Selasa, 29 Oktober 2019




























“ PERSIAPKAN UNBK Se Dini Mungkin Bersama RUANG GURU”

PT RUANG RAYA INDONESIA ("Ruangguru") adalah perseroan terbatas yang bergerak di bidang pendidikan non formal yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia serta telah memperoleh Izin Pendirian Satuan Pendidikan Non Formal dan Izin Operasional Lembaga Kursus Pelatihan dengan Nomor 3/A.5a/31.74.01/-1.851.332/2018. Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 6 juta pengguna serta telah mengelola lebih dari 150.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses dibawah 30 tahun melalui Forbes 30 under 30 untuk teknologi konsumen di Asia. Ruangguru berkomitmen untuk menjadi mitra bagi pemerintah daerah demi memberikan pendidikan berkualitas melalui Sistem Manajemen Belajar (LMS). Tahun lalu, Ruangguru berhasil bekerja sama dengan 32 (dari 34) pemerintah provinsi dan lebih dari 326 pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia. Selain itu, Ruangguru juga menawarkan video belajar berlangganan, marketplace les privat, layanan bimbingan belajar on-demand, tryout ujian online, dan lain-lain. Ruangguru bukan hanya hadir sebagai sebuah bisnis, tetapi juga kami bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan tambahan penghasilan bagi guru di Indonesia. Ruangguru percaya, dengan meningkatnya kualitas guru, maka mutu pendidikan di Indonesia juga akan menjadi lebih baik. Ruangguru juga percaya bahwa teknologi dapat membantu siswa, guru, dan orang tua untuk menjalankan aktivitasnya menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk itu, kami bertekad untuk terus mengembangkan layanan-layanan lainnya serta berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mencapai tujuan ini. Setiap tahunnya, Ujian Nasional dilakukan secara serentak oleh murid tingkat akhir di seluruh wilayah Indonesia. Seringkali, Ujian Nasional menjadi momok tersendiri karena hasilnya akan menjadi syarat untuk siswa memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi. Maka dari itu, setiap siswa berlomba-lomba mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional. Mulai dari ikut belajar tambahan yang diadakan di sekolah, mengikuti bimbingan belajar usai sekolah, hingga belajar bersama guru privat di rumah. Semua usaha ini dilakukan agar setiap siswa siap menghadapi soal-soal saat Ujian NasionalTips Menghadapi Ujian Nasional 1. Membuat strategi Dalam menghadapi Ujian Nasional dibutuhkan strategi tersendiri, karena mempelajari semua materi yang akan diujian tentu bukanlah hal yang mudah. Maka, ada beberapa trik yang dapat diterapkan, seperti membuat ringkasan, membuat jadwal belajar yang teratur, atau belajar secara berkelompok. 2. Mengikuti try out UN Ujian Nasional di Indonesia menerapkan sistem pengerjaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk berlatih sebelum menghadapinya, kamu bisa mengikuti try out UN yang serupa dengan mengerjakan UNBK yang sebenarnya. Selain itu, dengan mengikuti try out kamu juga bisa mengukur kemampuanmu dan mendapatkan pembahasan mendalam mengenai setiap soal yang diujikan. 3. Manajemen waktu yang baik Soal yang ada dalam Ujian Nasional harus diselesaikan dalam waktu yang terbatas. Kadang, hal ini membuat beberapa peserta takut dan gugup saat menghadapinya. Hal ini dapat diatasi dengan manajemen waktu yang baik, seperti membagi maksimal 3 menit untuk mengerjakan tiap soal. Jangan lupa untuk mengerjakan soal mudah terlebih dahulu dan mengecek kembali semua jawaban sebelum meninggalkan ruangan. 4. Belajar secara online
Dalam mempersiapkan Pelaksanaan Ujian  Nasional Berbasis Komputer ( UNBK )  Yang Kurang 7 Bulan Lagi SMP PGRI 6 Surabaya , Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Selasa 29/10/2019 Kedatangan 3 Buah tamu dari Ruang Guru yaitu  Aulia N.R , Rahmasari Ayu , Pravita Dwi  Dari Ruang Guru, Sebelum memulai  Acara  Tersebut  Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd menyampaikan sambutannya bahwa Beliau mengajak kepada anak didik SMP PGRI 6 Surabaya baik Kelas 9 Dan Kelas 6  Untuk banyak latihan soal – soal On Line Dalam Persiapan UNBK Tahun 2019/2020 Dan USBN  Kelas 6 , Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya  di ikuti Kelas 9 , Tetapi Untuk SMP PGRI 6 Surabaya di ikuti Kelas 7 Dan Kelas 8  Dalam rangka Persiapan PENILAIAN AKHIR Semester GASAL Tahun Pelajaran 2019/2020 ,Sedangkan SDS “ AL-IKHLAS Di Ikuti Kelas 5 Dan Kelas 6 Untuk Mempersiapkan Penilaian Akhir Semester , Dalam kesempatan tersebut seluruh siswa / siswi Baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya sangat antusias dalam berlatih soal –soal dari ruang guru tersebut, Menurut Annisa Dwi Aninun Yasin , Dengan banyak latihan Peningkatan Mutu Menghadapi UNBK 2019/2020 Beliau berharap Nilai UNBK Beliau nanti bisa baik , Mengingat Sekolah Sudah memfasilitasi Peningkatan Mutu untuk Menghadapi UNBK Diantaranya Tes Diagnostik Dengan KPI ( Kualita Pendidikan Indonesia , Rumah Belajar , Try Out On Line Dispendik  Serta RUANG Guru Ini. Kata Banu Atmoko , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Banu berharap agar SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Nilai Ujian Baik , Serta Bisa Masuk Ke Sekolah Negeri Seperti Tahun Pelajaran – Pelajaran Lalu.


Minggu, 27 Oktober 2019

“ Bersatu Untuk Maju Menggapai Sebuah PRESTASI



























“ Bersatu Untuk Maju Menggapai Sebuah  PRESTASI “
Sebagai masyarakat Indonesia, kita tentu sudah tak asing lagi dengan kata persatuan dan toleransi. Kita juga tidak asing dengan kalimat Indonesia damai ataupun kalimat ajakan damai. Kenapa kita tidak asing? Karena Indonesia pada dasarnya adalah negara yang sangat beragam. Tidak hanya agama, bahasa, adat istiadat dan budaya masyarakatnya bisa saling berbeda satu dengan yang lainnya. Begitulah sejatinya Indonesia. Sebuah negara dengan warna-warna budaya yang melekat, seperti warna-warni bunga dalam sebuah taman yang indah. Namun dalam berjalannya waktu, keindahan budaya dan keragaman warna-warni tersebut, seringkali dipersoalkan oleh sebagian pihak. Kelompok radikal misalnya, mereka selalu menyatakan bahwa Indonesia tidak sesuai dengan syariat Islam. Karena keragaman agama tidak dibenarkan. Sementara, kelompok lain yang tidak menghendaki Indonesia damai, seringkali melontarkan provokasi dan ujaran kebencian, untuk menyulut kelompok lain. Aksi semacam inilah yang kemudian melahirkan persekusi, bahkan perilaku intoleran. Beberapa waktu lalu, ungkapan rasis mengemuka di Surabaya dan terus menyebar ke seluruh Indonesia. Korbannya adalah mahasiswa Papua. Akibat pernyataan rasis tersebut, telah memicu amarah masyarakat Papua. Aksi unjuk rasa terjadi hampir secara merata di tanah Papua. Bahkan sempat ada yang melahirkan aksi pembakaran sejumlah di tempat. Berawal dari sebuah ucapan melahirkan aksi kekerasan. Berawal dari sebuah kebencian melahirkan tindakan intoleran. Bayangkan, jika tidak ada ucapan rasis tersebut. Tentu kita semua akan bisa hidup saling berdampingan satu dengan yang lain, tanpa mempersoalkan perbedaan yang melekat dalam diri kita masing-masing. Memang betul antara masyarakat Papua dengan Kalimantan, atau masyarakat dari suku yang lain mempunyai karakter dan perbedaan yang melekat. Namun, apakah itu menjadi persoalan jika kita bisa hidup saling berdampingan? Bukankah kita sama-sama makhluk ciptaan Tuhan? Bukankah kita sama-sama masyarakat Indonesia? Mari kita saling introspeksi. Apakah ada gunanya kita saling membenci antar sesama? Apakah ada manfaatnya pernyataan rasis tersebut? Jika pernyataan tersebut justru akan melahirkan konflik, buat apa dimunculkan. Jika kita bisa bersatu seperti ketika merebut kemerdekaan, kenapa kita tidak bisa bersatu dalam rangka mengisi kemerdekaan? Simpan semua caci maki itu. Agama, adat istiadat dan budaya yang melekat dalam setiap suku-suku di Indonesia tidak ada yang mengajarkan saling membenci. Sebaliknya, semua justru melahirkan toleransi, saling menghargai dan tolong menolong antar sesama. Karena itulah, mari kita saling introspeksi dan belajar dari kesalahan yang ada. Stop provokasi dan ujaran kebencian atas alasan apapun. Sebarkan toleransi melalui media sosial dan platform apapun. Sebarkanlah pesan damai agar kerukunan antar generasi bisa tetap terjaga. Sebarkanlah pesan persatuan, agar keragaman ini tetap terjaga. Bersatu dan toleran merupakan kunci terciptanya Indonesia damai. Karena itu, lakukanlah. Sebagai generasi penerus, kita harus berkomitmen menciptakan Indonesia damai hingga kapanpun. Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara maju. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'negara maju'. Pengamat dan teoretis melihat alasan yang berbeda mengapa beberapa negara (dan lainnya tidak) menikmati perkembangan ekonomi yang tinggi. Banyak alasan menyatakan perkembangan ekonomi membutuhkan kombinasi perwakilan pemerintah (atau demokrasi), sebuah model ekonomi pasar bebas, dan sedikitnya atau ketiadaan korupsi. Beberapa memandang negara kaya menjadi kaya Karen eksploitasi dari negara miskin pada masa lalu, melalui imperialisme dan kolonialisme, atau pada masa sekarang, melalui proses globalisasi.
SMP PGRI 6 Surabaya Sebagai Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Yang Terletak Di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Senin 28/10/2019 ,  Memperingati HARI SUMPAH PEMUDA Yang Ke – 91 , Dalam kesempatan ini yang menjadi PETUGAS Upacara adalah  Pengurus OSIS SMP PGRI 6 Surabaya , Dalam kesempatan ini yang bertindak menjadi Pembina UPACARA Adalah Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si Selaku Waki Kepala SMP PGRI 6 Surabaya . Di Upacara Sumpah Pemuda Yang Ke – 91 , Pembina Upacara  Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si Menyerahkan SERTIFIKAT Lomba Kepada Peserta Didik Yang Berprestasi yaitu  Regu CEMPAKA Yang Terdiri Atas 13 Siswa , REGU AYAM JAGO  Yang Terdiri ats 10 Siswa , Regu BOGENVILE  Terdiri tas 10 Siswa , Tim Gurita  yang terdiri atas 9 Siswa , Piagam tersebut di berikan atas Prestasinya Dalam Ajang Lomba PRAMUKA , Selanjutnya Juga Di serahkan SERTIFIKAT 10 Terbaik LOMBA ASAH TERAMPIL Dari PEMKOT Surabaya kepada MASAYU DINI SUCI ATI , Inayah , Yang Terakhir Penyerahan SERTIFIKAT Kepada Guru Guru PRESTASI Yaitu Ibu  ANIS LAILY MUFIDAH , S.Pd dalam kegiatan PELATIHAN MANAGERIAL Dengan DALE CARNIGIE Dan Pelatihan KEARSIPAN , Selanjutnya Yaitu IBU YENI EKA PRAWISTA , S.Pd Yaitu Pelatihan  PERPUSTAKAAN , Ibu YUNI ISMARYATI , S.Pd Pelatihan PERPUSTAKAAN  , Dalam kesempatan tersebut Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si  mengajak seluruh Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya Maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya untuk menjaga Persatuan Dan Kesatuan Serta Mempertahankan NKRI , Serta Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si  menghimbau Kepada Seluruh siswa / siswi  SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Tetap terus berprestasi dan berkarya , Hiasi masa – masa muda dengan segudang Prestasi – prestasi yang dimiliki.