Rabu, 21 Juni 2023

Upacara Bendera Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Di Penutup Tahun Ajaran 2022/2023

                                             
















 Upacara Bendera

Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6

Di Penutup Tahun Ajaran 2022/2023

HARI KE – 520

Pada hakekatnya, Pendidikan karakter tersebut didefinisikan sebagai usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik (habituation) sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak bersandarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya. Pendidikan Karakter harus selalu diajarkan, dijadikan kebiasaan, dilatih secara konsisten dan kemudian barulah menjadi karakter bagi peserta didik.Guru sangat berperan dalam penguatan pendidikan karakter bagi anak didiknya, dimana guru harus mencontohkan apa yang disampaikan dan akan ditiru oleh anak didiknya. Keteladanan yang dicontohkan oleh guru akan memudahkan penerapan nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Guru adalah seorang yang digugu dan ditiru. Di gugu diartikan adalah apa saja yang disampaikan oleh guru, baik lisan maupun tulisan dapat dipercaya dan diyakini kebenarannya oleh semua peserta didik. Sedangkan ditiru artinya sebagai seorang guru harus menjadi suri tauladan dalam setiap perbuatannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru dijadikan panutan dan teladan bagi semua anak didiknya. Pada kondisi sekarang ini dimana meningkatnya kekerasan di kalangan remaja/masyarakat, penggunaan bahasa dan kata-kata yang buruk oleh peserta didik, semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, rendahnya rasa tanggung jawab individu dan kelompok, membudayanya kebohongan/ ketidakjujuran, dan adanya rasa saling curiga dan kebencian antar sesama menjadikan Pendidikan karakter menjadi satu hal prioritas yang harus selalu dikuatkan.

Disisi lain, banyak pihak berpendapat bahwa hasil pendidikan terutama yang  menyangkut “Moral dan akhlak” sangat memprihatinkan. Seolah-olah  dunia pendidikan tidak memberi resonansi kepada kepribadian peserta didik dan hanya bertumpu pada peningkatan akademik peserta didik saja. Padahal, setiap satuan pendidikan berkewajiban untuk melaksanakan pembentukan karakter peserta didik di sekolah masing-masing. Penguatan pendidikan karakter seyogyanya adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui olah hati, oleh rasa, olah pikir dan olah raga dengan keterlibatan serta kerjasama antar satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang digagas oleh Presiden Joko Widodo yang sekaligus dasar lahirnya Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Pendidikan karakter harus selalu diimplementasikan di sekolah dimana lima nilai utama dalam penguatan karakter (integritas, religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong) haruslah tercermin dalam prilaku warga sekolah.Guru sangat berperan dalam penguatan pendidikan karakter bagi anak didiknya, dimana guru harus mencontohkan apa yang disampaikan dan akan ditiru oleh anak didiknya. Keteladanan yang dicontohkan oleh guru akan memudahkan penerapan nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Guru adalah seorang yang digugu dan ditiru. Di gugu diartikan adalah apa saja yang disampaikan oleh guru, baik lisan maupun tulisan dapat dipercaya dan diyakini kebenarannya oleh semua peserta didik. Sedangkan ditiru artinya sebagai seorang guru harus menjadi suri tauladan dalam setiap perbuatannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru dijadikan panutan dan teladan bagi semua anak didiknya.

Pada kondisi sekarang ini dimana meningkatnya kekerasan di kalangan remaja/masyarakat, penggunaan bahasa dan kata-kata yang buruk oleh peserta didik, semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, rendahnya rasa tanggung jawab individu dan kelompok, membudayanya kebohongan/ ketidakjujuran, dan adanya rasa saling curiga dan kebencian antar sesama menjadikan Pendidikan karakter menjadi satu hal prioritas yang harus selalu dikuatkan.

Disisi lain, banyak pihak berpendapat bahwa hasil pendidikan terutama yang  menyangkut “Moral dan akhlak” sangat memprihatinkan. Seolah-olah  dunia pendidikan tidak memberi resonansi kepada kepribadian peserta didik dan hanya bertumpu pada peningkatan akademik peserta didik saja. Padahal, setiap satuan pendidikan berkewajiban untuk melaksanakan pembentukan karakter peserta didik di sekolah masing-masing. Penguatan pendidikan karakter seyogyanya adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui olah hati, oleh rasa, olah pikir dan olah raga dengan keterlibatan serta kerjasama antar satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang digagas oleh Presiden Joko Widodo yang sekaligus dasar lahirnya Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Pendidikan karakter harus selalu diimplementasikan di sekolah dimana lima nilai utama dalam penguatan karakter (integritas, religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong) haruslah tercermin dalam prilaku warga sekolah.

Dalam Menumbuhkan Karakter  Peserta Didik Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 - 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Senin 19/6/2023 Penutup Tahun Ajaran 2022-2023

Dalam  Sambutannya Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya yang bertindak Selaku Pembina Upacara Menyampaikan Setelah ini Kalian Libur Jaga Kesehatan , Jaga Mental Kalian jangan terpancing dengan Negatif Seperti NARKOBa , VIDEO Porno , Gunakan Dan Isi Dengan Sebaik Baiknya  , Di samping Itu Penulis Meminta Kepada Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya yang Punya Saudara Punya Adik Kelas 6 SD/ MI Bisa Di DAFTARKAN Di SMP PGRI 6 Surabaya . Ayo Kita Jadikan SMP PGRI 6 Surabaya Siswa Banyak Kata Penulis

Penulis Berharap Masyarakat Yang Punya PUTRA / PUTRI Kelas 6 Untuk Dapat Mendaftarkan / Menitipkan PUTRA / Putri Mereka Untuk Mengenyam Pendidikan di SMP PGRI 6 Surabaya Agar Mereka Memiliki MENTAL JUARA Dan Menjadi GENERASI EMAS BERKARAKTER

Buruan segera daftar di SMP PGRI 6 SURABAYA

TemPat Pendaftaran PPDB 2023/2024

JALAN BULAK RUKEM III NO 7 – 9

RT 05 RW 05

KELURAHAN WONOKUSUMO

KECAMATAN SEMAMPIR

https://goo.gl/maps/ZZaD7ezxJLTdFCqg8 

Info Lebih Lanjut

Wa Center: 031-3716556

YUNI ISMARYATI ,S.Pd : https://wa.me/+62 822-4596-0800

H. BANU ATMOKO,S.Pd :https://wa.me/+083857963098

@banuatmokos.pd

@dispendiksby

#dispendiksby 

#pramukasmkn10sby

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabay

 

 

 

Selasa, 20 Juni 2023

Miniatur Pionering Pesawat Sukho Su 30 Karya Siswa Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya












                                                       Miniatur Pionering

Pesawat Sukho Su 30

Karya Siswa Sekolah Inspirasi

SMP PGRI 6 Surabaya

HARI KE – 519

Sukhoi Su-30 (kode NATOFlanker-C) adalah pesawat tempur yang dikembangkan oleh Sukhoi Rusia pada tahun 1996. Pesawat ini adalah pesawat tempur multifungsi, yang efektif dipakai sebagai pesawat serang daratPesawat ini dapat disandingan dengan F/A-18E/F Super Hornet dan F-15E Strike Eagle dari Amerika Serikat. Pesawat ini adalah pengembangan dari Su-27UB, dan memiliki beberapa varian. Seri Su-30K dan Su-30MK telah sukses secara komersial. Varian-varian ini diproduksi oleh KnAAPO dan Irkut, yang merupakan anak perusahaan Sukhoi. KnAAPO memproduksi Su-30MKK dan Su-30MK2, yang dirancang dan dijual kepada Tiongkok. Su-30 paling mutakhir adalah seri Su-30MK buatan Irkut. Antara lain Su-30MKI, yang merupakan pesawat yang dikembangkan khusus untuk Angkatan Udara India, serta MKM untuk Malaysia dan MKA untuk Aljazair.  Pesawat Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet). Pesawat Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip. Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.

Berdasarkan pada pesawat trainer dua-tempat duduk Su-27UB dan pada awalnya dikenal sebagai Su-27PU, Su-30 adalah pesawat tempur presisi jarak-jauh yang sama dengan F-15E Eagles. Walaupun mempertahankan kemampuan interceptor udara-ke-udara dari Su-27, Model awal Su30 dan Su-30K dioptimasi untuk misi enduransi panjang 10 jam atau lebih. Pesawat jenis ini dilengkapi dengan sistem radiolocation yang memungkinkan pelacakan hingga 10 target dalam waktu bersamaan. Fitur ini membuat Su-30 cocok sebagai pemimpin pesawat tempur taktis sebagai target buruan dari pesawat musuh. Varian ini selanjutnya digabungkan dengan model Su-30M multi-peran yang mempunyai kemampuan penyerangan darat presisi dengan membawa misil dan bom kendali canggih.

Sukhoi juga secara aktif menjual model ekspor Su-30MK, yang telah dibeli dengan jumlah besar oleh India (Su-30MKI) dan China (Su-30MKK, Su-30MK2). Pesawat milik India secara umum lebih baik daripada seluruh varian Su30 lain dan memiliki "canard" dan "vectored thrust nozzles" untuk meningkatkan manuverabilitasnya, radar yang lebih baik, dan teknologi avionic yang lebih canggih dari India dan sumber Barat. Rencana saat ini, Au India membutuhkan 230 pesawat Su-30MKI dan sekitar 140 sampai 180 di antaranya mendapat lisensi untuk dibuat di Hindustan Aeronautics Limited di India. Indonesia juga menunjukkan ketertarikan untuk membeli pesawat model ini, hanya saja pada saat itu terhambat karena keadaan ekonomi dan politik. Negara lain yang berminat berasal dari Asia dan Timur Tengah seperti Malaysia, Vietnam, Algeria dan Syria.

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7 - 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  Selalu memberikan Inspirasi kepada Peserta Didiknya  untuk selalu berkarya  dan berkembang

Pada hari Sabtu 17/7/2023 Adalah hari yang biasa di gunakan oleh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Adalah Untuk Extra Pramuka , Dalam kesempatan ini  Materi Pramuka yang di berikan ke Siswa / SIswi SMP PGRI 6 Surabaya adalah Pembuatan Pionering pesawat Sukhoi Su -30

Seluruh Siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya sangat Semangat membuat Pembuatan Pionering pesawat Sukhoi Su -30 tersebut , dengan di dampingi Pelatih Pramuka Kak Syahrul mereka telaten membuat Pembuatan Pionering pesawat Sukhoi Su -30

Menurut Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Tujuan dari kegiatan ini adala Melatih Dan Mengembangkan Bakat Minat Serta Kreativitas dari Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya  Serta Mewujudkan Mimpi Dari Peserta Didik Kelak Menjadi Pilot Pesawat TEMPUR. Kata Penulis

Penulis Berharap Masyarakat Yang Punya PUTRA / PUTRI Kelas 6 Untuk Dapat Mendaftarkan / Menitipkan PUTRA / Putri Mereka Untuk Mengenyam Pendidikan di SMP PGRI 6 Surabaya Agar Mereka Memiliki MENTAL JUARA Dan Menjadi GENERASI EMAS BERKARAKTER

Buruan segera daftar di SMP PGRI 6 SURABAYA

TemPat Pendaftaran PPDB 2023/2024

JALAN BULAK RUKEM III NO 7 – 9

RT 05 RW 05

KELURAHAN WONOKUSUMO

KECAMATAN SEMAMPIR

https://goo.gl/maps/ZZaD7ezxJLTdFCqg8 

Info Lebih Lanjut

Wa Center: 031-3716556

YUNI ISMARYATI ,S.Pd : https://wa.me/+62 822-4596-0800

H. BANU ATMOKO,S.Pd :https://wa.me/+083857963098

@banuatmokos.pd

@dispendiksby

#dispendiksby 

#pramukasmkn10sby

#Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabay