Selasa, 29 September 2020

“ Alhamdulilah TELKOMSEL Dan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara PEDULI OPERATOR DAPODIK “

 






















“ Alhamdulilah TELKOMSEL Dan MKKS

SMP Swasta Surabaya Utara PEDULI OPERATOR

DAPODIK “

Hari Ke - 259

Beban yang paling berat menjadi operator sekolah adalah beban mental, kenapa ? karena operator sekolah (OPS) adalah satu-satunya orang yang menjadi sasaran emosi para guru yang tidak cair uang sertifikasinya. Bahkan antara ops dengan guru bisa terjadi perselisihan yang serius karena guru tidak terima kalau uang sertifikasinya tidak cair, sedangkan OPS juga tidak mau dijadikan objek penderita oleh para guru. Alhasil adu jotos pun bisa saja terjadi adahal kalau mencermati surat keputusan pengangkatan operator sekolah pada poin kedua, operator sekolah bertugas : 1) Menghimpun/mengumpulkan data dengan menggunakan format F-SEK, F-PD, dan F-PTK; 2) Memasukkan data ke dalam aplikasi (dapodik) pendataan yang telah disiapkan oleh Kemdikbud; 3) Mengirim ke server Kemendikbud secara online; 4) Membackup lokal data yang telah di entri; 5) Mengarsipkan formulir yang sudah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga kependidikan untuk kepentingan monitoring dan audit; 6) Melakukan update data secara reguler ketika ada perubahan data; dan 7) Berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten mengenai operasional penggunaan aplikasi dan memastikan data yang diinput sudah masuk kedalam server dikdas.Selain itu, pada poin ke tiga keputusan kepala sekolah yang berbunyi segala biaya yang timbul akibat dikeluarkan keputusan ini dibebankan pada RAPBS yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah. Sayangnya pada poin ini tidak disebutkan berapa besaran uang saku yang harus diberikan untuk operator sekolah.Banyak sekali kendala-kendala yang harus dilalui oleh OPS dalam mengelola Dapodik dan layanan informasi terpadu Padamu Negeri. Selain PTK yang tidak bisa mengoperasikan komputer/laptop, jaringan internet selalu menjadi permasalahan utama, apalagi di pedalaman-pedalaman seperti di pulau Kalimantan. Sinkronisasi offline yang menjadi alternatif mengirim data ternyata juga tidak efektif karena ujung-ujungnya untuk sinkronisasi data para OPS juga harus berada pada titik-titik tertentu agar bisa terkoneksi dengan internet, kalau tidak bisa, mau tidak mau harus turun gunung dan bagi guru yang merangkap OPS terpaksa harus meninggalkan tugas beberapa hari demi untuk melakukan sinkronisasi data dapodik Seharusnya, sebelum para guru menyalahkan operator sekolah, terlebihdahulu para guru secara mandiri memperivikasi data mereka di P2TK Dikdas untuk melihat info penting kelengkapan isian data PTK di Dapodik, saat memperivikasi inilah akan diketahui kesalahan data yang diinput ops, salah satunya tentang JJM linier guru. Kalau saja masing-masing guru memperifikasi data mereka secara individu, tidak akan mungkin sampai terjadi tunjangan profesi tidak dicairkan, jadi jangan seenaknya saja menyalahkan OPS. beban OPS bertmbah berat. Bayangkan saja, dengan seabrek tugas OPS yang dibebankan ditambah lagi tugas-tugas yang seharusya dilakukan oleh masing-masing individu PTK secara mandiri malah diserahkan dan dikerjakan oleh Operator Sekolah. Jadi, Kemendikbud jangan terlalu banyak berharap akan memperoleh data-data yang betul-betul faktual, transparan, objektif, akurat, dan akuntabel.

Sejak diperlakukannya SATU NUSA SATU BANGSA SATU DATA DAPODIK, Operator sekolah setiap pagi , malam hingga pagi lagi mereka menggerjakan data – data sekolah , Apalagi di Tahun  Pelajaran 2020/2021 Tugas Operator DAPODIK begitu sangat berat yaitu melakukan Input Nomor PONSEL Siswa Maupun Guru di dalam Data DAPODIK , Setelah masuk di DAPODIK Baru di VERVAL Ponsel , melihat beratnya tugas dari Operator DAPODIK , MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Bersama dengan TELKOMSEL Pada hari Selasa 29/9/2020 mengadakan kegiatan Sharing Session kendala teknis update DAPODIK pelanggan TELKOMSEL dan pemberian reward kepada operator sekolah  Yang diadakan di Gedung GRAHA PARI TELKOMSEL PEMUDA Lantai 5 Dari SMP Swasta Surabaya Utara Operator Sekolah yang hadir sebanyak 27 SMP Swasta  , dari Pihak TELKOMSEL diwakili oleh Manager  branch Surabaya Bapak  deni budianto dan Ibu Tine , Dalam sambutannya ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang sekaligus Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  menyampaikan ucapan terimakasih kepada TELKOMSEL yang sudah Membantu Memberikan KARTU PERDANA Bagi Siswa dan Guru di Wilayah Surabaya Utara yang kedua Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd selaku Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara mengucapkan banyak terimakasih atas Perhatian dari TELKOMSEL yang telah Peduli kepada Operator DAPODIK dengan Mengundang OPERATOR DAPODIK PAHLAWAN DATA Sekolah , Di Akhir Sambutan Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara memberikan CINDERAMATA Bagi TELKOMSEL., dalam kesempatan tersebut MKKS SMP Swasta Surabaya Utara berharap agar kerjasama ini tidak hanya  berhenti di sini , tetapi bila ada Event yang lain Mohon MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dapat di libatkan, Dalam kesempatan tersebut Pihak TELKOMSEL Mendengarkan permasalahan – permasalahan yang di alami Operator DAPODIK Selama INPUT Kartu PERDANA Bahkan Sampai lembur lembur malam dan pulang pagi demi data mereka terinput dan keluar SPJTM , Sehingga Siswa dan Guru bisa menerima Paket Belajar dari Kementerian Pendidikan , Dalam kesempatan tersebut Manager branch Surabaya Bapak  deni budianto memberikan CINDERA MATA Bagi MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dalam hal ini di terima oleh Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara, Sebelum pulang ke 27 Operator DAPODIK SMP Swasta Surabaya Utara menerima kenang kenangan dari TELKOMSEL Dan Makan Siang . Sebelum meninggalkan Ruangan Bapak  deni budianto dan Ibu Tine untuk Download Aplikasi LINK Aja. Alhamdulilah Sebagai bentuk rasa kepedulian TELKOMSEL Kepada OPERATOR DAPODIK Sekolah mengisi Ke LINK Aja .Operator DAPODIK Merasa Senang karena Ada Perhatian buat mereka dan terimakasih Sudah Membantu TOP UP Lewat LINK Aja. Menurut BANU ATMOKO , S.Pd , Kalau Bukan Kita Sapa Yang Akan NGOPENI OPERATOR DAPODIK Sebagai PAHLAWAN Data , TERIMAKASIH TELKOMSEL Dan Tetap Semangat Untuk OPERATOR DAPODIK SMP Swasta Surabaya Utara , Berikan DATA Yang Berkualitas Bagi Kementerian Pendidikan Mari Sinergi Bersama Untuk MAJU .

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Senin, 28 September 2020

“ Ajak Siswa Untuk Kreatif Inovatif Dan Berpikir Kritis Melalui Peneliti Belia”

 




































“ Ajak Siswa Untuk Kreatif Inovatif Dan Berpikir Kritis Melalui Peneliti Belia”

Hari Ke 258

Peneliti dalam pengertian luas dapat merujuk pada setiap orang yang melakukan aktivitas menggunakan sistem tertentu dalam memperoleh pengetahuan atau individu yang melakukan sejumlah praktik-praktik di mana secara tradisional dapat dikaitkan dengan kegiatan pendidikan, pemikiran, atau filosofis. Secara khusus, istilah peneliti dikaitka pada individu-individu yang melakukan penelitian (meneliti) dengan menggunakan metode ilmiah . Seorang peneliti, bisa jadi adalah seorang ahli pada satu bidang atau lebih dalam ilmu pengetahuan.Peneliti dalam lingkup pemerintah Indonesia merupakan Pejabat Fungsional Peneliti yang didefinisikan sebagai pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas teknis penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi pada organisasi penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian instansi pemerintahbelia" menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) online dan menurut para ahli bahasa.Arti kata Belia - be-lia a muda sekali; remajake-be-li-a-an n perihal belia; keadaan yg masih remaja: arloji plastik itu memang mempunyai gaya tersendiri, yaitu berciri - yg penuh warna dan kegairahan

Pada Hari Minggu 27/9/2020 Sebanyak 4 Peserta didik SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  yang terdiri  dari MOCH. SUIB , MAS AYU DINI SUCIATI , ABDUL AZIZ  Dan YULIANA LATIFAH Siswa Kelas 8 Mengikuti kegiatan  Pembekalan Materi Peneliti Belia yang diadakan Oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Dalam kesempatan tersebut kegiatan tersebut dilaksanakan secara DARING ( ON LINE ) , Walaupun Hari Libur tapi ke empat pesrta didik tersebut tetap semangat untuk mendapatkan ilmu tentang Penelitian. Dimana kegiatan mereka selalu di damping oleh Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Yang Juga Alumni Jurusan S.1 PLS Kelahiran APRIL 1984 , bagi BANU ATMOKO , S.Pd bahwa kegiatan peniliti belia adalah kegiatan yang rutinitas dilakukan oleh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya , setiap tahun selalu mengirimkan Tim untuk ikut berpartisipasi dalam ajang yang paling bergensi tersebut , Setiap tahun siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya selalu di latih oleh Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si  mendampingi Bidang Lingkungan Sedangkan  Ibu MEI KURNIATUL ADAWIYAH , S.Pd mendampingi Bidang Matematika. Dalam kesempatan tersebut seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Mengikuti  kegiatan tersebut melalalui LINKJoin  Zoom Meeting https://zoom.us/j/97392675290?pwd=NHE0WFZnZmIxWTJLVDJWdEpqaVRYUT09  Meeting ID: 973 9267 5290 Passcode: 678322  menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO , S.Pd beliau berharap anak didik SMP PGRI 6 Surabaya bisa lebih intens dalam melakukan penelitian penelitian sehingga mereka semua bisa lebih kreatif dan ber inovasi serta BANU ATMOKO , S.Pd memotivasi kepada seluruh siswa / siswi tersebut Walaupun  Siswa kalian Sedikit Tetap harus Berkualitas dan bermutu

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

Minggu, 27 September 2020

“WIBINAR Pelatihan Headmaster Scale Up Batch-1”

 










“WIBINAR Pelatihan Headmaster Scale Up Batch-1”

                                                          Hari Ke - 257

Pendidikan di era modern saat ini telah berkembang dengan beragam bentuk dan metode yang ditawarkan. Pendidikan Agama Islam dan Al-Qur’an, sebagai salah satu pilar penting pembangunan peradaban masyarakat Indonesia, ternyata belum mendapatkan perhatian yang serius. Hal ini terlihat dari penerapan sistem Pendidikan Agama Islam dan Al-Qur’an yang bersifat monoton dari sisi metodologi dan bersifat parsial bila ditinjau dari substansi dan output pembelajarannya. Alhasil, sistem pendidikan ini menghasilkan generasi yang hanya bisa membaca Al-Qur’an dengan kemampuan ala kadarnya. Penanaman rasa cinta dan kedekatan pada Al-Qur’an pun nyaris tidak menjadi prioritas dalam pembelajaran. Apalagi penanaman kesadaran beribadah dan pertumbuhan akhlaq Islami yang mulia, sehingga banyak murid muslim yang bisa baca Al-Qur’an tetapi mengalami degradasi ibadah dan moral.     Penumbuhan rasa cinta pada Al-Qur’an hanya dapat dilakukan dengan menghadirkan pembelajaran yang menggairahkan, tidak membosankan, bahkan membuat sang peserta didik ketagihan untuk terus belajar dan belajar. Oleh karena itu, Yayasan Syafa’atul Qur’an Indonesia (YAQIN) menghadirkan WAFA Belajar Al-Qur’an Metode Otak Kanan sebagai sistem dan metode pembelajaran Al-Qur’an yang Komprehensif, Mudah, dan Menyenangkan.  Konsep pembelajaran yang komprehensif memenuhi kebutuhan seorang muslim dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an sebagaimana sahabat Rasulullah yang mampu membaca, memahami, mempraktekkan, dan menghafal Al-Qur’an. 4 interaksi tersebut kami hadirkan kedalam kurikulum pendidikan Al-Qur’an dengan konsep 5T, yakni: Tilawah, Tahfidz, Tarjamah, & Tafsir Supervisi manajerial adalah fungsi supervisi yang berkenaan dengan aspek pengelolaan sekolah yang terkait langsung dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas sekolah yang mencakup (1) pe­rencanaan, (2) koordinasi,(3) pelaksanaan,(4) penilaian,(5) pengembangan kompetensi SDM kependidikan dan sumberdaya lainnya.Supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengawas satuan pendidikan dalam rangka membantu kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya guna meningkatkan mutu dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran. Supervisi ditujukan pada dua aspek yakni: manajerial dan akademik. Supervisi manajerial menitikberatkan pada pengamatan aspek-aspek pengelolaam dan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung (supporting) terlaksananya pembelajaran.Sementara supervisi akademik menitikberatkan pada pengamatan supervisor terhadap kegiatan akademik, berupa pembelajaran baik di dalam maupun luar kelas. Dalam Panduan Pelaksanaan Tugas Pengawas Sekolah/ Madrasah (Direktorat Tenaga Kependidikan, 2009:20) dinyatakan bahwa supervisi manajerial adalah supervisi yang berkenaan dengan aspek pengelolaan sekolah yang terkait langsung dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas sekolah yang mencakup perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, penilaian, pengembangan kompetensi sumberdaya manusia (SDM) kependidikan dan sumberdaya lainnya.

Pada Hari Sabtu 26/9/2020 Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Sabtu 27/9/2020  Mengikuti  WIBINAR Pelatihan Headmaster Scale Up Batch-1 Melalui LINK ZOOM : Join Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/89200398960?pwd=YjE0b2lQYUhFbUFyTTZtYVlvVVdrdz09 . Adapun Pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu SUPERVISI Yang di sampaikan oleh Ibu DyahSaptariningtyas , Materi Selanjutnya Yaitu  Dr. Shobikul Qisom , M.Pd menjelaskan  Tentang  SUPERVISI MANAJERIAL. Dalam Kesempatan tersebut merasa bahagia dapat ikut kegiatan tersebut , Harapannya  Nanti SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya  bisa tertib Administrasi Sehingga Proses Pembelajaran Baik Walaupun Sekolah Swasta , Harapannya Ini SUPERVISI  Bisa berjalan terus sehingga siswa Aman Dan Nyaman Dalam Proses Pembelajaran. Di Akhir Acara Penulis Juga Mendapatkan Sertifikat Melalui LINK http://bit.ly/SertifikatHSP01

 

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat