Senin, 15 November 2021

“ DINGINNYA KOTA SURABAYA SERASA DI KOTA BATU “

 

“ DINGINNYA KOTA SURABAYA SERASA

DI KOTA BATU  

HARI KE - 670

Alam (2011) menyatakan bahwa, Hujan adalah peristiwa turunnya butir-butir air dari langit ke permukaan bumi akibat  terjadinya kondensasi. Hujan diukur sebagai tinggi air yang jatuh dipermukaan bumi yang datar dalam periode waktu tertentu. Wikipedia, 2014 menyatakan bahwa Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi. Di Bumi, hujan adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan.Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Virga adalah presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara. Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air atau kristal es dengan awan. Butir hujan memiliki ukuran yang beragam mulai dari pepat, mirip panekuk (butir besar), hingga bola kecil (butir kecil).

Hujan beberapa hari ini mengguyur Kota Surabaya sangat deras sekali  bahkan di kampung – kampung seperti biasa jika musim penghujan datang selalu banjir selalu mengintai

Dalam kesempatan ini Penulis berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan selalu , bila keluar kemana mana sediakan Jas Hujan atau PAYUNG  Dan Jangan Lupa untuk minum Air Hangat , Seperti yang terjadi Pada Hari Senin 15/11/2021 Mulai tadi pagi sampai Sore Surabaya Di Guyur Hujan yang sangat deras sekali , Semoga Sehat selalu dan tidak menimbulkan banjir yang berkepanjangan . Serta Dingin banget

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

Minggu, 14 November 2021

“ LAKUKAN SWAB ANTIGEN UNTUK KESEHATAN PENULIS DALAM MENYAMBUT PTM TERBATAS “

 




“ LAKUKAN SWAB ANTIGEN UNTUK KESEHATAN PENULIS

DALAM MENYAMBUT PTM TERBATAS “

HARI KE -669

"Swab antigen dan rapid antigen adalah jenis tes yang sama. Disebut rapid karena hasil pemeriksaannya cepat dan disebut swab karena teknik pengambilan sampelnya dengan cara mengusap area dalam hidung. Swab antigen atau dikenal dengan rapid antigen bekerja dengan cara mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh." Seperti yang diketahui bersama, ada beberapa macam alat untuk mendeteksi virus Corona dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, tidak sedikit orang yang bingung membedakan antara satu jenis tes dengan jenis yang lainnya.Termasuk istilah rapid test antigen dan swab antigen yang dianggap sebagai alat uji berbeda, padahal kedua nama ini adalah tes yang sama. Supaya tidak salah informasi, simak di sini penjelasan mengenai swab antigen atau rapid antigenRapid test antigen dan swab antigen adalah jenis tes yang sama. Disebut rapid test antigen, karena tes untuk mendeteksi virus corona tersebut dapat memberikan hasil diagnosis yang cepat, yaitu hanya dalam waktu 15 menit.Sementara yang lain menyebutnya dengan swab antigen, karena tes tersebut dilakukan dengan metode swab atau usap untuk mengambil sampel dari sekresi hidung dan tenggorokan. Namun, baik rapid test antigen maupun swab antigen adalah jenis tes antigen yang sama dan dirancang untuk mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh. Tes antigen adalah tes imun yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu yang menunjukkan adanya infeksi virus saat ini. Rapid test antigen biasanya digunakan untuk mendiagnosis patogen pernapasan, seperti virus influenza dan respiratory syncytial virus (RSV). Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) untuk tes antigen sebagai tes untuk mengidentifikasi SARS-CoV-2.Tes antigen juga relatif murah dan dapat digunakan di tempat-tempat perawatan. Alat yang sudah diotorisasi ini juga dapat memberikan hasil diagnosis dalam waktu sekitar 15 menit

Penulis Adalah Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo  Kecamatan Semampir  yang juga sekaligus ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang banyak kegiatan di Luar , Makanya untuk mencegah terjadinya COVID 19 Penulis melakukan Pemeriksaan SWAB ANTIGEN Di dr HERMAN SUDJARWO  Daerah Endrosono Tersebut Pada Hari JUM’AT 12/11/2021 Tersebut

Alhamdulilah HASIL SWAB ANTIGEN Penulis NEGATIF , Kegiatan  SWAB Tersebut adalah menyampaikan kepada masyarakat khususnya WALI MURID Insyah Allah Guru Di SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS AL-IKHLAS Surabaya walaupun Sudah Di VAKSIN Lengkap1 Dan 2 Juga Di Lakukan SWAB Untuk Kesehatan masing – masing . LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI “ Kata Penulis.

Semoga SMP PGRI 6 Surabaya baik siswa , Guru dan Keluarga nya Sehat Lahir Bathin Semua Sehingga Pada Saat PTM Terbatas lancar 

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat

 

 

 

 

 

Sabtu, 13 November 2021

“ JADIKAN GURU KOTA SURABAYA KERANG MUTIARA SERTA JANGAN KEMBALI SEPERTI DULU DALAM MENDIDIK GENERASI EMAS UNGGUL “

 








































































“ JADIKAN GURU  KOTA SURABAYA KERANG MUTIARA

SERTA  JANGAN KEMBALI SEPERTI DULU

DALAM  MENDIDIK GENERASI EMAS UNGGUL 

HARI KE -668

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar PancasilaPendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan Pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. Melalui Program Guru Penggerak, pendidik dapat meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan Pengajar Praktik professional Dikutip dari laman resminya, Guru Penggerak dirancang untuk dapat mencetak sebanyak mungkin agen-agen transformasi dalam ekosistem pendidikan. Program Guru Penggerak angkatan pertama Kemendikbud membuka peluang hingga 2.800 peserta. Angka tersebut memberikan kesan serius bagi Kemendikbud dalam melaksanakan Program Guru Penggerak. Melalui Program Guru Penggerak, Kemendikbud memberikan kesempatan kepada para guru-guru terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia melalui pendaftaran menjadi Guru Penggerak. Menurut penjelasan dari Kemendikbud, Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid. Selain itu, guru penggerak juga menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Festival panen raya hasil belajar merupakan tema dari Lokakarya 7 pada Pendidikan Guru Penggerak. Pendidikan Guru Penggerak yang diselengarakan oleh kemendikbudristek merupakan sebuah pendidikan bagi Guru yang berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan. Pada Lokakarya 7 ini, CGP harus membagikan berbagai aksi nyata dan program-program yang sudah dilaksanakan selama kurang lebih 9 bulan mengikuti Pendidikan Guru Penggerak. Hal tersebut dimaksudkan untuk melihat perubahan positif yang sudah dirasakan di sekolah CGP. Perubahan positif di lingkungan belajar sekolah merupakan tanda keberhasilan dari program Pendidikan Guru Penggerak serta kerjasama berbagai pihak. Seorang CGP harus mampu membawa perubahan baik tidak hanya untuk dirinya dan kelasnya saja, tetapi juga harus berdampak bagi keseluruhan lingkungan belajar di sekolah yang tentu saja mencakup siswa, rekan sejawat, Kepala sekolah, komunitas praktisi, dan ekosistem belajar di sekolah.

Pada Hari Sabtu 13/11/2021 Penulis yang Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir merasa bangga dan terharu bisa menghadiri LOKAKARYA 7 Guru Penggerak Angkatan 2 Di Kota Surabaya , Dalam Kesempatan ini Ibu MAMIK SUPARMI M.Pd Selaku Kepala Bidang GTK Dan Ketua Panitia Kegiatan LOKAKARYA  7 Guru Penggerak Angkatan 2 Kota Surabaya. Dalam Kesempatan Tersebut Ibu MAMIK SUPARMI , M.Pd menyampaikan bahwasannya Bapak Ibu CALON Penggerak Jangan sampai Setelah kegiatan ini sudah berjalan hampir 9 bulan MASIH SEPERTI YANG DULU Cara Mengajar dan Lain sebagainya

Bapak Dr. IKHSAN ,S.Psi MM  yang mewakili walikota Surabaya di akhir sambutannya menyampaikan bahwa Bapak / Ibu CALON Guru Penggerak ini  harus bisa menjadi KERANG MUTIARA Yang bisa bermanfaat Untuk Peserta Didiknya dan bisa bermanfaat untuk kemajuan Pendidikan Di Kota Surabaya Sehingga harapannya CALON GURU PENGGERAK Ini nanti bisa mengantarkan Generasi EMAS UNGGUL Untuk terus memacu prestasi nya, Karena Bapak / Ibu Guru Dan Bapak Ibu Kepala Sekolah Adalah CALON PENGHUNI Surga karena mampu menularkan Ilmu yang bermanfaat kepada anak didik

Dalam kesempatan ini Penulis sangat bangga bisa menghadiri kegiatan tersebut  Apalagi dalam kesempatan ini ketemu dengan GURU FISIKA Penulis sewaktu SMA Yang saat ini menjadi Kepala SMAN 19 Dan PLT Kepala SMAN 3 Yaitu Bapak Drs ZAINURI Serta Ketemu dengan Bapak Drs. JOHANES MARDJONO , MM Yang menjadi Kepala SMAN15 Surabaya dulu juga pernah menjadi guru di Wilayah Surabaya Utara. Semoga Kelak Tumbuh Kerang – Kerang MUTIARA Dari SMP PGRI 6 Surabaya Sehingga Penulis berharap bisa mengharumkan dan membanggakan SMP PGRI 6 Surabaya Tercinta.

Tantangan Guru Siana

# dispendik Surabaya

#Guruhebat