Antisipasi DBD, SMP PGRI 6 Surabaya Gandeng Puskesmas Wonokusumo dan KSH Lakukan Fogging Menyeluruh
Guna mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir menggelar aksi preventif berupa pengasapan (fogging), Senin (18/5). Langkah sigap ini dilakukan melalui kerja sama erat dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Wonokusumo, Kecamatan Semampir, serta dibantu oleh kader Kampung Surabaya Hebat (KSH) setempat.
Kegiatan ini menyasar seluruh sudut area sekolah demi memastikan tidak ada ruang bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Petugas dengan APD lengkap menyisir setiap ruangan secara mendetail.
Sterilisasi Total Ruang Belajar dan Fasilitas Umum
Proses fogging dilakukan secara menyeluruh dan terjadwal agar tidak mengganggu aktivitas vital sekolah. Beberapa titik krusial yang menjadi fokus pengasapan antara lain:
a) Ruang Kelas & Ruang Komputer: Tempat utama siswa beraktivitas dalam durasi lama dipastikan steril dari nyamuk.
b) Ruang Guru & Ruang UKS: Area kerja guru serta ruang kesehatan tidak luput dari penyemprotan guna menjamin kenyamanan dan keselamatan warga sekolah.
c) Fasilitas Ibadah & Literasi: Mushola sekolah dan Ruang Perpustakaan turut difogging secara hati-hati agar fasilitas di dalamnya tetap aman namun bebas dari sarang nyamuk.
d) Kamar Mandi: Sebagai salah satu area dengan kelembapan tinggi dan berpotensi menjadi tempat penampungan air, area toilet dan kamar mandi mendapatkan perhatian khusus dari petugas.
Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III N0 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas respons cepat dan dukungan penuh dari pihak Puskesmas Wonokusumo serta para kader KSH Kecamatan Semampir.
"Kesehatan siswa dan seluruh staf adalah prioritas utama kami. Di tengah cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, ancaman DBD nyata adanya. Melalui sinergi dengan Puskesmas Wonokusumo dan KSH, kami berharap lingkungan SMP PGRI 6 Surabaya menjadi ekosistem belajar yang aman, sehat, dan bebas dari penyakit," ujarnya.
Pihak Puskesmas Wonokusumo juga memberikan apresiasi kepada SMP PGRI 6 Surabaya yang dinilai proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain fogging, petugas juga mengimbau agar sekolah tetap konsisten menerapkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, plus menghindari gigitan nyamuk) secara mandiri setiap minggu. Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMP PGRI 6 Surabaya berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara berkala demi mewujudkan sekolah yang sehat dan prestasi siswa yang optimal.
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id
NO HP 083857963
.jpeg)


.jpeg)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar