Rabu, 10 Oktober 2018

“ Doa Bersama Untuk Negeri Ini Terbebas Dari Bencana Alam “











“ Doa Bersama Untuk Negeri Ini Terbebas Dari Bencana Alam “
Pengertian Bencana Alam adalah suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa luar biasa yang disebabkan oleh alam (gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor) sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kehilangan harta benda, dan dampak psikologis. Pada umumnya bencana alam terjadi karena adanya perubahan pada alam, baik secara perlahan maupun secara ekstrim. Namun, beberapa peristiwa bencana alam terjadi karena ada faktor campur tangan manusia, misalnya penebangan pohon di hutan yang mengakibatkan tanah longsor.Macam-Macam Bencana AlamBencana Alam Gempa BumiBencana Alam Letusan Gunung BerapiBencana Alam Tsunami Bencana Alam Banjir BandangBencana Alam Kekeringan. Kata “istighotsah” استغاثة berasal dari “al-ghouts” الغوث yang berarti pertolongan. istighosah adalah memohon pertolongan dari Allah SWT untuk terwujudnya sebuah “keajaiban” atas sesuatu yang dianggap sulit untuk diwujudkan. Istighotsah sebenarya sama dengan berdoa akan tetapi bila disebutkan kata istighotsah maka mempunyai makna lebih dari sekedar berdoa, karena yang dimohon dalam istighotsah adalah bukan hal yang biasa biasa saja. Oleh karena itu, istighotsah sering dilakukan secara kolektif dan biasanya dimulai dengan wirid-wirid tertentu, terutama istighfar, sehingga Allah SWT berkenan mengabulkan permohonan
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Maraknya  Musibah dan Bencana yang terjadi di Negeri Tercinta ini  membuat hati dari seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya  Pada Hari Kamis 11/10/2018 Melaksanakan kegiatan Doa bersama , Dalam Kesempatan ini Istighosah Di pimpin  oleh Bapak Achmad Syaifudin , S.H.I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Sedangkan Pembacaan  Yasin disampaikan oleh Peserta Didik SMP PGRI 6 S urabaya  yaitu Ari Andi Firmansyah Peseerta Didik Kelas 8 Dan  Muhammad Kholed Peserta Didik Kelas 9 , Sebelum Memulai Doa bersama Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu Atmoko , S.Pd  mengajak seluruh Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya untuk melakukan doa di pagi yang Cerah ini Untuk Kedamaian  Bangsa dan Negeri Ini serta semoga Bangsa dan Negeri ini terhindar dari Bala Bencana , Serta Semoga Tidak ada lagi bencana yang menimpa Negeri Tercinta Ini serta semoga Keluarga Kita Baik dari SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya di berikan Kesehatan  Lancar Rezekinya Sukses Selalalu Kariernya Dan Barokah Selamanya.

 

 

 





Selasa, 09 Oktober 2018

“ Upaya Pemkot Surabaya Menangani Gempa Di Indonesia “















“ Upaya Pemkot Surabaya  Menangani Gempa Di Indonesia “
Definisi Bencana Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana menyebutkan definisi bencana sebagai berikut:
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Definisi tersebut menyebutkan bahwa bencana disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan manusia. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tersebut juga mendefinisikan mengenai bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial. Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.
Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.
Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror.
Kejadian Bencana adalah peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan/ataupun kerusakan. Jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu wilayah, maka dihitung sebagai satu kejadian.
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.
Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah "erupsi". Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.
Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan ("tsu" berarti lautan, "nami" berarti gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi.
Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.
Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat.
Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.
Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan .
Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat seperti rumah/pemukiman, pabrik, pasar, gedung dan lain-lain dilanda api yang menimbulkan korban dan/atau kerugian.
Maraknya Gempa yang terjadi di Indonesia  Pemerintah Kota Surabaya Pada Hari Selasa 9/10/2019 Mengadakan kegiatan Aksi Tanggap Bencana  5 Titik yaitu  Untuk Wilayah Pusat diadakan Di SMP Negeri 3 Surabaya , Barat Di SMP Negeri 26 Surabaya , Timur Di SMP Negeri 19 Surabaya , Selatan Di SMP Negeri 21 Surabaya Utara Diadakan Di SMP Negeri 11 Surabaya , Dalam  Kesempatan tersebut materi yang di sampaikan adalah Penaggulangan Benacana yang di sampaikan oleh BPPD Kota Surabaya dan Penanggulangan Kebakaran Di sampaikan Oleh DAMKAR Kota Surabaya, Dalam sambutannya Kepala SMP Negeri 11 Surabaya berharap agar Kota Surabaya Aman dari Bencana baik Bencana Alam maupun kebakaran , sehingga anak – Anak Didik dapat menerima pembelajaran dengan tenang tanpa kepikiran. Selesai pembahasan materi seluruh Peserta Tanggap Bencana di ajak Praktek Ke lapangan


Senin, 08 Oktober 2018

“ Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Menginspirasi Tuk Peduli Lingkungan”











“ Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Menginspirasi Tuk Peduli Lingkungan”

Pengertian inspirasi adalah suatu proses yang mendorong atau merangsang pikiran untuk melakukan sesuatu tindakan terutama melakukan sesuatu yang kreatif. Inspirasi merupakan suatu proses dimana mental dirangsang untuk melakukan tindakan setelah melihat atau mempelajari sesuatu yang ada di sekitar.  Inspirasi berbeda dengan motivasi yaitu proses yang mendorong atau mempengaruhi seseorang untuk mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkannya. Sedangkan inspirasi merupakan ide-de kreatif yang muncul dari dalam diri setelah ada rangsangan dari luar. Namun inspirasi dapat menjadikan sebuah motivasi bagi seseorang untuk mencapai tujuannya. Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkunganfisik tersebut.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Senin 8/10/2018, Selepas latihan Drumband yang di latih oleh Bapak Nuril Muhtadin , S.Pd  Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sebagai  Kepala Sekolah Memberikan Contoh untuk melakukan kegiatan Peduli dan Berbudaya lingkungan , dimana seluruh siswa  langsung semua bergerak mengambil sapu dan melakukan kegiatan bersih – bersih . Menurut Suci Kurniawati bahwa Bapak Banu Atmoko , S.Pd itu adalah Inspirasi bagi kita dalam melakukan kegiatan peduli dan berbudaya lingkungan , dimana Kepala Sekolah yang lahir Bulan April 34 Tahun Yang lalu tidak hanya Menyuruh tetapi beliau terjun langsung untuk melakukan kegiatan Peduli dan Berbudaya Lingkungan, Sehingga seluruh siswa /Siswi Tergerak hatinya Untuk membersihkan Lingkungan. Menurut Nur Lailiah bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar Sore hari Sekolah tampak bersih , sehingga orang yang lewat depan sekolah akan tertarik dengan SMP PGRI 6 Surabaya serta Besok pagi sekolah tampak bersih dan siswa / siswi Siap Menerima Materi Pelajaran.
Buah Karya :
Dian Nita Anggaraini
Kader SMP PGRI 6 Surabaya



Minggu, 07 Oktober 2018

“ Luangkan Waktu Hari Mingu Untuk Cinta Lingkungan ”



















“ Luangkan Waktu Hari Mingu Untuk Cinta Lingkungan ”
Hari Minggu adalah hari pertama dalam satu pekan. Kata minggu diambil dari bahasa PortugisDomingo (dari bahasa Latin dies Dominicus, yang berarti "dia do Senhor", atau "hari Tuhan kita"). Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu. Baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai "Minggu". Nama lain hari Minggu adalah Ahad yang berarti satu dan diambil dari bahasa Arab (bahasa Yunaniאֶחָד 'eḥāḏArabالأحـد ahad‎). Dalam bahasa Ibrani kata ini berarti "satu" atau "pertama". Kata minggu ("m" dalam huruf kecil) berarti pekan, satuan waktu yang terdiri dari tujuh hari. Hari Minggu merupakan bagian dari akhir minggu. Menurut International Organization for Standardization ISO 8601, hari Minggu adalah hari ketujuh dalam seminggu. Metode untuk merepresentasikan penanggalan dan waktu ini telah digunakan sejak 1988. Istirahat adalah aktivitas yang juga melibatkan mental, bukan hanya fisik saja. Jika Anda melakukan kegiatan-kegiatan seperti bermain gadget atau menonton televisi saat beristirahat, Anda hanya merangsang aktivitas mental yang kontraproduktif untuk beristirahat.  Lingkungan hidup yang segar, sehat, dan alami Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanahairenergi suryamineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia. Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Dalam rangka mengisi waktu libur , seluruh Kader Spegrinam Surabaya yang di pimpin oleh Dian Nita Anggraini  Dan Citra Kirana Pada Hari  Minggu 7/10/ 2018 Mengisi waktu liburan dengan kegiatan lingkungan sekolah , dimana  pagi hari ini kegiatan yang di lakukan adalah membersihkan halaman sekolah , ada yang menyapu , ada yang memilah sampah bahkan ada yang mengepel Ruangan UKS Serta Ruangan Komputer  , Selesai membersihkan halaman sekolah dan kelas – kelas seluruh kader Spegrinam Surabaya melakukan pemilahan Kertas – Kertas  , dimana Dari hasil pemilahan sampah – sampah kertas tersebut terkumpul  60 Kg yang di Jual langsung ke Abah Miski  dimana Rumah Beliau adalah di Depan SMP PGRI 6 Surabaya , Selesai kegiatan itu semua seluruh kader Spegrinam Surabaya duduk bercanda bersama sambil menikmati Es Sari Dele dan Tahu Isi . Menurut Arifin bahwa Tujuan dari Kegiatan ini adalah mengisi waktu libur sekolah daripada digunakan untuk yang negative , mending untuk lingkungan , serta kegiatan ini dalam rangka untuk Surabaya Eco School 2018 yang baru saja Di Launcing , Jadi Kita Sebagai Siswa SMP PGRI 6 Surabaya harus mampu membuat sekolah bersih selalu.

Buah Karya : Faridatul Hasanah
Tim Kader SMP PGRI 6 Surabaya