Selasa, 04 Februari 2020

“ Hargai Prestasi Siswa Dengan Outing CLASS Bersama”















































“ Hargai Prestasi Siswa Dengan Outing CLASS Bersama”
Hari Ke - 21
Setiap guru diharapkan memberikan penghargaan atau reward kepada anak didik mereka. Apapun yang dilakukan anak diharapkan mendapat apresiasi dari guru mereka "Inilah namanya sentuhan media kepada anak. Artinya anak akan merasa dihargai dengan apa yang mereka lakukan. Bukan malah hukuman yang diberikan. Karena itu, saya sangat mengapresiasi jika ada guru atau sekolah yang menerapkan ranking atau penghargaan kepada anak didik mereka, apabila ada sekolah yang tidak memberikan ranking kepada anak didiknya. Berarti sekolah itu tidak berlaku adil. Karena, ketika anak itu melakukan kesalahan, pihak sekolah atau guru langsung memberikan teguran bahkan hukuman. Tetapi, anak berprestasi tidak dihargai, tentu ini tidak adil. Maksudnya, ada anak yang patut dihargai melalui konteks akademiknya. "Pengalaman saya ketika mengajar dan memimpin sekolah, semua anak mendapat penghargaan. Ada anak yang mendapat penghargaan secara akademik. Ada pula dari kreatifitasnya. Itu semua harus dihargai," jelasnya. "Karena itu, apabila tidak ada ranking, anak-anak berpikir belajar atau tidak belajar sama saja. Karena tidak ada ukuran bagi diri mereka, bagus atau tidak. Itulah yang harus diperhatikan pihak sekolah maupun guru. Jadi, sangat perlu pemberian ranking atau penghargaan kepada anak didik, Outbound merupakan inovatif yang ditemukan oleh cendikiawan berkebangsaan Jerman yang bernama Dr. Kurt Hant. Beliau lahir di Jerman pada tanggal 5 Juni 1886. Ilmu dan ide terapan pendidikan inovatif outbound Kurt Hant bertahan dan berkembang sampai saat ini. Sekarang semua kegiatan outbound di sesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan yang di target. Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.
Dalam menghargai prestasi siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo  Kecamatan Semampir  , Pada hari Selasa 4/2/2020 Mengadakan kegiatan Outing Class Dalam kegiatan Outing Class tersebut  Berangkat Pukul 08.30 , Adapun kegiatan Outing Class tersebut menggunakan 3 Buah BUS. Tujuan Pertama dari kegiatan Outing Class Ini adalah Museum HOUSE OF SAMPOERNA , Disana seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya  Diajak keliling untuk melihat bangunan SAMPOERNA Tersebut , Selesai Dari House Of SAMPOERNA Rombongan 3 Bus Menuju   Ke Taman HARMONI Dan Taman BAMBU , Dalam Kesempatan tersebut Juga di isi  OUT BOUND  dimana yang menjadi Pemandu adalah Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Banu ATMOKO , S.Pd , Dalam kesempatan tersebut Bapak Kepala Sekolah kelahiran APRIL 1984 Tersebut Mengajak bermain Sepak Bola dalam keranjang , Dalam kesempatan ini Permainan ini di menangkan oleh REGU  GURITA Di bawah Pimpinan Regu Moch. SUIB , Pemenang Sepak Bola Keranjang tersebut mendapatkan hadiah dari Bapaj Kepala SMP PGRI 6 Surabaya berupa Gantungan Kunci oleh oleh dari Yogya, Selesai  Sepak Bola Keranjang juga di isi permainan Holahop , Dimana permainan tersebut tidak boleh Jatuh dan tidak boleh Kena tangan , Dalam permainan tersebut menggunakan Timer. Adapun yang menjadi Juara adalah regu GURITA Di bawah  Pimpinan  Moch. SUIB , Sebelum mengakhiri  kegiatan tersebut ada ICE Breaking yang di sampaikan oleh Ibu HJ CAMELIA HABIBAH , S.E Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKB , Dalam kesempatan tersebut ibu HJ CAMELIA Memberikan ICE BREAKING Kepada Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya “ , Selesai ICE BREAKING Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya makan bersama di bawah pohon bamboo dengan Ibu Dewan Kelahiran Mei 1982 Tersebut. Menurut Kepala Sekolah ALUMNI UNESA Jurusan PLS Tahun 2007 Bahwa Tujuan dari kegiatan tersebut adalah mengapresiasi Peserta Didik  SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya yang Sudah berhasil meraih kejuaraaan di Tahun 2019 Yaitu Lomba Pramuka , Lomba Drumband serta di akhir tahun 2019 memborong 3 Piala Pramuka di SMP GIKI 2, Makanya dalam kesempatan ini Bapak Kepala Sekolah SMP PGRI 6 dalam menghragai Prestasi siswa , makanya pada hari ini Selasa 4/2/2020 diajak City Tour walaupun hanya Ke Musium HOS OF SAMPOERNA Dan Taman saja tetapi al hamdulilah Anak Didik SMP PGRI 6 Surabaya Senang , Karena Ini lebih daripada Harga Uang , Dalam Kesempatan yang sama Ibu HJ CAMELIA HABIBAH , S.E Menyampaikan Semangat Agar Terus Belajar , Belajar Dan Belajar serta terus meraih Prestasi , Jangan Takut Gagal dan Kalah . Insyah Allah SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya  akan jadi Sekolah UNGGUL Dan Sekolah Hebat , Kata CAMELIA HABIBAH , S.E
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Senin, 03 Februari 2020

“ JANGAN TAKUT DENGAN






“ JANGAN TAKUT DENGAN UNBK 2020 “
Hari Ke – 20
 Menurut Bertens, dosen filsafat salah satu perguruan tinggi di Jakar, proses beajar seperti proses memasang paku. Proses menancapkan paku di balok tidak cukup sekli, tetapi perlu berulang kali mengetok hingga paku menancap dengan kokoh. Belajar juga begitu. Menurut dia, penancap paku pertama adalah guru/dosen. Selanjutnya proses mengetok hingga ilmu menancap perlu dilakukan sendiri oleh pelajar/mahasiswa. Tidak cukup sekali namun perlu berulang kali. Sukses atau gagalnya ujian yang anda hadapi tergantung dari kesiapan fisik dan mental anda. Berikut ini diberikan tiga langkah untuk mempersiapakan fisik dan mental anda dalam menghadapi ujian, yaitu: teknik mengulang pelajaran, langkah-langkah sebelum ujian, dan teknik pada saat ujian. Mereview semua bahan yang akan diujikanMengingat ide utama dan hal-hal penting dalam setiap topik materiMemperbanyak frekwensi belajarMemilih waktu belajar yang tepat. Memilih tempat belajar yang tenang. Memperkirakan pertanyaan yang akan keluar. Berdiskusi dengan teman dalam kelompok belajar. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujian. UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
Dalam mempersiapkan UNBK Tahun 2020 SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Mulai Hari Senin 3/2/2020 Sampai hari Kamis 6/2/2020  Siswa Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya sebanyak 16 Siswa kelas 9 Mengikuti UKL On Line Tahap 2  Dengan Mata Pelajaran BAHASA INDONESIA , Dimana Pola  Pelaksanaan UKL On Line  Sama persis dengan  pelaksanaan UNBK , Dimana ada Proktor dan Tekhnisi, Yang bertindak sebagai Proktor di SMP PGRI 6 Surabaya adalah Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si dan Tekhnisi adalah Ibu DINA AYU SEPTYARINI , S.Pd . Yang bertindak menjadi Pengawas UKL On Line adalah Ibu  YENI EKA PRAWISTA , S.Pd . Menurut Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak BANU ATMOKO , S.Pd bahwa Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mempersiapkan Peserta didik kelas 9 dalam menghadapi UNBK 2020 , Menurut Kepala Sekolah Kelahiran APRIL 1984 Tersebut  Tidak hanya UKL ON LINE Tahap 2 Saja , Tetapi 16 Siswa SMP PGRI 6 Surabaya tersebut melaksanakan UKL OFF Line , UJI Kompetensi Yang di adakan Oleh KPI , Tidak hanya Persiapan  Try out / uji Coba saja tetapi dalam mempersiapkan Kelas 9 Tersebut Menurut  Kepala Sekolah ALUMNI jurusan PLS UNESA tersebut bahwa kegiatan Pemantaban menghadapi UN Adalah dengan  doa bersama ,S holat Dhuha Dan Hajat bersama . Tujuan itu semua  hanya satu Lulus UNBK Dengan Nilai Terbaik serta Masuk SMA/ SMK Negeri
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat


Minggu, 02 Februari 2020

“ Bahagia Ketika Bersama Keluarga “










“ Bahagia Ketika Bersama Keluarga “
                                                                             Hari Ke -19
Menemukan orang pas itu susah apalagi yang nyaman. Berbagai pengalaman hidup telah kujalin dengan berbagai tipe atau karakter masing-masing orang. Kebanyakan orang sekarang ini hanya memikirkan diri sendiri tanpa peduli dengan orang sekitar, bahkan sering melihat kesalahan orang ketimbang introspeksi diri sendiri. Tapi di sini aku bisa belajar di kehidupan yang nyata dan nampak di depan mata. Karena selepas aku meninggalkan bangku SMA, aku memasuki dunia baru yang penuh dengan warna yang lengkap seperti warna pelangi. Warna itu punya perannya tersendiri dalam melengkapi hidup dan dunia ini/ Dunia itu sekarang menjadi wadahku berjalan untuk menjalani hidup sendiri, ya sendiri sebagai anak kost. Kami di sini adalah anak perantauan dari berbagai daerah, dan kami para anak kost punya berbagai rasa dari rasa menyedihkan sampai rasa kebahagiaan dan rasa itu yang membuat kita tau tentang perjuangan menghidupi diri sendiri jauh dari orang tua masing-masing. Berbagai masalah tak kunjung usai, tapi percayalah setiap perkara yang kau miliki punya jalan keluarnya dan seberat apapun masalahmu tak akan jauh dari kekuatan yang dimiliki setiap individu (berdasarkan pengalamanku, bukan omong kosong semata). Ketika semua orang terdekatmu yang kamu percaya dan kamu yakini pergi menjauh tanpa alasan yang pasti, apa dayamu? Ingin kamu minta agar mereka kembali dalam pangkuanmu seperti dahulu? Hanya impian semata saja! Dan seketika itu juga aku menemukan banyak orang baru di sekitarku yang menerimaku tidak hanya dalam pikiran atau omongan mulut tapi dalam perasaan. Ketika semuanya terjadi secara perlahan, Tuhan campur tangan di dalamnya, membuatku sadar untuk tidak menyerah walau dihadapi banyak masalah. Kesendirian yang amat menyedihkan telah aku lalui dengan cepat agar aku bisa move memperbaiki diri sendiri dan tidak hanya berdiri di garis start saja tapi melanjutkan sampe garis finish. Dan pada saat itu, Keluarga kecilku ini terbentuk, keluarga yang sudah ada porsi tertentu dalam lingkup rantai kehidupan sebagai anak kost.. Keluarga kecilku ini terbentuk karena ketidaksengajaan dan pertemuan tak terduga dari satu kegiatan. Mereka dari berbagai suku dan daerah tapi kami bisa menyatu dengan segala kekurangan dan menjadi satu, lengkap dalam satu kelebihan. Dan kini aku percaya apa yang telah kulalui membuahkan banyak pelajaran yang tak ternilai dan berharga membuatku bertumbuh semakin dewasa, dan menemukan kenyamanan yang selama ini aku idamkan. Aku tidak dituntut dan dipaksa menjadi orang lain melainkan menjadi diriku sendiri dalam keluarga kecilku ini, tidak harus pasang banyak muka untuk disukai mereka. Tapi kini dengan satu muka bisa membawa damai buat banyak orang
Tidak  ada waktu untuk Libur , seperti  yang di alami oleh Penulis Pada Hari Minggu 2/2/2020 , Yang merupakan hari libur dimanfaatkan oleh Penulis untuk berkumpul dengan keluarga , dimana pada  Saat liburan Penulis berkumpul bersama Keluarga tercinta ,walaupun hanya sekedar makan bersama dengan Mama , Ayah , Kakak , Ponakan – Ponakan , dalam kesempatan ini Penulis Makan di Warung santai PANDAAN , Dalam kesempatan tersebut Penulis di antar oleh  Bapak SINGGIH Pudianto yang dengan sabar mengantarkan Keluarga Penulis , Menurut Penulis Bahagia Itu adalah Ketika Bersama Keluarga , Karena Keluarga adalah Bagian dari hidup dalam menggapai Sukses
# Tantangan Guru Siana
# dispendik Surabaya
#Guruhebat