Rabu, 14 November 2018

“ Semarakan Gema Sholawat Untuk Penyejuk Hati “
















“ Semarakan Gema Sholawat Untuk Penyejuk Hati “
Membaca sholawat nabi adalah salah satu hal penting bagi kita sebagai umat muslim. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sendiri dan juga merupakan perintah dari Allah SWT. Anjuran membaca sholawat Nabi ditegaskan dalam Al Quran dan hadits Rasulullah SAW sebagai pemenuhan perintah dari Allah SWT dan kasih sayang dan pujian kita terhadap Rasulullah SAW. Anjuran bershalawat kepada Nabi dapat kita lihat dari surat Al Ahzab ayat 56, Allah berfirman “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang – orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. Nabi Muhammad SAW juga menegaskan kita untuk bershalawat kepadanya dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dari Ibnu Mas’ud ra. Beliau bersabda “Manusia yang paling patut berkumpul denganku adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” Dengan ditegaskannya anjuran kepada kita agar bershalawat, hendaknya bershalawat bisa menjadi sebuah amalan sehari-hari kita. Menjadikan sholawat nabi sebagai dapat memberikan berbagai manfaat besar. Dengan banyaknya shalawat yang kita panjatkan hati kita akan menjadi tentram, tenang, dan damai.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Yang Terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dalam rangka Menguatkan Pendidikan Karakter dari Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Serta Untuk Mengenang serta mencintai Nabi Muhammad S.A.W , Pada Hari Kamis 15/11/2018 Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS “Surabaya mengadakan kegiatan Pembacaan Istighosah dan Yasin, Sebelum memulai Acara Pembacaan Yasin Dan Sitighosah Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu Atmoko , S.Pd mengajak seluruh siswa / siswi SMP  untuk selalu Membaca dan mendengungkan Sholawat , Apalagi Bulan Ini Adalah Bulan Maulid , Serta Banu Atmoko , S.Pd mengajak Agar di Bulan Maulid Ini Kita semua di berikan kesehatan , Rezeki yang Lancar serta semoga Pelaksanaan UNBK Dan USBN- BK Berjalan lancar , setelah sambutan dari Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak Achmad Syaifudin , S.H.I Langsung memimpin Acara ini dengan pembacaan Istighosah dan yasin , Selesai Yasin langsung pembacaan Gema Sholawat yang di pimpin Oleh Bapak Achmad Syaifudin ,S .H.I Dan Di Iringi Oleh AL Banjari Siswa/ siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya. Menurut Bapak Achmad Syaifudin , S.H.I Bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk  menguatkan Pengembangan Pendidikan Karakter yang dimiliki oleh Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya serta mengajak seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya untuk mengenang Sosok Nabi Muhammad S.A.W


Sabtu, 10 November 2018

“ Bersama Warga RW V Bulak Rukem Perangi Banjir Sedini Mungkin “












“ Bersama Warga RW V Bulak Rukem Perangi Banjir Sedini Mungkin “
Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti saljubatu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi. Di Bumi, hujan adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan. Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Virga adalah presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara. Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air atau kristal es dengan awan. Butir hujan memiliki ukuran yang beragam mulai dari pepat, mirip panekuk (butir besar), hingga bola kecil (butir kecil). Kelembapan yang bergerak di sepanjang zona perbedaan suhu dan kelembapan tiga dimensi yang disebut front cuaca adalah metode utama dalam pembuatan hujan. Jika pada saat itu ada kelembapan dan gerakan ke atas yang cukup, hujan akan jatuh dari awan konvektif (awan dengan gerakan kuat ke atas) seperti kumulonimbus (badai petir) yang dapat terkumpul menjadi ikatan hujan sempit. Di kawasan pegunungan, hujan deras bisa terjadi jika aliran atas lembah meningkat di sisi atas anginpermukaan pada ketinggian yang memaksa udara lembap mengembun dan jatuh sebagai hujan di sepanjang sisi pegunungan. Di sisi bawah angin pegunungan, iklim gurun dapat terjadi karena udara kering yang diakibatkan aliran bawah lembah yang mengakibatkan pemanasan dan pengeringan massa udara. Pergerakan truf monsun, atau zona konvergensi intertropis, membawa musim hujan ke iklim sabana. Hujan adalah sumber utama air tawar di sebagian besar daerah di dunia, menyediakan kondisi cocok untuk keragaman ekosistem, juga air untuk pembangkit listrik hidroelektrik dan irigasi ladang. Curah hujan dihitung menggunakan pengukur hujan. Jumlah curah hujan dihitung secara aktif oleh radar cuaca dan secara pasif oleh satelit cuaca. Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air. Dalam arti "air mengalir", kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau melimpah dari bendungan sehingga air keluar dari sungai itu.  Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami. Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan. Manusia terus menetap di wilayah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai menetap dekat air lebih besar daripada biaya kerusakan akibat banjir periodik.
Musim Penghujan telah tiba , dimana jika Musim Penghujan biasa yang terjadi adalah Banjir , Dimana Pada Hari Minggu 11/11/2018 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir bersama dengan Warga RW V Bulak Rukem melaksanakan kegiatan lingkungan Kerja Bakti Massal dalam  rangka mencegah Banjir di Musim Penghujan yang sudah mulai turun , Kerja bakti ini juga di ikuti oleh seluruh siswa / siswi SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya Mulai dari Kelas 4 Sampai Kelas 6 Serta  SMP PGRI 6 Surabaya kelas 7 – Kelas 9 , Dalam Kesempatan tersebut siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  dalam kegiatan tersebut di bagi oleh Citra Ayu Kirana Dan Dian Nita Anggraini yaitu ada Yang Menyapu Halaman Sekolah sampai  Pot – Pot Di Bersihkan dari sampah , Pemilahan Sampah yaitu sampah gelas – gelas Aqua dipilah dan di Tata , Ngosek Kamar Mandi Serta di Pel Kamar Mandi , Nyapu dan Ngepel Ruang  Kelas , Ruang Perpustakaan Ruang UKS Dan Ruang Komputer , Serta Ada Yang Membersihkan Selokan ( Got ) Bersama Warga RT V RW V bulak Rukem Gang III Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Menurut Dian Nita  Anggraini Dan Citra Ayu Kirana Bahwasannya tujuan dari kegiatan ini Mengadopsi Kampung Binaan yaitu RT V RW V Bulak Rukem III Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  untuk bersama sama peduli dan berbudaya lingkungan untuk mengurangi dan mencegah banjir di Musim Penghujan ini  , Serta Menurut Banu Atmoko , S.Pd Selaku Kepala SMP PGRI 6 Surabaya bahwa kegiatan ini adalah  rangkaian kegiatan hari Pahlawan di SMP PGRI 6 Surabaya  dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Serta Kegiatan ini adalah Pengabdian dari SMP PGRI 6 Surabaya kepada masyarakat di Wilayah RW V Bulak Rukem Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir dalam rangka memerangi banjir di Musim Penghujan saat ini.


“ Peringatan Pahlawan Cinta Puspa Dan Satwa Serta Kampanye Perangi Sampah Plastik “
































“ Peringatan Pahlawan Cinta Puspa Dan Satwa Serta Kampanye Perangi Sampah Plastik “
Apakah pahlawan itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Kata pahlawan berasal dari bahasa Sansekerta phala-wan. Arti dari istilah Sansekerta tersebut adalah orang yang dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, Negara dan agama. Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 33 tahun 1964 tentang penetapan, penghargaan, dan pembinaan terhadap pahlawan Bab I Pasal 1, yang dimaksud dengan pahlawan dalam peraturan ini adalah sebagai berikut. Warga Negara Republik Indonesia yang gugur atau tewas atau meninggal dunia akibat tindak kepahlawanannya yang cukup mempunyai mutu dan nilai jasa penjuangan dalam suatu tugas perjuangan untuk membela Negara dan bangsa. Warga Negara Republik Indonesia yang masih diridai dalam keadaan hidup sesudah melakukan tindak kepahlawanannya yang cukup membuktikan jasa pengorbanan dalam suatu tugas perjuangan untuk membela Negara dan bangsa dan dalam riwayat hidup selanjutnya tidak ternoda oleh suatu tindak atau perbuatan yang menyebabkan menjadi cacat nilai perjuangan karenanya. Sampah plastik adalah material yang sulit diurai ketika tertimbun di tanah. Banyaknya sampah plastik hasil aktivitas manusia dapat menyebabkan pencemaran tanah dan lingkungan. Sayangnya, masyarakat masih enggan melirik seberapa besar bahaya yang timbul akibat pencemaran tersebut.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak Di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dalam mengenang jasa jasa para pahlawan , seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya , Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya pada Hari Sabtu 10/11/2018  melaksanakan kegiatan Upacara bendera  Memperingati Hari Pahlawan 2018 , Sebelum memulai Upacara Peringatan 10 November tersebut seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya Memaburkan Ikan – Ikan Yang Mereka bawak dari Rumah  Ini sebagai Peringatan Hari Ciinta Puspa dan Satwa , Selesai Menaburkan Ikan Seluruh Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya melaksanakan Kegiatan Upacara bendera dalam hal ini yang menjadi Pembina Upacara Adalah Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak Banu Atmoko , S.Pd , Dalam sambutannya Banu Atmoko , S.Pd mengajak seluruh siswa SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya untuk mengenang dan menghargai Jasa Para Pahlawan serta Beliau mengajak untuk menjadi Pahlawan pahlawan  seperti menjadi Pahlawan Lingkungan , Seperti yang Kalian Lakukan sebelum Upacara tadi yaitu memperingati Hari puspa dan satwa  dengan menaburkan ikan yang diharapkan bisa mengurangi Jentik Jentik Nyamuk, Selesai Upacara seluruh siswa SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya melakukan Kampanye warga Bulak Rukem , Mrutu Kalianyar , Bulak Jaya Untuk melakukan Pengurangan dan Perang Terhadap Sampah Plastik Serta Menjaga dan Peduli dan Peduli Terhadap Lingkungan , Dalam Kesempatan tersebut Kampanye yang dilakukan oleh SMP PGRI 6 Surabaya ini Di Iringi Musik Drum Band , Di Harapkan Warga Tersebut lebih mengenagh untuk Memerangi Sampah Plastik dan Peduli Terhadap Lingkungan.