Selasa, 19 Oktober 2021

SEMOGA PERJUANGAN NAKES KEGIATAN VAKSIN SELAMA 6 JAM DI SMP PGRI 6 SURABAYA 82 DOSIS MENJADIKAN KOTA SURABAYA BERSIH DARI COVID SERTA MENINGKATKAN HARD IMUNITY “

 
































































































SEMOGA PERJUANGAN NAKES KEGIATAN VAKSIN

SELAMA 6 JAM  DI SMP PGRI 6 SURABAYA 82 DOSIS

MENJADIKAN KOTA SURABAYA  BERSIH DARI COVID

SERTA MENINGKATKAN HARD IMUNITY “

HARI KE -643

Vaksinasi adalah pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan imunitas (antibodi) sistem imun di dalam tubuh. Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer yang sangat handal mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan prosedur vaksinasi yang benar diharapkan akan di peroleh kekebalan yang optimal, penyuntikan yang aman dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi(KIPI) yang minimal. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi. Vaksinasi Covid-19 dilakukan setelah kepastian keamanan dan keampuhannya ada, merupakan upaya untuk menurunkan kesakitan dan kematian dan mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd imunity). Selain itu, vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, juga menjaga produktivitas dan mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat. Dalam menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan satu intervensi kesehatan saja. Upaya vaksinasi yang dilakukan saat ini, tidak semata-mata menjadi satu-satunya upaya melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Vaksinasi tidak akan berhasil apabila tidak diimbangi dengan protokol kesehatan. Harus diingat, perlu waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi (kekebalan) sehingga siapa pun yang sudah divaksinasi tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan (3M), sampai pandemi dinyatakan berakhir. Untuk itu selama belum tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity, maka pencegahan paling efektif adalah kepatuhan protokol kesehatan oleh seluruh individu. Tetap pakai masker yang benar, jaga jarak hindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan. Upaya edukasi dan komunikasi kepada masyarakat harus dilakukan seimbang antara vaksinasi dan protokol kesehatan. Langkah penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan secara tunggal, harus komprehensif dengan melibatkan protokol kesehatan yang ketat demi menekan lebih banyak jumlah orang yang terinfeksi. Pada waktu bersamaan, upaya ini harus didukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sehingga mereka yang sakit semakin sedikit, dan mendongkrak angka kesembuhan. Dan hal ini akan menjadi sempurna jika vaksinasi dilakukan untuk mengurangi kerentanan terinfeksi, pengembangan keparahan gejala penyakit dan peluang penularan kepada orang lain. Dari pemaparan di atas, bisa kita lihat bahwa vaksin Covid-19 membawa banyak manfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi banyak orang. Oleh sebab itu, meskipun banyak beredar isu-isu seputar vaksin yang belum jelas kebenarannya, kita tidak perlu ragu atau takut untuk menjalani vaksinasi Covid-19

Dalam meningkatkan Level Kota Surabaya Di IRMENDAGRI , PEMKOT Surabaya Sangat gencar melakukan kegiatan VAKSINASI COVID 19 , Seperti yang dilakukan di SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dimana Penulis yang di telpon pihak PUSKESMAS UPTD WONOKUSUMO Yang sangat mendadak Jam 12 Menyampaikan Jika Jam 14.00 Dilakukan Kegiatan VAKSINASI COVID Di SMP PGRI 6 Surabaya , Alhamdulilah Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya di bantu Bapak SYAHRUL,S.Pd Kepala SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya , Bapak ERVIN Mahmudi ,S.H , Bapak H.OEMAR,S.Ag Kepala SMP Kemala Bhayangkari 8 Surabaya , Ibu SRI SUPADMI ,S.Pd dan MOCH. SUIB Menata dan menyapu ruangan yang akan di pakai untuk kegiatan VAKSINASI Tersebut

Tepat Pukul 14.00 Kegiatan VAKSINASI Di SMP PGRI 6 Surabaya di mulai , walaupun agak sedikit berat menyiarkan kegiatan VAKSIN Pada Sore hari Ini Lewat Musholah -  Musholah yang ada Di Wilayah RW V Bulak Rukem III Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Dimana DOSIS Yang di siapkan di SMP PGRI 6 Surabaya adalah SINOVAC Dosis 1 Dan 2 Dengan Jumlah DOSIS Sebanyak 82 Dosis . Awalnya Penulis sempat Psimis dengan jumlah tersebut mengingat banyak warga yang pulang Mudik Ke MADURA Merayakan MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W  , Berkat kesabaran dari Penulis yang mendampingi NAKES – NAKES PUSKESMAS UPTD Wonokusumo  Akhirnya TEPAT Pukul 20.00 Alhamdulilah Perjuangan Selama 6 Jam Akhirnya  VAKSIN SINOVAC Dosis 1 Dan 2 Di SMP PGRI 6 Surabaya Habis Semua , Alhamdulilah setelah Habis semua VAKSIN Tersebut Penulis memberikan hidangan makan Malam SAYUR LODEH , TELUR , BABAT , SAMBEL Dan Krupuk udang sambil menikmati hidangan penulis menyampaikan Terimakasih Kepada NAKES UPTD WONOKUSUMO Yang sudah berjuang dengan sekuat tenaga demi Hard Imunity Di Kota Surabaya , Serta Semoga LEVEL Kota Surabaya Semakin Meningkat dan CORONA Hilang dari BUMI  Kota Surabaya tercinta.

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

Senin, 18 Oktober 2021

“ AJARKAN GURU – GURU UNTUK SELALU SENYUM KARENA SENYUM ADALAH IBADAH SAMBUT PPDB 2022/2023 DENGAN SENYUM TULUS “

 

“ AJARKAN GURU – GURU UNTUK SELALU SENYUM

KARENA SENYUM ADALAH IBADAH

SAMBUT PPDB 2022/2023 DENGAN SENYUM TULUS “

HARI KE -642

 

Senyum adalah salah satu bagian ekspresi rasa yang kita alami kepada seseorang. Bentuk dari kelembutan hati dan wujud dari cahaya hidayah sunnah dalam menghadapi kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT. Selain itu, senyum juga merupakan tanda mulianya akhlak seseorang. Apalagi, akhlak yang mulia merupakan amalan baik nan istimewa dengan timbangan yang berat di sisi Allah SWT kelak. Mengapa? Karena senyum juga merupakan salah satu bukti keimanan dan ketakwaan seseorang ketika seseorang tersebut mendapatkan ujian dari Allah SWT. Baca juga tentang Ayat Al-Quran Tentang Melakukan Perjalanan Ditambah, senyum merupakan jenis sedekah paling ringan yang bisa memberatkan timbangan pahala kita nanti. Dalam Islam sendiri terdapat beberapa dalil tentang senyum. Sudah disebutkan diatas bahwa apabila kita tersenyum dihadapan saudara kita, kita sudah melakukan sedekah paling ringan yang diperhitungkan oleh Allah SWT untuk menambah pahala kita. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

 

«تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ»

 

“Senyummu di depan saudaramu, adalah sedekah bagimu” (Sahih, H.R. Tirmidzi no 1956).

 

Senyum adalah kebajikan

Rasulullah pernah bersabda, diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Muslim, yang berbunyi:

 

«لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ»

 

“Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri”. (H.R. Muslim no 2626).



Rasulullah tersenyum kepada para sahabat.

Kemudian apabila kita sering tersenyum, bisa jadi kita sedang menjalankan salah satu Sunnah Rasul. Karena Rasulullah SAW suka sekali tersenyu. Sebagaimana Jarir bin Abdillah menceritakan:

 

مَا رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسلَمْتُ إِلَّا تَبَّسَم فِي وَجْهِي

 

“Rasulullah tidak pernah melihatku sejak aku masuk islam, kecuali beliau tersenyum”. (Sahih, H.R. Bukhari no. 250)

 

 

Menjadi sarana berbuat baik kepada manusia

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada semua manusia denga hartamu, maka hendaknya kebaikanmu sampai kepada mereka dengan keceriaan (pada) wajahmu.” (H.R. al-Hakim (1/212) Jadi bisa disimpulkan dengan senyum, kita bisa menghadirkan kebaikan-kebaikan tersendiri dalam hidup kita. Baca juga tentang  Keutamaan Memiliki Anak Perempuan dalam Islam, Konsep Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Islam, dan Hukum Tolong Menolong Dalam Islam Membuat orang lain bahagia Dengan tersenyum, kita secara tidak sadar memberikan energi positif kepada orang yang menerima senyuman kita. Sebagaimana yang dipaparkan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi yang berbunyi:Menampakkan wajah manis di hadapan seorang muslim akan meyebabkan hatinya merasa senang dan bahagia, dan melakukan perbuatan yang menyebabkan bahagianya hati seorang muslim adalah suatu kebaikan dan keutamaan. (Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” no. 6 hal 75-76) Dan demikian itu pula  beberapa anjuran terkait mengapa kita harus banyak – banyak tersenyum. Karena dibalik senyum, terdapat pahala yang teramat sangat banyak, pun mudah untuk dilakukan.

Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Selalu menyampaikan kepada Bapak / Ibu Dewan Guru untuk selalu melayani siswa dan wali Murid dengan senyuman, Karena Senyuman itu adalah ibadah , Jangan sampai kita melayani mereka dengan Cemberut Itulah yang selalu Penulis sampaikan kepada Bapak / Ibu Guru baik di SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS AL-IKHLAS Surabaya

Harapannya Dengan Bapak / Ibu dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya memberikan senyuman  semoga membawa keberkahan untuk Pelaksanaan PPDB 2022/2023 Yang Sudah di launcing Semoga Berkah Barokah Selamanya Serta Mendapatkan Siswa / Siswi yang banyak berkah barokah selamanya. Ingat SENYUM ADALAH IBADAH “ KATA PENULIS”

 

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

 

Minggu, 17 Oktober 2021

“ GURU ADALAH SEGALAH NYA “

 





















“ GURU ADALAH SEGALAH NYA “

HARI KE - 641

Guru bukan orang hebat, tapi orang-orang hebat dihasilkan oleh guru.Setiap tahun, 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Hari guru dilatarbelakangi oleh lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dulu bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Di mana guru salah satu profesi yang mulia dikarenakan guru sebagai pencetak insan negara dan pembentukan akhlak anak didik & guru seorang pendidik insan yang berjasa karena merekalah yang bertanggung jawab mendidik manusia bagi melahirkan generasi yang cerdas dan cakap serta sanggup melaksanakan tugas terhadap diri, keluarga, masyarakat dan negara. Guru disebut sebagai pahlawan karena tugasnya yang cukup berat dalam mendidik murid-muridnya, Guru disebut tidak mendapatkan tanda jasa karena begitu banyaknya guru di Indonesia yang menjadi pahlawan bagi muridnya, namun sering kali mereka terlupakan dan tidak mendapatkan penghargaan sebesar jasanya. Yang saya perhatikan dalam pendidikan guru adalah segalanya & Keberhasilan seorang siswa di sekolah tidak hanya ditentukan antusias belajar yang tinggi. Banyak penopang lain untuk mewujudkan prestasi gemilang. Tidak banyak orang menyadari bahwa keberhasilan atau prestasi yang digapai pelajar sesungguhnya bukan murni hasil jerih payah pelajar itu sendiri, tetapi ada peran penting seorang guru di sana, di samping peran signifikan orang tua. Dalam pendidikan guru berperan bukan hanya memberikan nilai atau ilmu begitu saja sebangai profesi yang mulia guru sebagai penentu bibit masa depan bangsa di mana guru memberikan didikan mulai anak yang tidak mengenal huruf dan angka tidak tahu beretika tidak tahu yang mana akhlak yang baik dan buruk dan di situlah peran utama guru menjadikan anak didiknya menjadi berakhlak mulia & Guru akan merasakan kesenangan yang luar biasa bersentuhan dengan siswa setiap hari, berinteraksi dengannya selalu menentramkan, melihat para siswa sukses di kemudian hari di situlah kesenangan seorang guru yang mulia dan memberikan semangat seorang untuk lebih giat mendidik dan menciptakan anak yang berakhlak yang bisa menjadi penerus masa depan bangsa. Guru juga Inti dari sebuah sekolah. Guru merupakan pendidik yang bertanggung jawab memberi bimbingan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya. Di mana seorang guru memperkenalkan agama, budaya, alam, sejarah kepada anak didiknya. Profesi guru dapat dikatakan  ujung tombak generasi penerus bangsa, gurulah yang pertama mengukir akan dijadikan apa generasi muda ini. Mulai dari mengajari cara membaca hingga seorang pelajar menjadi ahli, guru ialah sosok paling penting dalam kehidupan seseorang, guru adalah ujung tombak generasi penerus bangsa, gurulah yang pertama mengukir akan dijadikan apa generasi muda ini. Mulai dari mengajari cara membaca hingga seorang pelajar menjadi ahli, guru adalah sosok penting dalam kehidupan pendidikan dan guru adalah segalanya.

Di masa pandemi seperti saat ini peranan guru sangat diperlukan tetapi di masa pandemic ini Guru malah sangat miris , dimana  dimasa pandemic ini guru beralih ke profesi yang lain yaitu  melakukan kegiatan Jualan  Agar di masa pandemic ini bisa memenuhi kebutuhan hidup nya seperti yang dilakukan Pak SYAHRUL,S.Pd Kepala SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya yang setiap hari jualan di rumah sepulang ngajar Jualan kopi , MIE , Gula , Beras Dan Jajan Jajan Serta Sekarang Ini Beliau juga melakukan Jualan CELANA3/4  Itu semua tidak  lain untuk memenuhi kebutuhan hidup beliau yang tinggal bersama seorang istri dan 2 orang putra yang masih kecil kecil , Tidak hanya Pak SYAHRUL S.Pd tetapi juga hal sama di alami oleh Bapak OEMAR ,S.Ag Kepala SMP Kemala Bhayangkari yang jualan bumbu di Pasar Tandes Manukan

Penulis yang Juga Seorang Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9  Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir berharap Peringatan HARI GURU NASIONAL , Penulis berharap Agar Nasib Guru – Guru Sekolah SWASTA Bisa tersejahterahkan Dengan memberikan TUNJANGAN Bagi Guru Sekolah Swasta yang tidak usah muluk muluk UMK  , Tapi di berikan  1.000.000/ guru asal guru swasta bisa mendapatkan semua rata dan tanpa syarat yang ribet , Karena Guru Adalah  Panutan Segalah – galahnya , Semoga Hal Ini Terwujud sehingga Pendidikan Kota Surabaya Aman Dan Nyaman  Dalam Mendidik Dan Mencetak Generasi Emas Unggul

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat