Senin, 25 April 2022

Kegiatan Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah

 



















Kegiatan Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah

HARI KE - 114

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali melakukan penyempurnaan kurikulum baru atau yang dikenal dengan kurikulum paradigma baru. Kurikulum ini nantinya akan dijadikan sebagai pengganti kurikulum sebelumnya yakni kurikulum 2013. Meski bakal dijadikan sebagai kurikulum pengganti, kurikulum baru ini tidak akan diterapkan secara langsung atau dilakukan secara serentak. Satuan pendidikan bahkan masih diperkenankan untuk menggunakan kurikulum 2013.Satuan pendidikan yang terlebih dahulu akan dijadikan sebagai contoh penerapan kurikulum baru ini adalah sekolah penggerak. Hal ini mengacu berdasarkan Surat Keputusan dari Badan Penelitian Pengembangan dan Perbukukuan Nomor 028/H/KU/2021 dan 029/H/KU/2021 tentang penerapan Capaian Pembelajaran pada Sekolah Penggerak SD, SMP, SMA, dan SMK dalam hal ini kurikulum hasil penyempurnaan terbaru Implementasi kurikulum baru yang masih terbatas penerapannya di sekolah penggerak adalah sebagai upaya untuk melihat kesiapan serta kemampuan tiap satuan pendidikan hingga peserta didik dalam menjalankan program yang ada pada kurikulum baru ini. Dari sekolah penggerak sebagai sekolah contoh pelaksanaan kurikulum baru ini pula, akan diketahui keunggulan serta kemampuan dan kompetensi para tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan dalam menjalankan berbagai unsur yang terdapat dalam kurikulum baru termasuk melakukan kajian kembali atau evaluasi lanjutan terhadap hasil dari implementasi kurikulum baru di lapangan. Sejatinya, penyempurnaan kurikulum sebelumnya dengan kurikulum baru ini adalah untuk menyesuaikan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang berlangsung secara dinamis.Terlebih di bidang informasi dan teknologi yang menuntut generasi penerus bangsa untuk benar-benar siap menghadapi arus globalisasi serta tantangan dunia kerja di masa depan yang sepenuhnya memanfaatkan teknologi sebagai sumber daya utamanya. Oleh karena itu, dalam implementasinya nanti, selain memberikan porsi dalam hal kegiatan berbasis projek juga mengaktifkan kembali mata pelajaran khusus yakni Teknologi Informasi dan Komputer sebagai salah satu mata pelajaran khusus dan wajib pada jenjang pendidikan setingkat sekolah menengah pertama (SMP).Pada kurikulum baru ini pula, pendekatan dalam hal pelaksanaan proses pembelajaran juga dibangun tanpa membatasi jenis dan model  pendekatan pembelajarannya yang tak semata hanya mengandalkan pendekatan saintifik seperti halnya pada kurikulum 2013. Tiap sekolah, bisa memanfaatkan berbagai pendekatan yang sesuai dengan mata pelajarannya, misal; inkuiri, tematik maupun pendekatan kolaborasi.

 Dalam mempersiapkan Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah , Pada Hari  Minggu 24/4/2022 Guruberilmu.id Kuanta Mengadakan Sharing Session - Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah, Dimana Kegiatan tersebut dilaksanakan Secara Daring ( ON LINE ) https://zoom.us/j/93431276294?pwd=RmVaQXEzRk9tK3VBUlJsdmtpVmN1UT09

Meeting ID: 934 3127 6294  Passcode: ss240422

Dalam Kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  mengikuti kegiatan Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah. Dalam kesempatan ini Penulis menyimak dengan seksama kegiatan Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru di Sekolah tersebut , Agar Kelak SMP PGRI 6 Surabaya betul – betul Mempersiapkan dengan Matang Pembelajaran PARADIGMA Baru Tersebut , Sehingga tidak hanya SLOGAN Saja Tetapi Semua Bisa Menyambut PARADIGMA Baru Tersebut

Sebelum Mengakhiri Kegiatan tersebut Pihak Kuanta membagikan LINK PRESENSI  Dimana Penulis Melakukan Presensi Melalui Link https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSf4ThP-H-hzjJ5rK5h7C6MnpsMvwp5A8_uiVXzNjfjzmuZolw/viewform

 

 

Minggu, 24 April 2022

“ TANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER SEJAK DINIUNTUK MENCETAK GENERASI EMAS UNGGUL SERTA BERKARAKTER “

 










































“ TANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER

SEJAK DINIUNTUK MENCETAK GENERASI EMAS UNGGUL

SERTA BERKARAKTER “

HARI KE - 113

 

Pelajaran KARAKTER ini perlu di ajarkan dan di terapkan dalam hidup seseorang karena begitu pentingnya KARAKTER. Oleh sebab itu setiap orang perlu membangun karakter yang baik dalam hidupnya, karena keberhasilan ditentukan oleh sebuah karakter yang baik. CHARACTER BUILDING (MEMBANGUN KARAKTER) Sebuah Kualitas hidup yang membuat seseorang Berbeda dengan orang lain. Kualitas yang dimaksud adalah: Mutu, bobot atau nilai tambah hidup seseorang. Berbeda yang dimaksud adalah: Cara hidup seseorang yang berubah. Sedangkan KARAKTER itu sendiri adalah: Sifat, tindakan dan perkataan seseorang. Jadi KARAKTER itu bukan hanya sebuah perkataan, tapi yang terpenting adalah sebuah tindakan untuk mau berubah. Karakter yang Baik itu sendiri adalah sebuah Teladan (menjadi cotoh) KARAKTER YANG BAIK ADALAH : 1. Motivasi dari dalam untuk melakukan apa yang benar, walaupun kita suka atau tidak suka untuk melakukannya dalam segala situasi. 2. Semua orang dapat memiliki KARAKTER yang baik; semua umur, kedudukan/jabatan, ras, ekonomi. 3. Selalu bersumber dari dalam hati. MEMBANGUN KARAKTER DENGAN Siswa mampu/dapat membiasakan diri untuk memiliki sikap/ karakter Penuh Perhatian terhadap: Pelajaran kampus, tugas-tugas harian, pakaian, tempat tidur, pekerjaan dirumah, Bersikap untuk menghormati dosen, orang tua dan sesama dan dapat mengatur (disiplin) waktu secara efesien untuk menjadi berhasil. Bullying berasal dari kata bully, yang dalam kamus Oxford diartikan sebagai ‘seseorang yang terbiasa berusaha untuk menyakiti atau mengintimidasi mereka yang mereka anggap rentan’. Dapat diartikan juga sebagai perilaku intimidasi. Dilansir dari bullying.co.uk, bullying biasanya didefinisikan sebagai perilaku berulang yang dimaksudkan untuk melukai seseorang baik secara emosional maupun fisik, bully sering ditujukan pada orang tertentu karena ras, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, penampilan, hingga kondisi fisik seseorang. Menurut stopbullying.gov, bullying adalah perilaku agresif yang tidak diinginkan di antara anak-anak usia sekolah. Perbuatan ini melibatkan ketidakseimbangan kekuatan yang nyata atau yang dirasakan (oleh korban maupun pelaku). Perilaku bull berpotensi diulangi seiring berjalannya waktu dan berpotensi menimbulkan masalah jangka panjang baik untuk korban maupun pelaku. Jika disimpulkan, maka bullying dapat kita artikan sebagai perilaku intimidasi yang dapat dilakukan berulang untuk melukai individu baik emosional maupun fisik dan melibatkan ketidakseimbangan kekuatan di mana pelaku mendominasi dan korban menjadi pihak yang lemah. Perilaku ini dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja, namun memang paling sering terjadi pada anak-anak. Menurut data KPAI pada tahun 2018, kasus bullying dan kekerasan fisik masih menjadi kasus yang mendominasi pada bidang pendidikan. Kasus yang tercatat bukan hanya kasus siswa yang tercatat mem-bully siswa lain, tapi juga termasuk kasus siswa yang melakukan bully terhadap guru di sekolah. Kasus yang tercatat mungkin hanya sebagian kecil saja, karena masih banyak sekali pihak yang kurang mengerti atau bahkan tidak peduli.

Dalam Mencetak Karakter dari Peserta serta Mencegah Bullying di kalangan SMP Swasta Surabaya Utara , Pada Hari Sabtu 23/4/2022 Sebanyak 40 Guru BK Dan 40 Waka Kesiswaan Mengikuti Pelatihan Teknik Pendampingan Siswa dan Teknik Konseling   Yang diadakan Secara DARING ( ON LINE )  Melalui ZOOM Dengan LINK Join Zoom Meeting

https://us06web.zoom.us/j/89731405163?pwd=dk4wWXFZaCsvUWNXUFJyOHFhWVF6UT09   Meeting ID: 897 3140 5163  Passcode: 644018

Pada Kegiatan Pelatihan Teknik Pendampingan Siswa dan Teknik Konseling   Dimana Materi yang di sampaikan di 40 Guru BK Dan Waka Kesiswaan adalah Tentang CHARACTER Bulding Dan BULLYING Dimana Materi Itu Sangat Cocok dengan Kurikulum Merdeka tentang Profil Pelajar Pancasila yang di Terapkan Oleh Kementerian Pendidikan RISTEK

Penulis berharap Agar 40 Guru BK Dan 40 WAKA Kesiswaan SMP Swasta Surabaya Utara  Bisa Membangun Karakter dengan Sebaik – baiknya Serta Penulis Berharap Agar Sudah Tidak Ada Lagi BULLIYING Yang ada  di Sekolah , Mari Kita JADIKAN SMP Swasta Surabaya Utara Menjadi Sekolah Yang Hebat Dan Sekolah Yang Mencetak Generasi Emas Unggul Dan Berkarakter .

Sebelum Akhiri Kegiatan Tersebut Para Guru BK Dan WAKA Kesiswaan Dapat Mengisi Presensi Melalui LINK https://bit.ly/3rG6ibW

# Tantangan GuruSiana

#Guruhebat

#Dinaspendidikan SurabayaA