Rabu, 08 April 2020

“Tiada Hari Tanpa Belajarar Daring Imbas pandemik Covid-19 “









































“Tiada Hari Tanpa Belajarar Daring  Imbas pandemik Covid-19 “
                                                                             Hari Ke - 85

Pada bulan Maret ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang turut terkena imbas pandemik Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh dunia. Sama halnya seperti SARS dan MERS, Covid-19 merupakan penyakit yang dapat berakibat fatal dan disebabkan oleh infeksi virus (Hananti, 2020). Pandemik Covid-19 menyebabkan Indonesia turut mengeluarkan beberapa himbauan kepada publik, seperti seruan gerakan work from home dan seruan pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh hampir seluruh universitas yang ada di Indonesia. Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka melalui platform yang telah tersedia. Terkait dengan pembelajaran daring, pembelajaran daring merupakan salah satu metode baru dan belum lumrah digunakan terdapat beberapa hambatan terkait dengan pembelajaran daring. Sebanyak 44.9% responden merasa bahwa kendala utama yang dirasakan merupakan kendala signal kendala utama yang dirasakan merupakan kendala habisnya kuota dan keterbatasan uang yang mereka miliki untuk terus menerus mengisi ulang kuota internet pembelajaran daring memiliki banyak kekurangan dari berbagai aspek. pembelajaran daring merupakan kekurangan major atau kekurangan yang dirasa besar dan dapat menghambat proses kegiatan belajar mengajar secara keseluruhan. Dimulai dari masalah signal hingga sulit untuk fokus, pembelajaran daring dinilai menambah beban
Dalam mengatasi pandemik Covid-19  seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo  Kecamatan Semampir , Dalam mengisi liburan siswa , tidak hanya mengerjakan soal – soal daring saja mulai Microsoft 365 , Rumah belajar dan lain sebagainya, Tetapi Pada Hari Selasa 7/4/2020 Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mengerjakan soal – soal Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mulai kelas 7 – 9 dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya kelas 4 – 6 Mengerjakan soal – soal  IPA , Matematika Dan Bahasa Indonesia melalui https://bit.ly/tryout-ipabersama-1  , https://bit.ly/tryout-mtkbersama-1 https://bit.ly/tryout-bibersama-2.  Dalam kesempatan tersebut seluruh siswa / siswi mengerjakan soal – soal tersebut di rumah dengan pendampingan orang tua , Seperti biasa selesai mengerjakan soal – soal tersebut hasil nilai di kirim ke Group Whats App Kelas masing – masing. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Kelahiran APRIL 1984  alumni Jurusan  PLS UNESA  bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya untuk berlatih soal – soal walaupun  hanya dengan belajar di rumah di harapkan  mereka konsentrasi dan Sehingga semoga cita – cita kalian semua bisa terwujud sehingga dapat membanggakan dan mengharumkan nama Sekolah tercinta.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Selasa, 07 April 2020

“ Raut Wajah Penuh Harapan Dari Generasi Emas “













“ Raut Wajah Penuh Harapan Dari Generasi Emas “
                                                        Hari Ke - 84
Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS). Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona COVID-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 yang kemudian menjadi wabah. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis. Menurut WHO, virus corona COVID-19 menyebar orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas. Tetesan ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain. Orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Berdasarkan studi yang ada saat ini belum ditemukan penyebaranCOVID-19 melalui udara bebas Saat Indonesia genap berusia 100 tahun, menjadi salah satu alasan munculnya ide, wacana dan gagasan tentang Generasi Emas 2045. Istilah ini digaungkan tanpa sebab, pasalnya ada satu harta karun yang sejatinya bisa menjadi modal untuk kelangsungan bangsa dan negara ini kedepannya, bernama bonus demografi. Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.  Generasi Emas 2045 adalah visi mulia yang harus diemban oleh seluruh elemen masyarakat. Maka disinilah khususnya institusi pendidikan memegang peranan untuk menyiapkan masa transisi generasi muda di kemudian hari. Namun yang lebih penting adalah peran keluarga dalam menyiapkan generasi emas ini. Dengan berbasis kepada keluarga, diharapkan muncul generasi masa depan Indonesia yang memiliki kecerdasan yang komprehensif, yakni produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat, menyehatkan dalam interaksi alamnya, dan berperadaban unggul.
Sudah 1 Bulan Kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah  dengan pendampingan orang tua , termasuk salah satunya adalah di SMP PGRI 6 Surabaya  dan SDS AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli berbudaya lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir pada hari Senin 6/4/2020 Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya datang pada pagi hari pukul 06.30 Untuk mengumpulkan tugas – tugas mereka selama mereka , tampak raut wajah penuh harapan yang terpancar dari mereka baik siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mulai kelas 7 – Kelas 9  Dan siswa / siswi SDS AL-IKHLAS Surabaya mulai kelas 1- 6 , Menurut Mas Ayu Dini Suciati Dan YULIANA Latifah Kelas 7 SMP PGRI 6 Surabaya  Mengatakan “ Kapan Kami Masuk kembali Ke Sekolah “ Kami kangen Sekolah”. Itu sebagian harapan yang di sampaikan oleh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya  dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya pada saat mengumpulkan tugas – tugas di Sekolah. BANU ATMOKO , S.Pd selaku Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Kelahiran APRIL 1984 menyampaikan kepada anak didiknya , tetap banyak berdoa agar COVID-19 ini bisa segera berakhir dari muka bumi ini , serta tetap jaga Pola hidup bersih dan sehat  dan selalu pergunakan masker di manapun berada , agar virus tidak menyerang tubuh kita, di samping itu Kata BANU ATMOKO , S.Pd  tetap semangat belajar di rumah walaupun dengan belajar DARING / On Line , Sehingga semoga cita – cita kalian semua bisa terwujud sehingga dapat membanggakan dan mengharumkan nama Sekolah tercinta.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Senin, 06 April 2020

“ Penilaian Tengah Semester Pramuka DARING “














“ Penilaian Tengah Semester Pramuka  DARING 
                                                       Hari Ke - 83
Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS). Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona COVID-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 yang kemudian menjadi wabah. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis. Menurut WHO, virus corona COVID-19 menyebar orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas. Tetesan ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain. Orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Berdasarkan studi yang ada saat ini belum ditemukan penyebaranCOVID-19 melalui udara bebas kata "daring", yang merupakan bentuk singkatan dari kata "dalam jaringan" (online), yang dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi dan media internet. Dengan demikian, jurnalisme daring adalah sebuah metode baru penyajian informasi dan fakta dengan menggunakan bantuan atau perantara teknologi interne
Dalam rangka Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)  SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang  terletak di Jalan  Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  selalu mempunyai inovasi – inovasi , tidak hanya Tugas – Tugas  dalam mengisi liburan saja yang di berikan kepada seluruh siswa / siswi baik SM PGRI 6 Surabaya mulai kelas 7 – Kelas 9 , Tetapi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya kelas 4 – 6 juga mengerjakan soal – soal Daring ( ON Line )  Tetapi selama liburan ini di gunakan oleh Pelatih Pramuka SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Kak SYAHRUL , S.Pd  Pada  hari Selasa 31/3/2020  mengadakan  kegiatan Ulangan Tengah Semester DARING  Melalui MICROSOFT 365. Dalam kesempatan tersebut Pelatih Pramuka Alumni Jurusan Matematika UNIPA Kelahiran November  tersebut membuat Soal daring UTS Untuk  Pramuka sebanyak 50 Soal ,  Tidak hanya materi kepramukaan saja yang di buat , tetapi juga materi umum yang wajib di kerjakan oleh seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya . Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA  Kelahiran  APRIL 1984  BANU ATMOKO , S.Pd Menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah untuk mengukur  kemampuan peserta didik baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya, serta Untuk mengambil nilai rapot kegiatan Extra , Alhamdulilah dari Hasil LAPORAN Pelatih  Pramuka hasil nilai Pramuka PTS Sangat memuaskan semua , walaupun dalam kondisi COVID – 19 tetapi mereka tetap semangat dalam mengerjakan soal – soal tersebut. BANU ATMOKO , S.Pd berharap agar siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya tetap terus belajar mengerjakan latihan soal – soal dengan Daring , Serta tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat selalu baik di rumah maupun di manapun berada selalu gunakan masker dan cuci tangan selalu.
 #Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Minggu, 05 April 2020

“ Edukasi Masyarakat Untuk Cuci Tangan Yang Baik Dan Benar Cegah VIRUS COVID – 19



“ Edukasi  Masyarakat Untuk Cuci  Tangan Yang Baik Dan Benar  Cegah VIRUS COVID – 19
                                                                Hari Ke - 82
Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS). Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona COVID-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 yang kemudian menjadi wabah. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis. Menurut WHO, virus corona COVID-19 menyebar orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas. Tetesan ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain. Orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Berdasarkan studi yang ada saat ini belum ditemukan penyebaranCOVID-19 melalui udara bebas
Pemerintah Kota Surabaya   melalui https://lawancovid-19.surabaya.go.id/  di jelaskan tentang pencegahan  COVID- 19 Diantara nya adalah CUCI  Tangan , Dimana Pada Hari Sabtu 4/4/2020  2020 Guru – Guru SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli  Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo , Kecamatan Semampir  , dimana Kegiatan tersebut  di kirim ke You Tobe  melalui Link  https://youtu.be/o3PpH6I14Iw  , Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Alumni Jurusan PLS UNESA Bahwasannya tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat Indonesia khususnya kota Surabaya / Memberihkan Edukasi tentang Tata Cara  cuci tangan yang baik dan benar , sehingga dengan cuci tangan tersebut Virus  Corona tidak menempel di dalam tubuh kita , Karena di dalam Tubuh yang Sehat terdapat Jiwa Yang Kuat , Kata Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut.
#Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat