Senin, 10 November 2025

Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan Semangat Hari Pahlawan di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan Semangat Hari Pahlawan di  Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

 

Setiap tanggal 10 November, kota kita, Surabaya, selalu menjadi pusat ingatan nasional. Mengapa? Karena di sinilah terjadi pertempuran heroik pada tahun 1945—sebuah bukti nyata dari keberanian, persatuan, dan semangat rela berkorban para pahlawan kita. Mereka telah menuntaskan tugas besar: merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Namun, perjuangan itu belum benar-benar berakhir.  Tanggal 10 November selalu menjadi momen yang sangat istimewa, terutama bagi warga Kota Surabaya. Sebagai Kota Pahlawan, kita memiliki tanggung jawab moral untuk merayakan dan mengenang kembali jasa-jasa para pejuang yang telah merebut kemerdekaan dengan tetesan darah dan pengorbanan jiwa.

Pahlawan bukanlah sekadar nama di buku sejarah atau patung di perempatan jalan. Mereka adalah sumber keteladanan yang abadi. Mari kita lihat beberapa nilai utama yang wajib kalian serap dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari , Dimana Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Senin 10/11/2025 Lapangan SMP PGRI 6 Surabaya sejak Pukul 06.00 Sudah di penuhi siswa/ siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dalam Rangka Memperingati HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2025

Dalam  kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus MAHASISWA S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA RPL Kelas  E. Mengajak  Siswa SMP PGRI 6 Melanjutkan Perjuangan Dengan Cara

1) Disiplin sebagai Bentuk Tanggung Jawab: Mengaplikasikan kedisiplinan (datang tepat waktu, mengerjakan tugas) adalah wujud tanggung jawab terhadap kesempatan belajar yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pendidikan.

2) Melawan Hoax dengan Kecerdasan: Di era informasi, siswa diajarkan untuk menjadi pahlawan yang cerdas, yaitu dengan berpikir kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa.

3) Persatuan dan Gotong Royong: Menjaga kerukunan antar teman, menghargai perbedaan, dan aktif dalam kegiatan sosial adalah implementasi nyata dari semangat persatuan yang dicontohkan oleh para pejuang 10 November di Surabaya.

Adapun Agenda Peringatan HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2025 Di SMP PGRI 6 Surabaya Adalah sebagai berikut :

1. UPACARA BENDERA  Dan Pembacaan Pesan-Pesan Pahlawan: Salah satu inti upacara adalah pembacaan pesan-pesan moral dan wasiat dari para pahlawan nasional. Hal ini bertujuan agar siswa dapat memahami secara langsung nilai-nilai luhur yang diperjuangkan. Dimana Dalam kesempatan ini  yang Menjadi Pembina Upacara Adalah Ibu VIVI AFIA ,S.Sos

2. Pembacaan YASIN ,ISTIGHOSAH Dan HADAD Yang Di pimpin Oleh Bapak USTAD MUFID ,S.Pd . I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti

3. Pelaksanaan KIRAB DRUMBAND DAN Pembagian NASI BUNGKUS  Yang di bagikan Kepada Masyarakat Yang Tidak Mampu Di Sekitar Sekolah SAMBIL KIRAB Di Berikan Kepada PENJUAL , TUKANG BECAK Dan LAIN Lain Untuk Mendapatkan Keberkahan

4. LOMBA Kostum Terunik  Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya , Dimana Ibu FENTY AYU RESMANAWATI ,S.Pd  memberikan Hadiah kepada para Juara

Peringatan Hari Pahlawan di SMP PGRI 6 Surabaya bukan sekadar perayaan masa lalu, tetapi merupakan momentum penempaan diri untuk masa depan.

Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Dan Mahasiswa S2 MANAJEMEN UNESA RPL Mengajak Siswa Dan Guru SMP PGRI 6 Surabaya Dengan semangat yang menyala-nyala, diharapkan seluruh siswa dapat meneladani keberanian, integritas, dan semangat rela berkorban. Kalianlah yang akan menjadi 'Pahlawan' bagi Indonesia Emas 2045.

Di Akhir Penutup Ibu FENTY AYU RESMANAWATI ,S.Pd  Bersama Bapak / Ibu Dewan Guru Dan Seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Mengucapkan  Selamat Hari Pahlawan! Mari Terus Bergerak, Berjuang, dan Berkarya!

Penulis

BANU ATMOKO

Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Kelas E

 





































































Minggu, 09 November 2025

Kunci Sukses Pendidikan: Sinergi Sekolah dan Orang Tua Di SMP PGRI 6 Surabaya , Didukung Program yang Jelas

 Kunci Sukses Pendidikan: Sinergi Sekolah dan Orang Tua  Di SMP PGRI 6 Surabaya , Didukung

Program yang Jelas

 

Keberhasilan sebuah institusi pendidikan tidak semata-mata diukur dari fasilitas fisik atau kurikulum yang megah. Inti dari kesuksesan sejati terletak pada sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua murid, yang diperkuat dengan program sekolah yang transparan dan terpaparkan dengan baik. Ketika dua pilar ini—sekolah sebagai institusi formal dan orang tua sebagai pendidik pertama dan utama—berjalan beriringan, lingkungan belajar yang optimal dan supportif akan tercipta, mendorong murid mencapai potensi terbaik mereka.Sekolah dan orang tua adalah dua entitas yang memiliki tujuan yang sama: mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Namun, proses pencapaian tujuan ini sering kali menemui tantangan tanpa adanya komunikasi dan koordinasi yang efektif.

Peran Penting Koordinasi:

1) Pemahaman Komprehensif tentang Anak: Guru menghabiskan sebagian besar waktu dengan anak di lingkungan akademik, sementara orang tua memahami latar belakang, minat, dan tantangan emosional anak di rumah. Melalui koordinasi yang intens (seperti pertemuan rutin, komunikasi digital, atau konseling), kedua pihak dapat saling bertukar informasi. Guru dapat lebih personal dalam pendekatan belajar, dan orang tua dapat memberikan dukungan yang sesuai dengan materi atau masalah yang dihadapi anak di sekolah.

2) Konsistensi Aturan dan Nilai: Ketika nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan etika diajarkan secara konsisten baik di sekolah maupun di rumah, anak akan lebih mudah menyerap dan menjadikannya kebiasaan. Koordinasi mencegah adanya "dua standar" yang membingungkan anak.

3) Deteksi Dini Masalah: Masalah akademik atau sosial (seperti bullying atau kesulitan belajar) sering kali dapat dideteksi dan diatasi lebih cepat ketika guru dan orang tua aktif berkomunikasi. Hal ini memungkinkan intervensi yang tepat waktu sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar.

4) Dukungan Emosional dan Motivasi: Anak merasa lebih didukung dan termotivasi untuk belajar ketika mereka tahu bahwa orang tua dan guru mereka bekerja sama demi kemajuan mereka. Dukungan ganda ini meningkatkan rasa percaya diri dan semangat belajar.

Kesuksesan sekolah bukanlah hasil kerja keras sepihak. Ini adalah buah dari ekosistem pendidikan yang holistik.tik.Maka nya pada Hari Sabtu 8/11/2025 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pukul 07.30 Wali murid SMP PGRI 6 Surabaya memasuki ruang Aula  SMP PGRI 6 Surabaya. Dimana Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya  Mahasiswa S2  MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA RPL Kelas E  Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Memaparkan Program Yang ada di SMP PGRI 6 Surabaya  Adapun Program yang di paparkan Oleh Penulis adalah Program Akademik Dan NON AKADEMIK Mulai Program STS , SAS , ANBK , TKA Try Out TKA Sampai Ke Kenaikan Kelas BULAN Juni 2026 Nanti

Menurut Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Menyampaikan Sekolah menyediakan fondasi akademik dan pembentukan karakter terstruktur melalui program yang matang. Orang tua menyediakan fondasi emosional, nilai, dan keberlanjutan belajar di rumah. Koordinasi yang baik antara keduanya adalah perekat yang memastikan semua elemen bekerja secara harmonis.

Di Akhir Penutup Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Tujuan dari kegiatan ini Dengan adanya koordinasi yang kuat dan paparan program sekolah yang jelas, sekolah tidak hanya berhasil dalam meningkatkan prestasi akademik murid, tetapi juga berhasil menciptakan pribadi-pribadi yang utuh, berkarakter, dan siap berkontribusi pada masyarakat. Kerja sama ini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak bangsa. 

Acara di lanjutkan dengan Pembagian Rapot sisipan Masuk ke dalam ruang kelas masing masing bersama WALI Kelas masing - masing sambil mendengarkan dari wali kelas tentang putra / putri nya selama  5 bulan  di sekolah SMP PGRI 6 Surabaya

 

Penulis

BANU ATMOKO

Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Kelas E