Selasa, 03 Januari 2017

“ Asah Kraetiativitas Di Tahun Baru Melalui Coret Tembok “















“ Asah Kraetiativitas Di Tahun Baru Melalui Coret Tembok “
Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia. Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoretis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh pada tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jl. Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada hari Rabu 4/1/2017 Tim kader Spegrinam dari Mulai Kelas 7 – Kelas 9 Melakukan kegiatan Pengecatan sekolah , dimana Yudha Agustiyan Prastyo Tim Kader Spegrinam Surabaya Kelas 9 Langsung membagi seluruh siswa / siswi yang datang , dimana ada yang mengecat dari ruangan Kelas 1 SDS AL-IKHLAS “ Surabaya sampai ruangan ,Musholah, selanjutnya ruangan kamar mandi sampai ruangan  Lab IPA , Dimana Menurut Banu Atmoko , S.Pd Kepala Spegrinam Surabaya bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar di Tahun Baru 2017 Sekolah Spegrinam Surabaya tampak bersih , tampak indah , sehingga Pada waktu PPDB 2017 – 2018 Spegrinam Surabaya mendapatkan siswa / siswi yang banyak dan barokah , dimana pada saat wali murid mendaftar sekolah kelihatan bersih dan rapi , di samping itu kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa / siswi adalah untuk melatih kreativitas yang dimiliki oleh peserta didik.

Kamis, 22 Desember 2016

“ Aku Pintar Karena Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) “

“ Aku Pintar Karena Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) “
Program Indonesia Pintar  ( PIP ) Melalui Kartu Indonesia Pintar adalah pemberian Bantuan  t




































unai pendidikan  kepada anak usia sekolah ( Uisa 6-21 Tahun )  yang berasal dari keluarga miskin , rentan miskin , Pemilik kartu keluarga sejahtera ( KKS ) , Peserta Program Keluarga Harapan  ( PKH ) . PIP Merupakan bantuan  dari penyempurnaan Bantuan siswa Miskin ( BSM ) .

SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir  , Pada hari  Jum’at 23/12/2016 Kedatangan Bapak Drs. Henky Kurniadi , S.H , M.H  Anggota DPR RI Komisi IV Bersama dengan Mas Achmad Hidayat S.Sos dan Mbak Ira melakukan kunjungan ke Spegrinam Surabaya dalam rangka sosialisasi Program Indonesia Pintar ( PIP ) Serta menyerahkan Program Indonesia Pintar sebanyak 43 Peserta Didik untuk SMP PGRI 6 Surabaya dan 74 Peserta didik untuk SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya . Dalam kesempatan ini Bapak Drs. Henky Kurniadi , S.H , M.H  Menyerahkan secara simbolis Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) Kepada  Ibu Tasimu Wali Murid dari Afifah Azzahrah  Siswa Kelas 8  , Ibu Musrifah Wali Murid dari Bagas Pratama Siswa Kelas 7 Dan Bapak Moch. Ichwan Wali Murid dari  Nazwa Kendi Mutiara Siswa Kelas 3 SDS “ AL-IKHLAS “ Surabaya. Dalam kesempatan tersebut Bapak Drs. Henky Kurniadi , S.H , M.H Meminta kepada wali murid untuk segera mencairkan beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) tersebut dan mohon uang beaiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) di gunakan untuk keperluan pendidikan sang anak seperti membayar LKS , Dan lain sebagainya  sehingga anak bisa sekolah dengan tenang tanpa harus menangung beban pembayaran , sehingga anak bisa lebih berprestasi lagi , Jangan sampai uang Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP )  digunakan untuk keperluan pribadi seperti beli brambang bahkan untuk merayakan tahun baru .  selesai pengarahan dari Bapak Drs. Henky Kurniadi , S.H , M.H seluruh wali murid Spegrinam Surabaya langsung meluncur ke Bank BRI Untuk melakukan proses pencairan Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) tersebut.  Menurut Banu Atmoko , S.Pd Kepala Spegrinam Surabaya menyatakan bahwa setelah mendapatkan Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP ) tersebut seluruh siswa baik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “ lebih aktif , kreatif inovatif dan berprestasi lagi di tahun 2017.