Rabu, 25 Juli 2018

“ Tak Jadi Penghalang Siswa Sedikit Tuk Peduli & Berbudaya Lingkungan “
























“ Tak Jadi Penghalang Siswa Sedikit Tuk Peduli & Berbudaya Lingkungan “
Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Tidak jarang karena kesibukan dan berbagai alasan lain, kita kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar kita, terutama lingkungan rumah. Seiring majunya tingkat pemikiran masyarakat serta kemajuan teknologi di segala bidang kehidupan, maka tingkat kesadaran untuk memiliki lingkungan dengan kondisi bersih seharusnya ditingkatkan dari sebelumnya. Beragam informasi mengenai pentingnya lingkungan dengan kondisi bersih serta sehat dapat diketahui melalui media cetak dan online. Tentu saja lingkungan dalam kondisi bersih serta sehat akan membuat para penghuninya nyaman dan kesehatan tubuhnya terjaga dengan baik. Kesehatan tubuh manusia berada pada posisi paling vital. Alasannya tentulah mengarah pada keberagaman kegiatan hidup manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan seseorang dengan menjaga lingkungan mereka tetap terlihat bersih dan rapi. Lingkungan yang bersih akan menjauhkan sumber-sumber penyakit untuk berkembang di sekitar kita. Hal itu tentu berkaitan dengan kesehatan. Selain itu, dengan lingkungan yang bersih pula, kita akan merasa nyaman dan betah untuk berada di rumah.Sebenarnya bukan hanya terbatas pada lingkungan rumah, tapi juga lingkungan sekitar tempatnya berada. Rumah memang menjadi bagian paling dekat dari kehidupan manusia. Segala rencana serta persiapan hidup untuk masa depan, senantiasa direncanakan di rumah secara persentase yang besar oleh manusia di dunia ini. Jadi, sudah selayaknya menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan rumah menjadi tanggungjawab masing-masing individu. Meski faktor lain di luar lingkungan rumah juga mempengaruhi kondisi kebersihan maupun kesehatan tubuh, tapi lingkungan rumah termasuk paling inti dan pertama harus dijaga lebih dulu. Lingkungan dengan kondisi bersih yang bebas dari timbunan sampah,juga akan terhindar dari bencana seperti banjir pada musim hujan. Salah satu penyebab banjir di berbagai wilayah adalah karena banyaknya sampah yang berserakan sehingga menghambat aliran air. Hal ini merupakan salah satu perilaku buruk seakan sudah menjadi budaya masyarakat lndonesia, khususnya di wilayah perkotaan.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Pada Hari Rabu 25/7/2018  pada saat Pramuka Seluruh siswa / Siswi Spegrinam Surabaya Sore Hari Latihan Pramuka seluruh siswa / siswi menjaga lingkungan sekolah itu bersih dan nyaman dimana  yang di Kerjakan adalah Menyapu Halaman Sekolah  serta Menyiram Halaman Sekolah sebelum Di sapu agar Tidak Berdebu. Menurut Heri Kuswanto Pembina Pramuka Menyampaikan Bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak anak anak Didik di Spegrinam Surabaya Untuk Peduli Berbudaya Lingkungan dan Tetap Jaga Kebersihan Lingkungan Sekolah walaupun Tahun Ini Spegrinam Surabaya Mengalami Duka yaitu Mendapatkan Siswa yang sangat Minim , Tetapi Menurut Heri Bahwasannya Kepala Spegrinam Surabaya Banu Atmoko , S.Pd  Tetap Kokoh untuk mengajak Seluruh siswa Spegrinam Surabaya Tetap Peduli dan Berbudaya Lingkungan Serta Tetap Berprestasi dan Berkarya.

Senin, 23 Juli 2018

“ Pembagian Tepak Makan Untuk Menjadikan Siswa Prestasi&Berkarya”













































“ Pembagian Tepak Makan Untuk Menjadikan Siswa Prestasi&Berkarya”
Sarapan atau makan pagi adalah keadaan untuk mengonsumsi hidangan utama pada pagi hari. Waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kadarserat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah. Kotak makan siang, atau juga disebut kotak makan saja, adalah Sebuah kotak yang terbuat dari kayu atau plastik yang di buat dengan beraneka ragam bentuk, beraneka ragam gambar, dan warna yang digunakan. Kotak ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan. Dalam bahasa Inggris kotak makan siang ini disebut "lunch Box" karena memang pada umumnya sering digunakan untuk tempat penyimpanan makan siang. Pada zaman dahulu, lunch box pertama kali di buat orang hanya menggunakan daun untuk membungkus makanan mereka. Daun yang digunakan biasanya daun pisang atau daun jati. Lalu di negara Jepang, lunch box berupa kotak kecil dari kayu yang dibungkus lagi menggunakan selembar kain. Hal ini di gunakan agar makanan dalam kotak tersebut tidak tumpah. Namun sekarang, lunch box menjadi kotak yang pada penutupnya terdapat karet sehingga memudahkan orang-orang seperti ibu-ibu, orang-orang kantor, dan khususnya anak-anak yang sedang bersekolah untuk membawa bekal mereka tanpa khawatir tumpah. Di luar negeri, biasanya orang menggunakan sebuah kotak yang sedikit besar yang biasanya digunakan untuk piknik. Kotak tersebut bisa dibuka dari ke dua sisinya dan umumnya terbuat dari anyaman bambu. Kotak tersebut tidak hanya bisa membawa makanan tetapi juga botol minuman. Pada umunya, makanan yang ada di kotak makan berisi sandwichnasi beserta lauk-pauk, dan buah-buahan.
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Selasa 24/7/2018 kedatangan tamu dari Puskesmas Wonokusumo Kecamatan Semampir untuk menyerahkan bantuan Tepak Makan  dari UPTD Puskesmas Wonokusumo Kecamatan Semampir  sebanyak 72 ( Tujuh Puluh Dua )  Tepak makan , Dalam Kesempatan tersebut Yang menerima Tepat Makan tersebut adalah Bapak Kepala Spegrinam Surabaya Banu Atmoko ,S.Pd Ibu Kepala SDS “AL-IKHLAS “Surabaya Ibu Anis Laily Mufidah , S.Pd  dan Ibu Pembina UKS SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya Ibu SUGIARTI , S.Pd , Selesai Di terima Tepak Tersebut langsung di bagikan 1 Persatu Baik Kepada Siswa / Siswi Spegrinam Surabaya maupun Siswa / Siswi SDS “ AL-IKHLAS Surabaya , Dalam Kesempatan ini Yang Membagikan Tepak Makan adalah Bapak Banu Atmoko , S.Pd . Banu Atmoko Mengajak seluruh siswa baik Spegrinam Surabaya maupun SDS “ AL-IKHLAS Surabaya dapat memanfaatkan Tepak makan dengan sebaik – baiknya dimana Setiap pagi sarapan pagi agar siswa tampak sehat dan bisa menerima Kegiatan Belajar mengajar sebaik – baiknya dan Dapat Meraih Prestasi dan Berkarya.