Selasa, 06 Agustus 2019

“ SUKSES DIAWALI DARI SAYA “



























“ SUKSES DIAWALI DARI SAYA “
Berwirausaha menjadi salah satu pekerjaan yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Bahkan banyak pula orang yang memiliki menjadi wirausaha dibandingkan dengan bekerja kantoran. Tidak heran jika banyak pekerja kantoran yang resign dari perusahaan tempat ia bekerja dan membuka wirausahanya sendiri meskipun harus memulainya dari nol. Nah, bagi Anda yang tertarik dengan dunia wirausaha, kali ini akan dibahas mengenai pengertian wirausaha, pengertian wirausahawan, ciri-ciri wirausaha dan tujuan wirausaha.Hal ini berguna agar anda lebih memahami apa itu wirausaha, sehingga Anda bisa lebih mudah ketika ingin masuk ke dunia wirausaha. Menurut bahasa pengertian wirausaha berasal dari dua kata yakni wira dan usaha. Wira berarti berani sedangkan usaha berarti usaha. Jadi bisa disimpulkan bahwa wirausaha adalah seseorang yang berani mengambil risiko dan melihat peluang sebuah usaha. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dengan melakukan wirausaha. Bahkan dengan menjadi seorang wirausaha, Anda juga bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi orang lain. Saat ini pemerintah juga sangat mendukung setiap orang yang berani untuk berwirausaha. Sebab, dengan berwirausaha secara tidak langsung hal ini turut mendukung perekonomian negara. Dengan demikian angka pengangguran secara otomatis juga turun.  Namun, dalam memulai dan menjalankan wirausaha tentunya tidak semudah apa yang dibayangkan. Harus ada kehati-hatian dalam mengambil sikap, langkah maupun keputusan. Sebab, apabila salah satu langkah saja usaha yang dibuat bisa gagal.  Terlebih lagi untuk memulai sebuah usaha dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Apalagi modal menjadi hal yang paling utama jika Anda ingin memulai berwirausaha.
Dalam mencetak generasi emas yang unggul dan produktif , SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  melakukan kegiatan wirausaha, dalam kesempatan ini Ibu YENI EKA PRAWISTA , S.Pd Selaku Pembina OSIS SMP PGRI 6 Surabaya dan Guru Bahasa Indonesia  mengajak 16 ( Enam Belas ) Siswa Kelas 9 , Dimana Bu YENI EKA PRAWISTA , S.Pd membagi 3 kelompok , dimana Kelompok 1 Membuat Kroket Rouquet  ( Terbuat dari Kentang ) dengan Modal Rp. 61.000 ,- Kelompok 2 Membuat Risoles Mayo  dengan Modal Rp. 43.000 ,- Kelompok 3 Membuat Tahu Fantasi Dengan modal Rp. 22.000 ,- , Kegiatan tersebut di kerjakan di rumah siswa kelas 9 dan pagi harinya mereka semua menunjukan hasil yang mereka kerjakan kepada Ibu YENI EKA PRAWISTA , S.Pd. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah mengajak kepada seluruh siswa untuk berjiwa wirausaha mandiri , sehingga di harapkan dengan kegiatan tersebut dapat membantu orang tua, Sehingga tidak harus meminta uang kepada orang tua , Dimana Banu Atmoko juga menyampaikan bahwa “ Sukses Di Awali dari Saya “ , Jika Kalian Tidak mempunyai mental bajah maka kesuksesan tidak akan menghampiri kita , serta jangan takut gagal dan menyerah.


Minggu, 04 Agustus 2019

“ Sekolah Swasta Kudu Isok Manfaat Kanggo Wong Liyo “




























“ Sekolah Swasta Kudu Isok Manfaat Kanggo Wong Liyo “
Manten berasal dari bahasa arab Man dan Taini. Man berarti orang sedang Taini berarti dua, jadi manten berarti dua orang yang disatukan dalam akad pernikahan yang sah secara agama dan Undang-undang negara. Pada budaya jawa biasanya proses untuk menjadi manten ada beberapa tahapan dan budaya ini sudah dipadukan dengan budaya islam jawa. Pertama kali yg dilakukan oleh calon manten adalah "ta'aruf" atau deloki (jawa). Proses ini dilakukan oleh calon suami untuk melihat calon istrinya baik secara langsung atau tidak langsung dalam melihat dan berkenalan. Proses ini kadang kala dilakukan berkali-kali untuk meyakinkan kedua belah pihak agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Proses kedua biasanya disebut "Lamaran" atau khitbah. Yaitu proses meminta dan mengikat oleh pihak calon suami kepada calon istri, yg mana permintaan tersebut di tujukan kepada orang tua atau wali dari calon istri. Disamping meminta calon suami biasanya memberi sebuah tanda ikatan, agar tidak ada laki-laki lain yang meminang calon istrinya. Tahapan selanjutnya adalah memberi jawaban dari pihak calon istri apakah menerima atau menolak lamaran yg biasa disebut "balen" atau balik lamaran. Selanjutnya adalah proses akad nikah, yg disaksikan oleh pegawai KUA. Dan di catat paka buku akta nikah. Setelah akad nikah selanjutnya diadakan pengumuman pernikahan yang di kemas dalam acara "walimatul urs". Inti acara walimah adalah pesta makan-makan untuk menghormati adanya MANTEN yang dipertemukan dalam satu pelaminan. Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum program ini dirancang oleh berbagai universitas atau institut yang ada di Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di  Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu 4/8/2019 , Dalam Rangka pengabdian kepada masyarakat sekitar sekolah Tim Drumband CERIA NADA SPEGRINAM   dan Tim Ceria Nada SDS “AL-IKHLAS Surabaya melakukan pengabdian kepada masyarakat sekitar sekolah , yaitu ikut Ngiring Manten, Dalam kesempatan tersebut semua warga terkesima dengan penampilan Tim Drumband, Tim Drumband CERIA NADA SPEGRINAM  Kumpul di Sekolah tercinta Pukul 14.00 , Setelah itu mereka berjalan menuju ke rumah manten lelaki , Dalam kesempatan tersebut Tim Drumband CERIA NADA SPEGRINAM SURABAYA Dan TIM CERIA NADA AL –IKHLAS Di damping oleh Ibu DINA AYU SEPTYARINI , S.Pd Ibu SRI SUPADMI , S.Pd , Ibu Dra. TIWIK SUKIRAHAYU , Bapak Nuril Muhtadin , S.Pd serta tidak ketinggalan Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd, Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabay Bapak H. Banu Atmoko , .SPd bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah Untuk melakukan Pengabdian kepada masayarakat , Dimana beliau menyampaikan bahwa kita sebagai siswa  dan guru di Sekolah Swasta Harus Bisa dan dapat bermanfaat untuk Orang lain , Seperti yang dilakukan hari ini , yaitu ikut  membantu menghibur mengawal tetangga yang lagi butuh bantuan untuk kegiatan kemanten atau khitan ,  Menurut Kepala Sekolah kelahiran Bulan April tersebut  bahwasannya kegiatan tersebut juga mengajarkan penguatan pendidikan Karakter untuk selalu peduli dengan orang lain.