Selasa, 01 Maret 2016

“ Melatih Jiwa Eco Preneur Jualan Es Cao “

“ Melatih Jiwa Eco Preneur Jualan Es Cao “
“Ecopreneur adalah wirausaha yang peduli dengan masalah lingkungan atau kelestarian lingkungan Dengan demikian dalam menjalankan kegiatannya, mereka juga selalu memperhatikan daya dukung lingkungan dan berusaha meminimisasikan dampak kegiatannya terhadap lingkungan
Sociopreneur adalah pengusaha yang menjalankan usahanya tidak semata-mata hanya memikirkan keuntungan pribadi saja, tetapi juga memikirkan untuk membangun dan mengembangkan komunitasnya agar lebih berdaya”.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jl. Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir pada hari Rabu 2/3/2016 Tim Kader Spegrinam Surabaya sebanyak 5 Kader  kelas 7 diajak berlatih untuk menjadi wira usaha yang sejati ( Eco Preneur ) , dimana 5 Tim kader Spegrinam Surabaya pada pagi hari ini melakukan kegiatan jualan Es Cao . Dalam Kegiatan ini  Ibu Kasmijati Mantan Kepala Spegrinam Surabaya mengajari mereka untuk melakukan kegiatan usaha jualan es cao pagi hari ini. Dalam kegiatan usaha pagi hari ini Dibagi ada yang menyiapkan es batu, ada yang memasrah cao nya dan ada yang memasarkan atau menjualkannya. Adapun pemasaran pada hari ini kami Tim kader Spegrinam Surabaya masik melakukan kegiatan penjualan di sekolah Spegrinam Surabaya mulai menjual ke SD Kelas I Sampai dengan SD Kelas VI Serta menjual ke SMP PGRI 6 Surabaya Kelas VII – Kelas IX dan ke Guru – guru baik ke SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya, Dimana Es Cao tersebut oleh kami Tim Kader Spegrinam Surabaya menjual dengan harga Rp. 1.000 / Gelas dimana Tim Kader Spegrinam Surabaya melakukan kegiatan usaha jualan hari ini yaitu laku 52 Gelas dengan mendapatkan uang Rp. 52.000 ,-
Menurut Banu Atmoko , S.Pd Kepala Spegrinam Surabaya menututkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah melatih siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya untuk mempunyai jiwa wira usaha , kelak setelah lulus dari Spegrinam Surabaya mereka bisa melakukan kegiatan usaha –usaha yang bisa menghasilkan pundi – pundi uang, sehingga diharapkan mereka bisa menjadi pengusaha yang sukses dan mandiri “.
Buah Karya :
Millatul Karimah
Tim Eco Preneur Spegrinam Suraya














Rabu, 24 Februari 2016

“ Melatih Kreatifitas Melalui Pembuatan Peta “




“ Melatih Kreatifitas Melalui Pembuatan Peta “

Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, merupakan sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan. Dengan menggunakan peta, kita dapat mengetahui segala hal yang berada di permukaan bumi, seperti letak suatu wilayah, jarak antarkota, lokasi pegunungan, sungai, danau, lahan persawahan, jalan raya, bandara, dan sebagainya. Ketampakan yang digambar pada peta dapat dibagi menjadi dua yaitu ketampakan alami dan ketampakan buatan manusia (budaya). Dewasa ini sudah dikenal adanya peta digital (digital map), yaitu peta yang berupa gambaran permukaan bumi yang diolah dengan bantuan media komputer. Data yang diperoleh berupa data digital dan hasil dari gambaran tersebut dapat disimpan dalam suatu media seperti disket, CD, maupun media penyimpanan lainnya, serta dapat ditampilkan kembali pada layar monitor komputer. Biasanya peta digital ini dibuat dengan menggunakan software GIS (Geography Information system). Ilmu yang mempelajari tentang peta dan pemetaan disebut dengan kartografi dan orang yang ahli dalam bidang peta dan pemetaan disebut kartograf.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo  Kecamatan Semampir Pada hari Rabu 24/2/2016   siswa kelas 9 Melaksanakan kegiatan Ujian Praktek. Adapun praktek hari ini yaitu Mata Pelajaran IPS , Yang dimana mata pelajaran IPS Baru tahun ini di ujikan Praktek . Adapun praktek IPS Pada siang hari ini tadi yaitu membuat Peta dari Kain Bekas , Adapun guru IPS / Penguji Ujian Praktek tersebut yaitu Bapak Kepala Sekolah kami sendiri yaitu Banu Atmoko , S.Pd , Dimana Bapak Banu Atmoko , S.Pd membagi 2 kelompok tiap kelompok beranggotakan 14 siswa putri dan 14 siswa putra , Dimana baik putra maupun putri sangat antusias dalam menggambar peta di kain bekas tersebut. Menurut Banu Atmoko , S.Pd selaku Penguji ujian praktek tersebut bahwa selain mendapatkan nilai untuk Nilai  Sekolah juga Peta tersebut bisa digunakan untuk kegiatan Pembelajaran baik di SMP PGRI 6 Surabaya maupun di SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya”.
Buah Karya :
Zulfarkhan Mustofa Hadi
Siswa Kelas 9 & Tim Journalis


Senin, 22 Februari 2016

“ Biasakan Pola Hidup Bersih Dan Sehat Sejak Dini “













“ Biasakan Pola Hidup Bersih Dan Sehat Sejak Dini “
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial, dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan, dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan, dan persalinan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya, dan orang lain. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green, dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan. Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atauperusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan BPJS . Golongan masyarakat yang dianggap . teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil, dan pedagang. Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri
SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya  adalah Sekolah satu atap dengan SMP PGRI 6 Surabaya sebagai sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir  pada hari Selasa 23/2/2016 kedatangan tamu dari IDE yaitu   Kak Aries                                                                                dimana beliau menjelaskan tentang kebiasaan kebiasan program Pilar baik yang meliputi Kesehatan diri dan kebersihan ( Dimana diawali dari pola hidup bersih dan sehat), Nutrisi ( Mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar), Money Sense ( Kecakapan dalam mengolah keuangan ), Komunikasi ( Meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan dan ide), Lingkungan ( Mendorong anak untuk peduli lingkungan sekitar ), Social Skill ( Etika sopan santun dalam kehidupan sehari – hari ). Adapun siang  hari ini yang mengikuti Program IDE ini adalah siswa kelas 4 Serta kelas 5  Dalam kesempatan ini Ibu Sugiarti , S.Pd selaku wali kelas 3 Mendampingi kegiatan Program IDE ini, disamping materi  Kak     Aries          Juga mengajarkan permainan untuk mengasah otak baik otak kanan serta otak kiri agar konsentrasi selalu dalam menerima materi baik materi pelajaran maupun materi yang lain yaitu tentang bahaya kuman , dimana seluruh siswa SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya dimasukan ke dalam alat tangan mereka serta di periksa tangan mereka banyak kuman atau tidak. Menurut Ibu Sugiarti ,S .Pd bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar seluruh siswa SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya membiasakan pola hidup sehat dan bersih serta tetap peduli dan berbudaya lingkungan seperti Kakak – Kakak mereka Spegrinam Surabaya.
Buah Karya :
Lutfia Turfa

Tim Journalis Spegrinam Surabaya

Sabtu, 20 Februari 2016

“ Menuju Indonesia Bebas Sampah Di Hari Sampah 2016”






















“ Menuju Indonesia Bebas Sampah Di Hari Sampah 2016”
Permasalahan sampah nasional sudah cukup meresahkan. Saat ini, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia. Tiap tahunnya, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton. Fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan. Sebuah penelitian yang diterbitkan di www.sciencemag.org Februari tahun lalu menyebutkan, Indonesia berada di peringkat kedua di dunia penyumbang sampah plastik ke laut  setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka. enurut Riset Greeneration, organisasi nonpemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun. Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem. Hal ini penting untuk mendorong perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik serta prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir pada hari Sabtu 20/2/2016 , Ikut merayakan kegiatan Hari Sampah Nasional 2016, adapun dalam memperingati hari sampah tersebut SMP PGRI 6 Surabaya ( Spegrinam Surabaya ) memperingati bersih- bersih halaman sekolah. Sebelum mengadakan kegiatan bersih – bersih tersebut seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya & SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya mengadakan kegiatan doa pagi dengan membaca Juz Amma serta membaca Asmaul Husnah . Selesai membaca tersebut Lutfia Turfa langsung membagi teman – teman menjadi beberapa kelompok dimana ada yang membersihkan Toilet ( kamar mandi ) Menyapu halaman serta memilih dan memilah sampah – sampah plastic serta ada yang membersihkan selokan ( got ) ada yang menanam Pohon Cemara bantuan dari Tunas Hijau Indonesia di Pot depan pagar sekolah, Menurut Lutfia Turfa Mumpung musim hujan telah tiba beliau mengajak untuk melakukan kegiatan pembibitan ( Verticulture ) sayur bayam dan sawi. Dalam kesempatan ini Bapak Kepala Spegrinam Surabaya yang selalu ikut mendampingi seluruh siswa SMP PGRI 6 Surabaya & SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya mengatakan bahwa Tema Hari Peringatan Hari Sampah 2016 adalah “ Menuju Indonesia Bersih Sampah di Tahun 2020 “ . Makanya Bapak Banu Atmoko , S.Pd mengajak seluruh siswa Spegrinam untuk menjadikan sekolah bersih hijau dan indah , karena dari sekolah yang bersih , hijau dan indah pembelajaran bisa diterima dengan fresh di otak.
Buah Karya :
Fransiska Nur Syahfitri

Tim Journalis Spegrinam