Sabtu, 19 Januari 2019

“ Berakit – Rakit Ke Hulu Berenang – Renang Ketepian Dalam Persiapan UNBK 2019 “










































“ Berakit – Rakit Ke Hulu Berenang – Renang Ketepian Dalam Persiapan UNBK 2019 “
Peribahasa yang diserlahkan tadi ialah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Kekata bersakit-sakit dalam peribahasa itu bukanlah “sakit” tetapi ia mengungkapkan maksud: berpayah-payah, sanggup menanggung penat dan lelah.Mungkin sedikit derita jika terpaksa, tekun dan langgeng berusaha; bekerja keras dan bersungguh-sungguh berhempas pulas untuk memperolehi kesenagan dan kelapangan, ketika usia sudah lanjut menjelang, tenaga sudah banyak yang hilang, sedang nafsu dan selera masih rangsang!Pendek kata, dengan cakap yang mudah: peribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian itu menasihati seseorang supaya rajin bekerja di waktu muda: berbakti dan berjasa sambil mengumpul harta untuk duduk bersenang-lenang dan bersandar istirehat di masa tua Motivasi adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi berasal dari kata motif yang berarti “dorongan” atau rangsangan atau “daya penggerak” yang ada dalam diri seseorang.Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan. Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.
 Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Yang Insyah Allah Di laksanakan Pada Tanggal 22- 25 April 2019 , Sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Minggu 20/1/2019  Oleh Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Dan Kelas 6 SDS “ AL-IKHLAS Dalam rangka mempersiapkan UNBK Tersebut melakukan kegiatan Tawasul , selepas dari  Kegiatan Tawasul Tersebut seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Kelas 9 Dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya Kelas 6 Menuju  Ke RBB SIGMA EDUCATION JL DUKUH BULAK BANTENG  TIMUR GANG LEBAR NO 4 SURABAYA Yaitu untuk mengikuti Kegiatan Motivasi UN  Dengan Tema “ UN 2019 Dibikin Slow Aja “ Menurut Diah Nita Angraini Dan Aditya Alif Sadewa Siswa Kelas 9 SMP PGRI 6 Surabaya  Bahwa Tujuan dari Kegiatan tersebut , Agar seluruh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya Termotivasi dalam Mempersiapkan UNBK 2019 , Walaupun Libur tapi  kami tetap semangat untuk meraih sukses. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd yang selalu setiap menemani seluruh Siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mulai dari Mbah Soleh sampai Di RBB SIGMA EDUCATION Beliau berharap agar  Dengan kegiatan tersebut  diharapkan seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya mempunyai Motivasi Tinggi untuk Membanggakan Orang Tua Serta Mengharumkan Nama Sekolah , Walaupun minggu bagi siswa / siswi Lain di gunakan untuk ber istirahat , tetapi bagi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Tetap semangat untuk Lulus UNBK 2019 Dengan  Nilai UNBK Terbaik Serta Masuk  Sekolah Negeri Sesuai Peribahasa “ Berakit Rakit Ke Hulu Berenang – Renang Ke Tepian , Bersakit Sakit Dahulu baru senang Kemudian , Itu yang diajarkan Oleh Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Selaku Sekretaris Yayasan Pendidikan AL-IKHLAS Semampir kepada seluruh siswa / siswi Nya Belia Pingin Sukses.

Selasa, 15 Januari 2019

“Belajar Di Alam Solusi Terbaik Meraih Sukses UNBK 2019 “










“Belajar Di  Alam Solusi Terbaik Meraih Sukses UNBK 2019 “
Jika anda merasa kehilangan motivasi dan merasa tidak ada gairah. Anda bisa mencoba membangkitkan kembali dengan cara menyaksikan dan merenungkan keindahan alam semesta yang telah diciptakan oleh Tuhan untuk kita semua. Bukalah matamu, bangkitlah dari tidurmu, cobalah melangkah dan telusuri jalan dipagi hari. Nikmatilah sejuknya udara dan embun pagi sampai mentari menampakkan sinarnya meresap dan menghangatkan tubuh anda. Terlalu sayang jika rumput bergoyang dan bunga-bumga menebarkan aroamanya kita biarkan begitu saja tanpa memperhatikannya. Sebagai manusia tiada salahnya jika kita mempelajari dan mengambil hikmah dari sesuatu yang tampak dimuka bumi ini sebagai salah satu ayat-ayat Allah yang mengajarkan kita dalam kehidupan. Belajarlah dari kupu-kupu, yang awalnya adalah dari ulat yang menjijikkan. Namun lihatlah perubahan yang ia usahakan ia berubah menjadi kupu-kupu yang begitu cantik menghinggap dan melengkapi keindahan bunga-bunga ditama tempat kita menghilangkan penat. Belajarlah pada nyamuk, yang ia selalu berani mengambil resiko meski nyawa menjadi taruhannya saat menghisap darah pada manusia, meski menjadi buruan dan santapan cicak-cicak didinding. Belajarlah dari air, yang ia meski terbentur oleh batu-batu, pohon-pohon atau akar yang menghambat perjalanannya untuk menuju muara, namun tetap selalu teguh pendirian hingga mencapai muara atau laut tersebut. Iapun selalu meninggalkan bekas dan memberikan arti yang sangat bagi kelangsungan makhluk hidup dimuka bumi. Belajarlah dari kura-kura, ia tidak pernah mengeluh meski kemana-mana selalu membawa beban berat (cangkangnya) dan ia tak mau berjalan mundur akan tetapi terus maju meski perlahan dan lamban nanum ia dengan pasti untuk menempuhnya. Belajarlah dari lebah, yang ia ikhlas mencari makanan yang suci, ia tak mau sembarangan mencari makanan selain madu, saat hinggap dibunga manapun ia tak merusaknya . ia memiliki sengat bukan untuk menyakiti namun untuk membela diri.
Dalam Mempersiapkan UNBK Tahun Pelajaran 2018-2019 , Banyak langkah – langkah yang dilakukan oleh Pihak sekolah agar Peserta Didiknya Sukses Dalam Meraih Nilai Terbaik Di UNBK 2019 Tersebut , Seperti yang dilakukan oleh SMP PGRI 6 Surabaya , Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Rabu 16/1/2019  Siswa Kelas 9 Melaksanakan Kegiatan Uji Kompetensi Lulusan ( UKL ) Secara Off Line, Dalam kesempatan tersebut Latihan Ujian ( Uji Kompetensi Lulusan ) Bagi Siswa Kelas 9 Yang biasanya di lakukan di dalam kelas , Untuk Hari Ini Di lakukan Di Luar  Kelas , Menurut Mei Ratna Susanti , S.Si Selaku Waka Kurikulum  Dan Banu Atmoko , S.Pd Selalu Kepala SMP PGRI 6 Surabaya mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah kegiatan Ujian Untuk Persiapan UNBK Tahun 2019 , Serta kegiatan tersebut adalah belajar dengan alam , Di harapkan  seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dapat Fresh Dalam mengerjakan Soal – soal UKL Tersebut , Sehingga tidak monoton dilakukan di dalam kelas , sehingga siswa bisa lebih enjoy , nyaman dalam memperoleh Ilmu Tersebut

Sabtu, 12 Januari 2019

“ Tumbuhkan Kerjasama Melalui Out Bound “








“ Tumbuhkan Kerjasama Melalui Out Bound “
Outbound merupakan inovatif yang ditemukan oleh cendikiawan berkebangsaan Jerman yang bernama Dr. Kurt Hant. Beliau lahir di Jerman pada tanggal 5 Juni 1886. Ilmu dan ide terapan pendidikan inovatif outbound Kurt Hant bertahan dan berkembang sampai saat ini. Sekarang semua kegiatan outbound di sesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan yang di target Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.
Dalam Meningkatkan  Konsentrasi Belajar, Serta Menumbuhkan Kraetivitas serta Kerjasama  Peserta Didik SMP  PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Sabtu 12/1/2019  Sebanyak 166 Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya mengikuti  Kegiatan Out Bound , Permainan – Permainan Out Bound yang Di sajikan oleh Para Trainer – Trainer sangat  banyak sekali diantaranya bermain Bola dengan Kaki, bermain bola dimasukan ke tempat air di jalankan tiap kelompok , Karet Dijalankan Melalui Sedotan, Dalam kegiatan tersebut tidak hanya di ikuti oleh seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya , Tetapi bapak / Ibu Dewan Guru juga Ikut bermain Out  Bound jadi satu dengan seluruh Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya , Dalam Kesempatan tersebut Bapak / Ibu Dewan Guru SMP PGRI 6 Surabaya menjadi Ketua Kelompok dalam Kegiatan Out Bound Tersebut. Di Kegiatan Out Bound tersebut Dimenangkan Oleh Kelompok Durian yang Di Pimpin Oleh Ibu MEI RATNA SUSANTI , S.Si. Menurut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah  menjalin kebersamaan , Menjalin Team Work antara Guru dan Siswa, Kepala Sekolah Kelahiran April 1984 Tersebut sangat bangga dengan para Siswa dan Gurunya dimana mereka bisa akrab , guyub tidak ada kecanggungan antara Siswa dan Guru , Kegiatan Out Bound terakhir  Baik Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Maupun SDS “ AL-IKHLAS Serta Bapak / Ibu Dewan Guru ikut Flaying Fox



Rabu, 09 Januari 2019

“ Tumbuhkan Budaya Karakter Sedini Mungkin “
















“ Tumbuhkan Budaya Karakter Sedini Mungkin “

Pengembangan atau pembentukan karakter diyakini perlu dan penting untuk dilakukan oleh sekolah dan stakeholders-nya untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah. Tujuan pendidikan karakter pada dasarnya adalah mendorong lahirnya anak-anak yang baik (insan kamil). Tumbuh dan berkembangnya karakter yang baik akan mendorong peserta didik tumbuh dengan kapasitas dan komitmennya untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar dan memiliki tujuan hidup. Karakter dikembangkan melalui tahap pengetahuan (knowing), pelaksanaan (acting), dan kebiasaan (habit). Karakter tidak terbatas pada pengetahuan saja. Seseorang yang memiliki pengetahuan kebaikan belum tentu mampu bertindak sesuai dengan pengetahuannya, jika tidak terlatih (menjadi kebiasaan) untuk melakukan kebaikan tersebut. Karakter juga menjangkau wilayah emosi dan kebiasaan diri.Dengan demikian diperlukan tiga komponen karakter yang baik (components of good character) yaitu moral knowing (pengetahuan tentang moral), moral feeling (penguatan emosi) tentang moral, dan moral action atau perbuatan bermoral.Hal ini diperlukan agar peserta didik dan atau warga sekolah lain yang terlibat dalam sistem pendidikan tersebut sekaligus dapat memahami, merasakan, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai kebajikan (moral).
Dimensi-dimensi yang termasuk dalam moral knowing yang akan mengisi ranah kognitif adalah kesadaran moral (moral awareness), pengetahuan tentang nilai-nilai moral (knowing moralvalues), penentuan sudut pandang (perspective taking), logika moral (moral reasoning), keberanian mengambil sikap (decision making), dan pengenalan diri (self knowledge). Moral feeling merupakan penguatan aspek emosi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter. Penguatan ini berkaitan dengan bentuk-bentuk sikap yang harus dirasakan oleh peserta didik, yaitu kesadaran akan jati diri (conscience), percaya diri (self esteem), kepekaan terhadap derita orang lain (emphaty), cinta kebenaran (loving the good), pengendalian diri (self control), kerendahan hati (humility).Moral action merupakan perbuatan atau tindakan moral yang merupakan hasil (outcome) dari dua komponen karakter lainnya. Untuk memahami apa yang mendorong seseorang dalam perbuatan yang baik (act morally) maka harus dilihat tiga aspek lain dari karakter yaitu kompetensi (competence), keinginan (will), dan kebiasaan (habit). Pengembangan karakter dalam suatu sistem pendidikan adalah keterkaitan antara komponen-komponen karakter yang mengandung nilai-nilai perilaku, yang dapat dilakukan atau bertindak secara bertahap dan saling berhubungan antara pengetahuan nilai-nilai perilaku dengan sikap atau emosi yang kuat untuk melaksanakannya, baik terhadap Tuhan YME, dirinya, sesama, lingkungan, bangsa dan negara serta dunia internasional Kebiasaan berbuat baik tidak selalu menjamin bahwa manusia yang telah terbiasa tersebut secara sadar menghargai pentingnya nilai karakter (valuing). Karena mungkin saja perbuatannya tersebut dilandasi oleh rasa takut untuk berbuat salah, bukan karena tingginya penghargaan akan nilai itu. Misalnya ketika seseorang berbuat jujur hal itu dilakukan karena dinilai oleh orang lain, bukan karena keinginannya yang tulus untuk mengharagi nilai kejujuran itu sendiri. Oleh karena itu dalam pendidikan karakter diperlukan juga aspek perasaan (domain affection atau emosi). Komponen ini dalam pendidikan karakter disebut dengan “desiring the good” atau keinginan untuk berbuat kebaikan. Pendidikan karakter yang baik dengan demikian harus melibatkan bukan saja aspek “knowing the good” (moral knowing), tetapi juga “desiring the good” atau “loving the good” (moral feeling), dan “acting the good” (moral action). Tanpa itu semua manusia akan sama seperti robot yang terindoktrinasi oleh sesuatu paham
SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Yang Terletak di Jalan  Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Kamis 10/1/2019  Mempunyai kegiatan berbeda dari tahun lalu dalam rangka Pengembangan  Pendidikan Karakter , Dimana Kegiatan yang dilakukan pada Pagi  hari ini sebelum memulai pelajaran seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS “Surabaya berkumpul ke lapangan untuk melaksanakan Sholat Dhuha Dan Sholat Hajat Serta Melaksanakan Istighosah dan Pembacaan Yasin ,  Dalam Kesempatan tersebut yang memimpin adalah Bapak Achmad Syaifuddin , S.H.I Selaku Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti , Sebelum memulai Sholat dan Pembacaan Istighosah  dan yasin tersebut Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. Banu Atmoko , S.Pd mengungkapkan bahwa Tujuan dari kegiatan Sholat Hajat dan Sholat Dhuha Ini adalah Agar Negeri Ini Aman , Nyaman , Tentram , Pelaksanaan UNBK , USBN Lancar , Siswa / siswi  smp pgri 6 Surabaya Dan SDS “ AL-IKHLAS Dapat Nilai Baik Masuk SMA/SMK Negeri Dan SMP Negeri , Serta Hajat Yang Terakhir yaitu PPDB SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “ AL-IKHLAS Surabaya dapat Siswa / siswi Banyak , Berkah dan barokah Selamanya.

Selasa, 08 Januari 2019

“ Matematika Bukan Momok “











“ Matematika Bukan Momok “
Matematika adalah ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, bangun ruang, dan perubahan-perubahan yang pada suatu bilangan. Matematika berasal dari bahasa Yunani Mathematikos yang artinya ilmu pasti. Dalam bahasa belandamatematika di sebut sebagai Wiskunde yang artinya ilmu tentang belajar. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan
Matematika Adalah Pelajaran momok  yang kebanyakan di takuti oleh seluruh siswa / siswi , Dimana Dalam mengatasi hal tersebut SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III  No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir , Pada Hari Selasa 8/1/2019 Datang ke Kantor Kecamatan Kenjeran untuk mengikuti Program yang di canangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya , Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya sebanyak 24 Siswa Kelas 9 Dengan semangat dan keyakinan yang sangat tinggi mereka datang ke Kantor Kecamatan Kenjeran untuk memperdalam matematika , Dalam kesempatan tersebut yang menjadi tutor dalam Rumah Matematika adalah Bapak Surya , S.Pd Dari SMP Negeri 44 Surabaya  . Sebelum memulai materi Pak Surya mengajak seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya untuk giat dan tekun belajar , serta banyak melakukan latihan soal – soal untuk UNBK , Beliau menyampaikan jangan minder  jadi siswa swasta , tetap Semangat dan Optimis , agar pada saat UNBK Nanti bisa meraih nilai terbaik , Seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya sangat antusias dalam mengikuti pelajaran matematika tersebut , Apalagi Kata Safinatun Najjah Guru nya Care Dan Ganteng dimana waktu 2 jam untuk pembahasan soal tersebut  sangat singkat , Dalam Kesempatan tersebut Peserta Didik SMP PGRI 6 Surabaya didampingi oleh Kepala SMP PGRI 6 Surabaya yang selalu setia menemani seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya , Menurut Banu Atmoko , S.Pd di harapkan seluruh siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya kelas 9 Dapat Nilai UNBK Terbaik Khususnya Mata Pelajaran Matematika , serta beliau mengajak seluruh siswa untuk tidak menakuti mata pelajaran, serta mengajak untuk selalu banyak berlatih soal – soal