Menjemput Berkah, Mengukir Jariyah: Melahirkan Buku Ke-4 di
Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M
Bulan Ramadhan seringkali identik dengan menahan diri. Namun, bagi seorang pendidik yang visioner, Ramadhan justru menjadi momentum untuk melesat. Di sela kekhusyukan ibadah puasa, hadir sebuah pencapaian yang mengharumkan dunia literasi pendidikan: Lahirnya karya buku yang keempat.
Menulis buku di bulan puasa bukanlah perkara mudah. Di saat energi fisik menurun, justru energi spiritual dan intelektual harus dipacu lebih kencang. Namun, bukankah sebaik-baiknya amal adalah yang manfaatnya terus mengalir? Bagi banyak penulis, suasana tenang di waktu sahur atau keheningan menjelang berbuka adalah "golden time" untuk merangkai kata. Buku keempat ini bukan sekadar tumpukan kertas dan tinta, melainkan manifestasi dari disiplin diri dan cinta yang mendalam terhadap dunia pendidikan.
Ada korelasi unik antara puasa dan proses kreatif:
a) Kejernihan Pikiran: Perut yang kosong seringkali membuat fokus mental lebih tajam untuk membedah konsep-konsep pendidikan yang kompleks.
b) Resiliensi: Menulis bab demi bab saat haus melanda adalah latihan kesabaran yang nyata, sama seperti mendidik siswa di kelas.
Jika buku pertama adalah ajang perkenalan, dan buku kedua serta ketiga adalah pembuktian konsistensi, maka buku keempat adalah penegasan eksistensi. Dalam dunia pendidikan yang terus berubah, kontribusi pemikiran melalui buku adalah warisan (legacy) yang tidak akan lekang oleh waktu. Buku ini hadir sebagai oase bagi para rekan sejawat guru, praktisi, maupun orang tua yang haus akan metode, perspektif, atau inovasi baru dalam mendidik generasi Rabbani.
Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir tidak bisa lepas dari berkarya dan berkarya lewat sebuah Tulisan , Dimana Di Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Alumni S2 MANAJEMEN Pendidikan Membuat Sebuah TULISAN Dengan Tema “ Guru BERIBAWA SISWA BERADAB “ Dimana Buku yang ditulis Penulis ini adalah Buku yang ke 4 , Dimana Buku Ini Penulis menulis Karena Prihatin akhir akhir ini Tidak ada Nya Rasa Hormat Siswa Ke Guru , Penulis berharap dengan Tulisan ini Siswa / Siswi Kembali Menghargai Sosok seorang Guru.
"Menulis adalah cara terbaik agar ide kita tetap hidup, bahkan ketika kita sedang beristirahat. Di bulan Ramadhan, setiap huruf yang bermanfaat bisa menjadi pemberat timbangan kebaikan."
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id
NO HP 083857963
.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar