semua temanmu berkenan berbagi ilmu sehingga carilah teman yang bersedia berbagi dan menerima ilmu. Ada kalanya engkau harus berguru dengan yang lebih pintar dan ada kalanya juga engkau harus memberikan ilmu kepada yang membutuhkan. Yakinlah, ilmu itu semakin diamalkan akan semakin bertambah dan berkahnya pun semakin terasa. Bisa jadi jalan lulusmu berasal dari keberkahan berbagimu.Fakta menunjukkan bahwa banyak siswa yang sudah mempersiapkan ujian dengan matang, tetapi masih dihantui rasa takut, cemas, dan was-was. Hal ini semakin menguatkan adanya kesenjangan (gap) antara persiapan mental yang dilakukan dengan persiapan spiritual. Ketahuilah bahwa engkau membutuhkan persiapan spiritual agar mampu memasrahkan segala ikhtiar yang telah dilakukan kepada Allah SWT, Maha Pemberi Ketenangan. Disinilah dibutuhkan cara-cara agar Allah SWT berkenan memberikan rasa tenang, itu pada dirimu.Pertama, perbaiki sholat wajibmu. Kalau sebelumnya sholatmu mengikuti jadwal minum obat (3x sehari) maka segeralah berbenah. Upayakan agar bisa sholat tepat waktu dan berjamaah di masjid bagi laki-laki. Kedua, biasakan sedekah. Sedekah tidak harus banyak tetapi upayakan rutin. Katakanlah sisihkan per hari Rp.1000,- saja uang jajanmu untuk sedekah ke masjid, itu sudah sangat bagus, karena sesungguhnya tujuan yang ingin dicapai adalah membangun kebiasaan sedekah.Ketiga. Sholat Tahajjud. Momen sholat malam hendaknya engkau manfaatkan untuk curhat kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadits shahih, Allah SWT turun ke dunia di sepertiga malam ini dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya. Awali dengan mengakui kesalahan yang telah engkau lakukan (bertobat) baru kemudian menyampaikan apa yang menjadi keinginan terdalammu. Bila perlu engkau ambil selembar kertas catat apa yang menjadi target yang ingin kau capai 1 tahun ke depan. Anggaplah engkau sedang menyusun sebuah proposal hidup yang akan ditujukan kepada Allah SWT. Lakukan minimal 1 minggu sekali, 2 rakaat ditambah 3 rakaat witir, insyaallah dampaknya akan sangat luar biasa. Keempat. Mohon doa dari Ayah dan Ibumu. Sebagai orang beriman, maka engkau harus yakin bahwa ridho Allah adalah ridho orang tua. Yakini itu maka hidupmu akan mudah. Tidak akan ada rasa tenang di hatimu jika engkau jauh dari Sang Maha Pemberi Ketenangan. Tidak akan pernah hilang rasa cemasmu, gundah galaumu jika engkau tidak bersandar pada Yang Maha Kuat. Apa sebenarnya yang kau takutkan dalam hidup ini? Kau takut akan masa depanmu? Kau resah akan hari esokmu? Ketahuilah bahwa masa depanmu, nasibmu, taqdirmu bergantung pada perbuatanmu hari ini. Takutlah jika hari ini kau tidak belajar dengan giat. Takutlah jika hari ini kau masih bermalas-malasan, mengisi hari-hari dengan hal yang tidak berguna, pacaran, ngebut dijalanan, nongkrong sampai larut malam hingga menghabiskan harta ayah dan ibumu. Resahlah tatkala hari ini kau tidak berbuat apa-apa untuk masa depanmu. Ketakutan, keresahan, kegundahan adalah tanda agar kita segera memperbaiki diri, segera berbenah agar menjadi lebih siap. Jika kau takut tidak lulus UN, maka segeralah belajar agar engkau layak diberi kelulusan. Jika kau takut tidak bisa menjawab soal, maka segeralah bertanya dengan teman, guru, sahabat yang mampu memecahkan permasalahanmu. Jika kau takut tidak bisa kuliah, maka segeralah berdoa agar engkau layak diberi rejeki dari pintu yang tak kau kira.
Dalam Menghadapi UNBK Yang akan di laksanakan Mulai April 2020 , Serta Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer SMP PGRI 6 Surabaya  Kelas 9 Sebanyak 16 Siswa Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di  Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu 19/1/2020  Bersama dengan siswa / siswi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , SMP , SD Dan MI KHM Nur melakukan Pembacaan Yasin , Wirid Istighosah di Depan Makam Mbah Bolong, Dalam kesempatan tersebut kegiatan Pembacaan Yasin , dan Wirid Istighosah di pimpin oleh Bapak Ustad ABDUL AZIS , S.Pd  dari SMP KHM NUR Surabaya, Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak BANU ATMOKO , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mempersiapkan mental dan Fisik dalam menghadapi UNBK Serta Ujian Sekolah Berstandar  Nasional Yaitu Dengan “ DUIT “ ( DOA , USAHA , IKHTIAR Dan Tawakal ) Seperti yang dilakukan di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Setiap kamis Doa , Sholat Hajat dan Sholat dhuha , Usaha yang sudah dilakukan untuk Persiapan UNBK Dan USBN Adalah seperti mengikuti Kegiatan TRY OUT Seperti yang akan di lakukan Oleh Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SMP Swasta Surabaya Mulai Senin 20 Januari 2020  Sampai Kamis 23 Januari 2020 Mengadakan UKL ( Uji Kompetensi Lulusan ) bagi Siswa kelas 9 , Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Kelahiran APRIL 1984 Tersebut berharap dengan usaha tersebut anak didik baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Siap Mental nya dan siap Fisiknya dalam menghadapi Ujian , di samping itu Beliau juga berharap agar Pada Tahun Pelajaran 2020/2021 PPDB SMP PGRI 6 Surabaya mendapatkan siswa / siswi yang banyak berkah barokah selamanya serta wali murid yang baik – baik dan tidak mengatur sekolah, Dalam kesempatan ini Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya di damping oleh ibu Dra. TIWIK SUKIRAHAYU Selaku Wali Kelas 6 SDS “ AL-IKHLAS Surabaya.
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat